cover
Contact Name
-
Contact Email
jbd@mail.unnes.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jbd@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
Pusat Pengembangan KKN LPPM UNNES, Gedung Prof. Retno Sriningsih Satmoko Lantai 2, Kampus Sekaran Gunungpati Kota Semarang 50229
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Bina Desa
ISSN : 27156311     EISSN : 27754375     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Bina Desa memuat hasil pengabdian kepada masyarakat berbasis penelitian seperti Pengembangan Masyarakat (Community Development), Pembelajaran Layanan (Service Learning), PAR (Participatory Action Research), ABCD (Asset Based Community Development), CBR (Community-Based Research), dan metodologi lainnya. Pada dasarnya adalah semua kegiatan yang bertujuan memberikan layanan kepada masyarakat dengan tujuan menangani berbagai masalah di masyarakat guna meningkatkan kesejahteraan dan memberdayakan masyarakat. Oleh karenanya pendekatan yang digunakan adalah multidisiplin ilmu sesuai konteks bidang garapan. Jurnal Bina Desa juga mempublikasikan hasil program Kuliah Kerja Nyata (KKN).
Articles 20 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 1 (2023): Februari" : 20 Documents clear
Media Pembelajaran Berbasis Buku Matematika Bergambar untuk Meningkatkan Minat Belajar Matematika
Jurnal Bina Desa Vol 5, No 1 (2023): Februari
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakDalam rangka meningkatkan minat belajar siswa SD di Desa Margorejo setelah adanya pandemi Covid-19 yang dampaknya masih terasa sampai saat ini. Ditemukan beberapa masalah yang menjadi penghambat, salah satunya seperti mayoritas siswa kelas 3 SD di Desa Margorejo mempunyai kesulitan menghitung operasi matematika dasar seperti penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian. Adapun faktor yang dapat mempengaruhi prestasi belajar siswa antara lain, kondisi siswa, minat belajar, metode pengajaran dari guru, fasilitas dan media yang digunakan dalam belajar mengajar. Untuk itu dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk membuatkan media pembelajaran berbasis buku dan memberikan edukasi matematika dasar yang diharapkan dapat memberikan pemahaman yang mudah dan menambah minat siswa dalam belajar matematika. Kegiatan ini dilakukan dengan melakukan observasi ke sekolah dasar dan pengadaan program bimbel untuk mengetahui tingkat pemahaman siswa, lalu mulai mencari dan merancang materi yang dikemas sederhana. Buku ini juga didesain dengan tampilan gambar yang menarik sehingga disukai siswa. Kemudian edukasi diberikan dengan sasaran kelas 3 SD 5 Margorejo yang dilakukan untuk memberikan pemahaman lebih mengenai operasi hitung matematika dasar. Hasil akhir menunjukkan bahwa siswa antusias ketika diminta untuk menjawab soal yang diberikan dan dapat memberikan jawaban yang tepat dan benar. AbstractIn order to increase the interest in learning for elementary school students in Margorejo Village after the Covid-19 pandemic, the impact of which is still being feels today. There are problems that become obstacles, one of which was that most 3rd-grade students in Margorejo Village had difficulty calculating basic mathematical operations such as addition, subtraction, multiplication, and division. The factors that can affect student achievement include the condition of students, interest in learning, teaching methods from teachers, facilities, and media used in teaching and learning. For this reason, this community service activity aims to develop book-based learning media and provide mathematics education which is expected to provide easy understanding and increase students' interest in learning mathematics. This activity was implemented by observing elementary schools and procuring tutoring programs to determine students' understanding level, then starting to find and designing simple packaged materials. This book is also designed with an attractive display of images so that students like it. Then the implementation of educational activities targeting third-grade students of SD 5 Margorejo to provide a deeper understanding of basic mathematical arithmetic operations. The final results show that students are enthusiastic when asked to answer the questions that have been given and can provide appropriate and correct answers.Keywords: Arithmetic; Book; Learning Media; Mathematics
