cover
Contact Name
Yoni Sunaryo
Contact Email
yonisunaryo@unigal.ac.id
Phone
+6282317426278
Journal Mail Official
sunaryoyoni@gmail.com
Editorial Address
Jl. R.E. Martadinata No. 150 Ciamis
Location
Kab. ciamis,
Jawa barat
INDONESIA
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan)
Published by Universitas Galuh
ISSN : -     EISSN : 27226069     DOI : http://dx.doi.org/10.25157/j-kip.v1i2
Core Subject : Education, Social,
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) merupakan jurnal untuk mempublikasikan hasil penelitian dalam bidang Pendidikan. Terbit secara berkala satu tahun tiga kali yakni pada bulan Februari, Juni dan Oktober. J-KIP dikelola oleh Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Galuh dan mempublikasikan kajian teori ataupun penelitian dalam bidang Pendidikan baik itu dari Peneliti, Mahasiswa, Guru, Dosen, dan Praktisi Pendidikan. Ruang lingkup artikel ilmiah yang dapat diterbitkan dalam J-KIP meliputi: Kurikulum dalam Pengajaran Kemampuan Berpikir Model Pembelajaran Media dan Multimedia Pembelajaran Penilaian (Assesment) dan Evaluasi dalam Pengajaran Pengembangan Profesional Guru Konsep Materi Pelajaran DDR
Articles 33 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 3 (2021): OKTOBER" : 33 Documents clear
SEJARAH KAMPUNG ANGKLUNG DI DESA PANYINGKIRAN KECAMATAN CIAMIS KABUPATEN CIAMIS TAHUN 1992-2020 Hilma Hanifa; Yat Rospia Brata; Agus Budiman
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 2, No 3 (2021): OKTOBER
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS GALUH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (377.551 KB) | DOI: 10.25157/j-kip.v2i3.6015

Abstract

 Penelitian ini dilatarbelakangi oleh minat  masyarakat terhadap kesenian angklung yang mengalami pergeseran fungsi dari sebuah kesenian menjadi sebuah pertunjukkan yang bersifat hiburan. Kampung angklung merupakan sebuah komunitas yang memproduksi dan mengembangkan angklung di wilayah Ciamis. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui sejarah berdirinya kampung angklung dan perkembangan kampung angklung di Desa Panyingkiran Kecamatan Ciamis Kabupaten Ciamis. Metode yang digunakan adalah metode sejarah/historis (heuristik, kritik, interpretasi dan historiografi) dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, teknik wawancara dan teknik dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Sejarah berdirinya Kampung Angklung berawal dari kemunculan produksi angklung sekitar tahun 1990-an tatkala seorang warga bernama Alimudin berniat untuk membuat dan menjual angklung. Lama kelamaan, usahanya tersebut berkembang. Seiring waktu, angklung buatannya mulai dilirik pasar domestik sampai pesanan pun mulai meningkat. Periodisasi perkembangan angklung 1992-2000 diawali dengan hijrahnya Mumu Alimudin dari daerah Banjar ke Ciamis. Awalnya pada tahun 1992-2000 Kampung Angklung memiliki nama Sanggar Angklung Panji Mekar. Impian Alimudin terwujud pada 2014 dengan diakui menjadi Kampung Angklung Panyingkiran setelah mengajukan kepada Pemkab Ciamis dengan penuh perjuangan. Kampung Angklung Panyingkiran yang semakin berkembang, ada wacana oleh pemerintah setempat untuk mengajukan Kampung Nempel menjadi salah satu tujuan wisata edukasi yang dibingkai oleh nuansa seni tradisi. Kata kunci : Kampung Angklung, Perkembangan Kampung Angklung
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING BERBANTUAN DISCORD TERHADAP HASIL BELAJAR KOGNITIF SISWA PADA SUB MATERI ALAT INDRA (KELAS XI SMA NEGERI 1 KAWALI) Hikmah Kurnia Septiani; Romdah Romansyah; Lia Yulisma
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 2, No 3 (2021): OKTOBER
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS GALUH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (498.421 KB) | DOI: 10.25157/j-kip.v2i3.6361

