cover
Contact Name
Tetti Seriati Situmorang
Contact Email
seriatitetti@gmail.com
Phone
+6281362184945
Journal Mail Official
lppm.stikesmitrahusada@gmail.com
Editorial Address
Jl Pintu Air IV Pasar 8 Kelurahan Kwala Bekala Kecamatan Medan Johor. Provinsi Sumatera Utara. Kode Pos : 20142
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Excellent Midwifery Journal
ISSN : 26208237     EISSN : 26209829     DOI : https://doi.org/10.55541/emj.v4i2.175
Core Subject : Health,
Pregnancy Maternity Childbed Neonates, Infant, Under-fives and Pre-School Children Family Planning Reproduction Health Adolenscent Health Elderly Health Maternal Health Child Health Public Health
Articles 14 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 2 (2020): EDISI OKTOBER" : 14 Documents clear
PENGEMBANGAN MODUL BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING PADA MASAHASISWA KESEHATAN DI STIKES SITI HAJAR Yeni Vera; Maryaningsih Maryaningsih; Dewi Agustina; Sulaiman Sulaiman
Excellent Midwifery Journal Vol 3, No 2 (2020): EDISI OKTOBER
Publisher : STIKes Mitra Husada Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (499.939 KB) | DOI: 10.55541/emj.v3i2.136

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk untuk meningkatkan keterlibatan mahasiswa secara aktif dalam proses pembelajaran dan meeningkatan kompetensi mahasiswa terhadap kemampuan dan pemahaman materi serta mampu mengaitkannya dengan masalah yang timbul di lingkungan sekitar. Metode dalam Penelitian ini adalah suatu quasy eksperiment dengan Desain yang digunakan  adalah two grups pre and post-test design. Penelitian dilakuakan dengan menggunakan instrument penelitian berupa kuestioner untuk mengetahui nilai mahasiswa fisioterapi terhadap pengembangan modul mata kuliah fisiologi manusia dengan metode pembelajaran problem based learning (PBL) di STIKes Siti Hajar, sampel dibagi dua kelompok yaitu kelompok yang diberikan modul dan kelompok yang tidak diberikan modul. Pemahaman materi dengan menggunakan metode PBL membantu mahasiswa dalam proses pembelajaran, peranan modul bagi mahasiswa dalam proses pembelajaran PBL hasilnya memperlihatkan adanya hubungan signifikan antara peranan modul dalam penilaian mata kuliah fisologi mansia dengan metode pembelajaran PBL (Pvalue =0,000).
FAKTOR – FAKTOR YANG MEMENGARUHI AKSEPTOR KB DALAM MEMILIH ALAT KONTRASEPSI BAWAH KULIT (AKBK) DI WILAYAH KERJA KAMPUNG KB MEDAN JOHOR TAHUN 2020 Mastaida Tambun
Excellent Midwifery Journal Vol 3, No 2 (2020): EDISI OKTOBER
Publisher : STIKes Mitra Husada Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (506.796 KB) | DOI: 10.55541/emj.v3i2.140