EWS (Early Warning System) Sederhana Sebagai Pendeteksi Dini Tanah longsor di Kawasan Desa Kenalan
Jurnal Bina Desa Vol 5, No 1 (2023): Februari
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakArtikel ini bertujuan untuk mengungkapkan hasil sosialiasi terkait pencotohan dari pembuatan EWS (Early Warning System) sederhana sebagai pendeteksi dini tanah longsor di kawasan Desa Kenalan, Borobudur. Curah hujan yang tinggi pada bulan Oktober 2022 lalu membuat beberapa titik di desa Kenalan mengalami tanah longsor yang menyebabkan banyaknya kerugian baik materiil maupun non materiil, meskipun tidak memakan korban jiwa tetapi hal tersebut tetap perlu diwaspadai untuk bencana tanah longsor kedepannya. Mengatasi hal tersebut, Mahasiswa UNNES GIAT 3 yang melakukan kegiatan KKN di wilayah tersebut mengadakan sosialisasi dan pencotohan pembuatan EWS (Early Warning System) sederhana untuk mewaspadai dari adanya tanah longsor dan mengurangi kerugian yang ada. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah metode uji tindak (action research) yang melibatkan kelompok masyarakat sasaran yaitu masyarakat yang berada di wilayah dengan lereng curam seperti di Dusun Wonolelo. Hasil yang diperoleh dari pelatihan ini berupa masyarakat mengenal EWS sederhana dan dapat membuatnya di rumah masing – masing.AbstractThis article aims to reveal the results of socialization related to the example of making a simple EWS (Early Warning System) as an early detection of landslides in the Kenalan Village area, Borobudur. High rainfall in October 2022 made several points in Kenalan village experience landslides which caused a lot of material and non-material losses, even though it did not take any lives but this still needs to be watched out for landslide disasters in the future. To overcome this, UNNES GIAT 3 students who carried out KKN activities in the area held a socialization and sample of making a simple EWS (Early Warning System) to be aware of landslides and reduce existing losses. The method used in this activity is anaction researchthat involves the target community group, namely people living in areas with steep slopes such as Wonolelo Hamlet. The results obtained from this training are that people know a simple EWS and can make it at their own homes. Keywords : EWS; Landslide; Rainfall
Peran Mahasiswa dalam Menanamkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Melalui Sosialisasi Cuci Tangan Pakai Sabun di Masyarakat
Jurnal Bina Desa Vol 5, No 1 (2023): Februari
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakUNNES GIAT merupakan implementasi dari salah satu tridharma perguruan tinggi yaitu pengabdian kepada masyarakat. Setelah dilakukan identifikasi masalah yang ada di Desa Plumbungan, tim UNNES GIAT 3 Desa Plumbungan mengadakan program sosialisasi dan praktik cuci tangan pakai sabun yang dilaksanakan di SDN 1 Plumbungan Kegiatan ini dilakukan berdasarkan pada tidak adanya kebiasaan mencuci tangan pakai sabun di kalangan anak-anak khususnya siswa SD N 1 Plumbungan, minimnya fasilitas untuk mencuci tanga, dan kurangnya motivasi anak-anak dalam mencuci tangan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas kesehatan dan melatih anak-anak SD menerapkan perilaku bersih dan sehat. Pelaksanaan kegiatan ini terdiri dari beberapak kegiatan yaitu sosialisasi pentingnya mencuci tanga, demonstrasi cara mencuci tangan yang benar, praktik mencuci tangan, pemberian sabun cair pada pihak sekolah, dan pemasangan poster ajakan mencuci tangan. Kegiatan ini sangat berpengaruh positif diantaranya siswa sangat antusias dalam mencuci tangan, siswa menjadi tahu cara mencuci tangan yang benar serta mengetahui manfaat mencuci tangan, fasilitas untuk mencuci tangan yang memadai serta pemasangan poster membuat siswa semakin bersemangat dalam melakukan kebiasaan mencuci tangan pakai sabun sebagai implementasi perilaku hidup bersih dan sehat. AbstractUNNES GIAT is an implementation of one of the tridharma of higher education, namely community service. After identifying the problems in Plumbungan Village, the