cover
Contact Name
Reni Suryanti
Contact Email
jpppolbangtanbogor@gmail.com
Phone
+628128822179
Journal Mail Official
renisuryanti@pertanian.go.id
Editorial Address
Bogor Agricultural Develpoment Polytechnic Jln. Aria Surialaga No 1, Pasir Kuda Bogor 16119
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Penyuluhan Pertanian
ISSN : 19075893     EISSN : 25990403     DOI : https://doi.org/10.51852/jpp.v16i1.460
This journal contains the results of research related to developing issues in the field of agricultural extension based on the needs of the community or farmer groups. published articles include research articles and literature studies.
Articles 4 Documents
Search results for , issue "Vol 14 No 2 (2019)" : 4 Documents clear
Adopsi pemupukan berimbang padi sawah melalui penggunaan urea berlapis arang aktif di majalengka Hulyatussyamsiah, Siti Nuri; Hartono, Rudi; Anwarudin, Oeng
Jurnal Penyuluhan Pertanian Vol 14 No 2 (2019)
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (217.188 KB) | DOI: 10.51852/jpp.v14i2.391

Abstract

Kementrian Pertanian tengah merekomendasikan teknologi Pengelolaan Tanaman Terpadu (PTT) guna meningkatkan produksi padi dengan berbasis lingkungan. Salah satu komponennya yang langsung memiliki dampak terhadap lingkungan adalah pemupukan berimbang. Penelitian ini bertujuan menganalisis secara deskriptif tingkat adopsi petani terhadap pemupukan berimbang padi sawah dan urea berlapis arang aktif, faktor-faktor yang mempengaruhi serta strategi yang dapat dilakukan guna meningkatkan adopsi pemupukan berimbang. Populasi pada penelitian ini merupakan petani padi sawah yang berada di Kecamtan Majalengka berjumlah 136 orang dan diambil sampel 60 orang. Variabel bebas meliputi karakteristik petani, kegiatan penyuluhan dan fungsi kelompok tani serta variabel terikat yaitu adopsi petani. Teknik analisis yang digunakan adalah deskriptif, regresi berganda. Hasil penelitian menunjukan bahwa tingkat adopsi pemupukan berimbang mayoritas pada tahap persuasi sedangkan adopsi urea arang aktif seluruhnya pada tahap pengetahuan.Faktor yang mempengaruhi adopsi petani adalah pendidikan dan kegiatan penyuluhan. Strategi yang dapat dilakukan untuk meningkatkan adopsi adalah dengan menyelenggarakan penyuluhan tentang konsep 4 tepat pemupukan berimbang dan pengenalan urea berlapis arang aktif.
Keberlanjutan Usaha Peternakan Sapi Potong dan Peran Kelembagaan Ekonomi Petani di Kecamatan Gegerbitung Kabupaten Sukabumi Provinsi Jawa Barat Harniati Harniati; Ampun Ampun; Wardani Wardani; Pratama Pratama
Jurnal Penyuluhan Pertanian Vol 14 No 2 (2019)
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (165.776 KB) | DOI: 10.51852/jpp.v14i2.414

Abstract

The problems faced by cattle breeders for their sustainability efforts in their business are influenced by economic institutional. Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) is one form of the economic institutional farmers (KEP) which is expected to be the sustainability of the business in the field of agriculture has not been running as its function. The purpose of this research is to 1) analyzing the relationship characteristic implementation functions and capabilities to the role of the farmer's economic institutional; 2) Analyzing Gapoktan's role on the sustainability of cattle breeding; 3) Analyzing the factors that influence the sustainability of cattle breeding business. Sample of respondents as many as 63 people from Gapoktan Buniwangi. The results of this research include the findings that strong factors affect the role of KEP or positively correlated with the role of KEP namely the income of farmers, business experience; while the age of farmers and the number of livestock correlated positively but the effect is relatively weak.Permasalahan yang dihadapi peternak sapi potong untuk keberlanjutan usahanya dipengaruhi oleh kelembagaan ekonomi petani. Gabungan kelompok tani (Gapoktan) merupakan salah satu bentuk Kelembagaan Ekonomi Petani (KEP) yang diharapkan sebagai penghela keberlanjutan usaha di bidang pertanian belum berjalan sesuai fungsinya. Tujuan penelitian ini adalah: 1) menganalisis hubungan karakteristik pelaksanaan fungsi dan kemampuan terhadap peran kelembagaan ekonomi petani; 2) menganalisis peran Gapoktan terhadap keberlanjutan usaha peternakan sapi potong; dan 3) menganalisis faktor-faktor yang berpengaruh terhadap keberlanjutan usaha peternakan sapi potong. Sampel responden sebanyak 63 orang dari Gapoktan Buniwangi. Hasil penelitian ini diantaranya yaitu temuan bahwa faktor-faktor yang kuat mempengaruhi peran KEP ataupun berkorelasi positif dengan peran KEP yaitu pendapatan petani, lama atau pengalaman usaha; sedangkan usia dan jumlah ternak berkorelasi positif namun pengaruhnya lemah
Pengembangan Model Database Petani Tingkat Kecamatan untuk Menunjang Program Pemberdayaan Petani Muhammad Tassim Billah
Jurnal Penyuluhan Pertanian Vol 14 No 2 (2019)
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (305.753 KB) | DOI: 10.51852/jpp.v14i2.415

