cover
Contact Name
Nike Veronika
Contact Email
jurnalrehsos@gmail.com
Phone
+6281220025612
Journal Mail Official
jurnalrehsos@gmail.com
Editorial Address
Jl.Ir.H.Juanda No.367 Bandung Jawa Barat -Indonesia 40135
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Rehabilitasi Sosial (Rehsos)
ISSN : 26856743     EISSN : 26856751     DOI : 10.31595/rehsos.v3i02.448
Core Subject : Social,
Jurnal Ilmiah Rehabilitasi Sosial (ISSN 2685-6743; EISSN 2685-6751) diterbitkan sebagai sarana bagi peneliti, praktisi, mahasiswa, dan dosen dalam mempublikasikan hasil penelitian dan model praktik rehabilitasi sosial. Rehabilitasi sosial adalah pemulihan kemampuan berfungsi sosial, yang mencakup aspek-aspek : terpenuhinya kebutuhan secara memadai sesuai dengan aspek-aspek perkembangan, kemampuan memecahkan masalah, kemampuan melaksanakan peranan-peranan sosial dan pengembangan potensi diri dalam penanganan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS). Rehabilitasi sosial adalah salah satu fungsi dari sistem pelayanan kesejahteraan sosial, yang diartikan sebagai penyembuhan bagi penyandang masalah sosial. Fungsi ini banyak dilaksanakan dalam pekerjaan sosial klinis. (Supiadi et.all, 2004). Jurnal Ilmiah Rehabilitasi Sosial diterbitkan oleh Politeknik Kesejahteraan Sosial (Poltekesos) Bandung, diterbitkan 2 kali dalam setahun.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 2 (2020): REHSOS" : 5 Documents clear
BURNOUT PADA KELUARGA PASIEN DI RUANG PEDIATRIC INTENSIVE CARE UNIT (PICU) RSUD ULIN BANJARMASIN Safriana Nur Awaliah Akbar; Aep Rusmana; Moch Zaenal Hakim
Jurnal Ilmiah Rehabilitasi Sosial (Rehsos) Vol 2 No 2 (2020): REHSOS
Publisher : Politeknik Kesejahteraan Sosial (Poltekesos) Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (877.58 KB) | DOI: 10.31595/rehsos.v2i2.308

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran empiris mengenai kondisiburnout pada keluarga pasien di Ruang Pediatric Intensive Care Unit (PICU) di RSUDULIN Banjarmasin. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitiatif dengan metodedeskriptif. Adapun objek dalam penelitian ini adalah sebanyak 30 responden yang diperolehmelalui teknik pengambilan sampel jenuh. Sedangkan teknik pengumpulan data yangdigunakan dalam penelitian ini adalah melalui kuesioner dan studi dokumentasi. Dalampenelitian ini, alat ukur penelitian menggunakan skala likert, yang mana skala likertdigunakan untuk mengukur sikap, pendapat, dan persepsi seseorang atau kelompok. Adapun hasil penelitian ini dianalisis dengan satu variabel menggunakan teknik statistik deskriptifmelalui tabel-tabel dan garis kontinum dengan memperhatikan persentase skor total.Hasil penelitian ini menunujukkan bahwa burnout pada keluarga pasien di RuangPediatric Intensive Care Unit (PICU) di RSUD ULIN Banjarmasin berada pada kategoritinggi, hal tersebut ditunjukkan pada tiga dimensi yakni kelelahan emosional, kelelahan fisikdan kelelahan mental. Maka dari itu untuk mengurangi burnout pada keluarga pasien,peneliti mengusulkan program “Upaya Pengurangan Tingkat Burnout Keluarga PasienMelalui Kelompok Bantu Diri (Self Help Group)”. Metode yang digunakan adalah metodegroup work dengan teknik konfrontasi, intrepertasi dan support dengan kegiatan diskusikelompok dan role playing
SELF SERVING BIAS ANAK BERHADAPAN DENGAN HUKUM DI LEMBAGA PEMBINAAN KHUSUS ANAK KELAS II BANDUNG Akung Wahyu Tri Wiyono; Moch Zaenal Hakim; Dayne Trikora Wardhani
Jurnal Ilmiah Rehabilitasi Sosial (Rehsos) Vol 2 No 2 (2020): REHSOS
Publisher : Politeknik Kesejahteraan Sosial (Poltekesos) Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (647.106 KB) | DOI: 10.31595/rehsos.v2i2.309

