cover
Contact Name
Ahmad Rustam
Contact Email
ahmad.rustam1988@gmail.com
Phone
+6285399507330
Journal Mail Official
almufi.seduj@gmail.com
Editorial Address
Jl. Kapt. Piere Tendean No.109, Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara 93563
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Sulawesi Tenggara Educational Journal
ISSN : 28077458     EISSN : 28077474     DOI : DOI: https://doi.org/10.54297
Sultra Educational Journal (Seduj) adalah terbitan berkala ilmiah yang diterbitkan oleh Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sulawesi Tenggara. Seduj terbit tiga kali dalam setahun pada bulan April, Agustus, dan Desember. Seduj menjadi sarana publikasi bagi para akademisi, peneliti, dan praktisi di bidang ilmu pendidikan dalam menerbitkan artikel hasil penelitian maupun artikel telaah konseptual. Ruang lingkup kajian Seduj mencakup: Metode belajar dan Pembelajaran, Guru dan Siswa, Teknologi pendidikan, Manajemen Pendidikan, Penilaian dan Evaluasi Pendidikan dan masalah-masalah lainnya yang berkaitan dengan pendidikan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 21 Documents
Search results for , issue "Vol 5 No 3: Desember (2025)" : 21 Documents clear
Model Kooperatif Tipe Team Assisted Individualization untuk Meningkatkan Pemahaman Ilmu Pengetahuan Alam Sekolah Dasar: Sebuah Kajian Literatur Tristina, Dwi; Dewi, Agustia Nur Kumala; Yani, Berliana Novia Fitri; Pertiwi, Oktavia Kharisma; Yunita, Eka Lina; Hidayah, Nurul
Sulawesi Tenggara Educational Journal Vol 5 No 3: Desember (2025)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/seduj.v5i3.1345

Abstract

Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) di tingkat Sekolah Dasar memiliki peran penting dalam membangun dasar pengetahuan dan sikap ilmiah siswa sejak dini. Namun, proses pembelajaran IPA masih menghadapi berbagai tantangan, terutama karena pembelajaran cenderung berpusat pada guru sehingga siswa menjadi pasif dan kurang terlibat dalam kegiatan belajar. Selain itu, perbedaan kemampuan akademik siswa seringkali tidak terakomodasi dengan baik, sehingga pemahaman konsep ilmiah menjadi kurang optimal dan pembelajaran lebih menekankan pada hafalan. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, model pembelajaran kooperatif Team Assisted Individualization (TAI) dipandang sebagai salah satu solusi efektif karena menggabungkan kerja sama kelompok dan tanggung jawab individu. Berbagai penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa model TAI mampu meningkatkan hasil belajar, pemahaman konsep, motivasi, dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran IPA. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau hasil-hasil penelitian yang dilakukan pada periode 2017–2025 mengenai efektivitas model TAI dalam meningkatkan pemahaman konsep IPA di Sekolah Dasar. Melalui analisis literatur, penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi guru dalam memilih strategi pembelajaran inovatif serta menjadi referensi dalam pengembangan penelitian lanjutan guna meningkatkan kualitas pembelajaran IPA.
Pengembangan Model Pembelajaran Hybrid Intelligent Learning untuk Perguruan Tinggi Wahidah, Nina Ikhwati; Iskandar, Iskandar; Ayuwanti, Irma; Pixyoriza, Pixyoriza; Sakung, Nikki Tri
Sulawesi Tenggara Educational Journal Vol 5 No 3: Desember (2025)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/seduj.v5i3.1351

