cover
Contact Name
-
Contact Email
jbd@mail.unnes.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jbd@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
Pusat Pengembangan KKN LPPM UNNES, Gedung Prof. Retno Sriningsih Satmoko Lantai 2, Kampus Sekaran Gunungpati Kota Semarang 50229
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Bina Desa
ISSN : 27156311     EISSN : 27754375     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Bina Desa memuat hasil pengabdian kepada masyarakat berbasis penelitian seperti Pengembangan Masyarakat (Community Development), Pembelajaran Layanan (Service Learning), PAR (Participatory Action Research), ABCD (Asset Based Community Development), CBR (Community-Based Research), dan metodologi lainnya. Pada dasarnya adalah semua kegiatan yang bertujuan memberikan layanan kepada masyarakat dengan tujuan menangani berbagai masalah di masyarakat guna meningkatkan kesejahteraan dan memberdayakan masyarakat. Oleh karenanya pendekatan yang digunakan adalah multidisiplin ilmu sesuai konteks bidang garapan. Jurnal Bina Desa juga mempublikasikan hasil program Kuliah Kerja Nyata (KKN).
Articles 20 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 2 (2022): Juni" : 20 Documents clear
Implementation of a Clean and Healthy Lifestyle to Increase Body Immunity during the Covid-19 Outbreak
Jurnal Bina Desa Vol 4, No 2 (2022): Juni
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

A clean and healthy lifestyle (PHBS) is a set of behaviors that are practiced on the basis of awareness as a result of learning that makes a person, family, group or community able to help themselves (independently) in the health sector and play a role in realizing public health. The student group KKN BMC UNNES 2020 has a mission to make the people of Kalirancang Village, Alian District, Kebumen Regency, Central Java aware of implementing a clean and healthy lifestyle (PHBS) in their daily life, especially during the Covid-19 pandemic. The method of implementing KKN includes socialization and counseling on the application of a clean and healthy lifestyle (PHBS) directly to the people of Kalirancang Village, Alian District, which is the object. Several activities are carried out, such as weighing the baby every month, using clean water, washing hand use soap, healthy eating patterns, and doing bodily activities. The results achieved through these activities are being able to make people aware of the importance of implementing a clean and healthy lifestyle (PHBS) and can provide knowledge to the community regarding how to properly implement a clean and healthy lifestyle so that people can implement PHBS regularly in their daily life.Keywords: Body Immunity; Clean and Health Lifestyle; PHBS; Socialization
Edukasi Terkait Hipertensi dan Pelayan Kesehatan Bagi Lansia
Jurnal Bina Desa Vol 4, No 2 (2022): Juni
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakBagi lansia pemenuhan kebutuhan gizi yang baik dapat membantu dalam proses beradaptasi dengan perubahan-perubahan yang dialaminya selain itu dapat menjaga kelangsungan pergantian sel-sel tubuh sehingga dapat memperpanjang usia. Maka dari itu, masalah gizi pada lansia perlu menjadi perhatian khusus karena mempengaruhi status kesehatan dan mortalitas. Salah satu upaya untuk meningkatkan derajat kesehatan pada lansia asalah melalui penerapan gata hidup yang sehat. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini yaitu untuk meningkatkan pengetahuan pada lansia terkait hipertensi dan memberikan pelayanan kesehatan pada lansia. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah edukasi terkait dengan hipertensi melalui ceramah dan tanya jawab yang disertai dengan pengisian lembar pre test post test sebagai lembar evaluasi dan juga pelayanan kesehatan lansia dengan pengecekan tekanan darah. Hasil dari edukasi terkait hipertensi yaitu responden mengalami peningkatan pengetahuan berdasarkan lembar pre test dan post test yang dilihat dari nilai rerata dari 80,67% menjadi 99%. Sedangkan hasil dari pelayanan kesehatan yaitu responden sangat antusian dengan adanya pelayanan kesehatan secara gratis. Edukasi ini penting dilakukan secara terus menerus dengan metode yang tepat agar masyarakat dapat terpelihara pola kesehatannya sehingga derajat kesehatan yang optimal dapat tercapai.Abstract For the elderly, meeting the needs of good nutrition helps in the process of