Abstract

Pada umur ibu 20-30 di dapatkan dengan hasil 36,6%, dan >30 persen 63,4%, diasumsikan bahwa akseptor KB mengetahui pola penggunaan kontrasepsi yang rasional yaitu pemilihan kontrasepsi disesuaikan dengan fase umur, pada umur <20 tahun atau >30 tahun, peserta KB umumnya memilih kotrasepsi yang memiliki efektivitas yang tinggi seperti pil dan suntik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui untuk mengetahui Faktor-faktor yang mempengaruhi akseptor KB dalam memilih Alat Kontrasepsi Bawah Kulit (AKBK) di Kampung KB Medan Johor Tahun 2020. Penelitian ini adalah survei yang bersifat deskriptif analitik dengan penelitian Cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah Ibu Aseptor KB sebanyak 98 orang. Metode analisa data dengan cara Teknik analisis yang digunakan adalah analisis uji statistik chi-square dengan syarat tidak ada sel yang nilai observased yang bernilai nol dan sel yang mempunyai expected count kurang dari 5 maksimal 20% dari jumlah sel. (Saryono, 2015). Hasil penelitian secara statistik menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara umur responden terhadap akseptor KB dalam memilih Alat Kontrasepsi Bawah Kulit (AKBK) Di kampung KB Medan Johor  tahun 2020 dengan nilai p=0,041 (p<0,05), tidak ada hubungan yang signifikan antara pendidikan responden dengan dengan akseptor KB dalam memilih Alat Kontrasepsi Bawah Kulit (AKBK) dengan nilai p= 0,044 (p>0,05), ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan responden dengan dengan akseptor KB dalam memilih Alat Kontrasepsi Bawah Kulit (AKBK) Di Kampung KB Medan Johor    tahun 2020 dengan nilai p=0,026 (p<0,05). Berdasarkan hasil analisis statistik diketahui bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara dukungan suami dengan dengan akseptor KB dalam memilih Alat Kontrasepsi Bawah Kulit (AKBK) Di Kampung KB Medan Johor   tahun 2020 dengan nilai p=0,071 (p>0,05). Kata Kunci : Akseptor KB,  AKBK
COVID-19 IN PREGNANT WOMEN AND THEIR NEWBORNS : A REVIEW Rina Puspita
Excellent Midwifery Journal Vol 3, No 2 (2020): EDISI OKTOBER
Publisher : STIKes Mitra Husada Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (464.428 KB) | DOI: 10.55541/emj.v3i2.134

Abstract

The outbreak of the Coronavirus disease 2019 (COVID-19) in China in December 2019 is a pandemic all over the world. COVID-19 raised concerns about the possibility of vertical transmission of the virus from mother to fetus. This literature review aims to explore the available knowledge of presents current studies about developing COVID-19 in pregnant women and their newborns also review clinical features of neonates born to mothers with COVID-19, vertical transmission of  COVID-19 from infected pregnant mothers to neonates, breasfeeding during the COVID-19, the risk of COVID-19 may increase preterm birth. COVID-19 in children is characterized by fever and cough, where fever and cough are the most common symptoms. Poor prognosis is very rare in COVID-19 in children. However, as this virus is spreading globally and becoming a global pandemic, it should not be ignored that its incidence will increase in pregnant women and high-risk groups. This review provides an important picture for further studies of COVID-19 infection in children.Keywords: COVID-19, Pandemic, Mother, Newborn, Neonates, Breastfeeding, Transmission, Vertical.
Hubungan Kadar Follicle Stimulating Hormone dengan Keluhan Urogenital Pada Wanita Menopause Sarma Nursani Lumbanraja; Muhammad Fidel Ganis Siregar; Ichwanul Adenin; Letta Sari Lintang; Binarwan Halim; Irwin Lamtota Lumbanraja
Excellent Midwifery Journal Vol 3, No 2 (2020): EDISI OKTOBER
Publisher : STIKes Mitra Husada Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.429 KB) | DOI: 10.55541/emj.v3i2.129

Abstract

Tujuan: Untuk mengetahui hubungan kadar Follicle Stimulating Hormone (FSH) dengan keluhan urogenital pada wanita menopauseMetode: Penelitian ini merupakan studi potong lintang. Sampel adalah wanita menopause yang telah berhenti haid minimal 3 tahun. Penelitian dilakukan di Klinik Sari Mutiara Diski. Pada pasien akan dilakukan pemeriksaan kadar FSH dan penilaian keluhan urogenital dengan menggunakan kuisoner Most Bothersome Symtoms (MBS). Data akan dianalisa dengan menggunakan SPSS dan secara statistik dengan menggunakan uji T independent dan Chi-square. Nilai P < 0.05 dianggap signifikan.Hasil: Dari 30 sampel penelitian didapatkan karateristik wanita menopause dengan rerata usia 56.4±2.5 tahun, lama menopause 4.2±2.1 tahun, IMT 26.5±3.3 kg/m2, Paritas 3.1±1.2, dan kadar FSH 69.7±11.4 mIU/mL. Didapatkan perbedaan bermakna rerata kadar FSH pada kelompok dengan keluhan urogenital dan tanpa keluhan keluhan urogenital (P = 0.03). Didapatkan perbedaan bermakna kelompok FSH  60 mIU/mL dengan kelompok FSH > 60 mIU/mL terhadap adanya keluhan urogenital (P < 0.001)Kesimpulan: Kadar FSH > 60 mIU/mL berhubungan dengan adanya keluhan urogenital pada wanita menopause Kata Kunci: Menopause, Follicle Stimulating Hormone, FSH, Keluhan Urogenital
DIFFERENCES IN ROUGH MOTORIC DEVELOPMENT, LANGUAGE AND PROSOCIAL BEHAVIOR IN CHILDREN WHO KINDERGARTEN PROGRAM FULL DAY AND REGULAR IN 2019 Isyos Sari Sembiring
Excellent Midwifery Journal Vol 3, No 2 (2020): EDISI OKTOBER
Publisher : STIKes Mitra Husada Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (263.612 KB) | DOI: 10.55541/emj.v3i2.141