Abstract

Transformasi pembelajaran di perguruan tinggi menuntut model yang mengintegrasikan fleksibilitas hybrid learning dengan teknologi cerdas untuk meningkatkan kualitas pengalaman belajar mahasiswa. Namun, implementasi hybrid learning masih menghadapi kendala seperti rendahnya personalisasi, minimnya pemanfaatan data belajar, dan keterbatasan umpan balik real-time. Penelitian ini bertujuan mengembangkan Model Pembelajaran Hybrid Intelligent Learning yang memadukan pembelajaran tatap muka dan daring dengan dukungan learning analytics serta rekomendasi adaptif. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) melalui model ADDIE, meliputi analisis kebutuhan, desain model, pengembangan prototipe, implementasi terbatas, dan evaluasi. Tahap evaluasi mengadopsi pendekatan Dick and Carey, dengan validasi oleh ahli desain pembelajaran, ahli materi, ahli media, dan ahli bahasa, yang menunjukkan tingkat kelayakan masing-masing sebesar 88%, 85%, 83%, dan 87%, sehingga model dinyatakan layak digunakan. Uji coba terbatas pada 35 mahasiswa menggunakan paired-sample t-test menunjukkan bahwa model yang dikembangkan efektif meningkatkan hasil belajar mahasiswa secara signifikan dengan t = 6,85; p < 0,05 (2-tailed) dibandingkan kondisi sebelum penerapan. Dengan demikian, Model Pembelajaran Hybrid Intelligent Learning dinyatakan layak dan efektif untuk diterapkan di perguruan tinggi serta berpotensi menjadi rujukan pengembangan inovasi pembelajaran digital berbasis teknologi cerdas.
Peningkatan Kompetensi Guru TK melalui Penggunaan Media Ajar PITARIA (Pintu Lestari Indonesia) untuk Internalisasi Budaya Daerah di Kabupaten Tanggamus Fernanda, Fitra Endi; Sakung, Nikki Tri; Kusuma, Febra Anjar; Hidayat, Karyadi
Sulawesi Tenggara Educational Journal Vol 5 No 3: Desember (2025)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/seduj.v5i3.1352

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan guru yang tergabung dalam Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Persatuan Guru Republik Indonesia (IGTKI-PGRI) Kabupaten Tanggamus dalam mengembangkan media pembelajaran yang inovatif serta memperkenalkan budaya daerah melalui media pembelajaran yang menarik bagi peserta didik. Metode penelitian yang digunakan adalah research and development (R&D) dengan pendekatan pelatihan dan implementasi lapangan. Kegiatan penelitian meliputi tiga tahap utama, yaitu (1) sosialisasi mengenai media pembelajaran inovatif oleh dosen Universitas Aisyah Pringsewu, (2) pelatihan pembuatan media pembelajaran Pintu Lestari Indonesia (PITARIA) menggunakan bahan sederhana, dan (3) uji coba penerapan media PITARIA di kelas untuk menilai respons dan minat siswa terhadap pembelajaran budaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan ini meningkatkan pemahaman guru terhadap konsep media pembelajaran inovatif serta keterampilan dalam merancang media kreatif. Selain itu, penggunaan media PITARIA terbukti dapat meningkatkan ketertarikan siswa terhadap pembelajaran budaya daerah. Kendala utama penelitian ini adalah keberlanjutan program yang masih bergantung pada dukungan lanjutan dari lembaga terkait. Secara keseluruhan, penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam pengembangan kompetensi guru serta penguatan pendidikan berbasis budaya daerah di tingkat pendidikan anak usia dini.
Implementasi Project Based Learning dalam Pembelajaran IPAS: Studi Kasus di MI Miftahul Ulum Tulung Jaya Khoiriyah, Binti; Anjarwati, Sulis
Sulawesi Tenggara Educational Journal Vol 5 No 3: Desember (2025)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/seduj.v5i3.1353