UNNES GIAT 3 Plumbungan Village team held a socialization program and the practice of washing hands with soap which was held at SDN 1 Plumbungan This activity was carried out based on the absence of the habit of washing hands with soap among children, especially students of SD N 1 Plumbungan, the lack of facilities for washing hands, and the lack of motivation for children to wash their hands. This activity aims to improve the quality of health and train elementary school children to adopt clean and healthy behaviors. The implementation of this activity consisted of several activities, namely socialization of the importance of hand washing, demonstration of how to wash hands properly, hand washing practices, distribution of liquid soap to schools, and installation of posters inviting hand washing. This activity has a very positive effect including students are very enthusiastic about washing hands, students become aware of how to wash hands properly and know the benefits of washing hands, adequate hand washing facilities and posters make students more enthusiastic about carrying out the habit of washing hands with soap as an implementation of behavior live clean and healthy.Keywords: Elementary School; Hand wash; Sosialization
Edukasi dan Pendampingan Program Cegah Stunting
Jurnal Bina Desa Vol 5, No 1 (2023): Februari
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakProgram edukasi stunting merupakan program pencegahan stunting pada bayi dan balita. Metode pelaksanaan dalam program pencegahan stunting kepada masyarakat melalui Pemberdayaan Kader Posyandu Desa Kandangan, Pendampingan Pra Nikah melalui Pusat Informasi dan Konseling Remaja Desa Kandangan, Pendampingan Kehamilan, serta Pemenuhan Gizi Seimbang untuk Kesehatan Masyarakat. Populasi dalam penelitian ini adalah Ibu-Ibu Kader Posyandu Desa Kandangan, Remaja Dusun Termas, Ibu-Ibu Desa Kandangan yang memiliki bayi dan balita, dan Ibu-Ibu Hamil di Wilayah Desa Kandangan. Pemahaman menganai apa itu stunting perlu lebih ditekankan didalam masyarakat serta Penguatan dan Keaktifan Kader perlu dimasifkan untuk terwujudnya program yang aktif dan baik.AbstractThe stunting education program is a stunting prevention program for infants and toddlers. The method of implementing the stunting prevention program for the community is through the Empowerment of Posyandu Cadres in Kandangan Village, Pre-Marriage Assistance through the Kandangan Village Youth Information and Counseling Center, Pregnancy Assistance, and Fulfillment of Balanced Nutrition for Public Health. The population in this study were Posyandu Cadres in Kandangan Village, Teenagers in Termas Hamlet, Mothers in Kandangan Village who have babies and toddlers, and Pregnant Women in the Kandangan Village area. An understanding of what stunting is needs to be emphasized more in the community and the Strengthening and Activeness of Cadres needs to be massively developed to create an active and good program.Keywords: Education; Health and Society; Stunting
Penanaman Tanaman Obat Keluarga (TOGA) untuk Mewujudkan Masyarakat Sehat
Jurnal Bina Desa Vol 5, No 1 (2023): Februari
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakTanaman Obat Keluarga (TOGA) adalah tanaman dengan efek farmakologis yang positif terhadap tubuh manusia dan biasanya ditanam di skala rumah maupun komunal. Tanaman obat ini kemudian dapat dimanfaatkan sebagai obat tradisional yang dapat dibuat dengan mudah. Tanaman yang dipilih biasanya adalah tanaman yang dapat digunakan untuk mengobati masalah kesehatan yang sederhana seperti flu dan batuk. Dalam kegiatan pengabdian ini, dua kegiatan dilakukan secara terpisah, yaitu sosialisasi dan penanaman tanaman obat bersama warga. Sosialisasi dilakukan untuk memberikan informasi kepada warga Desa Wadas terkait tanaman obat agar tanaman obat tersebut dapat bermanfaat setelah ditanam. Penanaman dilakukan untuk juga meningkatkan kesadaran terkait pemanfaatan lahan, di samping menjadi titik awal bagi warga dalam budidaya tanaman obat. Penanaman dilakukan di lahan balai desa agar warga dapat dengan mudah menjaga, merawat, dan memanfaatkan tanaman obat tersebut.AbstractMedicinal plants are plants with beneficial