Wiga : Jurnal Penelitian Ilmu Ekonomi
Wiga : Jurnal Penelitian Ilmu Ekonomi is published twice a year in March and September, published by Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Widya Gama since March 2011. Wiga : Jurnal Penelitian Ilmu Ekonomi is intended as a forum for publishing scientific articles in the field of economics : Accounting, Banking, Taxation, Management, Marketing.
Articles
14 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 3 No. 2 (2013): September 2013"
:
14 Documents
clear
Analisis Pengaruh Variabel Earning Per Share, Debt To Equity Ratio Dan Cash Ratio Terhadap Pembayaran Deviden Pada Bank Umum Konvensional Yang Listed Di Bursa Efek Indonesia
Jariah, Ainun
Wiga : Jurnal Penelitian Ilmu Ekonomi Vol. 3 No. 2 (2013): September 2013
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Widya Gama Lumajang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (423.553 KB)
|
DOI: 10.30741/wiga.v3i2.93
Investor yang akan membeli saham suatu perusahaan terlebih dahulu akan mempertimbangkan faktor-faktor keuntungan dan resiko yang diperkirakan akan terjadi pada perusahaan tersebut pada masa yang akan datang. Keuntungan yang diperoleh oleh para investor antara lain : 1) saham yang likuid akan mudah diperjualbelikan dan 2) memperoleh keuntungan berupa capital gain dan deviden. Capital gain diperoleh apabila harga jual saham lebih tinggi dari pada harga yang dibayar sewaktu membeli saham. Sebaliknya jika harga jual saham lebih rendah dari harga belinya maka akan terjadi kerugian yang disebut dengan capital loss. Capital gain merupakan keuntungan yang diperoleh investor dalam jangka waktu relatif lama. Keuntungan yang diperoleh investor dalam jangka pendek berupa deviden. Deviden merupakan bagian keuntungan perusahaan yang dibagikan pada para pemegang saham. Deviden dapat berbentuk kas, dapat pula berbentuk saham yang disebut denga stock devidend (deviden saham). Ada beberapa variabel yang mempengaruhi kebijakan deviden antara lain earning per share, debt to equity ratio, dan cash ratio. Tujuan dalam penelitian ini adalah : 1) untuk mengetahui pengaruh earning per share, debt to equity ratio, dan cash ratio terhadap pembayaran deviden secara simultan, 2) untuk mengetahui pengaruh earning per share, debt to equity ratio, dan cash ratio terhadap pembayaran deviden secara partial, 3) untuk mengetahui variabel yang paling dominan mempengaruhi pembayaran deviden pada bank umum konvensional yang listed di BEI. Jenis data adalah sekunder yakni data laporan keuangan bank umum konvensional periode 2006 dan 2007. Metode penelitian regresi linier berganda Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1) secara simultan earning per share, debt to equity ratio, dan cash ratio mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap pembayaran deviden, 2) secara partial earning per share, debt to equity ratio, dan cash ratio hanya earning per share yang mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap pembayaran deviden, 3) dan yang paling dominan pengaruhnya terhadap pembayaran deviden adalah earning per share.
