cover
Contact Name
Lilik Indrawati
Contact Email
jurnalbips@ukdc.ac.id
Phone
+6288217266957
Journal Mail Official
jurnalbips@ukdc.ac.id
Editorial Address
Jl. Dr. Ir. H. Soekarno No. 201 Surabaya 60117
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
BIP'S : Jurnal Bisnis Perspektif
ISSN : 19794932     EISSN : 27152596     DOI : 10.37477/bip
Core Subject : Economy,
BIPs Jurnal Bisnis Perspekti merupakan jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Fakultas Ekonomi Unika Darma Cendika Surabaya. BIPs Jurnal Bisnis Perspektif sebelumnya bernama Jurnal Darma Cendika Manajemen & Akuntansi, yang ditujukan terutama untuk mempublikasikan pemikiran, gagasan, hasil kajian, dan penelitian dari dosen Fakultas Ekonomi Unika Darma Cendika. BIPs Jurnal Bisnis Perspektif diterbitkan setiap 6 bulan sekali pada bulan Januari dan bulan Juli.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 1 (2010): Januari" : 6 Documents clear
Pengaruh Pengawasan Dan Disiplin Kerja Terhadap Prestasi Kerja Karyawan Bagian Produksi Pada PT. Modern Surya Jaya, Divisi Pemancangan Krian-Sidoarjo Lilik Indrawati
BIP's JURNAL BISNIS PERSPEKTIF Vol 2 No 1 (2010): Januari
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Katolik Darma Cendika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1329.643 KB) | DOI: 10.37477/bip.v2i1.275

Abstract

PT Modern Surya Jaya Divisi Pemancangan merupakan suatu perusahaan yang menjalankan aktivitasnya dalam hal pemancangan di darat maupun di laut. Penelitian ini lebih difokuskan pada bidang manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM) yang dimana merupakan keseluruhan p(oses perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengawasan terhadap kegiatan pengadaan seleksi, pelatihan, penempatan" pemberian kompensasi, pengembffigffi, pengintegrasian, pemeliharaan dan pelepasan sumber daya manusia untuk tercapainya berbagai tujuan individu, masyarakat, pelanggan, pemerintah dan organisasi yang bersangkutan. Tujuan penelitian iru dilakukan untuk mengetahui bagaimana pengawasan dan disiplin kerja berpengaruh baik secara parsial maupun secara simultan terhadap prestasi kerja karyawan divisi pemancangan pada PT.Modern Surya Jaya Krian Sidoarjo. Berdasarkan hasil penelitian dengan menggunakan regresi linear berganda dapat diambil kesimpulan bahwa variabel pengawasan (X1) dan disiplin kerja (K2) secara simultan mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap prestasi kerja (y) dimana Fr,it,ne > Ft*"r yaitu sebesar 33,677 > 3,252. Berdasarkan uji t diketahui bahwa pengawasan CXr) tidak mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap prestasi kerja (y) dimana tr,it*e ( tt*"r yaitu sebesar -0,090 < 2,026, sedangkan disiplin kerja (X2) mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap prestasi kerja (y) dimana thitune ) th6s1 yaitu sebesar 8,184 > 2,026. Berdasarkan perhitungan secara parsial diketahui bahwa variabel yang mempunyai pengaruh paling dominan adalah variabel disiplin kerja (X2) karena mempunyai nilai tnit*eyang paling besar dari variabel pengawasan (Xr).
Pengaruh Produk Pelayanan, Harga Dan Lokasi Terhadap Kepuasan Tamu Di Hotel JW Marriot Surabaya Nadia Jessica; Maria Istiningsih
BIP's JURNAL BISNIS PERSPEKTIF Vol 2 No 1 (2010): Januari
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Katolik Darma Cendika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1045.198 KB) | DOI: 10.37477/bip.v2i1.276

Abstract

Untuk mebangun loyalitas konsumennya (Brand Loyalty), Hotel JW Mariott Surabaya mengkonversikan point menginap ke dalam bentuk peningkatan pelayanan seperti pemberian welcome drink, prioritas booking saat regular guest datang sehingga hal tersebut dapat membuat para tamu senang menginap di hotel ini dan mau datang dan menginap kembali dihotel JW Marriott Surabaya. Konsumen yang loyal dapat menjadi konsumen yang lebih baik lagi dan akan menggunakan produk atau jasa secara terus menerus dari perusahaan yang sama selain itu konsumen yang loyal tidak hanya menjadi dasar kuat bagi perusahaan tetapi juga mencerminkan potensi pertumbuhan perusahaan dimasa yang akan datang. Produk, pelayanan, harga dan lokasi ini dapat terlihat dari apa yang telah dihasilkan oleh hotel untuk membuat para konsumen merasa puas dan merasa nyaman dihotel ini. Harga yang diberikan memang setara dengan gelar yang di sandang oleh hotel ini yaitu "five star hotel", tetapi produk dan pelayanan yang diberikan kepada konsumen sangat sepadan dengan harga yang ada. Selain itu, hotel ini telah berusaha memberikan yang terbaik bagi para konsumennya dengan cara memberi harga promo yang masih dapat dijangkau oleh masyarakat lain serta dengan dibuatnya member bagi para konsumen yang loyal kepada hotel ini. Berdasarkan hal - hal tersebut diatas, peneliti ingin menganalisa lebih jauh tentang pengaruh produk, pelayanan, harga dan lokasi terhadap kepuasan tamu di hotel JW Marriott Surabaya.
Deferred Tax Asset And Deferred Tax Liability : Studi Eksistensinya Ditinjau Dari Sudut Teori Akuntansi Setiadi Alim Lim
BIP's JURNAL BISNIS PERSPEKTIF Vol 2 No 1 (2010): Januari
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Katolik Darma Cendika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2038.928 KB) | DOI: 10.37477/bip.v2i1.277

