cover
Contact Name
Hilyah Ashoumi
Contact Email
hira@unwaha.ac.id
Phone
+6285730115001
Journal Mail Official
lppm@unwaha.ac.id
Editorial Address
Jl. Garuda No. 09 61451 Tambakberas Jombang Jawa Timur
Location
Kab. jombang,
Jawa timur
INDONESIA
Agrosaintifika: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian
ISSN : -     EISSN : 26556391     DOI : -
Core Subject : Agriculture, Social,
AGROSAINTIFIKA: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah untuk menyebarluaskan penelitian baik dari mahasiswa maupun dosen dalam bidang ilmu pertanian. Jurnal ini menekankan kajian ilmu pertanian yang meliputi budidaya pertanian dan ilmu perlindungan tanaman, agroekologi, teknologi pengolahan hasil pertanian, sosial ekonomi pertanian dan agribisnis, serta keteknikan pertanian dan ilmu-ilmu bidang pertanian lainnya. Terbit dua kali dalam satu tahun dan terbuka bagi para kontributor dari keahlian ilmu pertanian. E-ISSN : 2655-6391
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 2 (2020): Mei" : 5 Documents clear
Keunggulan Durian Bido Dalam Pengembangan Agrowisata Durian Wonosalam Jombang Miftachul Chusnah
AGROSAINTIFIKA Vol 2 No 2 (2020): Mei
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (197.908 KB) | DOI: 10.32764/agrosaintifika.v2i2.834

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor faktor yang berpengaruh dan strategi yang tepat dalam mempertahankan keunggulan Durian Bido dalam pengembangan kawasan agrowisata durian Wonosalam. Lokasi penelitian dilakukan di desa Wonosalam, Kecamatan Wonosalam, Kota Jombang. Penelitian ini dilakukan selama (dua) bulan yakni antara bulan Pebruari – Maret 2020 . Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Data primer adalah data yang diambil langsung dari lokasi penelitian kawasan agrowisata durian Wonosalam melalui pengamatan langsung di lokasi, wawancara dengan pihak pemerintah, toko masyarakat, dan pengisian kuesioner. Responden yang dipilih 20 orang untuk mengisi kuesioner penelitian sebagai berikut : Pemerintah (5 orang), yaitu Kepala desa dan perangkat, Tokoh Masyarakat (2 orang), Pengelola objek wisata (3 orang). Dan Pengunjung (10 orang). Data sekunder adalah data yang diperoleh melalui instansi terkait dengan penelitian ini, baik tabulasi maupun deskriptif. Metode analisis yang digunakan adalah analisis SWOT dan QSPM. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, maka dapat disimpulkan bahwa alternatif strategi dalam mempertahankan keunggulan Durian Bido dalam pengembangan kawasan agrowisata durian Wonosalam yang tepat adalah Strategi SO yaitu Strategi mempertahankan destinasi Wisata yang ada dengan meningkatkan keunggulan Durian Bido dalam pengembangan agrowisata.dengan jumlah total daya tarik (TAS) sebesar 6,38.. Melakukan penggalian potensi dan tindakan pelestarian varietas Durian Bido dan wisata yang ada sebagai ciri khas yang dimiliki oleh daerah Wonosalam dengan beranekaragam daya tarik yang dimiliki, Mengoptimalkan keunggulan Durian Bido dengan pariwisata tetap bermutu sehingga menarik wisatawan.
PERAKITAN TEKNOLOGI BUDIDAYA BAWANG DAUN SECARA ORGANIK MELALUI PENGATURAN KOMPOSISI MEDIA TANAM DAN APLIKASI PUPUK ORGANIK CAIR LIMBAH KAMBING Anggi Indah Yuliana; Mohamad Nasirudin
AGROSAINTIFIKA Vol 2 No 2 (2020): Mei
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (161.963 KB) | DOI: 10.32764/agrosaintifika.v2i2.868