pharmacological effect on the human body and are usually planted in a family-scale or community-scale garden. These are then utilized as traditional medicines that can easily be prepared. The plants chosen are usually plants that can be used as first aids for simple medical problems such as common cold and cough. In this community service, two activities were done in separate ocassion, i.e. promotion of medicinal plants and planting the medicinal plants together with the locals. The promotion was done to disseminate information regarding medicinal plants to the people of Wadas Village so that once planted, these plants can be of use to them. The planting was done to also raise awareness on land utilization, besides providing the locals with a starting point in the cultivation of medicinal plants. The planting was done in the land near the village hall so that the locals can easily maintain, take care of, and utilize the plants according to their needs.Keywords: Medicinal Plants; Medicine; Traditional; Utilization
Sosialisasi Internet Positif untuk Anak Usia Sekolah Dasar di SD Negeri 2 Ngemplak
Jurnal Bina Desa Vol 5, No 1 (2023): Februari
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakInternet merupakan suatu kebutuhan penting bagi kehidupan di era digital ini. Internet dibutuhkan untuk mengakses berbagai informasi. Penggunaan gadget berdampak pada perkembangan psikologi anak usia Sekolah Dasar. Anak yang menggunakan gadget dengan durasi lebih dari 2 jam per hari mengalami perubahan perilaku. Internet Positif merupakan kebijakan yang dibuat oleh Pemerintah Indonesia untuk memblokir konten-konten negatif. Paparan pornografi pada anak dapat menyebabkan rusaknya otak, rusaknya kemampuan konsentrasi dan fokus, kecanduan, penyimpangan seks, hingga menjadi pelaku pelecehan atau kekerasan seksual di masa mendatang. Khalayak sasaran yang dipilih dalam kegiatan ini adalah siswa-siswa kelas 3,4,5, dan 6 SD Negeri 2 Ngemplak yang sudah mulai mengenal penggunaan internet dan gadget. Setelah sosialisasi ini dilakukan, siswa yang semula sering membicarakan hal-hal pornografi sudah tidak membahasnya lagi.AbstractThe internet is an important requirement for life in this digital era. Internet is needed to access various information. The use of gadgets has an impact on the psychological development of elementary school age children. Children who use gadgets for more than 2 hours per day experience changes in behavior. Positive Internet is a policy made by the Government of Indonesia to block negative content. Exposure to pornography in children can cause brain damage, impaired ability to concentrate and focus, addiction, sexual deviation, and become perpetrators of sexual harassment or violence in the future. The target audience selected for this activity were students in grades 3, 4, 5 and 6 of SD Negeri 2 Ngemplak who were already familiar with using the internet and gadgets. After this socialization was carried out, students who used to often talk about pornography did not discuss it anymore.Keywords : Internet; Negative Impacts; Pornography
Pelatihan Pemanfaatan Limbah Batang Tembakau menjadi Pupuk Kompos Menggunakan Teknologi EM4
Jurnal Bina Desa Vol 5, No 1 (2023): Februari
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakDesa Sukomarto, Kecamatan Jumo, Kabupaten Temanggung memiliki luas lahan tanam tembakau sebesar 125 Ha dengan potensi hasil panen mencapai 6 ton/Ha. Tingginya hasil panen tembakau tentunya juga diiringi dengan besarnya limbah tanaman tembakau salah satunya limbah batang tembakau. Pemanfaatan limbah batang tembakau masih terbilang minim karena hanya dimanfaatkan sebatas untuk kayu bakar. Di sisi lain, penggunaan pupuk kimia oleh para petani yang berlebihan dapat menurunkan kualitas tanah serta harganya yang saat ini sedang melambung tinggi. Oleh karena itu, solusi permasalahan tersebut adalah dengan memanfaatkan limbah batang tembakau menjadi pupuk organik/kompos. Kegiatan pelatihan dilakukan kepada masyarakat untuk memberikan bekal wawasan dan keterampilan untuk mengolah dan membuat pupuk kompos tersebut.AbstractSukomarto Village, Jumo District, Temanggung Regency has a tobacco planting area of 125 ha with a potential yield of