Analisis Suku Bunga Kredit Dan Kualitas Pelayanan Serta Pengaruhnya Terhadap Loyalitas Nasabah Pada BPR Di Lumajang
Jariah, Ainun
Wiga : Jurnal Penelitian Ilmu Ekonomi Vol. 3 No. 2 (2013): September 2013
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Widya Gama Lumajang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (423.553 KB)
|
DOI: 10.30741/wiga.v3i2.100
Semakin banyak lembaga perbankan dan lembaga perkreditan yang berdiri, membuat masyarakat mempunyai berbagai alternatif dalam menggunakan jasa perbankan yang diinginkannya. Dalam upaya penciptaan kepuasan nasabah, pihak bank seharusnya melakukan evaluasi terhadap tingkat pelayanan yang diberikan kepada nasabah sehingga menghasilkan kepuasan nasabah bahkan loyalitas nasabah terhadap bank yang dinaunginya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada pengaruh variabel suku bunga kredit dan kualitas pelayanan terhadap loyalitas nasabah pada BPR di Lumajang baik secara parsial maupun simultan atau bersama-sama. Penelitian ini melakukan pengujian terhadap hipotesis yang menyatakan terdapat pengaruh variable suku bunga kredit dan kualitas pelayanan terhadap loyalitas nasabah pada BPR di Lumajang secara parsial dan simultan atau bersama-sama. Metode penelitian yang digunakan adalah metode statistik regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk variabel suku bunga kredit mempunyai pengaruh negatif yang signifikan atau hubungan berlawanan arah terhadap loyalitas nasabah, variabel kualitas pelayanan mempunyai pengaruh positif yang signifikan atau hubungan searah terhadap loyalitas nasabah. Sedangkan secara simultan atau bersama- sama variable suku bunga kredit dan kualitas pelayanan mempunyai pengaruh positif yang signifikan terhadap loyalitas nasabah pada BPR di Lumajang. Dengan koefisien determinasi (adjusted R2) sebesar 0,387, yang menunjukkan bahwa 38,7% loyalitas nasabah pada BPR di Lumajang dapat dijelaskan oleh variable suku bunga kredit dan kualitas pelayanan, sedangkan sisanya 61,3% loyalitas nasabah pada BPR di Lumajang dipengaruhi oleh variabel-variabel lainnya yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Keterbatasan penelitian ini adalah hanya meneliti pengaruh variable suku bunga kredit dan kualitas pelayanan terhadap loyalitas nasabah. Sedangkan variabel lain yang mempengaruhi loyalitas nasabah diharapkan dapat diteliti oleh peneliti selanjutnya.
Rancangan Model Effektivitas Penggunaan Anggaran Berbasis Kinerja Dinas Pendapatan Daerah Provinsi Jawa Timur
Cholifah, Cholifah
Wiga : Jurnal Penelitian Ilmu Ekonomi Vol. 3 No. 2 (2013): September 2013
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Widya Gama Lumajang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (343.406 KB)
|
DOI: 10.30741/wiga.v3i2.102
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pola penggunaan anggaran yang efektif dalam meningkatkan kinerja keuangan daerah. Variabel independen yang diduga mempengaruhi proses efektivitas penggunaan anggaran berbasis kinerja yakni Sumberdaya (X1), Ganjaran (Reward) (X2), Hukuman /punishment yang tegas (X3), orientasi pada hasil (X4), pengukuran kinerja(X5). Analisis model digunakan untuk menemukan, apakah ada pengaruh antara variabel independen dengan variabel dependen. Populasinya adalah para pejabat pengguna anggaran di Dinas Pendapatan daerah di Provinsi Jawa Timur. Hasil penelitian ini menunjukkan presentase karakteristik responden Dipenda Provinsi Jawa Timur dengan katagori jenis kelamin, Instansi,umur, jabatan, lama jabatan, pendidikan, kursus, serta hasil tanggapan responden terhadap variabel masing-masing independen terhadap dependen.