Abstract

Self Serving Bias adalah tendensi seseorang untuk menganggap dirinya lebih baikdibandingkan orang lain. Penelitian ini akan mengkaji tentang: 1) karakteristik informan, 2)Self Serving attribution (kesalahan dalam mengatribusi) 3) Self Congratulatory Comparison(menganggap diri lebih baik dibanding orang lain), 4) Illusory Optimism (optimisme yangtidak realistis), 5) False Consensus For Failings (kesalahan konsensus terhadap kegagalan),dan 6) Harapan Informan. Penelitian ini bertujuan mendapatkan gambaran mendalam selfserving bias sehingga dapat digunakan untuk mengidentifikasi berbagai resiko munculnya selfserving bias dan mengupayakan program pembinaan yang tepat. Informan penelitian inisembilan orang yaitu lima anak berhadapan dengan hukum dan empat sebagai informanpendukung. Metode dalam penelitian ini adalah metode kualitatif studi kasus. Sumber datayang digunakan data primer dan data sekunder. Penentuan informan menggunakan teknikpurposive sampling. Teknik pengumpulan data adalah wawancara mendalam, observasipartisipatif, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan keseluruhan anakberhadapan hukum yang menjadi informan melakukan self serving bias dengan gejala-gejalaberupa mengatribusikan hal positif kepada diri sendiri dan hal negatif kepada orang lain,menganggap dirinya lebih baik daripada anak didik yang lain dalam berbagai hal, memilikiharapan yang tidak realistis, dan memiliki konsenus yang salah terhadap tindak kejahatanyang dilakukan dan menjadi anak didik didalam lembaga pembinaan khusus anak. Melaluiterapi kognitif perilaku dapat menurunkan perilaku self serving bias pada anak. Namunsebelum terapi individu terlebih dahulu anak berhadapan hukum melakukan terapi kelompokterapeutik guna meningkatkan perkembangan diri dalam hal konitif, emosional, psikososial,dan moral.
PELAKSANAAN PROGRAM REHABILITASI SOSIAL BAGI GELANDANGAN DAN PENGEMIS DI BALAI REHABILITASI SOSIAL GELANDANGAN DAN PENGEMIS DI PULAU JAWA Eltiga Angga Putra Sihombing; Dwi Yuliani; Windriyanti Windriyanti
Jurnal Ilmiah Rehabilitasi Sosial (Rehsos) Vol 2 No 2 (2020): REHSOS
Publisher : Politeknik Kesejahteraan Sosial (Poltekesos) Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (398.313 KB) | DOI: 10.31595/rehsos.v2i2.310

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan program rehabilitasisosial bagi gelandangan dan pengemis di Balai Rehabilitasi Sosial Gelandangan danPengemis di Pulau Jawa. Penelitian ini menggunakan metode analisis data sekunder.Sumber data dalam penelitian ini terdiri dari enam laporan terkait program rehabilitasi sosial di lima balai rehabilitasi sosial gelandangan dan pengemis di Pulau Jawa dan datastandar operasi prosedur (SOP) pelayanan dari masing-masing balai tersebut. Teknikpengumpulan data yang digunakan adalah studi dokumentasi data sekunder. Adapunteknik pemeriksaan keabsahan data menggunakan uji kredibilitas, uji dependability, danuji validitas data. Analisis data sekunder dilakukan melalui proses reduksi data, penyajiandata, dan penarikan kesimpulan. Pelaksanaan program rehabilitasi sosial dapat dikajikedalam empat aspek yaitu; proses rehabilitasi sosial, jenis program rehabilitasi sosial,serta faktor pendukung dan penghambat dalam program rehabilitasi sosial. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa proses rehabililitasi sosial di Balai Rehabilitasi SosialGelandangan dan Pengemis di Pulau Jawa sudah dilaksanakan sebagaimana mestinya.Hasil penelitian juga menjelaskan tentang jenis program rehabilitasi sosial yangdisediakan di Balai Rehabilitasi Sosial Gelandangan dan Pengemis di Pulau Jawa.Program rehabilitasi sosial juga sudah terlaksana dan sesuai dengan kebutuhan WBS.Dalam pelaksanaan program rehabilitasi sosial juga terdapat faktor pendukung danpenghambat yang dapat mempengaruhi berjalannya program. Faktor-faktor tersebutdapat berasal dari warga binaan, pihak balai, ataupun pihak diluar balai. Berdasarkan hasilpenelitian maka dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan program rehabilitasi sosial diBalai Rehabilitasi Sosial Gelandangan dan Pengemis di Pulau Jawa sudah berjalansebagaimana mestinya walaupun masih terdapat hambatan di dalamnya.
PERAN PEKERJA SOSIAL DALAM PROSES REINTEGRASI KORBAN PENYALAHGUNAAN NAPZA DI IPWL BUMI KAHEMAN KABUPATEN BANDUNG Siti Fatimah Azzahroo; Ellya Susilowati
Jurnal Ilmiah Rehabilitasi Sosial (Rehsos) Vol 2 No 2 (2020): REHSOS
Publisher : Politeknik Kesejahteraan Sosial (Poltekesos) Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (426.768 KB) | DOI: 10.31595/rehsos.v2i2.311