Abstract

 Perubahan proses pembelajaran dari tatap muka langsung menjadi daring akibat pandemi COVID-19 menjadi tantangan seluruh guru di Indonesia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Model Pembelajaran Contextual Teaching and Learning Berbantuan Discord terhadap Hasil Belajar Kognitif Siswa Pada Sub Materi Alat Indra Kelas XI SMA Negeri 1 Kawali. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode penelitian pre-eksperimen. Desain penelitian dalam penelitian ini adalah one group pretest-posttet. Instrumen yang digunakan adalah tes yang terdiri dari 20 butir soal pretest dan posttest (multiple choice) dengan indikator Taksonomi Bloom revisi ranah kognitif yaitu C1, C2, C3, C4, dan C5. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI IPA SMA Negeri 1 Kawali tahun pelajaran 2020/2021 yang berjumlah 214 orang. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas XI IPA 4 berjumlah 34 orang diambil dengan teknik simple random sampling. Analisis data yang digunakan adalah N-Gain, Uji Normalitas, dan Uji-Z. Berdasarkan hasil analisis data dan pengujian hipotesis maka dapat diketahui bahwa perolehan nilai < , dimana memiliki nilai 0,20 < 1,65. Sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat pengaruh model pembelajaran Contextual Teaching and Learning Berbantuan Discord terhadap hasil belajar kognitif siswa pada sub materi Alat Indra (Kelas XI SMA Negeri 1 Kawali).Kata Kunci : Discord, Contextual Teaching and Learning, Hasil Belajar Kognitif
PERBEDAAN HASIL BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN MEDIA FILM DOKUMENTER DENGAN KOMIK FOTO PADA MATA PELAJARAN AKUNTANSI KEUANGAN Elsa Selviana Rahman; Rini Agustin Eka Yanti; Firman Aryansyah
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 2, No 3 (2021): OKTOBER
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS GALUH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (398.252 KB) | DOI: 10.25157/j-kip.v2i3.5904

Abstract

Rendahnya hasil belajar siswa merupakan masalah dalam penelitian ini, karena hasil belajar merupakan salah satu tolok ukur keberhasilan proses pembelajaran, maka pendidik dituntut untuk segera mencari berbagai upaya untuk mencapai keberhasilan, rendahnya hasil belajar dilatarbelakangi oleh berbagai faktor diantaranya pemilihan media pembelajaran dengan tipe yang tidak tepat digunakan oleh pendidik, adapun tujuan dari penelitian ini: perbedaan hasil belajar siswa pada pengukuran awal (pretest) dan pengukuran akhir (posttest) di kelas eksperimen yang menggunakan media film dokumenter. Perbedaan hasil belajar siswa pada pengukuran awal (pretest) dan pngukuran akhir (posttest) di kelas kontrol yang menggunakan media komik foto. Perbedaan hasil belajar siswa yang menggunakan media film dokumenter dan kontrol yang menggunakan media komik foto di kelas eksperimen dan di kelas kontrol. Metode penelitian yang digunakan adalah Quasi Eksperimental Design Nonequivalent Control Group Design. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan melalui test, metode observasi dan metode dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan uji korelasi product moment kemudian menganalisis koefisien korelasi dengan uji validitas dan normalitas, dilajutkan dengan uji hipotesis dengan menggunakan rumus uji t dan N-Gain. Populasi terdiri dari 34 orang siswa kelas XI AKL dan semuanya digunakan sebagai sampel. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar siswa pada pengukuran awal (pretest) dan pengukuran akhir (posttest) di kelas eksperimen yang menggunakan media film dokumenter dengan memperoleh peningkatan rata-rata yang cukup baik (signifikan) dengan N-Gain nya yaitu sebesar 0.69, dan kelas kontrol yang menggunakan media komik foto dengan memperoleh peningkatan rata-rata yang cukup (signifikan) dengan N-Gain nya yaitu sebesar 0.53  pada mata pelajaran Akuntansi Keuangan di SMK As-Saabiq.Kata Kunci: Media Pembelajaran Film Dokumenter dan Komik Foto, Hasil Belajar.
ANALISIS KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIS BERDASARKAN GAYA BELAJAR SISWA Novia Fauziah; Yoni Sunaryo; Angra Meta Ruswana
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 2, No 3 (2021): OKTOBER
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS GALUH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (165.364 KB) | DOI: 10.25157/j-kip.v2i3.6197