Hubungan Interaktif Penentuan Suku Bunga Simpanan Dengan Loyalitas Nasabah: Studi Kasus Pada Bank Perkreditan Rakyat di Kabupaten Lumajang
Budiwati, Hesti
Wiga : Jurnal Penelitian Ilmu Ekonomi Vol. 3 No. 2 (2013): September 2013
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Widya Gama Lumajang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (313.481 KB)
|
DOI: 10.30741/wiga.v3i2.105
Penelitian ini merupakan penelitian asosiatif model hubungan interaktif atau reciprocal adalah hubungan yang saling mempengaruhi. Penelitian bertujuan untuk mendapatkan bukti adanya pengaruh penentuan suku bunga simpanan terhadap loyalitas nasabah dan sebaliknya pengaruh loyalitas nasabah terhadap penentuan suku bunga simpanan. Penelitian dilakukan pada nasabah Bank Perkreditan Rakyat di Kabupaten Lumajang. Penelitian ini melakukan pengujian terhadap hipotesis yang menyatakan terdapat pengaruh penentuan suku bunga simpanan yang signifikan terhadap loyaitas nasabah dan sebaliknya terdapat pengaruh loyalitas nasabah yang signifikan terhadap penentuan suku bunga simpanan. Hasil penelitian terhadap 80 responden menunjukkan terdapat pengaruh penentuan suku bunga simpanan yang signifikan terhadap loyaitas nasabah dan sebaliknya terdapat pengaruh loyalitas nasabah yang signifikan terhadap penentuan suku bunga simpanan. Fungsi regresi linier sederhana yang dihasilkan atas pengaruh penentuan suku bunga simpanan yang signifikan terhadap loyalitas nasabah adalah Y = 5,222 + 0,358 X dan fungsi regresi linier sederhana yang dihasilkan atas pengaruh loyalitas nasabah terhadap penentuan suku bunga simpanan adalah Y = 11,029 + 0,414 X. Hasil koefisien determinasi atas pengaruh penentuan suku bunga simpanan terhadap loyalitas nasabah sebesar 14,8% penentuan suku bunga simpanan dapat dijelaskan oleh loyalitas nasabah, sedangkan sisanya yaitu 85,2% loyalitas nasabah dipengaruhi oleh variabel-variabel lainnya yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Hasil koefisien determinasi atas pengaruh loyalitas nasabah terhadap penentuan suku bunga simpanan sebesar 14,8% loyalitas nasabah dapat dijelaskan oleh penentuan suku bunga simpanan, sedangkan sisanya yaitu 85,2% penentuan suku bunga simpanan dipengaruhi oleh variabel-variabel lainnya yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Keterbatasan penelitian ini adalah meneliti hubungan interaktif antara penentuan suku bunga simpanan dengan loyalitas nasabah yang hanya menggunakan satu variabel independen dan satu variabel dependen, sedangkan variabel lain yang saling mempengaruhi dengan menggunakan lebih dari satu variabel diharapkan dapat diteliti oleh peneliti selanjutnya.
Pecking Order Hypotesis Teory: Pengaruh Opportunity Investment Dan Resiko Bisnis Terhadap Capital Expenditure
Hidayanti, Ery;
Daniar Paramita, Ratna Wijayanti
Wiga : Jurnal Penelitian Ilmu Ekonomi Vol. 3 No. 2 (2013): September 2013
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Widya Gama Lumajang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (406.602 KB)
|
DOI: 10.30741/wiga.v3i2.106
Dalam melakukan keputusan pengeluaran modal, manajemen harus berpedoman pada tujuan utama perusahaan yaitu meningkatkan kemakmuran pemegang saham (Brigham, 1999). Namun pihak manajemen sebagai pengelola perusahaan seringkali mengambil keputusan, termasuk keputusan pengeluaran modal tidak selalu mengutamakan kepentingan pemegang saham, tetapi keputusan yang diambil diutamakan untuk kepentingan manajer. Hal ini kerap kali menimbulkan konflik kepentingan (agency conflict) antara manajer dengan para pemegang saham. Penelitian ini bersifat explanatory, dengan menggunakan 11 perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI periode 2004-2007. Sumber data external dengan jenis data sekunder (secondary sources). Populasi semua perusahaan manufaktur yang go publik yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2004-2007 dengan Tehnik simple random sampling, dengan tipe judgement sample. Hasil Pengujian menunjukkan nilai R square 62,6%. Secara simultan OI dan Resiko Bisnis berpengaruh signifikan terhadap CE dan secara parsial variabel OI berpengaruh terhadap CE dan Variabel Resiko Bisnis tidak berpengaruh terhadap CE.