adapting to the changes they experience. It maintains the continuity of body’s cell turnover and it can prolong life. Therefore, nutritional problems in the elderly should be concerned because they affect health status and mortality. One of the efforts to improve the health status of the elderly is through the application of a healthy lifestyle. The purpose of this service activity was to increase knowledge in the elderly regarding hypertension and provide health services to the elderly. The method used in this service activity is educating and counseling related to hypertension through lectures and questions and answers accompanied by filling out sheets pre-test posttest as an evaluation sheet and also health services for the elderly by checking blood pressure. The result of education related to hypertension is that the respondents experienced an increase in knowledge based on the sheets pre-test and post-test which were seen from the average value from 80.67% to 99%. While the results of health services, respondents are very enthusiastic about the existence of free health services. This education is important to be carried out continuously with the right method. People can maintain their health patterns and  optimal health degrees can be achieved.  Keywords: Elderly; Hypertension; Nutrition
Pemanfaatan Limbah Rumah Tangga Menjadi Pupuk Cair dan Pupuk Padat
Jurnal Bina Desa Vol 4, No 2 (2022): Juni
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakTimbunan sampah akan meningkat seiring dengan peningkatan jumlah penduduk. Limbah padat yang tidak diolah dengan baik dapat mengandung berbagai kuman penyakit yang berbahaya bagi kesehatan manusia dan terganggunya estetika. Timbunan limbah padat yang tidak diimbangi dengan pengolahan menyebabkan terjadinya pencemaran air, air tanah, tanah, dan udara. Berdasarkan bentuknya, pupuk organik dibedakan menjadi dua, yaitu cair dan padat. Tujuan dari program ini adalah memberdayakan ibu-ibu PKK RT 008/RW 001 Kelurahan Sampangan dalam membuat pupuk organik menggunakan sampah rumah tangga. Metode yang digunakan adalah pembuatan produk, sosialisasi via whatsapp grup ibu-ibu PKK dengan pemaparan terkait sampah organik dan pemanfaatannya sebagai pupuk organik cair dan padat. Kemudian mengirimkan video kegiatan praktik yaitu pembuatan pupuk organik cair dan padat dari sampah rumah tangga dan sesi tanya jawab kepada ibu-ibu. Hasil dari program pemberdayaan masyarakat ini adalah ibu-ibu PKK berpotensi untuk dapat membuat pupuk organik mulai dari skala rumah tangga dengan memanfaatkan sampah seperti sampah dapur. Hasil dari pengolahan sampah dengan komposter berupa pupuk cairan dan padat yang keduanya dapat digunakan pada tanaman dan pupuk hasil tersebut baru bisa diambil dari komposter setelah 2 sampai 3 minggu masa fermentasi.AbstractThe pile of garbage will increase along with the increase in population. Solid waste that is not treated properly can contain various germs that are harmful to human health and disrupt aesthetics. The accumulation of solid waste that is not balanced with processing causes water, ground water, soil and air pollution. Based on the form, organic fertilizers are divided into two, namely liquid and solid. The purpose of this program is to empower PKK women RT 008/RW 001 Sampangan Village in making organic fertilizer using household waste. The method used is product manufacture, socialization via whatsapp group of PKK women with exposure related to organic waste and its use as liquid and solid organic fertilizer. Then send videos of practical activities, namely the manufacture of liquid and solid organic fertilizers from household waste and a question and answer session to mothers. The result of this community empowerment program is that PKK women have the potential to be able to make organic fertilizer starting from the household scale by utilizing waste such as kitchen waste. The results of processing waste with a composter are in the form of liquid and solid fertilizers, both of which can be used on plants and the resulting fertilizer can only be taken from the composter after 2 to 3 weeks of fermentation.Keywords: EM4; Household Waste; Organic Fertilizer
Meningkatkan Kompetensi IT Murid dan Guru SDN Tuntang 02 melalui Mentoring Asesmen Nasional Berbasis Komputer
Jurnal Bina Desa Vol 4, No 2 (2022): Juni