Abstract

The background of this research is Targeted SDGs of quality education by 2030 ensure that all children have access to quality early development, care, and pre-primary education.The purpose of this study is to find out the differences in Roughmotoric, language and prosocial behavior development in children undergoing kindergarten and regular daytime kindergarten learning.Types and designs in this study use Mixed Methods namely Sequential Explanatory Designs. Population in Quantitative Research children aged 4-6 years who attend learning in kindergarten and regular programs, and qualitative research populations School Leaders, Teachers/Teaching Staff, parents. Quantitative research sample is 34 respondents in Full Day program Kindergarten and 38 people in Regular program and for Qualitative research are School Leaders, Teachers / Teaching Staff, parents, sample technique in Quantitative research is Total Sampling, and for Qualitative research is proportional simple random sampling. Examination using KPSP and prosocial behavior observation sheets in quantitative research, and in qualitative research using interview guides and focus group discussion guides. Data analysis in quantitative research uses Mann Whitney and qualitative research uses data reduction analysis techniques, data display and conclusion drawing / verification.The results of quantitative research on bivariate analysis showed that there were significant differences between children undergoing full-day and regular program kindergarten.  On p-value motor development was 0.008 (p <0.05), language p-value was 0.006 (p <0.05) and prosocial behavior p-value was 0.009 (p <0.05). Qualitative research results are not found any obstacles and efforts have been made to improve the quality of Roughmotoric development, language and prosocial behavior, so that it has benefited and achieved expectations of Roughmotoric development, language and prosocial behavior in children undergoing kindergarten full and regular programs.The conclusion of this study is Roughmotoric, language, and prosocial behavior development. in children who undergo full-day kindergarten program is better than regular program kindergarten.Keywords: Language development, rough motor development, prosocial behavior,kindergarten
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN TERHADAP KINERJA DOKTER DALAM PENULISAN REKAM MEDIS DI RUANG INAP RUMAH SAKIT BHAYANGKARA TINGKAT II MEDAN Yanti Sikumbang
Excellent Midwifery Journal Vol 3, No 2 (2020): EDISI OKTOBER
Publisher : STIKes Mitra Husada Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (482.255 KB) | DOI: 10.55541/emj.v3i2.137

Abstract

Rumah Sakit merupakan salah satu sarana untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, sehingga rumah sakit harus memberikan pelayanan kesehatan yang memuaskan agar pasien merasa senang untuk berobat di rumah sakit. Berdasarkan survey pendahuluan yang dilakukan di Rumah Sakit Umum Sundari Medan didapatkan 5 orang (62,5%) dari 8 pasien merasa tidak puas terhadap pelayanan yang dilakukan Rumah Sakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui untuk mengetahui pengaruh  kualitas pelayanan dan citra rumah sakit terhadap tingkat kepuasan pasien rawat inap Rumah Sakit Umum Sundari Medan Tahun 2018. Jenis penelitian ini adalah survei yang bersifat deskriptif analitik dengan penelitian Cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien rawat inap dan sampel sebanyak 71 orang. Metode analisa data dengan cara analisis univariat, analisis bivariat dan analisis multivariat dengan uji regresi logistik ganda. Hasil penelitian secara statistik menunjukkan pendidikan, pendapatan, citra rumah sakit, dan kualitas pelayanan berpengaruh terhadap tingkat kepuasan pasien (p< 0.05). Hasil uji regresi logistik berganda diketahui variabel yang berpengaruh terhadap tingkat kepuasaan adalah pendidikan, penghasilan, citra rumah sakit, dan kualitas pelayanan. kualitas pelayanan merupakan faktor yang paling dominan berpengaruh terhadap tingkat kepuasaan pasien. Disarankan pihak rumah sakit, perlu lebih meningkatkan kualitas pelayanan dan citra rumah sakit melalui pemberian pelatihan kepada dokter dan perawat yang ada di rumah Sakit. dokter perlu ketanggapan dengan adanya Komite Etik Rumah Sakit (KERS) untuk aktif mengawasi pelayanan yang diberikan kepada pasien selalu cepat merespon dan menanggapi keluh kesah pasien.  Kata Kunci : Citra Rumah Sakit, Kualitas Pelayanan, dan Kepuasaan Pasien
PENGARUH KUALITAS PELAYANAN DAN CITRA RUMAH SAKIT TERHADAP TINGKAT KEPUASAN PASIEN RAWAT INAP RUMAH SAKIT UMUM SUNDARI MEDAN TAHUN 2018 Al Anfal
Excellent Midwifery Journal Vol 3, No 2 (2020): EDISI OKTOBER
Publisher : STIKes Mitra Husada Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (611.372 KB) | DOI: 10.55541/emj.v3i2.130