Analisis Komparatif Pengenaan Pajak Pertambahan Nilai Atas Bangunan Membangun Sendiri Dengan Membangun Melalui Jasa Kontraktor
Syafi'i, Syafi'i
Wiga : Jurnal Penelitian Ilmu Ekonomi Vol. 3 No. 2 (2013): September 2013
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Widya Gama Lumajang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (256.226 KB)
|
DOI: 10.30741/wiga.v3i2.110
Penelitian ini berjudul analisis komparatif pengenaan pajak pertambahan nilai atas bangunan yang dibangun sendiri dengan membangun melalui jasa kontraktor. Penelitian ini merupakan penelitian yang mengkaji peraturan perpajakan yang sedang berlaku di Indonesia sampai saat ini, yaitu tentang pengenaan Pajak Pertambahan Nilai Kegiatan Membangun Sendiri (PPN KMS), peraturan tersebut masih berjalan dan dilaksanakan di seluruh Kantor Pelayanan Pajak dilingkungan Direktorat Jenderal Pajak. Tujuan penelitian ini adalah untuk membandingkan pengenaan Pajak Pertambahan Nilai atas aktiva bangunan yang dibangun sendiri (PPN KMS) yang mulai berlaku per tanggal 1 Januari 1995 dengan aktiva bangunan yang dibangun melalui jasa kontraktor yang dikenakan pajak sesuai dengan Undang-undang PPN dan Undang-undang PPh yang berlaku sejak Tahun 1984. Dalam melakukan penelitian ini, peneliti melakukan kajian pustaka dengan mencari literatur peraturan perpajakan yang masih berlaku, melakukan penelitian lapangan di Kantor Pelayanan Pajak Mojokerto serta berdasarkan pengalaman melakukan pemeriksaan lapangan (PSL) PPN sewaktu peneliti berdinas di Kantor Pelayanan Pajak Mojokerto. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pengenaan pembangunan aktiva yang dibangun sendiri (PPN KMS) lebih kecil pajaknya dari pada pengenaan pajak atas aktiva bangunan yang dibangun melalui jasa kontraktor, hal tersebut merupakan celah peraturan yang dapat dimanfaatkan oleh Wajib Pajak sehingga negara memperoleh penerimaan pajak yang lebih kecil dari seharusnya. Kesimpulan penelitian ini menyarankan agar tarif PPN KMS (4%) ditinjau kembali dengan memper-hitungkan unsur pajak penghasilan seperti yang dikenakan pada kegiatan serupa yaitu pengenaan pajak Jasa Konstruksi.
Implementasi Rasio Keuangan Untuk Menilai Kinerja Keuangan: Studi Kasus pada PT. LAMICITRA NUSANTARA, Tbk Periode 2010-2012
Lukiana, Ninik
Wiga : Jurnal Penelitian Ilmu Ekonomi Vol. 3 No. 2 (2013): September 2013
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Widya Gama Lumajang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (385.398 KB)
|
DOI: 10.30741/wiga.v3i2.111
Tujuan dari penelitian ini adalahmengimplementasikan rasio keuangan untuk menilai kinerja keuangan suatu perusahaan. Perusahaan yang diteliti adalah PT. Lamicitra Nusantara, Tbk untuk laporan keuangan periode 2010-2012. Hasil penelitian untuk tingkat rasio likuiditas dari tahun 2010 sampai dengan tahun 2012 mengalami kenaikkan meskipun masih di bawah standart industri, berarti perusahaan masih likuid.Tingkat rasio sovabilitas modal asing lebih berperan untuk membiayai aktiva perusahaan dari pada modal pemegang saham perusahaan, tetapi perusahaan masil solvabel.Tingkat rasio aktivitas selama tiga periode berfluktuasi menunjukkan bahwa perusahaan masih kurang efektif dalam mengelola hartanyauntuk meningkatkan pendapatannya, tetapi diikuti dengan penurunan beban pokok dan operasionalnya.Tingkat rasio profitabilitas berfluktuasi tetapi cenderung mengalami penurunan.Dan rasio nilai pasar untuk earning per share berfluktuasi tetapi cenderung tetap. Dari rasio-rasio