cover
Contact Name
Riszqina
Contact Email
prodipeternakan@unira.ac.id
Phone
+6285940333753
Journal Mail Official
maduranch@unira.ac.id
Editorial Address
Program Studi Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Madura Jl. Raya Panglegur Km 3,5 Pamekasan Phone: (0324) 322231 website: https://fp.unira.ac.id/
Location
Kab. pamekasan,
Jawa timur
INDONESIA
MADURANCH: JURNAL ILMU PETERNAKAN
  • jurnal_peternakan_maduranch
  • Website
Published by Universitas Madura
ISSN : 25283057     EISSN : 28286367     DOI : -
Jurnal MADURANCH merupakan Jurnal Ilmiah yang dikelola oleh Program Studi Peternakan Universitas Madura, memuat artikel tentang kajian-kajian ilmu Pertanian dan peternakan yang diangkat dari hasil penelitian. Jurnal Maduranch terbit setahun 2 kali ( Agustus dan Februari )
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 8 (2011): HAYATI" : 5 Documents clear
BUDIDAYA SAPI SONOK DI KECAMATAN WARU – PAMEKASAN Desi Kurniati Agustina
MADURANCH: Jurnal Ilmu Peternakan Vol 8, No 8 (2011): HAYATI
Publisher : MADURANCH: Jurnal Ilmu Peternakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (605.952 KB)

Abstract

The research was conducted on the basis of the researcher's curiosity about the development effort Sonok cow. Cattle Sonok not just a hobby and something that prestige but would be profitable if packaged or in creative concept in its development. The study used a descriptive exploratory approach. The results showed that the development of cattle farming Sonok increasingly growing, concern was triggered by cattle ranchers to continue to preserve cultural Sonok cow sonok through frequent holding of the contest, to lift cow sale value of Madura. Intensive maintenance Sonok cow in cattle and institutional Sonok already neatly with the Society "Pantura" as the mother of institutional district level down to the district level. Efforts to develop viable cattle Sonok of technical feasibility, social and environmental, as well as institutional. Balum but still worth it if viewed from a managerial aspect 
BIAYA TRANSAKSI USAHA TANI SAPI POTONG DI KABUPATEN PAMEKASAN Farahdilla kutsiyah
MADURANCH: Jurnal Ilmu Peternakan Vol 8, No 8 (2011): HAYATI
Publisher : MADURANCH: Jurnal Ilmu Peternakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (435.878 KB)

Abstract

This article analyzed the transaction costs of the cattle’s farmers. Survey and direct field observation were conducted in Pamekasan Regency. Respondents determinition used cluster randomly sampling methods.Sampel size was taken 131 peasants. The collected data was analyzed discriptively and multiple linier regression test. The research showed that the increasing factor significantly are execution costs and the amount of using of transaction service. Meanwhile this execution costs are the major contribution to the total transaction cost 
PENENTUAN SUHU OPTIMUM PERTUMBUHAN JAMUR TRICHODERMA SP PADA PROSES FERMENTASI BOKASHIPLUS Moh Zali; JOKO PURDIYANTO
MADURANCH: Jurnal Ilmu Peternakan Vol 8, No 8 (2011): HAYATI
Publisher : MADURANCH: Jurnal Ilmu Peternakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (209.139 KB)

Abstract

BokashiPlus merupakan kombinasi antara bahan organik dan effective microorganisme (EM) dengan jamur patogen Tricoderma sp. Agensi hayati biofungisidaTricoderma sp konidia-biomasa jamur. Fermentasi merupakan salah satu metode pengolahan limbah, dimana metode tersebut bertujuan merubah komposisi dan bentuk bahan menjadi produk yang bermanfaat. Suhu dalam proses fermentasi sangat tergantung dari konsentrasi mikroorganisme yang ditambahkan dalam bahan fermentasi. Rata-rata suhu fermentasi melebihi kadar yang semestinya mikroba berkembang, selebihnya akan mengurangi hasil produk. Sehingga perlu adanya suatu penelitian yang dapat menjadi tolak ukur penentuan pertumbuhan jamur Tricodherma sp dalam proses fermentasi BokashiPlus. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Dasar Teaching Farm Fakultas Pertanian Universitas Madura dan Laboratorium Pengamatan Hama Penyakit Kabupaten Pamekasan, serta tempat produksi BokashiPlus milik mahasiswa wirausaha di Desa Bukek Kecamatan Tlanakan Kabupaten Pamekasan. Materi penelitian adalah biakan jamur Tricodherma sp dan Bokashi. penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan,selanjutnya data dianalisis menggunakan analisa varian. Hasil pelitian menunjukkan perlakuan suhu yang berbeda terhadap panjang batang (Hifa) Tricodherma sp berbeda sangat nyata. P0 mempunyai nilai tertinggi yang diikuti P1, P2, P3 sebesar sebesar mencapai 4,8 μmm, 2,7 μmm,1,2 μmm dan batang Hifa terpendek mencapai 0,5 μmm. Sedangkan jumlah spora yang bertahan hidup juga menunjukkan berbeda sangat nyata pada P0 memberikan nilai yang lebih tinggi dari perlakuan P1, P2 dan P3 mencapai 143,9 x 106 spora, 81,8 x 103 spora, 39,08 x 10 spora dan spora yang bertahan hidup paling kecil mencapai 1,15 x 10 spora. Daya tumbuh pada media Bokashi memberikan nilai berbeda sangat nyata. P0 mempunyai jumlah spora yang bertahan hidup lebih baik dari P1, P2 dan P3. Pada umur 4 minggu menunjukkan perlakuan P0 jumlah spora yang masih bertahan hidup, mencapai 143,9 x 106 spora, P1 mencapai 81,8 x 103 spora, P2 mencapai 39,08 x 10 spora dan spora yang bertahan hidup paling kecil mencapai 1,15 x 10 spora. Hasil anava menunjukkan, panjang batang (Hifa) Tricodherma sp berbeda sangat nyata (P>0.001). Spora yang bertahan hidup menunjukkan tidak berbeda nyata (P<0.005). Daya tumbuh pada media Bokashi tidak berbeda nyata (P<0.005). Dari hasil penelitian disimpulkan Pertumbuhan spora Tricodherma sp mempunyai kualitas keseimbangan untuk tumbuh dengan baik pada suhu kamar (28°C) media organik yang didukung dengan isolat yang dengan kemampuan berkembang baik antara lain pertumbuhan konidia dan bakal buah spora. 
PENGARUH PEMBERIAN TEPUNG LEMURU (SARDINELLA LONGICEPH) DALAM PAKAN TERHADAP TEBAL KERABANG AYAM PETELUR STRAIN CP 909 Bambang Kurnadi
MADURANCH: Jurnal Ilmu Peternakan Vol 8, No 8 (2011): HAYATI
Publisher : MADURANCH: Jurnal Ilmu Peternakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (318.493 KB)

