cover
Contact Name
Sucipto
Contact Email
jurnal.cmh@ciptamediaharmoni.id
Phone
+6282111111864
Journal Mail Official
jurnal.ptk@ciptamediaharmoni.id
Editorial Address
Jl Anggrek B15, Kediri, Jawa Timur
Location
Kab. kediri,
Jawa timur
INDONESIA
PTK: Jurnal Tindakan Kelas
Published by Cipta Media Harmoni
ISSN : 27471977     EISSN : 27471969     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal PTK merupakan jurnal berbasis Penelitian yang berfokus pada bidang keilmuan Pendidikan Dasar dan Menengah, Model Pendidikan Pendidikan Dasar dan Menengah, dan Praktek Mengajar Pembelajaran .Jurnal PTK dikelola oleh Penerbit Cipta Media Harmoni.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 2 (2022): Mei 2022" : 10 Documents clear
Analisis Kelebihan dan Kekurangan dalam Pembelajaran Daring di SDN Pesanggrahan 01 Kota Batu Malang Irfan Nurkholis
PTK: Jurnal Tindakan Kelas Vol. 2 No. 2 (2022): Mei 2022
Publisher : Cipta Media Harmoni

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (166.302 KB) | DOI: 10.53624/ptk.v2i2.45

Abstract

Pandemi covid-19 yang semakin tidak terkendali penyebarannya, mengakibatkan pembelajaran yang selama ini berlangsung secara normal menjadi terganggu. Pemerintah dipaksa mengambil langkah dalam proses pendidikan dengan melaksanakan pembelajaran secara online (daring) dari rumah. Pembelajaran secara daring adalah salah satu alternatif yang diharapkan dapat mengatasi masalah tersebut. Disisi lain sistem pembelajaran ini menuntut siswa memiliki fasilitas yang tepat guna mendukung pembelajaran yang sesuai. Tujuan penelitian adalah untuk memperoleh gambaran kelebihan dan kekurangan pembelajaran daring yang dilaksanakan di SDN Pesanggrahan 01 Kota Batu. Berdasarkan data di lapangan penggunaan teknologi belum maksimal dilihat dari beberapa kondisi guru yang berusia lanjut. Kondisi lain, masih banyak siswa yang tidak memiliki gawai untuk mengikuti pembelajaran daring karena ekonomi atau orangtua yang bekerja sepanjang hari. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Responden yang digunakan sebagai data penelitian sebanyak 14 tenaga pendidik. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kelebihan pembelajaran daring lebih banyak dibandingkan kekurangannya. Inovasi dan perbaikan pembelajaran diperlukan untuk meningkatkan kualitas pendidikan.
Penerapan Model Discovery Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Materi Operasi Hitung Bilangan Bulat Siswa Kelas V Muhammad Wildanum Mucholladum
PTK: Jurnal Tindakan Kelas Vol. 2 No. 2 (2022): Mei 2022
Publisher : Cipta Media Harmoni

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (163.895 KB) | DOI: 10.53624/ptk.v2i2.48

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan penguasaan perkalian pada siswa dan meningkatkan proses pembelajaran mata pelajaran Matematika serta meningkatkan hasil pembelajaran siswa. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak tiga putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi dan refisi. Sasaran penelitian ini adalah siswa Kelas V SDN Manyaran 4 Kelas V Tahun Pelajaran 2020/2021 dengan jumlah peserta didik 15 siswa. Data awal yang diperoleh berupa hasil tes formatif dan dilengkapi lembar observasi kegiatan belajar mengajar. Rata-rata hasil belajar siswa sebelumnya adalah kurang dari 55, namun setelah peneliti menerapkan model discovery learning sebagai sarana mamahami operasi hitung bilangan bulat didapatkan hasil yang memuaskan yaitu rata-rata hasil belajar siswa pada siklus I meningkat menjadi 70 dan pada siklus II meningkat menjadi 84. Hasil ini menunjukkan bahwa penelitian yang dilakukan oleh peneliti telah berhasil meningkatkan hasil belajar siswa. Berdasarkan penelitian ini dapat disarankan agar guru yang kondisi lingkungan hampir sama dengan yang dilakukan oleh peneliti sebaiknya menggunakan metode pembelajaran discovery learning.
Peningkatan Hasil Belajar Siswa melalui Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) pada Mata Pelajaran IPA Kelas IV SDN Blimbing Kabupaten Kediri Indra Sulistiana
PTK: Jurnal Tindakan Kelas Vol. 2 No. 2 (2022): Mei 2022
Publisher : Cipta Media Harmoni