Abstract

Rumah Sakit merupakan salah satu sarana untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, sehingga rumah sakit harus memberikan pelayanan kesehatan yang memuaskan agar pasien merasa senang untuk berobat di rumah sakit. Berdasarkan survey pendahuluan yang dilakukan di Rumah Sakit Umum Sundari Medan didapatkan 5 orang (62,5%) dari 8 pasien merasa tidak puas terhadap pelayanan yang dilakukan Rumah Sakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui untuk mengetahui pengaruh  kualitas pelayanan dan citra rumah sakit terhadap tingkat kepuasan pasien rawat inap Rumah Sakit Umum Sundari Medan Tahun 2018. Jenis penelitian ini adalah survei yang bersifat deskriptif analitik dengan penelitian Cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien rawat inap dan sampel sebanyak 71 orang. Metode analisa data dengan cara analisis univariat, analisis bivariat dan analisis multivariat dengan uji regresi logistik ganda. Hasil penelitian secara statistik menunjukkan pendidikan, pendapatan, citra rumah sakit, dan kualitas pelayanan berpengaruh terhadap tingkat kepuasan pasien (p< 0.05). Hasil uji regresi logistik berganda diketahui variabel yang berpengaruh terhadap tingkat kepuasaan adalah pendidikan, penghasilan, citra rumah sakit, dan kualitas pelayanan. kualitas pelayanan merupakan faktor yang paling dominan berpengaruh terhadap tingkat kepuasaan pasien. Disarankan pihak rumah sakit, perlu lebih meningkatkan kualitas pelayanan dan citra rumah sakit melalui pemberian pelatihan kepada dokter dan perawat yang ada di rumah Sakit. dokter perlu ketanggapan dengan adanya Komite Etik Rumah Sakit (KERS) untuk aktif mengawasi pelayanan yang diberikan kepada pasien selalu cepat merespon dan menanggapi keluh kesah pasien.  Kata Kunci : Citra Rumah Sakit, Kualitas Pelayanan, dan Kepuasaan Pasien
EFEKTIVITAS TERAPI LATIHAN TERHADAP PENURUNAN DEPRESI PADA PASIEN STROKE Wahyu Wijanarko; Mhd Ikhsan Nasution; Dewi Agustina
Excellent Midwifery Journal Vol 3, No 2 (2020): EDISI OKTOBER
Publisher : STIKes Mitra Husada Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (193.445 KB) | DOI: 10.55541/emj.v3i2.142

Abstract

Exercise therapy is a systematic, planned physical exercise in posture or body training that aims to restore decreased body function, prevent or increase physical activity in order to carry out daily functional activities. Depression is a condition of feeling sad that has a negative impact on a person's thoughts, actions, feelings and mental health, in stroke sufferers this often occurs because of the inability to carry out functional activities. The purpose of this study was to determine the effectiveness of exercise therapy in reducing depression in stroke patients. The population used was all stroke patients who came to the Physiotherapy clinic at Siti Hajar Hospital Medan. Respondents used were stroke patients with depressive disorders as many as 24 respondents with purposive sampling technique, quasi-experimental design with the form of one group pre-test-post test. The results of the test analysis with the Paired T test obtained a correlation value of 0.915 which means that it has a strong and positive relationship between before exercise therapy and after it is given. The result of t count with a value of 7,218 and exceed the value of t table which means significant. At the p value of the Paired T test, the results were 0.000 (<0.05) with 95% confidence, which means that there is an effectiveness difference between before and after the treatment is given.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN ASFIKSIA NEONATORUM Siti Amalia
Excellent Midwifery Journal Vol 3, No 2 (2020): EDISI OKTOBER
Publisher : STIKes Mitra Husada Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (531.783 KB) | DOI: 10.55541/emj.v3i2.135