Abstract

In order to increase production and improve the welfare of farmers, the government through the ministry of agriculture and other relevant ministries, annually distributes a variety of assistance to farmers in the form of input subsidies such as fertilizer and direct assistance in the form of seed assistance and agricultural machinery and other forms of aids. To ensure that all assistance is channeled and received appropriately by farmers, accurate data is needed on the number of farmers and their farming conditions. Agricultural extension workers are also expected to have valid data about farmers in their working area, so that they can program counseling well and on target. In order to equip agricultural extension officers with valid and accurate farmer data, as well as providing a farmer database for policy making purposes, it is necessary to develop a farmer database system that can be updated and accessed quickly. For this purpose, Bogor Agricultural Development Polytechnics through lecturer research activities carried out at BPP (sub-district level) and Distan (district level), designed a farmer database model that was implemented in 2016. The development of the Farmers Database System model was designed using an approach of Database Systems Development Lyfe Cycle (Connoly, 2014) with some adjustments. It is hoped that later a valid kecamatan level of farmer database will be used as a reference in making various decisions related to farmers.This paper outlines the concept of a farmer database system model design, possible implementations, constraints, and challenges that will be encountered in its later operation. The output of this research is a complete database design of farmer databases ready to be further developed into a software application by a programmer/developer. For future implementation, it is expected that BPPSDMP can initiate the project.  Dalam rangka peningkatan produksi dan peningkatan kesejahteraan petani, pemerintah melalui kementerian pertanian dan kementerian terkait lainnya, setiap tahun menyalurkan berbagai bantuan kepada petani baik dalam bentuk subsidi input seperti pupuk dan bantuan langsung berupa bantuan benih dan alat mesin pertanian maupun dalam bentuk lain. Guna memastikan bahwa seluruh bantuan tersebut tersalur dan diterima dengan tepat oleh para petani, maka  diperlukan data yang akurat tentang jumlah petani dan kondisi usahataninya.  Para penyuluh pertanian juga diharapkan memiliki data yang valid tentang petani yang ada di wilayah kerjanya, sehingga dapat memprogramkan penyuluhan dengan baik dan tepat sasaran. Guna melengkapi petugas penyuluh pertanian dengan data petani yang valid dan akruat, serta menyediakan database petani bagi kepantingan pengambilan kebijakan, maka perlu disusun suatu sistem basisdata petani yang dapat di update dan diakses dengan cepat. Untuk keperluan tersebut, STPP/Polbangtan Bogor melalui kegiatan penelitian dosen yang dilaksanakan di BP3K/BPP (kecamatan) dan BP4K/Distan (kabupaten), mendesain suatu model database petani yang telah dilaksanakan dalam tahun 2016. Diharapkan nantinya database petani tingkat kecamatan yang valid akan dapat dijadikan acuan dalam pengambilan berbagai keputusan terkait petani. Makalah ini menguraikan konsep desain model sistem database petani, kemungkinan implementasinya, kendala, dan tantangan yang akan dihadapi dalam pengoperasiannya nanti. Output dari penelitian ini adalah rancangan lengkap database petani yang siap dikembangkan lebih lanjut menjadi suatu software aplikasi oleh programmer/developer. Untuk implementasinya kedepan diharapkan BPPSDMP dapat memprakarsainya.
MOTIVASI ANGGOTA KELOMPOK WANITA TANI DALAM PEMANFAATAN LAHAN PEKARANGAN DENGAN KOMODITAS SAYURAN DI KECAMATAN MALANGBONG KABUPATEN GARUT PROVINSI JAWA BARAT Nidya Rifdah1; Dedy Kusnadi
Jurnal Penyuluhan Pertanian Vol 14 No 2 (2019)
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (451.098 KB) | DOI: 10.51852/jpp.v14i2.416

Abstract

Malangbong Subdistrict has considerable potential in managing agricultural land by planting various types of vegetables, using organic fertilizers, making nursery gardens, and utilizing used goods. This research activity was carried out for 3 months, located in the villages of Karangmulya, Sukarasa and Kutanagara Malangbong District, the sample used was 60 respondents from 150 populations. Data collection is done by distributing closed questionnaires that have been tested for validity and reliability. Based on the results of descriptive analysis that the level of motivation of women farmers in the use of vegetable commodities in the plot of land included in the medium category with a mean analysis (65.66), the factors that influence the motivation of farm women are extension intensity, extension activities, availability of infrastructure facilities, and the role of extension workers. So that a suitable strategy in this research is to conduct counseling on verticulture cultivation techniques with lecture, discussion, and demonstration methods. It is expected to be able to change the mindset of women farmers and be able to utilize the plot of land by increasing the application of verticulture techniquesKecamatan Malangbong memiliki potensi yang cukup besar dalam mengelola lahan pertanian dengan ditanami berbagai jenis sayuran, pemakaian pupuk organik, pembuatan kebun bibit, serta memanfaatkan barang-barang bekas. Kegiatan penelitian ini dilaksanakan selama 3 bulan, yang berlokasi di Desa Karangmulya, Sukarasa dan Kutanagara Kecamatan Malangbong, sampel yang digunakan sebanyak 60 orang responden dari 150 populasi. Pengumpulan data di lakukan dengan membagikan kosioner tertutup yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Berdasarkan hasil analisis deskritif bahwa tingkat motivasi wanita tani dalam pemanfaatan lahan pekarangan komoditas sayuran termasuk kedalam kategori sedang dengan mean analisis (65.66), faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi wanita tani adalah intensitas penyuluhan, kegiatan penyuluhan, ketersediaan sarana prasarana, dan peran penyuluh. Strategi yang cocok dalam penelitian ini adalah melakukan penyuluhan mengenai teknik budidaya tanaman secara vertikultur dengan metode ceramah, diskusi, serta demonstrasi cara. Diharapkan dapat merubah pola pikir wanita tani dan mampu memanfaatkan lahan pekarangan dengan penerapan teknik vertikultur

Page 1 of 1 | Total Record : 4