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.932 KB) | DOI: 10.53624/ptk.v2i2.50

Abstract

Penelitian ini disusun dengan tujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA menggunakan model pembelajaran problem based learning pada peserta didik kelas IV SDN Blimbing, Kec. Gurah, Kab.Kediri. Berdasarkan temuan peneliti terkait pembelajaran jarak jauh yang sekarang sedang dijalani di sekolah-sekolah di Indonesia karena pandemi Covid-19 membuat hasil belajar siswa di SDN Blimbing menurun. Hal ini dapat dilihat dari hasil penilaian yang dilakukan oleh guru. Hanya 25% siswa SDN Blimbing Kelas IV yang mampu memenuhi KKM, sedangkan 75% siswa lainnya belum mampu memenuhi KKM yang telah ditentukan. Dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning membuat siswa belajar untuk menghadapi masalah pada dunia nyata untuk memulai pembelajaran. Sebelum siswa mempelajari konsep/materi, siswa akan diberikan sebuah masalah yang harus dipecahkan. Oleh karena itu, untuk memecahkan masalah tersebut siswa akan memiliki kesadaran terhadap kebutuhan pengetahuan baru yang harus dipelajari untuk memecahkan masalah yang diberikan. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV SDN Blimbing Kab. Kediri. Hal ini dapat dilihat dari prosentasi ketuntasan pada siklus I sebesar 60 %  meningkat menjadi 85 % pada siklus II. Berdasarkan kesimpulan tersebut, saran yang dapat disampaikan adalah sebaiknya guru mencari metode yang tepat sesuai dengan materi yang akan diajarkan kepada siswa. Guru hendaknya selalu melakukan refleksi setelah melakukan proses pembelajaran.
Peningkatan Minat Keterampilan Membaca Melalui Media Power Point Interaktif Siswa Kelas II SDN Jabon 1 Kecamatan Banyakan Kabupaten Kediri Tahun Ajaran 2019 / 2020 Reni Nurmalasari
PTK: Jurnal Tindakan Kelas Vol. 2 No. 2 (2022): Mei 2022
Publisher : Cipta Media Harmoni

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.27 KB) | DOI: 10.53624/ptk.v2i1.51

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh harapan pelaksanaan proses belajar mengajar mata pelajaran Bahasa Indonesia khususnya pada Peningkatkan minat keterampilan membaca melalui media Power Point Interaktif dapat terlaksana tuntas sesuai dengan Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yang ditetapkan. Tujuan dari penelitian ini yakni untuk mendapatkan gambaran obyektif tentang peningkatan hasil belajar Bahasa Indonesia materi Peningkatkan minat keterampilan membaca melalui media Power Point Interaktif pada siswa kelas II semester 1 SDN Jabon 1 Kecamatan Banyakan Kabupaten Kediri. Adapun tujuan dari penelitian Tindakan Kelas ini adalah untuk meningkatkan minat keterampilan membaca melalui media Power Point Interaktif pada siswa kelas II semester 1 SDN Jabon 1 Kecamatan Banyakan Kabupaten Kediri. Dari analisis data didapatkan bahwa motivasi belajar siswa meningkat dari pra siklus hingga siklus ke II. Prestasi belajar siswa juga meningkat dari pra siklus, siklus I hingga siklus II secara bertahap. Kesimpulan penelitian ini  mengungkapkan  bahwa  penggunaan  media  power point interaktif dapat meningkatkan proses pembelajaran membaca. Hal ini ditunjukkan dengan adanya peningkatan keaktifan siswa dalam merespon guru saat melakukan tanya jawab tentang isi cerita yaitu sebesar 50% dan peningkatan dalam menyimpulkan isi cerita yang dibacanya yaitu sebesar 41,67%. Lebih lanjut, hal ini menyebabkan kemampuan membaca nyaring siswa meningkat. Peningkatan kemampuan membaca nyaring melalui media PPT Interaktif pada siklus I sebesar 5,06, kondisi awal 63 meningkat menjadi 68,06. Pada siklus II meningkat sebesar 12,59, kondisi awal 63 meningkat menjadi 75,59.  
Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Materi Perkalian Menggunakan Papan Perkalian Lailita Nurfi Kurniawati
PTK: Jurnal Tindakan Kelas Vol. 2 No. 2 (2022): Mei 2022
Publisher : Cipta Media Harmoni