Abstract

Sebuah penelitian lapang disusun untuk mengetahui pengaruh komposisi media tanam dan interval penyiraman pupuk organik cair terhadap serapan unsur hara tanaman dan hasil tanaman bawang daun serta kadar nitrogen pada media tanam. Penelitian ini merupakan percobaan Faktorial disusun menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri atas dua faktor perlakuan. Faktor pertama adalah Komposisi Media Tanam dengan 8 taraf yaitu : M1 (Tanah); M2 (Kompos); M3 (Arang Sekam); M4 (Tanah + Kompos (1:1)); M5 (Tanah + Arang sekam (1:1)); M6 (Kompos + Arang sekam (1:1)); M7 (Tanah + Kompos + Arang sekam (1:1:1)); dan M8 (Tanah + Kompos + Arang sekam (2:1:1)). Faktor kedua adalah interval penyiraman pupuk organik cair dengan 2 taraf yaitu: O1 (interval 4 hari) dan O2 (interval 7 hari). Dari kedua faktor perlakuan tersebut, diperoleh 16 kombinasi perlakuan. Setiap perlakuan diulang sebanyak 3 kali sehingga diperoleh 48 satuan percobaan. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat interaksi yang nyata antara perlakuan komposisi media tanam dan interval penyiraman pupuk organik cair. Pada perlakuan tunggal komposisi media tanam, media tanam tanah + arang sekam 1:1 (M5) menghasilkan berat segar per tanaman paling tinggi sebesar 9,67 gram serta serapan unsur nitrogen per tanaman paling tinggi sebesar 6,52 gram. Kadar N-total tanaman yang sangat tinggi pada perlakuan media tanam kompos (M2) justru menghasilkan berat basah tanaman bawang daun yang paling rendah.
ANALISIS SIKAP KONSUMEN DALAM MEMBELI JENANG SALAK MENGGUNAKAN PENDEKATAN MULTIATRIBUT FISBEHIN Siti Nur Qomariyah; Eki Tri Yulianto
AGROSAINTIFIKA Vol 2 No 2 (2020): Mei
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (225.871 KB)

Abstract

Indonesia merupakan salah satu Negara beriklim tropis yang kaya akan buah-buahan tropika. Salah satu jenis buah tropis yang banyak di Indonesia adalah buah salak. Namun buah salak juga mempunyai hambatan dalam proses pasca panen. Permasalahan yang dihadapi petani yaitu pada saat panen tiba maka harga buah salak akan menurun. Dalam hal ini, UD. Halwa Indoraya sebagai salah satu retailer yang menyediakan berbagai olahan dari bahan baku salak. Penelitian ini bertujuan: (1) Mengidentifikasi karakteristik konsumen jenang salak (2) Mengkaji proses keputusan pembelian jenang salak dan (3) Menganalisis atribut-atribut yang mempengaruhi konsumen dalam pembelian jenang salak. Data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari data primer dan sekunder. Data primer diperoleh melalui pengisian kuesioner oleh konsumen jenang salak. Data sekunder diperoleh dari buku, internet dan studi literatur yang relevan dengan topik penelitian. Penelitian ini menggunakan metode non-probability sampling (accidental sampling) dan rumus Wibisono untuk menentukan jumlah responden yang berjumlah 100 responden. Berdasarkan hasil analisis multiatribut fishbein, atribut kemasan dan kualitas jenang salak mendapatkan nilai tertinggi pada tingkat kepentingan maupun kepercayaan konsumen. Nilai sikap konsumen keseluruhan 108,03, nilai ini terletak pada rentang kategori baik (99 - 119). Hal ini disebabkan kemasan jenang salak yang menarik dan kualitas jenang salak yang baik dimata konsumen.
ANALISA HASIL RENDEMEN GILING DAN KUALITAS BERAS PADA PENGGILINGAN PADI KECIL KELILING Umi Kalsum; Elina Sabat; Putut Imadudin
AGROSAINTIFIKA Vol 2 No 2 (2020): Mei
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (188.15 KB) | DOI: 10.32764/agrosaintifika.v2i2.882