up to 6 tons / ha. The high yield of tobacco harvest is of course also accompanied by the large amount of tobacco plant waste, one of which is tobacco stem waste. The use of tobacco stem waste is still relatively minimal because it is only used for firewood. On the other hand, excessive use of chemical fertilizers by farmers can reduce soil quality and its price which is currently soaring. Therefore, the solution to this problem is to use tobacco stem waste into organic fertilizer/compost. Training activities are carried out to the community to provide insight and skills to process and make compost.Keywords: Anaerobi; Agricu;ture; Compost; Tobacco Stems; Waste
Pendampingan Pemanfaatan Digital Marketing dalam Strategi Pemasaran Marning sebagai Produk Lokal Unggulan
Jurnal Bina Desa Vol 5, No 1 (2023): Februari
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakDesa Kemetul memiliki beragam potensi industri UMKM yang memanfaatkan hasil pertanian dan perkebunan. Usaha tersebut telah menjadi mata pencaharian bagi masyarakat di Desa Kemetul. Salah satu produk lokal unggulan dari industri UMKM khas Kemetul ialah Marning. Namun demikian, UMKM Marning belum mampu berkembang mengikuti perkembangan teknologi. Tim UNNES Giat 3 berkesempatan untuk melakukan pendampingan pemanfaatan digital marketing pada Marning Ibu Marmi dan Marning Tiga Puteri. Metode yang digunakan ialah asset based community yakni strategi pengembangan masyarakat melalui pemanfaatan asset berupa marning sebagai produk unggulan. Kegiatan yang dilaksanakan berupa pelatihan dan pendampingan, adapun pelatihan tersebut meliputi pelatihan pengenalan pengemasan dan branding, cara pendokumentasian produk, serta pelatihan prospek pemasaran digital. Sedangkan pendampingan berupa pengembangan inovasi rasa, pembuatan akun shopee, dan pendataan pada google business. Hasil pendampingan ini membawa UMKM Marning mampu berinovasi dan menggunakan asset yang ada untuk memperluas jangkuan pasar dengan menggunakan strategi pemasaran digital.   AbstractKemetul Village has a variety of MSME industry potentials that utilize agricultural and plantation products. This business has become a livelihood for the people in Kemetul Village. One of the local superior products from the typical Kemetul MSME industry is Marning. However, UMKM Marketing has not been able to develop following technological developments. The UNNES Active 3 team has the opportunity to assist in the use of digital marketing for Marning Ibu Marmi and Marning Tiga Puteri. The method used is an asset-based community, namely a community development strategy through the use of assets in the form of marketing as a superior product. The activities carried out are in the form of training and mentoring, while the training includes training on introduction to packaging and branding, how to document products, as well as training on digital marketing prospects. Meanwhile, assistance is in the form of developing taste innovation, creating a Shopee account, and data collection on Google Business. The results of this assistance have enabled UMKM Marketing to be able to modify and use existing assets to expand the market by using a digital marketing strategy.Keywords: Accompaniment; Digital Marketing; Featured Local Product
Pengenalan Permainan Tradisional untuk Melestarikan Budaya Indonesia
Jurnal Bina Desa Vol 5, No 1 (2023): Februari
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPengabdian ini mengangkat akan pentingnya melestarikan permainan tradisional di era modern seperti pada saat ini. Permainan tradisional memiliki banyak manfaat, selain sebagai warisan budaya bangsa permainan tradisional juga dapat berperan sebagai alat untuk melatih perkembangan motorik anak, kemampuan interaksi sosial anak, dan juga pembentukan karakter pada anak. Metode pelaksanaan yang digunakan adalah sosialisasi dan praktek langsung di lapangan. Melihat yang terjadi sekarang, dimana anak lebih tertarik kepada permainan digital yang kurang melatih perkembangan pribadi anak membuat khawatir akan masa depan para penerus bangsa kelak. Sehingga kegiatan pengenalan permainan tradisional ini memang perlu dilakukan melihat begitu banyaknya manfaat yang didapat sekaligus