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (218.484 KB) | DOI: 10.53624/ptk.v2i2.52

Abstract

Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan di SDN Medowo 1 oleh peneliti bahwa dalam pembelajaran matematika guru masih menggunakan metode ceramah yang membuat siswa jenuh dan kurang antusias untuk mengikuti kegiatan pembelajaran. Dari 23 siswa yang mengikuti pembelajaran, hanya 26,08% atau 6 siswa yang hasil belajarnya diatas kriteria ketuntasan minimum yang ditetapkan sekolah. Pelaksanaan pembelajaran melalui penelitian tindakan kelas. Peneliti bertindak sebagai guru yang terlibat langsung dalam proses perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Pada siklus 1, hasil pengamatan memperlihatkan bahwa kinerja guru sudah baik tetapi masih ada kekurangan-kekurangan yang harus diperbaiki, keaktifan siswa masih kurang maksimal, dan hasil evaluasi belajar siswa yang mencapai nilai ketuntasan ada 14 anak dengan prosentase ketuntasan klasikal 58,33%. Siklus 2, hasil pengamatan memperlihatkan kinerja guru sudah baik, kekurangan-kekurangan yang ada pada siklus 1 sudah tidak nampak lagi, siswa aktif dalam mengikuti proses pembelajaran, dan siswa yang mencapai nilai ketuntasan ada 21 anak dengan prosentase klasikal 87,50%. Ketuntasan belajar meningkat dari 58,33% menjadi 87,50%. Jadi, dapat disimpulkan bahwa penerapan media papan perkalian pada materi perkalian memberi dampak positif dalam meningkatkan hasil belajar siswa.
Penggunaan Model Studysaster pada Pembelajaran Daring dalam Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Bahasa Indonesia pada Siswa Kelas 5 SD Kyai Ibrahim Surabaya Tahun Pelajaran 2020-2021 Bety Indri Puspitarini
PTK: Jurnal Tindakan Kelas Vol. 2 No. 2 (2022): Mei 2022
Publisher : Cipta Media Harmoni

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (179.354 KB) | DOI: 10.53624/ptk.v2i2.53

Abstract

Menghadapi dampak  pandemi covid-19, kementerian Pendidikan dan kebudayaan melakukan penyesuaian, salah satunya adalah bekerja dari rumah dan belajar dari rumah. Melalui penggunaan model  studysaster dalam pembelajaran, siswa dapat mengedukasi dirinya sendiri dan dapat mengedukasi orang lain dari karya yang telah dibuat. Dengan begitu siswa mendapatkan suatu bekal untuk kehidupan dalam menghadapi suatu bencana dari dampak yang ditimbulkan. Dalam upaya ini guru sebagai fasilitator dan motivator yang diperlukan siswa dalam proses pembelajaran mengadakan penelitian tindakan kelas dengan menggunakan model pembelajaran studysaster dalam penyusunan RPP. Berdasarkan hasil yang didapat pada siklus I dan II dapat disimpulkan bahwa kemampuan siswa mengalami peningkatan dari 57 % menjadi 75%. Adanya peningkatan hasil pembelajaran tersebut dikarenakan guru menggunakan model pembelajaran studysaster pada pembelajaran Bahasa Indonesia materi iklan media cetak dan elektronik. Model pembelajaran yang digunakan oleh guru ternyata memiliki dampak atau pengaruh yang positif dalam upaya peningkatan hasil belajar siswa. Hal ini dapat dilihat dari tingkah laku atau sikap siswa ketika mengikuti pembelajaran siswa terlihat aktif dan menikmati proses pembelajaran tersebut. Pada siklus II ini diperoleh ketuntasan klasikal sebesar 81% melebihi batas minimal ketuntasan klasikal yang telah ditentukan sebelumnya sebesar 75%.
Penggunaan Media Gambar Seri sebagai Upaya Meningkatkan Kemampuan Menulis Karangan Cerita pada Pembelajaran Bahasa Indonesia Ratna Kurnia Aziezah
PTK: Jurnal Tindakan Kelas Vol. 2 No. 2 (2022): Mei 2022
Publisher : Cipta Media Harmoni

