cover
Contact Name
Gary Raya Prima
Contact Email
garyrayaprima@unsil.ac.id
Phone
+6281383733569
Journal Mail Official
akselerasi@unsil.ac.id
Editorial Address
Jl. Siliwangi no. 24, Kahuripan, Tawang, Tasikmalaya, Jawa Barat 46115
Location
Kota tasikmalaya,
Jawa barat
INDONESIA
Akselerasi Jurnal Ilmiah Teknik Sipil
Published by Universitas Siliwangi
ISSN : -     EISSN : 27157296     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Ilmu teknik sipil yang meliputi: bidang ilmu struktur, manajemen transportasi (pelabuhan, jalan, dan jembatan), pengembangan sumber daya air (PSDA), geoteknik, dan manajemen konstruksi/manajemen proyek.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1 (2019): Agustus" : 6 Documents clear
Pengaruh Filler Mortar Terhadap Campuran Aspal Beton Mochammad Irvan Baiquni; Asep Kurnia Hidayat; Herianto Herianto
Akselerasi Vol 1, No 1 (2019): Agustus
Publisher : Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/aks.v1i1.831

Abstract

Mortar dikenal sebagai bahan yang memiliki kuat tekan dan kekakuan tinggi sifat tersebut dapat dimanfaatkan dalam campuran aspal beton. Penggunaan mortar pada campuran ini menambah nilai stabilitas  dari campuran tersebut, sehingga dapat menanggung volume lalu lintas tinggi dan kendaraan berat.Dalam penelitian ini, mortar digunakan sebagai pengganti sebagian filler abu batu pada agregat, sedangkan aspal yang digunakan aspal ESSO Pen 60 / 70. Karakteristik dari aspal dan agregat diperoleh melalui pengujian standar campuran beraspal panas di Indonesia, sedangkan kinerja campuran diperoleh dari pengujian Marshall. Penelitian yang dilakukan merupakan pengujian Marshall yang dilakukan di laboratorium terhadap aspal beton menggunakan aspal  ESSO Pen 60 / 70 dengan 2 % mortar dan kadar aspal yang bervariasi antara 4,5 % - 6,5 %.Hasil penelitian menunjukan bahwa kadar aspal optimum adalah 6,25 %, nilai stabilitas Marshall sanggup menahan beban lalu - lintas yang besar. Nilai stabilitas Marshall pada kadar aspal optimum pada penggunaan aspal Esso pen 60 / 70 + 2 % mortar dengan kadar aspal 6,25 % didapat 1291 kg. Kata Kunci : Aspal Beton, Filler, Kadar Aspal Optimum, Marshall, Mortar.
Regulasi Pintu Air Untuk Optimasi Pengelolaan Pintu Air Irigasi Pada Daerah Irigasi Cimulu Cika Fernanda Mahda Rahmat; Asep Kurnia Hidayat; Pengki Irawan
Akselerasi Vol 1, No 1 (2019): Agustus
Publisher : Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/aks.v1i1.832

Abstract

Bendung Cimulu merupakan bendung tetap dengan sumber air yang berasal dari sungai Ciloseh. Bendung ini dijadikan sebagai sumber air untuk daerah irigasi Cimulu. Daerah irigasi Cimulu mempunyai luas area sebesar 1.546,2 ha dan dijadikan sebagai sumber pengairan pertanian di kota Tasikmalaya. Pembagian air di daerah irigasi Cimulu ini tidak terdistribusi secara merata  sehingga terjadi kekeringan lahan terutama di ujung jaringan irigasi. Selain itu sistem operasi bukaan pintu air yang tidak disesuaikan dengan kebutuhan air juga menjadi masalah dalam pendistribusian air.Penelitian ini dilakukan dengan menganalisis curah hujan dari 3 stasiun penakar hujan yaitu Bendung Cimulu, LANUD Cibeureum dan BPP Manonjaya. Pada penelitian ini juga dilakukan analisis jadwal dan pola tanam berdasarkan RTTG (Rencana Tata Tanam Global), survey lapangan untuk menentukan jadwal tanam optimum, dan regulasi pintu air untuk menentukan tinggi bukaan pintu air.  Berdasarkan hasil analisis data dengan membandingkan kebutuhan air irigasi dengan ketersediaan air irigasi diperoleh nilai faktor k. Dari nilai tersebut diperoleh jadwal optimum pada bulan Okt-2 dengan pola tanam padi-padi-palawija dan Mei-2 dengan pola tanam padi-padi-padi-padi. Regulasi pintu air pada bulan Oktober-2  dengan tinggi pintu air maksimum adalah 1,28 m serta debit 4,02 m3/det  dan pada bulan Mei-2 tinggi pintu air maksimum adalah 1,28 m dengan debit 4,02 m3/det. Kata Kunci : Jadwal Tanam,Pintu Air, Regulasi.
Tinjauan Dan Alternatif Pengendali Banjir (Floodway) Di Daerah Sukaasih Kecamatan Purbaratu Kota Tasikmalaya Diana Ayu Lestari; Asep Kurnia Hidayat; Pengki Irawan
Akselerasi Vol 1, No 1 (2019): Agustus
Publisher : Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/aks.v1i1.833