Abstract

Book income is got from financial statement which is made based on financial accounting standard and taxable income is got from financial statement which is made based on income tax act. Because there are fundamental dffirences used for calculating and arranging, so book income will be different from taxable income. One of the elements which cause these differences is time differences or temporary differences. This time differences can or can't be recorded and presented in a financial statement as deferred tax (interperiod tax allocation or no interperiod tax allocation). There are three methods which can be used to record and report deferred tax: deferred method, asset/liability method and net-of-tax method. Besides to cover time defferences, deferred tax can also be used to record net operating loss (NOL). Each method will use separate account to record deferred tax. From three methods interperiod tax allocation, only asset/liability method which fulfills the presented deferred tax criteria to asset and liability definitions. Deferred tax asset and deferred tax liability which rise from interperiod tax allocation asset/liability method conceptually fulfills asset and liability criteria, so that its existence in balance sheet is strong. Meanwhile, deferred tax asset which comes from NOL carryback and NOL carryforward don't fulfill the asset criteria.
Hubungan Perceived Service Quality Dan Loyalitas: Peran Trust Dan Satisfaction Sebagai Mediator Licen Indahwati Darsono
BIP's JURNAL BISNIS PERSPEKTIF Vol 2 No 1 (2010): Januari
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Katolik Darma Cendika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37477/bip.v2i1.278

Abstract

Customer loyalty is the most valuable asset for the company. Several previous studies find that customer loyalty has a positive effect on company's profitability. But, in today marketplace, managing customer loyalty is a daunting task. Marketer must clearly understand the loyalty concept, so they can find out loyalty's antecedent and manage loyalty from that antecedent. The purpose of this research is to investigate perceived service quality, trust, and satisfaction contribution to the loyalty creation. The object of this research is higher education institution, and the subjects are undergraduate students at Widya Mandala Catholic University. Reliability and validity check find that research instrument has achieved reliability, convergent validity, and discriminant validity criteria. The results support all hypotheses with the exception for perceived service quality-loyalty relationship. Perceived service quality does not have significant direct effect on loyalty. Therefore, perceived service quality does not have direct contribution for loyalty building, the contribution is indirect through satisfaction and trust. The results also find a strong support about satisfaction and trust role as a mediator of perceived service quality-loyalty relationships.
Analisa SWOT Sebagai Dasar Penetapan Strategi Pemasaran Cat Tembok PT. Propan Raya Cabang Surabaya Dalam Memasuki Pasar Di Surabaya John Maranata Rau; Bruno Hami Pahar
BIP's JURNAL BISNIS PERSPEKTIF Vol 2 No 1 (2010): Januari
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Katolik Darma Cendika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1870.909 KB) | DOI: 10.37477/bip.v2i1.279

Abstract

Cat tembok PT Propan Raya diproduksi pertama kali pada tahun 1997. Yakni rangkaian cat Decor yang berkualitas tinggi dan cat tembok Eco Emulsion yang lebih ekonomis. Sejak pertama kali diproduksi cat Decor dan Eco Emulsion tidak langsung dijual bebas di pasar. Melainkan hanya pada segmenproject. Hal ini dimaksudkan untuk menguji kualitas cat-cat tersebut. Kmena memang yang diutamakan dari setiap produk PT Propan Raya adalah kualitas. Dua belas tahun kemudian, tepatnya Pada Mei 2009, cat tembok PT Propan Raya diluncurkan ke pasar ritel (toko), sebanyak 5 merek yaitu, D6corflex, D6corshield, Ddcorsafe, Decorcryl dan Eco Emulsion. Masa 12 (dua belas) tahun dimanfaatkan untuk melakukan perbaikan dan peningkatan kualitas terus menerus. Bukti kualitas cat tembok PT Propan Raya adalah yang terbailq dimana telah digunalran dalam proyek-proyek perumahan mewah Surabaya, seperti Perumahan Galaxy, dan Perumahan Citraland. Berdasarkan hasil penelitian dan hasil analisa lingkungan yang telah dilakukan ditarik kesimpulan PT Propan Raya mempunyai peluang yang cukup besar dalam memasarkan cat tembok di Surabaya mencapai angka 3237. Kompetisi pasar yang dinamis merupakan sebuah peluang besar. PT Propan Raya dapat menjadikan pesaing sebagai alat pembanding potensi diri untuk dapat memperbaiki dan melengkapi kekurangan yang ada. Sehingga perusahaan mampu mengelola segala sumber daya dan kemampuan secara optimal agar efisiensi dan efektivitas tujuan perusatraan dapat tercapu. Analisis yang dilalcukan menuqiukkan kekuatan yang dimiliki PT Propan Raya sangat besar yaitu sebesar 4gl4 (tabel4.5). Kualitas produk yang sangat tinggi dibanding produk pesaing meliputi hidding power, dirty shield dan alkaly resisting. Strategi yang tepat untuk diterapkan oleh perusahaan adalah kebijakan pertumbuhan yang agresif (Growth Oriented Strateg). Dengan fokus pengembangan kebijakan pada peningkatan layanan kepada konsumen dan peningkatan promosi pada media masa cetak dan elekfronik serta pada internet (online marketing). Penentuan strategi ini berdasarkan pada hasil penelitian yang menunjukkan bahwa perusahaan berada pada kuadran I. Pada kuadran ini, PT Propan Raya dalam penetapan kebijakan-kebijakan pemasaftm dibuat berdasarkan jalan pikiran perusahaan yaitu dengan menggunkan seluruh kekuatan untuk memanfaatkan peluang.
Analisa Rasio Dan Z-Score Untuk Menilai Kinerja Keuangan PT. Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk. Ngariwati Ngariwati; Maria Widyastuti; Martinus Sony Erstiawan
BIP's JURNAL BISNIS PERSPEKTIF Vol 2 No 1 (2010): Januari
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Katolik Darma Cendika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1583.488 KB) | DOI: 10.37477/bip.v2i1.280