keuangan menunjukkan kinerja keuangan PT. Lamicitra Nusantara, Tbk dalam posisi likuiditas dan masih solvable, artinya mampu membayar kewajiban jangka pendek dan jangka panjangnya pada saat jatuh tempo, dan perusahaan dalam mengelola hartanya masih tidak efektif terutama untuk piutangnya sehingga tingkat profitabilitasnya/kemampuan dalam menghasilkan labanya mengalami penurunan. Rasio nilai pasar dari EPS selama tiga periode (tahun 2010-2012) mengalami fluktuasi setelah naik kemudian mengalami penurunan, menunjukkan laba yang tersedia bagi pemegang saham atau pemilik perusahaan mengalami kenaikkan dari tahun 2010 ke tahun 2011 dan turun pada tahun 2012. Hal ini karena kenaikan modal sndiri selama tiga periode sedangkan laba bersih yang dihasilkan naik tetapi turun, tetapi kenaikkan modal sendiri lebih besar dari pada kenaikkan laba bersih.Berarti selama tiga periode (tahun 2010-2012) dari rasio nilai pasar masih harus lebih ditingkatkan.
Analisis Pengaruh Variabel Earning Per Share, Debt To Equity Ratio Dan Cash Ratio Terhadap Pembayaran Deviden Pada Bank Umum Konvensional Yang Listed Di Bursa Efek Indonesia
Ainun Jariah
Wiga : Jurnal Penelitian Ilmu Ekonomi Vol. 3 No. 2 (2013): September 2013
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Widya Gama Lumajang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30741/wiga.v3i2.93
Investor yang akan membeli saham suatu perusahaan terlebih dahulu akan mempertimbangkan faktor-faktor keuntungan dan resiko yang diperkirakan akan terjadi pada perusahaan tersebut pada masa yang akan datang. Keuntungan yang diperoleh oleh para investor antara lain : 1) saham yang likuid akan mudah diperjualbelikan dan 2) memperoleh keuntungan berupa capital gain dan deviden. Capital gain diperoleh apabila harga jual saham lebih tinggi dari pada harga yang dibayar sewaktu membeli saham. Sebaliknya jika harga jual saham lebih rendah dari harga belinya maka akan terjadi kerugian yang disebut dengan capital loss. Capital gain merupakan keuntungan yang diperoleh investor dalam jangka waktu relatif lama. Keuntungan yang diperoleh investor dalam jangka pendek berupa deviden. Deviden merupakan bagian keuntungan perusahaan yang dibagikan pada para pemegang saham. Deviden dapat berbentuk kas, dapat pula berbentuk saham yang disebut denga stock devidend (deviden saham). Ada beberapa variabel yang mempengaruhi kebijakan deviden antara lain earning per share, debt to equity ratio, dan cash ratio. Tujuan dalam penelitian ini adalah : 1) untuk mengetahui pengaruh earning per share, debt to equity ratio, dan cash ratio terhadap pembayaran deviden secara simultan, 2) untuk mengetahui pengaruh earning per share, debt to equity ratio, dan cash ratio terhadap pembayaran deviden secara partial, 3) untuk mengetahui variabel yang paling dominan mempengaruhi pembayaran deviden pada bank umum konvensional yang listed di BEI. Jenis data adalah sekunder yakni data laporan keuangan bank umum konvensional periode 2006 dan 2007. Metode penelitian regresi linier berganda Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1) secara simultan earning per share, debt to equity ratio, dan cash ratio mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap pembayaran deviden, 2) secara partial earning per share, debt to equity ratio, dan cash ratio hanya earning per share yang mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap pembayaran deviden, 3) dan yang paling dominan pengaruhnya terhadap pembayaran deviden adalah earning per share.