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPandemi Covid-19 menyebabkan gangguan dalam berbagai bidang, salah satunya dalam bidang pendidikan. Untuk menekan penyebaran Covid-19 selama pandemi, pembelajaran di sekolah dilaksanakan  secara daring yang sebelumnya dilakukan secara tatap muka. Padahal pemerintah mengeluarkan kebijakan mengenai Asesmen Nasional yang mulai disosialisasikan pada akhir tahun 2020. Kebijakan tersebut diberlakukan untuk menilai satuan pendidikan di Indonesia yang akan dilaksanakan akhir tahun 2021. Kebijakan ini menimbulkan masalah bagi SDN Tuntang 02. Permasalahan tersebut antara lain pertemuan guru dan murid sangat terbatas, ketersediaan sarana pendukung, tingkat keterampilan penggunaan IT sumber daya pendidik serta akses internet yang kurang memadai. Berdasar latar belakang masalah tersebut perlu dilakukannya upaya peningkatan kompetensi sumber daya manusianya, yaitu murid dan guru melalui kegiatan mentoring tujuannya supaya SDN Tuntang 02 dapat melaksanakan program Asesmen Nasional sebagaimana semestinya. Penelitian ini memfokuskan pada upaya peningkatan kompetensi penggunaan IT pada siswa dan guru dalam penggunaan  komputer di SDN Tuntang 02. AbstractThe Covid-19 pandemic has caused disruptions in various fields, one of which is in the field of education. To suppress the spread of Covid-19 during the pandemic, learning in schools was carried out online which was previously done face-to-face. Even though the government issued a policy regarding the National Assessment which began to be socialized at the end of 2020. The policy was implemented to assess education units in Indonesia which will be implemented at the end of 2021. This policy caused problems for SDN Tuntang 02. These problems included very limited teacher and student meetings, availability of supporting facilities, skill level of using IT educator resources and inadequate internet access. Based on the background of the problem, it is necessary to make efforts to improve the competence of its human resources, namely students and teachers through mentoring activities, the goal is that SDN Tuntang 02 can carry out the National Assessment program as it should. This study focuses on efforts to increase the competence of using IT for students and teachers in using computers at SDN Tuntang 02. Keywords:  Assesmen Nasional Berbasis Komputer; Kompetensi IT; Mentoring
Sosialisasi Efektivitas Adaptasi Kebiasaan Baru Bagi Masyarakat Pedesaan untuk Meningkatkan Produktivitas di Masa Pandemi
Jurnal Bina Desa Vol 4, No 2 (2022): Juni
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakTingkat kesadaran masyrakat Indonesia terhadap kebiasaan baru dalam rangka memerangi pandemi Covid-19 tergolong masih rendah, dan dalam hal ini penting dilakukan sosialisasia adaptasi kebiasaan baru terhadap masyarakat sebagai upaya pembudayaannya, mengingat pandemi Covid-19 belumlah usai. Sosialisasi adaptasi kebiasaan baru dengam materi utama adalah kebiasaan 5M dilakukan oleh mahasiswa KKN BMC UNES 2021 wilayah Kabupaten Kebumen dengan mengacu pada lokasi KKN penulis yaitu di 3 (tiga) desa di wilayah Kabupaten Kebumen. Metode pelaksanaan sosialisasi dilakukan dengan cara luring maupun daring dengan menggunakan media sosialisasi berupa video dan poster yang berkearifan lokal, dengan maksud untuk dapat menarik masyarakat serta masyarakatpun dapat lebih mudah memahami materi sosialisasi. Hasil dari adanya sosialisasi adaptasi kebiasaan baru ini, masyarakat menjadi lebih berwawasan terkait dengan pentingnya adaptasi kebiasaan baru di masa pandemic serta mulai terpupuk kesadarannya untuk memulai membiasakannya dalam kehidupan bermasyarakat.AbstractThe level of awareness of the Indonesian people regarding new habits in the context of fighting the Covid-19 pandemic is still relatively low, and in this case it is important to socialize the adaptation of new habits to society as an effort to civilize them, bearing in mind that the Covid-19 pandemic is not over yet. The socialization of adapting new habits with the main material being the 5M habit was carried out by 2021 BMC UNES KKN students in the Kebumen Regency area with reference to the location of the author's KKN, namely in 3 (three) villages in the Kebumen Regency area. The method of implementing socialization is carried out offline and online using socialization media in the form of videos and posters that are local wisdom, with the aim of being able to attract the community and the community can more easily understand the socialization material. As a result of the socialization of adaptation to these new habits, people have become more insightful regarding the importance of adapting new habits during a pandemic and have begun to cultivate their awareness to start getting used to them in social life. Keywords: 5M; Adaptation; Covid-19; Productivity; Socialization