Abstract

Data World Health Organization (WHO) setiap tahunnya di negara miskin dan berkembang kematian maternal merupakan masalah terbesar. Angka kematian yang terjadi berkisar 3,6 juta (3%) dari 120 juta bayi lahir mengalami Asfiksia, hampir 1 juta bayi ini kemudian meninggal. Tujuan penelitian ini adalah untuk  mengetahui  faktor –faktor yang  berhubungan dengan kejadian Asfiksia  Neonatorum. Penelitian ini menggunakan metode survey analitik dengan menggunakan pendekatan secara retrospective. Pengambilan sampel menggunakan teknik Systematic Random Sampling sejumlah 87 responden.  Hasil uji stastistik menggunakan  Chi- Square, data diolah secara Analisis Univariat dan Bivariat. Hasil uji stastik didapatkan ada hubungan antara faktor partus lama dengan kejadian Asfiksia Neonatorum dengan ρ  value 0,001 < α (0,05), ada hubungan faktor air ketuban bercampur mekonium dengan kejadian Asfiksia Neonatorum dengan ρ value 0,003 < α (0,05), ada hubungan antara faktor prematuritas dengan kejadian Asfiksia Neonatorum dengan ρ value 0,003 < α (0,05). Bedasarkan hasil penelitian ini disarankan kepada petugas kesehatan agar dapat melakukan upaya screening pada ibu hamil sehingga kehamilan yang berisiko dapat diketahui serta dapat dilakukan upaya preventif untuk mencegah komplikasi pada bayi baru lahir seperti kejadian Asfiksia Neonatorum.  Kata Kunci : Asfiksia Neonatorum, Partus Lama, Air Ketuban Bercampur  Mekonium, Prematuritas.
HUBUNGAN ANTARA PENOLONG PERSALINAN DAN PARITAS DENGAN TINGKAT KECEMASAN IBU BERSALIN Anur Rohmin
Excellent Midwifery Journal Vol 3, No 2 (2020): EDISI OKTOBER
Publisher : STIKes Mitra Husada Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (380.794 KB) | DOI: 10.55541/emj.v3i2.131

Abstract

Latar Belakang: Kecemasan menjelang persalinan umum dialami ibu meskipun persalinan suatu hal yang fisiologis, namun didalam menghadapi proses persalinan dimana terjadi serangkaian perubahan fisik dan psikologis yang dimulai dari terjadinya kontraksi rahim, dilatasi jalan lahir, dan pengeluaran bayi serta plasenta yang diakhiri dengan bonding awal antara ibu dan bayi. Tujuan: Diketahuinya hubungan antara penolong persalinan dan paritas dengan tingkat kecemasan ibu bersalin. Metode: penelitian ini menggunakan desain survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel pada penelitian berjumlah 35 orang ibu bersalin yang diambil dengan tekhnik Accidental Sampling. Data dianalisis secara univariat, dan bivariat dengan Chi square. Hasil: analisis univariat didapatkan ibu dengan kecemasan berat 77,1% dan kecemasan ringan 22,9%. Berdasarkan analisis bivariat penolong persalinan (p value = 0,396) dan paritas (p value = 0,011). Kesimpulan: Penelitian didapatkan tidak ada hubungan antara pemilihan penolong persalinan dengan tingkat kecemasan dan ada hubungan antara paritas dengan tingkat kecemasan Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai informasi untuk mengupayakan pengembangan dan peningkatan pelayanan serta penyuluhan kesehatan pada ibu hamil untuk mengurangi rasa kecemasan ibu bersalin. Kata Kunci       : Kecemasan, Pemilihan penolong persalinan, Paritas,

Page 1 of 2 | Total Record : 14