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (227.647 KB) | DOI: 10.53624/ptk.v2i2.56

Abstract

Pembelajaran Bahasa Indonesia mencakup empat aspek yaitu mendengarkan, berbicara, membaca dan menulis. Keempat kemampuan tersebut bersifat integral atau saling berhubungan. Dari keempat aspek tersebut, keterampilan menulis diakui sebagai keterampilan yang paling sulit. Kenyataan membuktikan bahwa keterampilan menulis tidak banyak dikuasai oleh masyarakat kita pada umumnya atau para siswa pada khususnya. Maka salah satu upaya yang dapat dilakukan guru dalam mengajar bahasa Indonesia adalah meningkatkan kemampuan menulis sebuah karangan dengan memanfaatkan sebuah media. Salah satunya adalah media gambar, karena media gambar dapat merangsang minat siswa sehingga daya imajinasinya timbul dan dituangkan dalam bentuk karya tulis yaitu sebuah karangan. Melalui pemanfaatan media gambar akan dianalisis untuk mengetahui apakah media gambar dapat meningkatkan kemampuan menulis sebuah karangan cerita. Penelitian ini menggunakan metode penelitian diskriptif kuantitatif. Dengan subyek penelitian siswa kelas V SDN Miru Kecamatan Sekaran Kabupaten Lamongan dengan jumlah siswa 16 anak. Teknik pengumpulan data melalui metode observasi dan metode experiment. Hasil penelitian menunjukkan ada peningkatan dalam menulis sebuah karangan dari siklus I dan siklus II. Pada kegiatan siklus II ketuntasan minimal meningkat daripada pembelajaran siklus I. Pada siklus I siswa yang tuntas belajar 5 anak dengan prosentase ketuntasan 31,25%. Sedangkan pada siklus II siswa yang tuntas belajar 14 anak dengan prosentase ketuntasan 87,5%. Ini berarti bahwa pemanfaatan media gambar dalam proses pembelajaran Bahasa Indonesia dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam menulis sebuah karangan.
Penerapan Metode Cooperative Learning Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran IPS Kelas 3 SDN Tambakrejo Gurah Kediri Putri Suci El Mahanani
PTK: Jurnal Tindakan Kelas Vol. 2 No. 2 (2022): Mei 2022
Publisher : Cipta Media Harmoni

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (201.4 KB) | DOI: 10.53624/ptk.v2i2.58

