Bayan lin-Naas : Jurnal Dakwah Islam
Bayan lin Naas: Jurnal Dakwah Islam is a scientific publication that efforts to facilitate academic articles and scholarly writings of a number studies in empirical research in the field of Dakwa and Communication. Bayan lin Naas is open to academics, students, researchers, and practitioners who are interested in contributing their thoughts, especially in the field of Dakwa and Communication.The main focus of Bayan lin Naas is on the exploration of dynamics propagation in Islamic proselytizing, studies of communication science, and the development of contemporary media in theoretical realm as well as practical one, especially the scope of local, national, and global. Bayan lin Naas is published twice in a year, in January June and July December in online and printing version, managed by Open Journal system of the Faculty of Dakwah IDIA Prenduan Sumenep. Sub themes and scope in the scientific publications of Bayan lin Naas include: 1. Dakwa and Islamic propagation: a. Studies in the science of dakwa, such as history of dakwa, philosophy of dakwa, and methodology of dakwa, include in culturally, economically, and politically. b. Management of dakwa that related to make a plan and strategy for Islamic proselytizing, Islamic global tourism, and Islamic management and religious tourism. c. Dakwa, especially in the analysis of social and psychological, Islamic counseling, and the relationship between dakwa and socio-cultural studies. 2. Communication science: a. Studies in communication science in general, communication theory, and approaches in communication, interpersonal communication, group communication, and organizational communication. b. Political communication, including the strategies of political communication, political campaigns, political marketing, governance, public policy, and political parties. c. Development of communication, such as the communication planning, communication and contemporary issues, and communication management. d. Communication science in the study of psychology and social culture, include in the field of sociology of communication, psychology of communication, communication and local wisdom, and intercultural communication. e. Media studies, including the scope of journalism, mass communication, mass media management, media content analysis, and new media studies. f. Public Relations (PR), consisting of human relations, corporate social resposibility (CSR), media relations, public affair, marketing communications, and advertising.
Articles
3 Documents
Search results for
, issue
"Vol 6, No 2 (2022)"
:
3 Documents
clear
DILEMA KULTUR DAYAH TRADISIONAL DI ACEH MENGHADAPI TRANSFORMASI ERA MEDIA DIGITAL
Irsan Adrianda;
Mutia Tisa
Bayan lin-Naas : Jurnal Dakwah Islam Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Fakultas Dakwah Institut Dirosat Islamiyah Al-Amien Prenduan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.28944/bayanlin-naas.v6i2.985
Konteks naskah ini bertujuan untuk mengulas gambaran umum tentang perubahan yang berlangsung dalam lingkungan pondok pesantren (dayah) tradisional di Aceh pada era media digital. Hadirnya berbagai macam sarana prasarana media komunikasi saat ini, terdapat sisi yang dikuatirkan pihak dayah dapat mempengaruhi kultur dayah, terkait pola belajar serta perilaku santri dayah, baik pada aspek budaya dan etika maupun dampak yang menyertai setelahnya. Sehingga, hal tersebut menjadi perhatian utama para teungku-teungku dayah yang ada di Aceh, dalam mengantisipasi hal-hal negatif yang dapat mempengaruhi generasi dan lingkungan dayah dari kuatnya arus transformasi media digital. Jenis metode yang dipakai dalam riset ini, dengan pendekatan kualitatif, data ditelaah secara analisis deskriptif, yang bersumber dari mereview literatur dan wawancara. Hasil kajian menunjukkan bahwa pada umunya dayah tradisional di Aceh, dengan prinsip kehati-hatian menjaga lingkungan dan generasi santri, sehingga dayah tidak memperbolehkan pemangfaatan media digital pada lingkungan dayah secara bebas demi menjaga dari dampak dan pengaruh negatif.
EKSISTENSI KIAI KAMPUNG PADA PROGRAM KULIAH SUBUH DI MASJID BAITUR RIDHO SINANGGUL
Roisatul Aulia;
Rizki Saputra;
Ahmad Saefudin
Bayan lin-Naas : Jurnal Dakwah Islam Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Fakultas Dakwah Institut Dirosat Islamiyah Al-Amien Prenduan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.28944/bayanlin-naas.v6i2.888
Keberadaan kiai kampung memiliki peranan yang penting dalam masyarakat tradisional, baik sebagai sesepuh, tetua adat, pendakwah, maupun pengajar pendidikan Islam. Adapun tujuan penelitian ini ialah untuk menggambarkan realitas sehingga memperoleh pemahaman makna terkait eksistensi kiai pada program kuliah subuh yang dilaksanakan di Masjid Baitur Ridho Sinanggul. Metode penelitian ini ialah kualitatif deskriptif yang pengumpulan datanya menggunakan wawancara, observasi, dokumentasi, dan triangulasi data. Sasaran dalam penelitian ini ialah kiai kampung dan jamaah kuliah subuh pada masjid tersebut. Hasil analisis menunjukkan bahwa eksistensi kiai kampung tercermin pada program kuliah subuh di Masjid Baitur Ridho Sinanggul melalui jalan pendidikan Islam yang sudah berlangsung lebih dari tiga puluh tahun lamanya. Selain itu, masyarakat sering meminta saran untuk dijadikan pertimbangan dalam menghadapi setiap persoalan. Proses kaderisasi kiai kampung muda selalu dilakukan sebagai salah satu cara untuk menjaga keberadaan kiai kampung generasi selanjutnya. Berdasarkan hal itu, memberikan informasi bahwa kiai kampung sangat diperhitungkan keberadaannya dalam kehidupan masyarakat.
ISLAMIC VALUES ON “AJARI AKU ISLAM” MOVIE (ISLAMIC LITERATURE)
Tawvicky Hidayat
Bayan lin-Naas : Jurnal Dakwah Islam Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Fakultas Dakwah Institut Dirosat Islamiyah Al-Amien Prenduan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.28944/bayanlin-naas.v6i2.1034
AbstractThis article reveals Islamic values in “Ajari Aku Islam” Film. The core of the article is to explain the philosophical values of the film on the perspective of love and life values. The main analysis of this article is using Islamic Perspectives, therefore it will be found some analysis using alquran and hadits in this research. It is found in this article that the movie Ajari Aku Islam contains many Islamic messages that have categories namely establishing prayer, forbidden to touch with non-muhrim, keeping the gaze and covering the aurat, studying the religion of islam, good manner, forgive to allah, help each other, friendly to everyone.Keywords: Islamic values, Ajari Aku Islam. The core of life, the core of loveAbstrakArtikel ini mengungkapkan nilai-nilai Islam dalam film "Ajari Aku Islam". Inti dari artikel ini adalah menjelaskan nilai-nilai filosofis dari film tersebut dalam perspektif cinta dan nilai-nilai kehidupan. Analisis utama dari artikel ini adalah menggunakan perspektif Islam, oleh karena itu akan ditemukan beberapa analisis dengan menggunakan alquran dan hadits dalam penelitian ini. Ditemukan dalam artikel ini bahwa film Ajari Aku Islam mengandung banyak pesan-pesan Islam yang memiliki kategori yaitu mendirikan sholat, dilarang bersentuhan dengan non-muhrim, menjaga pandangan dan menutup aurat, mempelajari agama islam, sopan santun, memaafkan, saling tolong menolong, ramah kepada semua orang.Kata kunci: Nilai-nilai Islam, Ajari Aku Islam. Inti dari kehidupan, inti dari cinta