Analisis Suku Bunga Kredit Dan Kualitas Pelayanan Serta Pengaruhnya Terhadap Loyalitas Nasabah Pada BPR Di Lumajang
Ainun Jariah
Wiga : Jurnal Penelitian Ilmu Ekonomi Vol. 3 No. 2 (2013): September 2013
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Widya Gama Lumajang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30741/wiga.v3i2.100
Semakin banyak lembaga perbankan dan lembaga perkreditan yang berdiri, membuat masyarakat mempunyai berbagai alternatif dalam menggunakan jasa perbankan yang diinginkannya. Dalam upaya penciptaan kepuasan nasabah, pihak bank seharusnya melakukan evaluasi terhadap tingkat pelayanan yang diberikan kepada nasabah sehingga menghasilkan kepuasan nasabah bahkan loyalitas nasabah terhadap bank yang dinaunginya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada pengaruh variabel suku bunga kredit dan kualitas pelayanan terhadap loyalitas nasabah pada BPR di Lumajang baik secara parsial maupun simultan atau bersama-sama. Penelitian ini melakukan pengujian terhadap hipotesis yang menyatakan terdapat pengaruh variable suku bunga kredit dan kualitas pelayanan terhadap loyalitas nasabah pada BPR di Lumajang secara parsial dan simultan atau bersama-sama. Metode penelitian yang digunakan adalah metode statistik regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk variabel suku bunga kredit mempunyai pengaruh negatif yang signifikan atau hubungan berlawanan arah terhadap loyalitas nasabah, variabel kualitas pelayanan mempunyai pengaruh positif yang signifikan atau hubungan searah terhadap loyalitas nasabah. Sedangkan secara simultan atau bersama- sama variable suku bunga kredit dan kualitas pelayanan mempunyai pengaruh positif yang signifikan terhadap loyalitas nasabah pada BPR di Lumajang. Dengan koefisien determinasi (adjusted R2) sebesar 0,387, yang menunjukkan bahwa 38,7% loyalitas nasabah pada BPR di Lumajang dapat dijelaskan oleh variable suku bunga kredit dan kualitas pelayanan, sedangkan sisanya 61,3% loyalitas nasabah pada BPR di Lumajang dipengaruhi oleh variabel-variabel lainnya yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Keterbatasan penelitian ini adalah hanya meneliti pengaruh variable suku bunga kredit dan kualitas pelayanan terhadap loyalitas nasabah. Sedangkan variabel lain yang mempengaruhi loyalitas nasabah diharapkan dapat diteliti oleh peneliti selanjutnya.
Rancangan Model Effektivitas Penggunaan Anggaran Berbasis Kinerja Dinas Pendapatan Daerah Provinsi Jawa Timur
Cholifah Cholifah
Wiga : Jurnal Penelitian Ilmu Ekonomi Vol. 3 No. 2 (2013): September 2013
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Widya Gama Lumajang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30741/wiga.v3i2.102
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pola penggunaan anggaran yang efektif dalam meningkatkan kinerja keuangan daerah. Variabel independen yang diduga mempengaruhi proses efektivitas penggunaan anggaran berbasis kinerja yakni Sumberdaya (X1), Ganjaran (Reward) (X2), Hukuman /punishment yang tegas (X3), orientasi pada hasil (X4), pengukuran kinerja(X5). Analisis model digunakan untuk menemukan, apakah ada pengaruh antara variabel independen dengan variabel dependen. Populasinya adalah para pejabat pengguna anggaran di Dinas Pendapatan daerah di Provinsi Jawa Timur. Hasil penelitian ini menunjukkan presentase karakteristik responden Dipenda Provinsi Jawa Timur dengan katagori jenis kelamin, Instansi,umur, jabatan, lama jabatan, pendidikan, kursus, serta hasil tanggapan responden terhadap variabel masing-masing independen terhadap dependen.