Abstract

Sebagai seorang guru harus mampu memilih model pembelajaran yang tepat bagi siswa. Penelitian terhadap siswa kelas3 SDN Tambakrejo saat pembelajaran IPS bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS. Permasalahan dalam penelitian ini adalah (1) Apakah metode cooperative learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPSkelas 3 di SDN Tambakrejo Gurah Kediri ? (2) Bagaimana hasil belajar siswa setelah dilaksanakan metode cooperative learning pada mata pelajaran IPS kelas 3 di SDN Tambakrejo Gurah Kediri? Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan diperoleh hasil bahwa hasil belajar siswa kelas 3 SDN Tambakrejo Gurah Kediri cukup tinggi setelah diterapkan metode cooperative learning. Selain dapat meningkatkan minat belajar siswa, metode pembelajaran ini juga berhasil meningkatkan hasil belajar siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan peningkatan hasil belajar yang cukup signifikan dari dari siklus I ke siklus II.. Pada siklus I nilai rata-rata siswa dalam Pemahaman Materi adalah66,45(58,06%), siklus II lebih mencapai menjadi 80,64(83,87%)
Improving Students Learning Outcomes of Grade X Students of SMK Al-Mahrusiyah on Narrative Text Through the Use of Interactive PowerPoint Cantika Sari Dewi M; Untung Khoiruddin; Maulidiyyatul Uswah
PTK: Jurnal Tindakan Kelas Vol. 2 No. 2 (2022): Mei 2022
Publisher : Cipta Media Harmoni

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53624/ptk.v2i2.94

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan hasil belajar siswa pada teks naratif melalui penggunaan PowerPoint interaktif pada siswa kelas X di SMK Al-Mahrusiyah. Penelitian ini merupakan penelitian Tindakan kelas yang dilakukan dengan dua siklus kepada siswa kelas X TKJ C SMK Al mahrusiyah yang berjumlah 31 siswa. Pada siklus pertama, siswa masih pada tahap pembiasaan terhadap media sehingga mereka kurang fokus dan hasil nya belum maksimal. Selain itu, siswa kesulitan memahami materi di powerpoint yang semuanya menggunkan Bahasa inggris. Hal ini terlihat dari hasil test siklus 1 dimana siswa yang lulus sebanyak 64,52% atau sebanyak 20 siswa sedangkan 35,48% atau 11 siswa tidak lulus. Pada siklus 2, siswa lebih fokus dalam pembelajara dan materi di powerpoint telah diberikan terjemahan. Hal ini membuat siswa lebih mudah memahami materi. Hal ini ditunjukkan dengan hasil tes siklus dua yang meningkat. 93,55% atau 29 siswa lulus sedangnkan hanya 6,45% atau 2 siswa yang tidak lulus. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penggunaan powerpoint interaktif berhasil meningkatkan prestasi belajar siswa tentang teks naratif pada siswa kelas X di SMK Al-Mahrusiyah.
Penerapan Komunikasi Terapeutik dengan Media Flash Card pada Anak yang Mengalami Down Syndrome Amellya Ayu Pramesti; Rezki Suci Qamaria
PTK: Jurnal Tindakan Kelas Vol. 2 No. 2 (2022): Mei 2022
Publisher : Cipta Media Harmoni

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53624/ptk.v2i2.92

Abstract

Down Syndrome merupakan kelainan genetik yang mengakibatkan kelainan secara fisik dan mental. Salah satu gangguan perkembangan yang dialami oleh anak yang mengalami Down Syndrome adalah  perkembangan berbicara dan berbahasa. Penelitian ini membahas mengenai kondisi salah satu siswa berkebutuhan khusus yaitu anak yang mengalami Down Syndrome di Sekolah Alam X Kota Kediri yang mengalami kesulitan dalam berbicara sehingga komunikasi dalam kesehariannya sangat terbatas. Salah satu langkah untuk mengembangkan perkembangan bicara dan bahasa bagi anak Down Syndrome yaitu dengan terapi wicara. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk membuktikan efektivitas penerapan terapi wicara atau lazimnya disebut komunikasi terapeutik dengan media kartu (flashcard) pada anak Down Syndrome yang memiliki kemampuan berbicara dan berbahasa yang rendah. Adapun teknik-teknik yang digunakan adalah tahap persiapan/pra interaksi, tahap perekenalan/orientasi, tahap kerja, tahap terminasi. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan metode studi kasus, pengumpulan datanya dengan observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi serta analisis data secara deskriptif. Hasilnya adalah subjek mendapatkan rasa ingin tahu yang lebih dari sebelumnya dengan adanya media flashcard yang membuat tertarik sehingga terdorong untuk belajar dan kemampuan bicara dan bahasa terus terasah.

Page 1 of 1 | Total Record : 10