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran secara mendalam tentang“Peran Pekerja Sosial Dalam Proses Reintegrasi Korban Penyalahgunaan NAPZA Di Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL) Bumi Kaheman Kabupaten Bandung”. Pendekatanyang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan metode deskriptif. Teknikpengumpulan data yang digunakan adalah wawancara mendalam kepada dua informanutama dan dua informan pendukung, observasi serta studi dokumentasi. Aspek yang ditelitidalam penelitian ini adalah peran pekerja sosial dalam persiapan reintegrasi, melakukanasesmen pada proses reintegrasi, melakukan perencanaan pelaksanaan reintegrasi,pelaksanaan reintegrasi dan pengakhiran reintegrasi korban penyalahgunaan NAPZA. Hasilpenelitian ini menunjukkan bahwa peran pekerja sosial dalam proses reintegrasi korbanpenyalahgunaan NAPZA di IPWL Bumi Kaheman sudah dilakukan di setiap prosesnyadengan ditemuinya pelaksanaan kegiatan pada penyiapan klien dan penyiapan keluarga sertadilaksanakannya sembilan peran yang di antaranya adalah peran sebagai fasilitator,pendidik, pemungkin, perencana, perunding, perantara, pembela, manajer kasus danadministrator. Namun hal tersebut masih ditemukan belum optimalnya peran pekerja sosialdalam penyiapan masyarakat pada proses reintegrasi dikarenakan oleh beberapa faktor yaituketerbatasan dana yang dimiliki lembaga dan tersebarnya klien di berbagai macam lokasiyang cukup sulit untuk di jangkau sehingga tidak terjadinya pelaksanaan penyiapanmasyarakat. Rekomendasi program untuk permasalahan ini adalah “Peningkatan KapasitasLembaga Pekerja Sosial dalam Penyiapan Masyarakat Pada Proses Reintegrasi KorbanPenyalahgunaan NAPZA Melalui Educational Group”.
KETERAMPILAN SOSIAL ANAK KELUARGA PENERIMA MANFAAT PROGRAM KELUARGA HARAPAN DI DESA CIENTEUNG KECAMATAN DARMARAJA KABUPATEN SUMEDANG JAWA BARAT Krisna Dewi Setianingsih
Jurnal Ilmiah Rehabilitasi Sosial (Rehsos) Vol 2 No 2 (2020): REHSOS
Publisher : Politeknik Kesejahteraan Sosial (Poltekesos) Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (982.266 KB) | DOI: 10.31595/rehsos.v2i2.313

Abstract

Keterampilan sosial anak Keluarga Penerima Manfaat merupakan suatuketerampilan yang sangat penting bagi anak untuk mencapai keberhasilan di bidangpendidikan sesuai dengan tujuan dari Program Keluarga Harapan. Penelitian inibertujuan untuk untuk menggambarkan keterampilan sosial anak Keluarga PenerimaManfaat Program Keluarga Harapan berdasarkan jenis kelamin serta tingkatpendidikannya. Penelitian ini menggunakan disain pendekatan kuantitatif deskriptif danpengumpulan data dilakukan melalui kuesioner keterampilan sosial terhadap 119 anakyang menjadi responden penelitian. Responden adalah sampel yang terpilih denganmenggunakan Tabel Isaac dan Michael. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagianbesar keterampilan sosial anak dari Keluarga Penerima Manfaat PKH baik laki-lakimaupun perempuan, yang berada pada tingkat pendidikan SLTP maupun SLTA beradapada kategori sedang yaitu berkisar antara 57% - 62%. Hasil penelitian jugamenunjukkan bahwa anak perempuan di tingkat pendidikan SLTP ada 67,64% yangketerampilan sosialnya mencapai kategori tinggi. Namun demikian hasil peneltian jugamenunjukkan bahwa masih terdapat anak-anak yang memiliki keterampilan sosial padakategori rendah yaitu sekitar 20%. Rekomendasi: 1) perlu pengembangan modulpelatihan keterampilan sosial untuk Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga yangdiarahkan pada keterampilan sosial anak Keluarga Penerima Manfaat PKH; 2)peningkatan kapasitas pendamping PKH untuk intervensi keterampilan sosial anak; 3)peningkatan kapasitas Keluarga Penerima Manfaat PKH dalam meningkatkanketerampilan sosial anak.

Page 1 of 1 | Total Record : 5