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran mengenai kemampuan penalaran matematis berdasarkan gaya belajar siswa. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan metode studi kasus.Objek pada penelitian ini adalah siswa kelas VIII di salah satu Madrasah Tsanawiyah daerah Ciamis Kecamatan Baregbeg sebanyak sembilan orang.Pengumpulan data menggunakan angket, tes tertulis dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan gaya belajar tipe visual yang memiliki kemampuan penalaran tinggi, sedang dan rendah dapat menyelesaikan soal penalaran matematis yang diberikan, dengan hambatan kurangnya ketelitian, terpengaruh oleh rekan. Siswa dengan gaya belajar auditori dan memiliki kemampuan penalaran tinggi, sedang dan rendah dapat menyelesaikan soal penalaran matematis yang diberikan, dengan hambatan siswa lebih tertarik jika menyelesaikan soal dengan cara berdiskusi. Siswa dengan gaya belajar kinestik dan memiliki kemampuan penalaran tinggi, sedang dan rendah dapat menyelesaikan soal penalaran matematis yang diberikan, dengan hambatan siswa merasa bosan jika terus-menerus belajar di kelas, kurang minat terhadap mata pelajaran matematika dan tidak bisa diam sehingga waktu yang diberikan untuk mengerjakan soal banyak terbuang. Kata Kunci :Kemampuan Penalaran, Gaya Belajar
ANALISIS PENGELOLAAN LABORATORIUM IPA DALAM MENINGKATKAN MUTU PEMBELAJARAN IPA DI SMP NEGERI 1 BANJAR Priska Kartikasari; Nur Ilmiyati; Adi Maladona
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 2, No 3 (2021): OKTOBER
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS GALUH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (474.034 KB) | DOI: 10.25157/j-kip.v2i3.6300

Abstract

Pengelolaan laboratorium merupakan suatu usaha untuk mengelola semua perangkat laboratorium yang diharapkan dapat meningkatkan mutu pembelajaran. Suatu laboratorium dapat dikelola dengan baik ditentukan dari beberapa faktor yang saling berkaitan satu sama lain. Berdasarkan hasil observasi SMP Negeri 1 Banjar memiliki laboratorium IPA yang terpisah yaitu laboratorium biologi dan laboratorium fisika. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengelolaan laboratorium IPA dalam meningkatkan mutu pembelajaran IPA di SMP Negeri 1 Banjar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan naturalistik. Populasi target penelitian ini adalah situasi sosial SMP Negeri 1 Banjar yang berkaitan dengan pengelolaan laboratorium IPA serta aktifitas yang ada didalamnya. Pengumpulan data dilakukan dengan triangulasi yaitu berupa observasi, wawancara, studi dokumentasi. Dari hasil penelitian secara umum pengelolaan laboratorium IPA meliputi : 1) Perencanaan, 2) Pengorganisasian, 3) Pelaksanaan, 4) pengawasan, sudah terlaksana dengan baik. Namun, masih belum memenuhi semua kriteria yang tercakup dalam perangkat pengelolaan laboratorium.Kata kunci: Banjar , Laboratorium, IPA, Pengelolaan.
ANALISIS KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS PESERTA DIDIK SMP PADA MATERI ALJABAR Rina Nur Anisa; Angra Meta Ruswana; Lala Nailah Zamnah
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 2, No 3 (2021): OKTOBER
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS GALUH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (340.116 KB) | DOI: 10.25157/j-kip.v2i3.6271

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan pemahaman konsep matematis siswa SMP kelas VII pada materi Aljabar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Subjek penelitian adalah siswa kelas VII di salah satu SMP Negeri di Culamega Kabupaten Tasikmalaya sebanyak enam orang. Pengumpulan data meliputi tes tertulis, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis berdasarkan empat indikator kemampuan pemahaman matematis, yaitu pemahaman mekanikal yang dicirikan oleh kegiatan mengingat dan menerapkan rumus secara rutin dan menghitung secara sederhana, pemahaman induktif yaitu menerapkan rumus atau konsep dalam kasus sederhana atau dalam kasus serupa, pemahaman rasional yaitu membuktikan kebenaran suatu rumus dan teorema serta pemahaman intuitif yaitu memperkirakan kebenaran dengan pasti (tanpa ragu-ragu) sebelum menganalisis lebih lanjut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Hampir semua siswa berkategori rendah, sedang dan tinggi mampu mengingat dan menerapkan rumus secara rutin dan menghitung secara sederhana; 2) Siswa dengan kemampuan pemahaman matematis sedang dan tinggi cenderung mampu menerapkan rumus dan melakukan perhitungan dengan tepat. Sedangkan siswa dengan kemampuan pemahaman matematis rendah belum mampu menerapkan rumus dan melakukan perhitungan dengan tepat; 3) Hampir semua siswa berkategori rendah, sedang dan tinggi belum mampu membuktikan kebenaran suatu rumus atau teorema; dan 4) Hampir semua siswa berkategori rendah, sedang dan tinggi mampu memperkirakan kebenaran rumus (jawaban) meskipun terdapat beberapa siswa yang kurang mampu dalam memperkirakan dengan pasti rumus yang hendak digunakan. Kata Kunci: Kemampuan pemahaman matematis, Aljabar
PERBEDAAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDK YANG MENGGUNAKAN MODEL QUANTUM LEARNING DENGAN MODEL SNOWBALL THROWING PADA MATA PELAJARAN AKUNTANSI Resta Herlianita; Firman Aryansyah; Nur Rizqi Arifin
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 2, No 3 (2021): OKTOBER
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS GALUH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (669.544 KB) | DOI: 10.25157/j-kip.v2i3.5929