Peningkatan Kesadaran Masyarakat Terhadap Protokol Kesehatan dalam Upaya Pencegahan Covid-19
Jurnal Bina Desa Vol 4, No 2 (2022): Juni
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPemerintah mengupayakan berbagai macam cara untuk mengatasi dampak yang ditimbulkan karena pandemi covid-19. Pandemi berdampak pada berbagai macam sektor kehidupan, baik ekonomi, pendidikan, dan pariwisata. Salah satu bentuk upaya pemerintah guna menghambat penyebaran covid-19 yaitu dengan menerapkan protokol kesehatan. Akan tetapi, masyarakat masih banyak yang menyepelekannya. Maka dari itu, dalam rangka pengabdian kepada masyarakat, mahasiswa KKN BMC 1 UNNES melakukan berbagai bentuk kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya penerapan protokol kesehatan. Metode yang digunakan dalam melaksanakan pengabdian masyarakat ini dilakukan secara daring dan luring. Pengabdian ini membahas mengenai kegiatan KKN mahasiswa UNNES dalam rangka peningkatan kesadaran masyarakat terhadap protokol kesehatan pada masa pandemi covid-19, khususnya di sekitar Kecamatan Dukuhturi, Kabupaten Tegal. Program pengabdian yang dilakukan adalah dengan memberikan sosialisasi pentingya menaati adaptasi kebiasaan baru, pembagian masker gratis, sosialisasi praktik mencuci tangan, dan pembuatan video adaptasi kebiasaan baru di tempat umum.AbstractThe government is trying various ways to overcome the impact caused by the COVID-19 pandemic. The pandemic has an impact on various sectors of life, including the economy, education, and tourism. One of the government's efforts to prevent the spread of COVID-19 is to implement health protocols. However, many people still ignore it. Therefore, in the context of community service, KKN BMC 1 UNNES students carry out various forms of activities that aim to increase public awareness of the importance of implementing health protocols. The method used in carrying out community service is carried out online and offline. This activity discusses KKN activities for UNNES students in order to increase public awareness of health protocols during the COVID-19 pandemic, especially around Dukuhturi District, Tegal Regency. The service program carried out was by providing socialization on the importance of obeying the adaptation of new habits, distributing free masks, socializing hand washing practices, and making videos for adapting new habits in public places.Keywords:, Community Dedication; Covid-19; Health Protocol; Pandemic 
Edukasi Pentingnya Program Vaksinasi Pemerintah untuk Masyarakat Melalui Media Sosial dan Cetak
Jurnal Bina Desa Vol 4, No 2 (2022): Juni
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakDalam upaya menurunkan angka infeksi virus Covid-19, pemerintah menyiapkan vaksin yang siap diberikan kepada seluruh masyarakat Indonesia. pemberian vaksin Covid-19 adalah solusi yang dinilai paling jitu untuk melindungi dan mengurangi jumlah kasus Covid-19. meski demikian, masih banyak masyarakat yang merasa vaksin Covid-19 ini bukan suatu hal yang penting dan belum aman untuk diberikan. Sosialisasi tentang pentingnya vaksinis yang dilakukan oleh mahasiwa KKN BMC UNNES sebagai salah satu program kerja wajib. Sosialisasi ini bertujuan untuk mengubah persepsi masyarakat atas program vaksinisasi yang dilakukan pemerintah melalui edukasi pentingnya vaksin. Tujuan dari edukasi ini adalah agar seluruh masyarakat bisa segera mendapatkan vaksin Covid-19, agar bisa mengurangi angka penyebaran virus Covid-19 yang terjadi di Indonesia. Permasalahan yang dihadapi dalam mengedukasi pentingnya vaksinisasi adalah tidak dilakukan secara langsung sehingga edukasi dirasa kurang maksimal. Kegiatan yang dilakukan dalam Edukasi pentingnya vaksinisas meliputi: (1) Menempelkan poster tentang pentingnya vaksin di kantor sekolah, posko PPKM dan kelurahan setempat; (2) Memasang spanduk alur pendaftaran vaksinasi pada salah satu lokasi vaksinasi di sekitar kelurahan setempat; dan (3) Sosialisasi melalui grup Whatsapp RT setempat dan juga