untuk ikut serta dalam melestarikan permainan tradisional yang sudah menjadi warisan budaya di Negara Indonesia.AbstractThis dedication raises the importance of preserving traditional games in the modern era as it is today. Traditional games have many benefits, apart from being a nation's cultural heritage, traditional games can also act as a tool to train children's motor development, children's social interaction skills, and also character formation in children. The implementation method used is outreach and direct practice in the field. Seeing what is happening now, where children are more interested in digital games that do not train children's personal development makes them worry about the future of the nation's successors in the future. So that this activity of introducing traditional games really needs to be done considering the many benefits that can be obtained as well as to participate in preserving traditional games which have become cultural heritage in Indonesia.Kata Kunci: Character Building; Children's Games; Traditional Game
Pelatihan Pembuatan Pestisida Alami Sebagai Alternatif Pestisida yang Ramah Lingkungan di Desa Talunombo
Jurnal Bina Desa Vol 5, No 1 (2023): Februari
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakTalunombo merupakan salah desa yang memliki potensi yang cukup besar dalam sektor pertanian. Sektor pertanian sangat memberikan kontribusi yang sangat besar dalam perekonomian nasional, diantaranya yaitu melalui pembentukan PDB, penyedian pangan, sumber devisa negara, pengentasan kemiskinan, serta meningkatkan pendapatan masyarakat. Namun salah satu permasalahan yang sering dihadapi para petani terutama petani di Desa Talunombo adalah serangan hama tanaman, misalnya yaitu kutu, ulat, lalat, belalang dan lain sebagainya. Serangan  hama  ini  seringkali menggagalkan  panen  sehingga  menyebabkan  kerugian yang sangat  besar masyarakat. Oleh karena itu,  peningkatan  produksi tanaman  merupakan  salah  program pertanian. Agar tanaman  tidak  dirusak  oleh  hama  dan penyakit salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan menggunakan pestisida. Tujuan dari kegiatan pelatihan ini yaitu untuk menambah wawasan serta keterampilan petani di Desa Talunombo, Kecamatan Sapuran, Wonosobo dalam membuat pestisida alami berbahan dasar daun pepaya untuk mengendalikan hama serangga pada tanaman budidayanya. Pelaksanaan dari kegiatan ini yaitu berupa sosialisasi dan pelatihan pembuatan pestisida alami berbahan dasar daun pepaya. Hasil dari adanya kegiatan pengabdian ini yaitu masyarakat di Desa Talunombo dapat mengaplikasikan pembuatan pestisida alami berbahan dasar daun pepaya yang ramah lingkungan, sehingga produktivitas tanaman pertaniannya dapat lebih meningkat.AbstractTalunombo is a village that has considerable potential in the agricultural sector. The agricultural sector makes a very large contribution to the national economy, including through the formation of GDP, food supply, a source of foreign exchange, poverty alleviation, and increasing people's income. However, one of the problems that is often faced by farmers, especially farmers in Talunombo Village, is plant pest attacks, for example, fleas, caterpillars, flies, grasshoppers and so on. These pest attacks often fail to harvest, causing enormous community losses. Therefore, increasing crop production is one of the agricultural programs. So that the plants are not damaged by pests and diseases, one effort that can be done is to use pesticides. The purpose of this service activity is to add insight and skills to farmers in Talunombo Village, Sapuran District, Wonosobo in making natural pesticides made from papaya leaves to control insect pests on their cultivated plants. The implementation of this activity is in the form of socialization and training in making pesticides made from papaya leaves. The result of this community service activity is that the people in Talunombo Village can apply natural pesticides made from papaya leaves which are environmentally friendly, so that the productivity of their agricultural crops can be further increased.Keywords: Natural Pesticides; Papaya Leaves; Pests; Productivity

Page 1 of 2 | Total Record : 20