Abstract

Saluran Ciromban merupakan saluran buangan yang mengalir dari Jalan Cieunteung sampai daerah Bebedahan Kecamatan Purbaratu. Ketika intensitas hujan tinggi saluran Ciromban  meluap di wilayah Pancasila, Bebedahan I, Bebedahan II, dan Jalan SKP. Telah dibangun saluran pengendali banjir (floodway) di daerah Sukaasih Kecamatan Purbaratu Kota Tasikmalaya.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui debit banjir rancangan dengan kala ulang 5, 10, 20, 50, 100, 250, 500 dan 1000 tahun; mengetahui berapa besar kapasitas eksisting saluran Ciromban dan floodway; merencanakan alternatif floodway yang efektif untuk mengatasi banjir. Pada penelitian ini perhitungan debit banjir rencana menggunakan metode rerata aritmatika. Tinjauan kondisi lapangan saluran drainase jalan yang bermuara ke Ciromban diolah menggunakan aplikasi Arc.GIS 10.3. Tinjauan kondisi eksisting saluran Ciromban dan floodway untuk mengetahui kapasitas untuk kemudian merencanakan alternatif desain floodway.Berdasarkan hasil penelitian debit banjir rancangan untuk kala ulang 5, 10, 20, 50, 100, 250, 500, dan 1000 tahun adalah sebesar 22,87 m3/det, 24,27 m3/det, 25,20 m3/det, 26,08 m3/det, 26,37 m3/det, 27,23  m3/det, 28,09 m3/det, 28,95 m3/det, 29,23 m3/det, 30,08 m3/det, dan 30,94 m3/det. Kapasitas eksisting saluran Ciromban yaitu dengan b = 3 m dan h = 1,3 m adalah 18,89 m3/det sedangkan debit puncak untuk kala ulang 113 tahun adalah 28,21 m3/det itu adalah penyebab saluran Ciromban meluap. Kapasitas floodway eksisting untuk saluran terbuka adalah 9,69 m3/det  dan saluran tertutup 19,36 m3/det bangunan pelimpah dengan b mercu = 2 m kapasitasnya adalah 4,5 m3/det debit menuju saluran lama 2,497 m3/det. Alternatif desain dengan b mercu = 3 m kapasitasnya adalah 6,09 m3/det total debit yang harus dialirkan adalah 6,01 m3/det artinya tidak akan terjadi luapan. Kata kunci : Debit banjir rancangan, floodway, pelimpah, saluran Ciromban
Analisis Kinerja Simpang Bersinyal (Studi Kasus Simpang Mitra Batik Kota Tasikmalaya) R. Wildan Adri P; Nina Herlina; Asep Kurnia Hidayat
Akselerasi Vol 1, No 1 (2019): Agustus
Publisher : Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/aks.v1i1.829

Abstract

Simpang Mitra Batik terdiri dari Jalan Mitra Batik, Jalan Cinehel, dan Jalan R.E.Martadinata. Simpang tersebut merupakan simpang bersinyal dengan volume lalu lintas padat yang ada di Kota Tasikmalaya. Permasalahan yang sering timbul pada saat jam puncak di simpang Mitra Batik ini adalah adanya tundaan dan antrian yang cukup panjang dari Jalan Cinehel.Tujuan penelitian ini adalah untuk  mengetahui kondisi lalu lintas simpang Mitra Batik berdasarkan volume lalu lintas eksisting, menganalisa kinerja simpang bersinyal di simpang Mitra Batik dengan menggunakan metode MKJI 1997, mengevaluasi kinerja simpang bersinyal saat ini untuk menetapkan rekomendasi terbaik untuk memperbaiki kinerja lalu lintas di simpang Mitra Batik. Pengambilan data dilakukan selama 4 minggu, setiap minggunya dilakukan selama 4 hari. Dalam 1 hari diambil pada jam sibuk, yaitu pagi hari pada pukul 06.30-07.30 WIB, dan sore hari pada pukul 15.30-16.30 WIB. Penghitungan dilakukan per 15 menit dalam satu jam.Hasil penelitian menunjukan bahwa volume lalu lintas maksimum  kondisi eksisting simpang Mitra Batik sebesar 1032,1 smp/jam di arah barat, 485,2 smp/jam di arah utara ,861,5 smp/jam di arah timur, dan 712,1 smp/jam di arah selatan. Derajat kejenuhan simpang Mitra Batik untuk arah barat 0,87, untuk arah utara 0,65, untuk arah timur 0,87, dan untuk arah selatan  0,82. Dengan antrian 24,9 smp di arah barat dengan antrian sepanjang 174 m, 13,5 smp di arah utara dengan antrian sepanjang  95 m, 22,3 smp di arah timur dengan antrian sepanjang  156 m, dan 13,7 smp untuk di selatan dengan antrian sepanjang 96 m. Kata Kunci : Derajat Kejenuhan, Kapasitas, Panjang Antrian, Tundaan, Volume Lalu lintas. 
Tinjauan Kekuatan Struktur Gedung Bank Jabar Banten Syariah Kantor Cabang Bogor Askia Esa Aulia; Empung Empung; Indra Mahdi
Akselerasi Vol 1, No 1 (2019): Agustus
Publisher : Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/aks.v1i1.834

