cover
Contact Name
Angga Rahabistara Sumadji
Contact Email
angga.rahabistara@ukwms.ac.id
Phone
+6282143381754
Journal Mail Official
biologi@widyamandala.ac.id
Editorial Address
Jalan Manggis 15-17 Madiun
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Biospektrum Jurnal Biologi
ISSN : -     EISSN : 27752852     DOI : -
Jurnal Ilmiah Biospektrum adalah jurnal ilmiah online Prodi Biologi, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (Kampus Kota Madiun). Jurnal ini merupakan terbitan berkala 6 bulan, dengan jadwal terbit bulan April dan Oktober di setiap tahunnya. Artikel pada jurnal ini ditujukan untuk mewadahi publikasi artikel yang bersumber dari mahasiswa, dosen dan guru. Artikel yang dimuat di jurnal ini adalah artikel hasil penelitian individu ataupun institusi.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "No. 01 Tahun 02 / April 2021" : 10 Documents clear
Pengaruh Pencemaran Udara Terhadap Jumlah dan Ukuran Stomata Pada Tanaman Peneduh Tepi Jalan di Kota Madiun Rahabistara Sumadji, Angga
Biospektrum Jurnal Biologi No. 01 Tahun 02 / April 2021
Publisher : Jurnal Ilmiah Online Biospektrum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stomata adalah celah pada jaringan epidermis yang diapit oleh dua sel epidermis khusus yang disebut sel penutup. Dengan terjadinya perubahan bentuk sel penutup, maka terjadi pembukaan dan penutupan celah. Stomata memegang peranan penting dalam proses fotosintesis, selain pertukaran gas CO2, stomata juga merupakan bagian tanaman tempat penyerapan polutan dan secara langsung dapat berinteraksi dengan jaringan mesofil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah dan ukuran stomata pada tanaman peneduh tepi jalan yang ada di kota Madiun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata panjang dan lebar stomata pada tanaman peneduh tepi jalan, baik permukaan atas maupun permukaan bawah daun termasuk dalam kriteria ukuran yang kurang panjang (< 20 μm), untuk jumlah stomata tanaman reratanya berkisar dibawah 100 stomata per tanaman.
Mesofauna pada Tanah di sekitar Tanaman Kunyit Mangga Eladisa Ganjari, Leo
Biospektrum Jurnal Biologi No. 01 Tahun 02 / April 2021
Publisher : Jurnal Ilmiah Online Biospektrum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Temu mangga adalah tanaman yang berkasiat obat, oleh karena tanaman ini banyak di budidaya oleh masarakat. Kualitas tanah budidaya sangat dipengaruhi oleh interaksi organism tanah dan lingkunganya. Salah satu kelompok organisme tesebut adalah mesofauna. Hasil penelitian yang telah dilakukan ditemukan 5 jenis mesofauna pada tanah disekitas tanaman temu mangga. Mesofauna tersebut yaitu 3 jenis collembola   (Friesea sp, Pseudosinella sp, dan Sminthurus sp), 1 jenis kutu/mite (Pneumolaelaps sp) dan 1 jenis isopoda (Armadillidium sp). Mesofauna tersebut hidup bersama pada tanah di sekitar tanaman temu mangga,  membentuk simbiosis ekologi
Uji Hedonik Sirup Jahe (Zingiber officinale Rosc.) Berdasarkan Perbedaan Varietas dan Jenis Bahan Baku Mega, Yuan; Purwanto, Agus; Rahabistara Sumadji, Angga
Biospektrum Jurnal Biologi No. 01 Tahun 02 / April 2021
Publisher : Jurnal Ilmiah Online Biospektrum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia merupakan negara dengan keanekaragaman hayati berupa tanaman obat yang tinggi. Jahe (Zingiber officinale Rosc.) merupakan salah satu tanaman obat dengan komoditas terbesar di Indonesia. Kandungan metabolit sekunder pada jahe yang terdiri dari minyak atsiri dan oleoresin memiliki khasiat sebagai obat. Varietas jahe terdiri dari jahe gajah, jahe emprit, dan jahe merah yang masing-masing memiliki kadar kandungan zat aktif yang berbeda. Selain itu, jenis bahan baku berupa bahan segar dan kering juga mempengaruhi kandungan zat aktif yang terdapat dalam jahe. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesukaan masyarakat terhadap jenis varietas dan bahan baku dari jahe yang diolah menjadi minuman herbal dalam bentuk sirup. Penelitian dilakukan dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK) 2 faktorial, dengan faktor pertama adalah varietas jahe yang meliputi jahe gajah, jahe emprit, dan jahe merah, serta faktor kedua adalah jenis bahan baku, yaitu jahe segar dan kering. Sampel dibuat dalam bentuk sirup melalui proses ekstraksi kemudian dilakukan penambahan sukrosa, kayu manis, dan CMC. Hasil penelitian yang dinilai melalui uji hedonik oleh panelis konsumen, dengan parameter rasa, aroma, warna, dan keseluruhan menunjukkan nilai rerata akhir bahwa hasil uji hedonik tertinggi adalah sirup dari jahe gajah segar dengan nilai uji hedonik sebesar 5,373 dan hasil terendah adalah sirup dari jahe merah kering dengan nilai uji hedonik sebesar 4,163.
Uji Antibakteri Ekstrak Bawang Putih dan Bawang Lanang Terhadap Bakteri Pseudomonas aeuruginosa dan Staphylococcus aureus Rosvita, Silvia; Puradewa, Levi
Biospektrum Jurnal Biologi No. 01 Tahun 02 / April 2021
Publisher : Jurnal Ilmiah Online Biospektrum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bawang putih (Allium Sativum L) merupakan salah tanaman tradisional yang memiliki sifat antibakteri. Antibakteri dalam bawang putih didapatkan dari zat Allicin yang muncul pada saat bawang putih dihancurkan atau dipotong. Tujuan penilitian ini mengetahui perbedaan daya hambat bawang putih varietas tawangmangu baru dan bawang lanang terhadap pertumbuhan bakteri Pseudomonas aeruginosa dan Staphylococcus aureus. Penelitian ini menggunakan peneltian eksperimen dengan metode difusi sumuran Kirby Bauer. Ekstrak bawang putih varietas tawangmangu baru dan bawang lanang dibuat dalam konsentrasi 25%, 50%, 75%, dan 100%. Hasil penelitian menunjukan bahwa esktrak bawang lanang lebih unggul daripada ekstrak bawang putih varietas tawangmangu baru pada semua konsentrasi dalam menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus dan Pseudomonas aeruginosa.
Uji Aktivitas Anti-quorum sensing Ekstrak Etanol Daun Senggani (Melastoma candidum D.Don) Terhadap Bakteri Aeromonas hydrophilla pada Ikan Nila (Oreochromis niloticus) Fatmadewi Imawati, Maria
Biospektrum Jurnal Biologi No. 01 Tahun 02 / April 2021
Publisher : Jurnal Ilmiah Online Biospektrum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Infeksi bakteri Aeromonas hydrophilla yang merupakan penyebab penyakit MAS (Motil Aeromonad Septicaemia) masih menjadi kendala dalam upaya budidaya pada ikan Nila (Oreochromis niloticus). Penyakit MAS dapat menyebabkan kematian secara massal sehingga mengakibatkan terjadinya gagal panen. Upaya penanggulangan yang paling sering dilakukan adalah menggunakan antibiotik yang dapat memicu resistensi serta kemungkinan terbetuknya residu antibiotik tersebut dalam tubuh ikan. Salah satu upaya alternatif untuk pencegahan infeksi adalah dengan penghambatan quorum sensing. Penghambatan quorum sensing dilakukan dengan menggunakan campuran ekstrak etanol daun senggani (Melastoma candidum D.Don) ke dalam pakan ikan. Pembuatan campuran pakan ikan nila dengan ekstrak etanol daun senggani dilakukan dengan 5 macam perlakuan yaitu dua perlakuan Kn dan Kp yang bertindak sebagai Kontrol negatif dan Kontrol positif serta tiga perlakuan P1, P2 dan P3 dengan konsentrasi (per gram pakan) 0,6%, 1,2% dan 1,8%. Parameter yang digunakan untuk mengetahui efektivitas ekstrak antara lain gejala klinis, penurunan bobot total ikan uji, dan Survival Rate. Hasil penelitian menunjukkan bahwa infeksi bakteri Aeromonas hydrophilla penyebab penyakit MAS dapat dihambat secara optimal menggunakan ekstrak etanol daun senggani dalam pakan ikan pada ketiga konsentrasi yaitu 0,6%, 1,2% dan 1,8% yang ditunjukkan dengan tingginya angka survival rate yang mencapai 100%.
Mesofauna pada Tanah di sekitar Tanaman Kunyit Mangga Leo Eladisa Ganjari
Biospektrum Jurnal Biologi No. 01 Tahun 02 / April 2021
Publisher : Program Studi Biologi - Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (kampus Kota Madiun)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/bios.v1i02.982