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi model Project Based Learning (PjBL) dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di MI Miftahul Ulum Tulung Jaya serta dampaknya terhadap pemahaman konsep, keterampilan kolaborasi, keterampilan psikomotor, dan motivasi belajar siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus yang melibatkan guru IPAS dan siswa kelas IV. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, serta tes hasil belajar, dan dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PjBL diimplementasikan melalui enam tahapan utama: perumusan pertanyaan mendasar, perencanaan proyek, penyusunan jadwal, pelaksanaan proyek, monitoring, dan presentasi hasil. Penerapan PjBL terbukti meningkatkan pemahaman konsep siswa, terlihat dari peningkatan nilai rata-rata dari 58,4 menjadi 83,7. Kemampuan kolaborasi, keterampilan psikomotor, serta motivasi dan keaktifan siswa juga meningkat secara signifikan melalui kegiatan proyek yang kontekstual dan melibatkan praktik langsung. Guru dan siswa memberikan respons positif terhadap model ini karena pembelajaran menjadi lebih bermakna, menyenangkan, dan relevan dengan kehidupan nyata. Secara keseluruhan, PjBL efektif diterapkan dalam pembelajaran IPAS di sekolah dasar
Hegemoni Mangaji Pagi: Politik Alokasi Waktu sebagai Strategi Resiliensi Epistemologi di Mti Batang Kabung Padang Putra, Supriadi Ansyah; Kustati, Martin; Sepriyanti, Nana
Sulawesi Tenggara Educational Journal Vol 5 No 3: Desember (2025)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/seduj.v5i3.1355

Abstract

Di tengah arus disrupsi pendidikan dan tuntutan pragmatisme pasar yang mendesak pesantren untuk melakukan sekularisasi kurikulum, Madrasah Tarbiyah Islamiyah (MTI) Batang Kabung menampilkan bentuk resistensi yang unik. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi resiliensi MTI Batang Kabung dalam mempertahankan tradisi tafaqquh fiddin melalui manajemen kurikulum yang distingtif. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, data dikumpulkan melalui analisis dokumen jadwal pembelajaran (roster), observasi partisipan, serta wawancara mendalam dengan Pimpinan Pondok (Buya) dan Kepala Madrasah pada jenjang Tsanawiyah (MTs) maupun Aliyah (MA). Temuan penelitian mengungkap praktik Politik Alokasi Waktu yang disebut sebagai tradisi Mangaji Pagi. Secara struktural, institusi mengalokasikan waktu emas kognitif (golden time) pukul 07.00–09.30 WIB khusus untuk mata pelajaran turats (Nahwu, Sharaf, Fiqh, Tafsir), sementara mata pelajaran umum ditempatkan pada sesi siang. Strategi ini diterapkan secara isomorfis (seragam) dari jenjang MTs hingga MA. Konsistensi pada jenjang Aliyah, meski dihadapkan pada tekanan seleksi perguruan tinggi yang menunjukkan kuatnya ideologi institusi dalam menempatkan ilmu agama (Fardhu β€˜Ain) pada hirarki epistemologi tertinggi dibanding ilmu umum (Fardhu Kifayah). Penelitian ini menyimpulkan bahwa MTI Batang Kabung melakukan akomodasi selektif: menerima modernitas secara administratif namun mempertahankan kedaulatan tradisi secara substansial melalui penguasaan struktur waktu
Efektivitas Media Bola Emosi Dalam Meningkatkan Self-Awareness dan Pengelolaan Emosi Siswa SMPN 3 Majene Sunusi, Zulfianah; Jannah, Ghina Raodhatul; Annisa, Putri Nurul; Adilah, Luthfia; Helmaliah, Helmaliah; Tamin, Andi Aisyah
Sulawesi Tenggara Educational Journal Vol 5 No 3: Desember (2025)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/seduj.v5i3.1357

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas media Bola Emosi dalam meningkatkan self-awareness dan kemampuan pengelolaan emosi siswa SMP. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya kecerdasan emosional sebagai fondasi bagi perkembangan pribadi dan sosial siswa, terutama pada masa remaja awal yang ditandai dengan perubahan emosional yang cukup kompleks. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi experiment tipe pretest-posttest control group design. Sampel penelitian terdiri atas 60 siswa yang dibagi dalam kelompok eksperimen dan kelompok kontrol, masing-masing 30 siswa. Instrumen penelitian berupa angket self-awareness dan angket pengelolaan emosi yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil analisis menunjukkan bahwa data berdistribusi normal dan homogen, sehingga uji t dua sampel independen digunakan untuk menguji perbedaan antar kelompok. Hasil posttest menunjukkan perbedaan signifikan pada variabel self-awareness dengan nilai t = 11.728 (p = 0.000) dan variabel pengelolaan emosi dengan nilai t = 12.014 (p = 0.000). Kelompok eksperimen mengalami peningkatan skor rata-rata yang sangat besar dibandingkan kelompok kontrol, yang hanya menunjukkan peningkatan minimal. Hal ini mengindikasikan bahwa Bola Emosi efektif sebagai media intervensi dalam pembelajaran sosial emosional di sekolah. Media ini terbukti mampu memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan, interaktif, dan bermakna sehingga membantu siswa mengenali dan mengelola emosinya secara lebih adaptif. Temuan ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi guru dan konselor sekolah dalam memilih strategi pembelajaran yang menstimulasi keterampilan sosial-emosional siswa.
Inovasi Penilaian Formatif Berbasis Proyek pada Mata Pelajaran PAI Ramli, Rosmiati; Asran, Asran; Rizal, Muhammad; Pina, Pina; Hanapi, Jamaluddin; Jusrianti, Jusrianti
Sulawesi Tenggara Educational Journal Vol 5 No 3: Desember (2025)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/seduj.v5i3.1358