meminta data jumlah warga yang sudah di vaksin.AbstractIn an effort to reduce the number of Covid-19 virus infections, the government has prepared a vaccine that is ready to be given to all Indonesian people. The administration of the Covid-19 vaccine is the most effective solution to protect and reduce the number of Covid-19 cases. However, there are still many people who feel that the Covid-19 vaccine is not important and is not safe to give. Socialization about the importance of vaccination by KKN BMC UNNES students as one of the mandatory work programs. This socialization aims to change the public's perception of the government's vaccination program through education on the importance of vaccines. The purpose of this education is so that all people can immediately get the Covid-19 vaccine, in order to reduce the number of the spread of the Covid-19 virus that occurred in Indonesia. The problem faced in educating the importance of vaccination is that it is not done directly so that education is felt to be less than optimal. Activities carried out in educating the importance of vaccination include: (1) Placing posters about the importance of vaccines in school offices, PPKM posts and local villages; (2) Install a vaccination registration flow banner at one of the vaccination locations around the local kelurahan; and (3) Socialize through the local RT Whatsapp group and also ask for data on the number of residents who have been vaccinated.Keywords: Socialization; Social Media; Vaccination Education
Implementasi Kegiatan Sebulan (Sehat Mental Tanpa Bully dan Intimidasi) sebagai Upaya Meminimalisir Aksi Bullying di SD
Jurnal Bina Desa Vol 4, No 2 (2022): Juni
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPenelitian ini secara umum digunakan untuk mengetahui perilaku bullying dan meminimalisir tindakan bullying di SDN Gunungpati 03. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi langsung dan wawancara. Sedangkan metode pelaksanaannya dengan melakukan pengarahan, memulai permainan, dan ceramah. Berdasarkan penelitian yang dilakukan di kelas 4 dan 5 yang berjumlah 33 siswa, diketahui bahwa siswa tersebut tergolong ke dalam korban dan pelaku bullying di sekolah. Bullying berupa perlakuan fisik lebih besar dilakukan oleh siswa laki-laki berupa pukulan, tendangan, dan saling dorong. Sedangkan kekerasan pada siswa perempuan berupa perilaku verbal seperti mengejek, membentak, dan memberi julukan tertentu. Dampak terbanyak yang dialami oleh siswa laki-laki adalah luka fisik sedangkan perempuan adalah trauma. Untuk meminimalisir tindakan bullying dapat dilakukan dengan menerapkan kegiatan SEBULAN (Sehat Mental Tanpa Bully dan Intimidasi) yang telah dijalankan oleh Tim KKN Alternatif 1 UNNES tahun 2020.AbstractThis research is generally used to determine bullying behavior and minimize bullying at SDN Gunungpati 03. Data collection was carried out by direct observation and interviews. While the method of implementation is by giving directions, starting games, and lectures. Based on research conducted in grades 4 and 5 with a total of 33 students, it is known that these students are classified as victims and perpetrators of bullying at school. Bullying in the form of greater physical treatment was carried out by male students in the form of punches, kicks, and pushing each other. Meanwhile, violence against female students took the form of verbal behavior such as mocking, yelling, and giving certain nicknames. The most impact experienced by male students was physical injury, while the female students were traumatized. To minimize acts of bullying, this can be done by implementing the SEBULAN (Healthy Mental Without Bully and Intimidation) activities that have been carried out by the UNNES Alternative 1 KKN Team in 2020.Keywords: Bullying; Elementary School; Mental Health
Pemberdayaan Ekonomi dan Pengotimalisasian Lahan dengan Pembuatan Kebun Mandiri dari Limbah Dapur Guna Mencegah Krisis Pangan di Masa Pandemi
Jurnal Bina Desa Vol 4, No 2 (2022): Juni
