cover
Contact Name
Dhani Kristiandri
Contact Email
dhanikristiandri@unesa.ac.id
Phone
+6285726518765
Journal Mail Official
repertoarmusik@unesa.ac.id
Editorial Address
Repertoar Journal Prodi Seni Musik Jurusan Seni Drama, Tari dan Musik Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Universitas Negeri Surabaya Gedung T14 Lantai 2 Kampus UNESA Lidah Wetan Surabaya 60213 Jawa Timur - Indonesia email : repertoarmusik@unesa.ac.id
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Repertoar Journal
ISSN : -     EISSN : 27461718     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
Repertoar is a periodical scientific journal dedicated to publishing papers and research works in the field of music. This journal includes research articles along with ideas, which fall into the scope of: 1. Music 2. Music Works 3. Ethnomusicology 4. Music Therapy 5. Film Music 6. Digital Music
Articles 187 Documents
Concerto no. 1 in C major Karya Joseph Haydn for Violoncello bagian 3 “FINALE” (tinjauan Analisis Bentuk Musik) Rifqi Farros
Repertoar Vol 2 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/rj.v2n2.p221-230

Abstract

Penelitian ini mengacu kepada bagaimana mendeskripsikan bentuk musik yang terdapat pada karya ini. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif untuk menganalisa data melalui tahap pengumpulan data dengan cara wawancara dan dokumentasi. Data yang telah diperoleh kemudian data tersebut direduksi guna untuk disajikan agar bisa mendapatkan kesimpulan sebagai suatu hasil penelitian. Hasil penelitian ini merujuk bahwa Concerto no. 1 in C major Karya Joseph haydn for Violoncello bagian 3 “FINALE” adalah karya concerto untuk Violoncello dengan diiringi orkestra, yang mana menggunakan bentuk musik sonata terdiri atas introduksi, eksposisi, development, dan rekapitulasi. Kata kunci: Bentuk musik, Violoncello, Concerto
EKSISTENSI GRUP KERONCONG GUYUB RUKUN DI RS HAJI SUKOLILO SURABAYA REONALDO HUSADA
Repertoar Vol 2 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/rj.v2n2.p248-259

Abstract

ABSTRAK Guyub Rukun merupakan grup keroncong yang ada di kota Surabaya dan mampu mempertahankan keberadaannya sampai saat ini. Tujuan penelitian yaitu (1) Mendeskripsikan bentuk penyajian musik keroncong oleh grup Keroncong Guyub Rukun (2) Mendeskripsikan faktor-faktor yang mendukung eksistensi grup Keroncong Guyub Rukun. Jenis Penelitian ini menggunakan kualitatif. Metode pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dokumentasi. Teknik analisis yang digunakan yaitu mengumpulkan data dan menyimpulkan, memberi penjelasan serta uraian keseluruhan data didapat dari penelitian, dokumentasi untuk mendapatkan simpulan berdasarkan penelitian terdahulu. Hasil penelitian yaitu grup Keroncong Guyub Rukun mampu bertahan lebih dari 10 tahun. Dalam mempertahankan eksistensinya, grup keroncong ini memiliki cara yaitu selalu memberi warna baru dalam permainan musiknya, menggunakan lagu-lagu yang sedang trend kemudian mengaransmennya. Keunikannya yaitu lokasi penampilan yang berada di rumah sakit. Hal ini membuat grup Keroncong Guyub Rukun semakin dinantikan banyak pendengarnya karena dapat menghibur dikala sakit dan juga menghibur para pekerja yang ada di rumah sakit. Kata Kunci: Eksistensi, Musik Keroncong, Guyub Rukun Keroncong
ANALISIS MANAJEMEN KOMUNITAS MUSIK “SURABAYA BEATBOX COMMUNITY” DI KOTA SURABAYA Timotius Chrisma Pratama
Repertoar Vol 2 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/rj.v2n2.p260-268