Abstract

Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui pengaruh pemberian tepung ikan lemuru dalam pakan tehadap Tebal kerabang telur ayam petelur strai CP 909.Materi yang digunakan adalah 64 ekor ditempatkan pada 16 plot dan pada masing-masing plot 4 ekor. Metode percobaan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 4 perlakuan dan 4 kelompok. Pemberian tepung ikan lemuru (Sardinella Longiceph) dalam beberapa presentase ke dalam ransum yaitu : P0 ; (0%), P1 ; (3%), P2 ; (6%), P3 ; (9%). Data di analisis dengan Analisis Variansi (Anava), jika berpengaruh nyata atau sangat nyata diantara perlakuan di lanjutkan dengan uji beda Nyata Terkecil (BNT). Hasil yang di peroleh dari penelitian, rata-rata Tebal kerabang telur masing-masing perlakuan yaitu : P0(0%): 0,39mm, P1(3%): 0,45mm, P2(6%): 0.44mm, dan P3(9%): 0.46mm. Data setelah di analisis Anova menujukkan bahwa pemberian tepung ikan lemuru (Sardinella Longiceph) memberikan pengaruh tidak nyata (P>0,01) terhadap Tebal Kerabang telur ayam petelur. Hasil penelitian ini menunjjukkan pemberian tepung ikan lemuru (Sardinella Longiceph) dalam ransum berpengaruh tidak nyata (P>0,01) terhadap turunnya Tebal kerabang telur ayam petelur strain CP 909 priode. Tidak dianjurkan penambahan tepung ikan lemuru pada ransum, karena tidak menambah tebal kerabang telur. 
ANALISIS MARGIN TATANIAGA SAPI POTONG DI KECAMATAN PAKONG KABUPATEN PAMEKASAN Yudi Heriyadi
MADURANCH: Jurnal Ilmu Peternakan Vol 8, No 8 (2011): HAYATI
Publisher : MADURANCH: Jurnal Ilmu Peternakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.505 KB)

Abstract

Pemasaran ternak sapi potong menggunakan jalur pemasaran, sehingga produkpeternakan tersebut dapat sampai di tangan konsumen.Jalur pemasaran yang tidak efisien/relatif panjang menyebabkan kerugian baik bagi peternak maupun konsumen, karena konsumennya terbebani dengan beban biaya pemasaran yang berat untuk membayar dengan harga yang tinggi.Sedangkan bagi peternak, perolehan pendapatan menjadi lebih rendah karena harga penjualan yang diterima jauh lebih rendah. Dalam menciptakan sistem pemasaran yang efisien serta menguntungkan baik peternak maupun konsumen, maka peternak harus memilih jalur pemasaran yang pendek Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui saluran pemasaran , margin pemasaran dan efisiensi pemasaran sapi potong di Kecamatan Pakong Kabupaten Pamekasan.Objek kajian (populasi) dalam penelitian studi kasus (case study) ini adalah petani-ternak sapi potong 5 orang dengan jumlah kepemilikan ternak 2-3 ekor, blantik 5 orang, jagal 5 orang, pedagang pengumpul besar 5 orang, dan pedagang pasar (pengecer) 5 orang dengan umur rata rata 25-55 tahun dan pengalaman di bidangnya di Kecamatan Pakong sebanyak 30 orang. Sampel dari lembaga pemasaran ditentukan dengan menggunakan teknik snowballs sampling (bola salju). Lembaga pemasaran yang terlibat dalam pemasaran sapi potong di kecamatan Pakong adalah : Petani peternak (produsen) ,Tukang ”tegguk” (istilah Madura), Pedagang pengumpul keliling, Pedagang pengumpul kecil,Pedagang pengumpul sedang, Pedagang pengumpul besar dan Jagal. Sistem jual beli dengan sistem taksasi atau taksiran dengan melihat penampilan sapi, tidak berdasarkan berat badan sapi. Sapi dengan penampilan ”gantheng” harganya lebih mahal.. Saluran pemasaran sapi potong di kecamatan Pakong sangat panjang dan kompleks. Lembaga tataniaga yang telibat sangat banyak tetapi tidak ada satupun lembaga tataniaga yang bertindak sebagai pengimbang. Besaran marjin tataniaga ditentukan oleh besar kecilnya biaya yang dikeluarkan dan resiko yang ditanggung oleh lembaga tataniaga Share biaya dan share keuntungan cukup merata, kecuali share biaya untuk pedagang pengumpul kecil, sehingga pemasaran sapi potong di kecamatan Pakong dapat dikatakan efisien 

Page 1 of 1 | Total Record : 5