Abstract

Gedung Bank Jabar Banten Syariah Kantor Cabang Bogor adalah gedung yang memiliki 5 lantai dengan luas bangunan 489,375 . Gedung ini beralamatkan di Jalan raya padjajaran desa babakan kecamatan bogor utara. Tujuan pembangunan bank ini adalah menunjang pelaksanaan pembangunan nasional dalam rangka meningkatkan pemerataan, pertumbungan ekonomi, dan stabilitas nasional ke arah peningkatan kesejahteraan rakyat, sehingga diperlukan prasarana yang baik.Analisis perhitungan yang digunakan yaitu mengacu kepada SNI 2847-2013 tentang Persyaratan Beton Struktural untuk Bangunan Gedung. Elemen-elemen struktur yang dianalisa meliputi pelat, balok, kolom, core wall dan pondasi bored pile.Hasil analisis menghasilkan dimensi balok 350x700 mm dengan diameter tulangan 19mm. Dimensi kolom 650x650 mm dengan diameter tulangan 19mm. Tebal pelat 120mm dengan tulangan D10-150. Dimensi pile cap 2250x2250mm dengan tulangan D19-200. Dimensi core wall (2x2600x150mm)+(2100x150mm) dengan tulangan D10-150. Diameter bore pile 500mm dengan tulangan D19-100. Hasil analisa struktur gedung bank menunjukan bahwa kapasitas momen yang dimiliki lebih besar dari pada gaya-gaya luar yang bekerja. Kata kunci: Balanced,  Corewall, Over Reinforced, Under Reinforced 
Bandingan Abu Sekam Padi Dan Abu Kapur Pada Campuran Lataston Perkerasan Jalan Rizal Maulana; Asep Kurnia Hidayat; Empung Empung
Akselerasi Vol 1, No 1 (2019): Agustus
Publisher : Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/aks.v1i1.830

Abstract

Indonesia sebagai negara berkembang memiliki laju pertumbuhan yang cukup pesat, seiring laju pertumbuhan tersebut, maka peran transportasi sangatlah penting. Sarana dan prasarana yang memadai sangat diperlukan agar transportasi berjalan lancer. Oleh karena itu, peranan suatu jalan termasuk penting untuk menunjang aktivitas sosial dan perekonomian suatu daerah. Jalan yang aman, nyaman, kuat dan ekonomis akan mempermudah manusia dalam pergerakannya.Dalam penelitian ini, abu sekam padi dan abu kapur digunakan sebagai pengganti sebagian bahan pengisi pada agregat, sedangkan aspal yang digunakan aspal AC ESSO Pen 60/70. Karakteristik dari aspal dan agregat diketahui melalui pengujian-pengujian standar campuran beraspal panas di Indonesia, sedangkan kinerja campuran diperoleh dari pengujian Marshall. Tujuan penelitian ini adalah untuk membandingkan hasil pengujian Marshall antara 2% abu sekam padi dan 2% abu kapur dengan variasi campuran kadar aspal antara 6,5% - 8,5%.Penelitian yang telah dilakukan menghasilkan kadar aspal optimum adalah 6,75% untuk 2% abu sekam padi dan kadar aspal optimum 6,8% untuk 2% abu kapur. Sedangkan hasil perbandingan penambahan sebagian filler dengan 2% abu kapur lebih baik daripada penamabahan dengan 2% abu sekam padi. Kata Kunci : Abu Sekam Padi ,  Abu Kapur, AC ESSO Pen 60/70, Bahan Pengisi, Lataston, Uji Marshall 

Page 1 of 1 | Total Record : 6