Abstract

Penilaian merupakan komponen penting dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) karena tidak hanya berfungsi untuk mengukur pencapaian kognitif peserta didik, tetapi juga untuk menilai proses internalisasi nilai-nilai keislaman dalam aspek afektif dan psikomotor. Seiring dengan tuntutan pendidikan abad ke-21, diperlukan inovasi penilaian yang mampu mendorong keaktifan, motivasi, serta keterlibatan peserta didik secara menyeluruh. Salah satu pendekatan yang relevan adalah penilaian formatif berbasis proyek. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara komprehensif konsep, karakteristik, manfaat, serta tantangan implementasi penilaian formatif berbasis proyek dalam pembelajaran PAI melalui studi literatur. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik studi literatur terhadap berbagai sumber ilmiah berupa artikel jurnal, buku referensi, dan prosiding yang relevan dengan topik penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa penilaian formatif berbasis proyek mampu meningkatkan keaktifan dan motivasi belajar peserta didik, memperkuat keterlibatan dalam proses pembelajaran, serta efektif dalam menilai ranah afektif dan psikomotor secara autentik. Selain itu, peran umpan balik dalam penilaian formatif berbasis proyek terbukti membantu peserta didik merefleksikan proses belajar dan menginternalisasi nilai-nilai Islam secara lebih mendalam. Namun demikian, implementasi penilaian ini masih menghadapi sejumlah tantangan, seperti keterbatasan waktu, kesiapan guru, dan kebutuhan akan instrumen penilaian yang sistematis dan terstandar. Oleh karena itu, penilaian formatif berbasis proyek perlu didukung oleh perencanaan yang matang, peningkatan kompetensi guru, serta kebijakan sekolah yang berkelanjutan agar dapat diterapkan secara optimal dalam pembelajaran PAI.
Model Penilaian Reflektif untuk Meningkatkan Pemahaman Nilai Pendidikan Agama Islam (PAI) pada Siswa Ramli, Rosmiati; Jumsir, Jumsir; Kadang, Harni; S, Anita; Taro, Darmawati; Hasmi, Hasmi; Hasnita, Hasnita
Sulawesi Tenggara Educational Journal Vol 5 No 3: Desember (2025)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/seduj.v5i3.1359