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa merupakan masalah dalam penelitian ini, karena hasil belajar merupakan salah satu tolak ukur keberhasilan proses pembelajaran, maka pendidik dituntut untuk segera mencari berbagai upaya untuk mencapai keberhasilan, rendahnya hasil belajar dilatarbelakangi oleh berbagai faktor diantaranya pemilihan model pembelajaran dengan tipe yang tidak tepat digunakan oleh pendidik, adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui: Peningkatan hasil belajar peserta didik dengan menggunakan model quantum learning pada pretest dan posttest. Peningkatan hasil belajar peserta didik dengan menggunakan model snowball throwing pada pretest dan posttest. Perbedaan hasil belajar peserta didik dengan menggunakan model pembelajaran quantum learning dengan hasil belajar peserta didk yang menggunakan model snowball throwing pada pretest dan posttest. Metode penelitian yang digunakan adalah Quasi Eksperimental Design Nonequivalent Control Group Design. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan melalui test, metode observasi dan metode dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan uji korelasi product moment kemudian menganalisis koefisien korelasi dengan uji validitas dan normalitas, dilanjutkan dengan uji hipotesis dengan menggunakan rumus uji f dan N-Gain. Populasi terdiri dari 41 siswa kelas X dan semuanya digunakan sebagai sampel. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar siswa pada pretest dan posttest di kelas eksperimen yang menggunakan model pembelajaran snowball throwing dengan memperoleh peningkatan rata-rata yang cukup baik (signifikan) dengan N-Gain yaitu sebesar 0.77, dan kelas kontrol yang menggunakan model pembelajaran quantum learning dengan memperoleh peningkatan rata-rata yang cukup (signifikan) dengan N-Gain yaitu sebesar 0.66 pada mata pelajaran Akuntansi Dasar di SMK Muhammadiyah 1 Banjarsari.Kata kunci: Model Pembelajaran Quantum Learning, Snowball Throwing, Hasil Belajar.
MODEL PEMBELAJARAN PAIKEM TIPE LOGAN AVENUE PROBLEM SOLVING (LAPS)- HEURISTIC TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK Rizna Tri Ayuni; Ilah Ilah; Ahyo Ruhyanto
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 2, No 3 (2021): OKTOBER
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS GALUH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (382.033 KB) | DOI: 10.25157/j-kip.v2i3.6124

Abstract

Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui: (1) Perbedaan hasil belajar peserta didik yang menggunakan model pembelajaran PAIKEM Tipe Logan Avenue Problem Solving (LAPS)-Heuristic pada pengukuran awal (pretest) dan pengukuran akhir (posttest) di kelas eksperimen. (2) Perbedaan hasil belajar peserta didik yang menggunakan metode pembelajaran konvensional pada pengukuran awal (pretest) dan pengukuran akhir (posttest) di kelas kontrol. (3) Perbedaan hasil belajar peserta didik yang menggunakan model pembelajaran PAIKEM Tipe Logan Avenue Problem Solving (LAPS)- Heuristic dengan yang menggunakan metode pembelajaran konvensional pada pengukuran akhir (posttest). Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode eksperimen dengan desain Quasi Eksperimental Non-equivalent Conrol Group Design. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Terdapat perbedaan hasil belajar peserta didik yang menggunakan Model Pembelajaran PAIKEM Tipe Logan Avenue Problem Solving (LAPS)- Heuristic pada pengukuran awal (pretest) dan pengukuran akhir (posttest). (2) Terdapat perbedaan hasil belajar peserta didik yang menggunakan Metode Pembelajaran Konvensional pada pengukuran awal (pretest) dan pengukuran akhir (posttest). (3) Terdapat perbedaan hasil belajar peserta didik yang menggunakan Model Pembelajaran PAIKEM Tipe Logan Avenue Problem Solving (LAPS)- Heuristic dengan yang menggunakan Metode Pembelajaran Konvensional pada pengukuran akhir (posttest).                                                                                                                                   Kata Kunci:  Metode Pembelajaran Logan Avenue Problem Solving (LAPS)- Heuristic, Hasil Belajar
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN SISWA DALAM MENULIS TEKS MONOLOG PROCEDURE MELALUI METODE DEMONSTRASI Enjang Haryana
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 2, No 3 (2021): OKTOBER
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS GALUH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (173.795 KB) | DOI: 10.25157/j-kip.v2i3.6389