Abstract

Temu mangga adalah tanaman yang berkasiat obat, oleh karena tanaman ini banyak di budidaya oleh masarakat. Kualitas tanah budidaya sangat dipengaruhi oleh interaksi organism tanah dan lingkunganya. Salah satu kelompok organisme tesebut adalah mesofauna. Hasil penelitian yang telah dilakukan ditemukan 5 jenis mesofauna pada tanah disekitas tanaman temu mangga. Mesofauna tersebut yaitu 3 jenis collembola   (Friesea sp, Pseudosinella sp, dan Sminthurus sp), 1 jenis kutu/mite (Pneumolaelaps sp) dan 1 jenis isopoda (Armadillidium sp). Mesofauna tersebut hidup bersama pada tanah di sekitar tanaman temu mangga,  membentuk simbiosis ekologi
Uji Hedonik Sirup Jahe (Zingiber officinale Rosc.) Berdasarkan Perbedaan Varietas dan Jenis Bahan Baku Yuan Mega; Agus Purwanto; Angga Rahabistara Sumadji
Biospektrum Jurnal Biologi No. 01 Tahun 02 / April 2021
Publisher : Program Studi Biologi - Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (kampus Kota Madiun)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/bios.v1i02.983

Abstract

Indonesia merupakan negara dengan keanekaragaman hayati berupa tanaman obat yang tinggi. Jahe (Zingiber officinale Rosc.) merupakan salah satu tanaman obat dengan komoditas terbesar di Indonesia. Kandungan metabolit sekunder pada jahe yang terdiri dari minyak atsiri dan oleoresin memiliki khasiat sebagai obat. Varietas jahe terdiri dari jahe gajah, jahe emprit, dan jahe merah yang masing-masing memiliki kadar kandungan zat aktif yang berbeda. Selain itu, jenis bahan baku berupa bahan segar dan kering juga mempengaruhi kandungan zat aktif yang terdapat dalam jahe. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesukaan masyarakat terhadap jenis varietas dan bahan baku dari jahe yang diolah menjadi minuman herbal dalam bentuk sirup. Penelitian dilakukan dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK) 2 faktorial, dengan faktor pertama adalah varietas jahe yang meliputi jahe gajah, jahe emprit, dan jahe merah, serta faktor kedua adalah jenis bahan baku, yaitu jahe segar dan kering. Sampel dibuat dalam bentuk sirup melalui proses ekstraksi kemudian dilakukan penambahan sukrosa, kayu manis, dan CMC. Hasil penelitian yang dinilai melalui uji hedonik oleh panelis konsumen, dengan parameter rasa, aroma, warna, dan keseluruhan menunjukkan nilai rerata akhir bahwa hasil uji hedonik tertinggi adalah sirup dari jahe gajah segar dengan nilai uji hedonik sebesar 5,373 dan hasil terendah adalah sirup dari jahe merah kering dengan nilai uji hedonik sebesar 4,163.
Uji Antibakteri Ekstrak Bawang Putih dan Bawang Lanang Terhadap Bakteri Pseudomonas aeuruginosa dan Staphylococcus aureus Silvia Rosvita; Levi Puradewa
Biospektrum Jurnal Biologi No. 01 Tahun 02 / April 2021
Publisher : Program Studi Biologi - Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (kampus Kota Madiun)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/bios.v1i02.984