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakWabah Pandemi Covid-19 berdampak buruk pada berbagai macam aspek kehidupan, salah satunya adalah perekonomian. Wabah ini menjadi penyebab besar adanya kebijakan pembatasan kegiatan dan karantina pada beberapa wilayah. Adanya Pemberhantian Hubungan Kerja atau PHK semakin memperparah keadaan ekonomi masyarakat Indonesia. Krisis Pangan adalah salah satu dampak yang diperkirakan akan timbul dari keadaan sekarang ini. Untuk mencegah terjadinya krisis pangan, Pengabdian mahasiswa Universitas negeri Semarang melalui KKN Bersama Melawan Covid-19 khususnya di wilayah kelurahan Gaga mengadakan kegiatan pemberdayaan ekonomi masyarakat dengan pembuatan kebun mandiri dari limbah dapur pribadi. Pelatihan Pembuatan Kebun Mandiri ini dilaksanakan di RTRW 005/016 Kelurahan Gaga, Kecamatan Larangan, Kota Tangerang. Kegiatan ini dilakukan dengan sosialisasi serta penyiapan limbah dapur untuk kemudian di tanam yang dilakukan secara tatap muka dan juga melalui daring. Kegiatan pelatihan pembuatan kebun mandiri dari limbah dapur ini dilakukan selama 1 minggu dengan masa pemantauan selama 2-3 minggu berikutnya. Pelatihan ini menarik minat masyarakat dikarenakan cukup membantu dalam mengurangi biaya pengeluaran untuk pangan.AbstractCovid-19 pandemic give such a negative impact on a various life aspects, economy aspects is one of them. This pandemic is a major cause of some limiting activities policy and quarantine in several regions. The existence of the fired Employment Relations exacerbates the economic situations of Indonesians people. Food crisis is one of the high impact that are expected to arise from the current situation. To prevent a food crisis, Semarang State University Student trough the KKN BMC that against Covid-19, especially in the Gaga Village area, held a community economic empowerment activities by making independent gardens from individual kitchen waste. This Independetnt Garden training was held at RT/RW 005/016 Gaga Village, Larangan District, Tangerang Citu. This activity was carried out by socializing and preparing kitchen waste for later planting which was carried out faceto- face that still prioritize Covid-19 Prevention. This training is also done by online metode. This training activity for making an independent garden from kitchen waste is carried out for 1 week with 2-3 weeks after for monitoring period. This training attracted the public’s interest because it was quite helpful in reducing the cost of spending on food.Keyword : Covid-19; Economic Crisis; Food Crisis; Food Waste; Planting
Peran Mahasiswa KKN BMC UNNES dalam Program Vaksinasi Covid-19
Jurnal Bina Desa Vol 4, No 2 (2022): Juni
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakKasus corona viris di Kota Jakarta Selatan termasuk kedalam salah satu daerah zona merah dengan resiko penyebaran Covid-19 yang tinggi. Salah satu usaha yang dilakukan pemerintah untuk memutuskan penyebaran dan memberantas Covid-19 yaitu dengan menyelenggarakan pemberian vaksin Covid-19. Pengabdian mahasiswa dalam pelaksanaan program vaksinasi bertujuan untuk menyukseskan program yang telah diadakan oleh pemerintah untuk masyarakat Indonesia. Tujuan jangka panjang dari program ini, yaitu terbentuknya kekebalan kelompok sehingga dapat mencegah penularan maupun keparahan dari penyakit ini. Kegiatan yang dilakukan pada program ini meliputi: (1) Edukasi pentingnya vaksinasi Covid-19 dengan media yang menarik; (2) Menginformasikan tempat dan waktu untuk melakukan vaksinasi; (3) Pembuatan buku saku Covid-19; (4) Ikut membantu dalam penyelenggaraan vaksinasi Covid-19; (5) Pembagian bakti sosial pada masyarakat yang terdampak Covid-19; dan (6) Pembagian hand sanitizer pasa masyarakat AbstractThe corona virus case in South Jakarta City is included in one of the red zone areas with a high risk of spreading Covid-19. One of the efforts made by the government to stop the spread and eradicate Covid-19 is by administering the Covid-19 vaccine. Student service in the implementation of the vaccination program is aimed at the success of the program that has been held by the government for the people of Indonesia. The long-term goal of this program is the formation of group immunity so that it can prevent the transmission and severity of this disease. Activities carried out in this program include: (1) Education on the importance of Covid-19 vaccination with interesting media; (2) Informing where and when to vaccinate; (3) Making a Covid-19 pocket book; (4) Participating in the implementation of Covid-19 vaccination; (5) Distribution of social services to communities affected by Covid-19; and (6) Distribution of hand sanitizers to the communityKeywords: Covid-19; Dedication; Vaccine

Page 1 of 2 | Total Record : 20