Abstract

Kenyataan di lapangan di Kelas IX-B SMP Negeri 3 Manonjaya, siswa kesulitan dalam menulis teks monolog procedure. Dengan demikian, untuk mengatasi kesulitan siswa dalam menulis teks monolog procedure perlu suatu cara untuk memudahkan siswa dalam melukiskan keadaan sebenarnya melalui kata-kata. Salah satu cara alternatif dalam menulis teks monolog procedure melalui metode demonstrasi. Oleh karena itu tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui data peningkatan kemampuan menulis teks monolog procedure siswa melalui metode demonstrasi pada pembelajaran bahasa Inggris di Kelas IX-B SMP Negeri 3 Manonjaya. Metode yang akan digunakan dalam penelitian adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan Taggart. Subjek dalam penelitian ini ialah guru dan siswa Kelas IX-B SMP Negeri 3 Manonjaya. Jumlah siswa Kelas IX-B sebanyak 29 orang, yang terdiri dari 14 orang laki-laki dan 15 orang perempuan. Hasil penelitian menunjukkan hasil belajar siswa tentang kemampuan siswa menulis teks monolog procedure melalui metode demonstrasi berpengaruh terhadap peningkatan hasil belajar siswa. Kemampuan siswa menulis teks monolog procedure setelah menggunakan metode demonstrasi pada pembelajaran bahasa dan sastra Inggris di Kelas IX-B SMP Negeri 3 Manonjaya terbukti mengalami peningkatan yaitu hasil belajar siswa siklus I yaitu 74,8% meningkat menjadi 82,8% pada siklus II. Kata Kunci: Kemampuan, Teks Monolog Prosedur, Metode Demontrasi
ANALISIS PENGELOLAAN LABORATORIUM IPA DAN ALTERNATIF PRAKTIKUM IPA PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI SMP NEGERI 1 CIAMIS Setiawati, Eli; Sopyan, Taupik; Maladona, Adi
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 2, No 3 (2021): OKTOBER
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS GALUH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (359.142 KB) | DOI: 10.25157/j-kip.v2i3.6290

Abstract

 Laboratorium merupakan salah satu sarana dalam menunjang pembelajaran berbasis praktikum terutama dari segi pengelolaan yang perlu diperhatikan. Pada masa pandemi Covid-19 ini SMPN 1 Ciamis memiliki alternatif dalam pelaksanan praktikum yang menarik untuk diketahui. Metode penelitian yaitu deskriptif kualitatif. Populasi penelitian adalah Kepala sekolah, Kepala Laboratorium, Guru IPA yang sekaligus pengelola Laboratorium, dan siswa 8 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan Snawball sampling. Instrumen penelitian berupa pedoman wawancara, observasi serta dokumentasi. Hasil penelitian menyatakan bahwa perencanaan telah disusun dengan kebutuhan guru dan pengelola laboratorium, pengorganisasian belum sesuai dengan standar pada permendiknas No 26 Tahun 2008 namun dapat mengelola dengan baik, pelaksanaan sesuai dengan yang direncanakan dan kebutuhan tim MGMP IPA, pengawasan dilakukan secara formal dan non formal dengan memperhatikan substansi supervisi kemudian dibahas dalam rapat sekolah. Guru IPA memiliki alternatif praktikum mandiri berupa eksperimen dan demonstrasi dengan menggunakan alat dan bahan sederhana yang mudah ditemui siswa.Kata kunci: Pengelolaan, Laboratorium IPA, Alternatif Praktikum. 

Page 1 of 4 | Total Record : 33