Abstract

Pendidikan Agama Islam (PAI) memiliki peran strategis dalam membentuk karakter, moral, dan spiritual peserta didik. Namun, praktik penilaian PAI di sekolah masih didominasi oleh pendekatan konvensional yang berfokus pada aspek kognitif, sehingga belum optimal dalam mengukur dan mendorong internalisasi nilai-nilai keislaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara komprehensif model penilaian reflektif sebagai alternatif penilaian yang mampu meningkatkan pemahaman nilai Pendidikan Agama Islam pada siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan menelaah berbagai sumber ilmiah berupa artikel jurnal nasional dan internasional, buku akademik, serta prosiding seminar yang relevan dan diterbitkan dalam rentang tahun 2015–2024. Pengumpulan data dilakukan melalui penelusuran database ilmiah, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis isi (content analysis) dan disintesis secara deskriptif-kualitatif. Hasil studi literatur menunjukkan bahwa model penilaian reflektif memiliki karakteristik utama berupa keterlibatan aktif siswa dalam mengevaluasi pengalaman belajarnya melalui refleksi diri. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa penilaian reflektif mampu meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses penilaian, memperdalam pemahaman nilai PAI secara kontekstual, mendorong internalisasi nilai dan kesadaran moral, serta mendukung pembentukan karakter Islami secara holistik. Selain itu, model penilaian reflektif dinilai selaras dengan paradigma penilaian autentik dan implementasi Kurikulum Merdeka yang berorientasi pada penguatan karakter. Dengan demikian, penilaian reflektif direkomendasikan sebagai pendekatan strategis dalam pembelajaran PAI untuk mewujudkan pembelajaran yang bermakna, holistik, dan berorientasi pada pembentukan kepribadian siswa.
Kontinuitas dan Perubahan dalam Sistem Pendidikan Pesantren Salaf Modern di Indonesia Salsabila, Dewi Urifah; Z, Sahman; Mukhlishin, Mukhlishin
Sulawesi Tenggara Educational Journal Vol 5 No 3: Desember (2025)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/seduj.v5i3.1360

Abstract

Pesantren as an indigenous Islamic educational institution continues to adapt in the midst of the dynamics of educational modernization, globalization, and socio-cultural development of the community. The renewal of salaf Islamic boarding schools towards a more modern education system has become an important discourse in the study of contemporary Islamic education. This article aims to critically examine the pattern of renewal of salaf pesantren by emphasizing aspects of continuity and changes in educational goals, institutional systems, curriculum, and pesantren learning methodologies. This research uses a literature review approach by examining various scientific literature, both books and reputable journal articles, which discuss the transformation of Islamic boarding schools in Indonesia in the last five to seven years, as well as relevant classical literature as a conceptual basis. Data analysis was carried out through thematic synthesis to identify general trends, differences in approaches, and factors that affect the success of pesantren reform. The results of the study show that pesantren renewal is not dichotomous between tradition and modernity, but takes place in an adaptive manner through the principle of preserving essential Islamic values and adopting contextual modern elements. The update is seen in the integration of formal and non-formal education systems, the development of an integrated curriculum, and the application of more participatory learning methods. A conceptual understanding of Islamic boarding school modernization is needed as a dynamic process rooted in tradition as well as responsive to the demands of the times
Dinamika Kenakalan Remaja: Peran Keharmonisan Keluarga dan Konformitas Teman Sebaya di Mts Sunan Pandanaran Yogyakarta Ashifa, Annisa; Fakhrunnisa, Azra; Indarto, Arumi Rizki; Shabrina, Siti Nur; Akhsani, Yusup
Sulawesi Tenggara Educational Journal Vol 5 No 3: Desember (2025)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/seduj.v5i3.1367

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika kenakalan remaja dengan menitikberatkan pada peran keharmonisan keluarga dan konformitas teman sebaya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan subjek sejumlah siswi Madrasah Tsanawiyah (MTs) Sunan Pandanaran. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara mendalam untuk memperoleh gambaran komprehensif mengenai bentuk kenakalan remaja serta faktor-faktor yang melatarbelakanginya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kenakalan remaja yang ditemukan masih berada pada kategori ringan, seperti melanggar aturan, mengambil barang tanpa izin, dan perilaku berisiko lainnya. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa kurangnya keharmonisan keluarga, ditandai dengan minimnya komunikasi, pembiaran, serta lemahnya pengawasan orang tua, berkontribusi terhadap munculnya perilaku menyimpang pada remaja. Selain itu, konformitas teman sebaya juga berperan signifikan dalam mendorong remaja mengikuti perilaku negatif demi memperoleh penerimaan sosial. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kenakalan remaja merupakan hasil interaksi antara faktor keluarga dan lingkungan pergaulan sebaya. Oleh karena itu, penguatan peran keluarga dan pengelolaan lingkungan sosial remaja menjadi langkah penting dalam upaya pencegahan kenakalan remaja.

Page 1 of 3 | Total Record : 21