Abstract

Penggilingan padi mempunyai peranan yang sangat vital dalam mengkonversi gabah menjadi beras untuk dikonsumsi maupun untuk disimpan sebagai cadangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui rendemen dan kualitas beras hasil giling gabah pada penggilingan padi kecil keliling di wilayah Kecamatan Kesamben Kabupaten Jombang. Metode yang digunakan yaitu pengamatan secara langsung terhadap obyek penelitian dengan melakukan wawancara dan pengumpulan data pada waktu penggilingan maupun tidak waktu penggilingan dengan pemilik maupun pelaku usaha penggilingan padi kecil keliling (PPK-keliling) mengenai : jenis dan tipe alat penggilingan yang digunakan pada PPK-keliling; kapasitas mesin penggiling; umur dari mesin penggilingan; rendemen giling dan kualitas beras. Selanjutnya diambil sampel beras untuk dilakukan pemisahan beras kepala, beras patah, dan beras menir. Secara umum, penelitian ini menunjukkan bahwa rendemen giling pada penggilingan padi kecil keliling yang ada di wilayah kecamatan Kesamben termasuk baik dengan hasil rata-rata 65,4% di bandingkan dengan hasil angka konversi gabah kering giling (GKG) menjadi beras sebesar 62,74 % yang telah dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS) dan Direktorat Jenderal Pengolahan dan Pemasaran Hasil Pertanian, Kementerian Pertanian pada tahun 2005 hingga 2007 yang resmi digunakan pada tahun 2009. Sedangkan untuk kualitas beras yang dihasilkan dari proses penggilingan padi kecil keliling yang ada di wilayah Kecamatan Kesamben Kabupaten Jombang termasuk dalam kategori beras medium berdasarkan klasifikasi beras yang telah ditentukan SNI 6126;2015 dengan hasil rata-rata beras kepala 75,1%, beras patah 17,9%, beras menir 7,0% dan butir gabah 1,3.
Persepsi Konsumen dan Pengambilan Keputusan Pembelian Terhadap Produk Sehat Di Asri Organik- Sehat Tambakrejo Jombang Mis Suhartini; Kusnul Khotimah; Rohmat Hidayat
AGROSAINTIFIKA Vol 2 No 2 (2020): Mei
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (313.318 KB) | DOI: 10.32764/agrosaintifika.v2i2.885

Abstract

Produk sehat merupakan produk yang bebas dari bahan berbahaya dan mengandung nutrisi yang bermanfaat bagi tubuh. Salah satu produk sehat adalah produk organik. Produk organik pada saat ini sudah menjadi kebutuhan masyarakat atau gaya hidup masyarakat, karena produk organik lebih aman dan berkualitas untuk dikonsumsi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan karakteristik konsumen, mengetahui proses pengambilan keputusan pembelian konsumen terhadap produk sehat dan mengetahui persepsi konsumen terhadap produk sehat. Penelitian ini dilakukan di Asri Organik Sehat dengan menggunakan data primer dan data sekunder. Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif. Pengambilan sampel menggunakan metode nonprobability sampling. Jumlah responden yang diwawancarai adalah 40 orang. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa karakteristik konsumen produk sehat digambarkan melalui beberapa sebaran. Umur masuk dalam usia produktif, berjenis kelamin perempuan, rata-rata konsumen telah menempuh pendidikan Sarjana, bekerja sebagai petani atau petani organik, pendapatan konsumen tinggi, dan jumlah tanggungan keluarga rata-rata 5-6 orang. Pembelian produk sehat oleh konsumen melalui lima tahap yaitu tahap pengenalan kebutuhan, pencarian informasi, evaluasi alternatif, proses pembelian, dan pasca pembelian. Hasil analisis skala likert menunjukan persepsi konsumen terhadap produk sehat adalah baik/positif.

Page 1 of 1 | Total Record : 5