Abstract

Akibat krisis global ini, laju pertumbuhan ekonomi mengalami penurunan yang dratis. Kondisi di atas menimbulkan banyaknya perusahaan-perusahaan besar maupun kecil mengalami kebangkrutan. Setiap perusahaan dituntut untuk siap menghadapi persaingan usaha dengan perusahaan lain dengan tujuan agar dapat tetap bertahan. Salah satu aspek pentingnya dalam menjaga eksistensi perusahaan adalah analisis terhadap laporan keuangan yaitu kegunaannya untuk meramal kontinuitas atau kelangsungan hidup perusahaan. Prediksi kebangkrutan hidup perusahaan sangat penting bagi manajemen dan pemilik perusahaan untuk mengantisipasi kemungkinan adanya potensi kebangkrutan. Oleh sebab itu diperlukan suatu analisa laporan keuangan untuk memahami "Bagaimana peranan analisa rasio keuangan dan metode Z-Score dapat digunakan untuk mengukur kinerja keuangan PT. Hanjaya Mandala Sampoema?". Tujuannya yaitu untuk mengetahui analisa rasio keuangan dan metode Z-Score digunakan untuk menilai kinerja keuangan PT. Hanjaya Mandala Sampoerna. Penelitian ini menggunakan data sekunder pada PT. Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk. dengan tahun pengamatan yaitu tahun 2006, 2007dan 2008. Data penelitian lapangan dengan mengumpulkan data dari BEI. Data yang dikumpulkan berupa laporan keuangan dari 4 (empat) perusahaan sejenis yaitu PT. Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk., PT. Gudang Garam Tbk., PT. Bentoel International Investama Tbk., dan PT. BAT Indonesia. Untuk tahun 2006-2008. Metode penelitian ini menggunakan perhitungan rasio keuangan dan metode Altman (Z-Score), adapun analisa yang digunakan dalam kinerja perusahaan adalah dengan menggunakan metode times series dan rata-rata industri. Berdasarkan hasil penelitian atas laporan keuangan PT. Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk. dari tahun 2006-2008, dapat diketahui kinerja keuangan bisa dilihat dari segi likuiditas, leverage, profitabititas dan aktifitasnya menunjukkan kinerja keuangan yang baik, walaupun perusahaan mengalami penurunan di tahun 2008 tetapi penurunan tersebut tidak melebihi standar yang ditentukan. Hal ini menunjukkan bahwa perusahaan belum dapat mencapai target yang diinginkan, tetapi perusahaan telah mampu untuk mempertahankan kondisi keuangan perusahaan dengan sangat baik. Sedangkan untuk ZScore perusahaan dapat diinterpretasikan perusahaan yang sehat, sehingga aman dari kebangkrutan. Performance PT. Hanjaya Mandala Sampoerna harus dipertahankan dan ditingkatkan lagi kedepannya untuk mendapatkan hasil yang maksimal baik dari segi likuiditas, aktivitas usaha, dan profitabilitas. Perusahaan perlu menurunkan beban hutang yang meningkat 6,16% ditahun 2008 sehubungan dengan menurunnya kinerja leverage pada tahun tersebut, hal ini sangat perlu diwaspadai untuk mengantisipasi agar perusahaan tidak terbeban oleh hutang yang besar dalam jangka waktu yang lama, karena dapat berdampak negatif terhadap eksistensi perusahaan kedepannya. Berdasarkan hasil perhitungan Model Altman (Z-Score), kinerja perusahaan perlu dipertahankan supaya posisi keuangan dalam tetap dalam kondisi sehat.

Page 1 of 1 | Total Record : 6