Abstract

Bawang putih (Allium Sativum L) merupakan salah tanaman tradisional yang memiliki sifat antibakteri. Antibakteri dalam bawang putih didapatkan dari zat Allicin yang muncul pada saat bawang putih dihancurkan atau dipotong. Tujuan penilitian ini mengetahui perbedaan daya hambat bawang putih varietas tawangmangu baru dan bawang lanang terhadap pertumbuhan bakteri Pseudomonas aeruginosa dan Staphylococcus aureus. Penelitian ini menggunakan peneltian eksperimen dengan metode difusi sumuran Kirby Bauer. Ekstrak bawang putih varietas tawangmangu baru dan bawang lanang dibuat dalam konsentrasi 25%, 50%, 75%, dan 100%. Hasil penelitian menunjukan bahwa esktrak bawang lanang lebih unggul daripada ekstrak bawang putih varietas tawangmangu baru pada semua konsentrasi dalam menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus dan Pseudomonas aeruginosa.
Uji Aktivitas Anti-quorum sensing Ekstrak Etanol Daun Senggani (Melastoma candidum D.Don) Terhadap Bakteri Aeromonas hydrophilla pada Ikan Nila (Oreochromis niloticus) Maria Fatmadewi Imawati
Biospektrum Jurnal Biologi No. 01 Tahun 02 / April 2021
Publisher : Program Studi Biologi - Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (kampus Kota Madiun)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/bios.v1i02.985

Abstract

Infeksi bakteri Aeromonas hydrophilla yang merupakan penyebab penyakit MAS (Motil Aeromonad Septicaemia) masih menjadi kendala dalam upaya budidaya pada ikan Nila (Oreochromis niloticus). Penyakit MAS dapat menyebabkan kematian secara massal sehingga mengakibatkan terjadinya gagal panen. Upaya penanggulangan yang paling sering dilakukan adalah menggunakan antibiotik yang dapat memicu resistensi serta kemungkinan terbetuknya residu antibiotik tersebut dalam tubuh ikan. Salah satu upaya alternatif untuk pencegahan infeksi adalah dengan penghambatan quorum sensing. Penghambatan quorum sensing dilakukan dengan menggunakan campuran ekstrak etanol daun senggani (Melastoma candidum D.Don) ke dalam pakan ikan. Pembuatan campuran pakan ikan nila dengan ekstrak etanol daun senggani dilakukan dengan 5 macam perlakuan yaitu dua perlakuan Kn dan Kp yang bertindak sebagai Kontrol negatif dan Kontrol positif serta tiga perlakuan P1, P2 dan P3 dengan konsentrasi (per gram pakan) 0,6%, 1,2% dan 1,8%. Parameter yang digunakan untuk mengetahui efektivitas ekstrak antara lain gejala klinis, penurunan bobot total ikan uji, dan Survival Rate. Hasil penelitian menunjukkan bahwa infeksi bakteri Aeromonas hydrophilla penyebab penyakit MAS dapat dihambat secara optimal menggunakan ekstrak etanol daun senggani dalam pakan ikan pada ketiga konsentrasi yaitu 0,6%, 1,2% dan 1,8% yang ditunjukkan dengan tingginya angka survival rate yang mencapai 100%.
Pengaruh Pencemaran Udara Terhadap Jumlah dan Ukuran Stomata Pada Tanaman Peneduh Tepi Jalan di Kota Madiun Angga Rahabistara Sumadji
Biospektrum Jurnal Biologi No. 01 Tahun 02 / April 2021
Publisher : Program Studi Biologi - Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (kampus Kota Madiun)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/bios.v1i02.890

Abstract

Stomata adalah celah pada jaringan epidermis yang diapit oleh dua sel epidermis khusus yang disebut sel penutup. Dengan terjadinya perubahan bentuk sel penutup, maka terjadi pembukaan dan penutupan celah. Stomata memegang peranan penting dalam proses fotosintesis, selain pertukaran gas CO2, stomata juga merupakan bagian tanaman tempat penyerapan polutan dan secara langsung dapat berinteraksi dengan jaringan mesofil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah dan ukuran stomata pada tanaman peneduh tepi jalan yang ada di kota Madiun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata panjang dan lebar stomata pada tanaman peneduh tepi jalan, baik permukaan atas maupun permukaan bawah daun termasuk dalam kriteria ukuran yang kurang panjang ( 20 μm), untuk jumlah stomata tanaman reratanya berkisar dibawah 100 stomata per tanaman.

Page 1 of 1 | Total Record : 10