Abstract

Surabaya Beatbox Community adalah komunitas yang berasal dari Kota Surabaya yang terbentuk pada 7 September 2010. Manajemen yang dikelola dengan baik oleh Surabaya Beatbox Community menjadikan pengurus dan para anggota dapat bersinergi dalam kemajuan manajemen Surabaya Beatbox Community. Permasalahan yang dibahas adalah tentang bagaimana manajemen Surabaya Beatbox Community, serta apa saja kendala dan solusi Surabaya Beatbox Community dalam mengelola komunitas beatbox. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengelolaan manajemen Surabaya Beatbox Community, serta menganalisis apa saja kendala dan solusi dari Surabaya Beatbox Community dalam mengelola komunitas beatbox. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pengelolaan manajemen yang dilakukan meliputi kegiatan-kegiatan yang diadakan oleh Surabaya Beatbox Community yaitu mengadakan kegiatan berkumpul dan latihan rutin guna meningkatkan dan mengembangkan skill dari para anggota dan juga meningkatkan solidaritas antar sesama anggota komunitas, serta mengikuti berbagai ajang kompetisi beatbox untuk meraih lebih banyak prestasi di dunia beatbox. Kata Kunci : Manajemen, Komunitas, Beatbox, Surabaya
ANALISIS TEKNIK PERMAINAN VIOLIN PADA CONCERTO IN A MINOR 1ST MOVEMENT KARYA ANTONIO VIVALDI Sih Pungki Bernad Julianto
Repertoar Vol 2 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/rj.v2n2.p312-322

Abstract

Concerto in A Minor merupakan lagu yang diciptakan oleh Antonio Vivaldi, yang memiliki 3 bagian (movement) dan dimainkan dengan format solo violin dengan iringan orkestra. Pada penelitian ini, peneliti fokus pada bagian yang pertama. Concerto in A minor 1st movement menggunakan nada dasar A Minor dan terdapat modulasi menuju tangga nada E Minor dengan tempo Allegro (cepat). Adapun tujuan dari penelitian ini ialah untuk mendeskripsikan teknik permainan violin yang meliputi teknik bowing dan teknik penjarian pada lagu Concerto in A Minor 1st movement karya Antonio Vivaldi. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian kualitatif deskriptif. Objek dalam penelitian ini adalah lagu Concerto in A Minor 1st movement karya Antonio Vivaldi. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Concerto in A Minor 1st Movement karya Antonio Vivaldi mempunyai beragam teknik permainan yaitu Staccato, Legato, Accent, Tenuto, dan Martellato serta penggunaan posisi penjarian 1, 2, dan 3. Sementara itu, Concerto in A Minor 1st Movement karya Antonio Vivaldi mempunyai dinamika yaitu piannisimo, piano, messoforte, dan forte. Komposisi lagu ini menggunakan bentuk musik Rittornello Form. Kata Kunci : Teknik Permainan, Violin, Concerto
ANALISIS TEKNIK PERMAINAN VIOLIN II PADA LAGU CONCERTO FOR TWO VIOLINS, 1st MOVEMENT KARYA J.S. BACH Mohammad Mahmudin
Repertoar Vol 2 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/rj.v2n2.p295-311

Abstract

Abstrak: Penelitian ini membahas tentang teknik permainan violin yaitu teknik bowing dan teknik fingering lagu Concerto For Two Violins, 1st Movement karya J.S. Bach. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan teknik permainan violin II pada Lagu Concerto For Two Violins, 1st Movement karya J.S. Bach. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif deskriptif. Data yang diperoleh dalam penelitian ini melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan data. Sementara itu, terdapat uji keabsahan data dengan teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknik permainan yang digunakan violin II pada lagu Concerto For Two Violins, 1st Movement karya J.S. Bach adalah teknik staccato, legato, legatura, trill, tenutto, vobrato dan accent. Sementara itu, terdapat tanda ekspresi dan dinamika diantaranya adalah diminuendo, poco dim, ritardo, vermata, forte (f), mezzo forte (ff), crescendo (<), decrescendo (>), piano (p), pianissimo (pp), dan mezzo piano (mp).
ANALISIS INTERPRETASI PADA KOMPOSISI NOCTURNE in E-FLAT MAJOR Op. 9 No. 2 KARYA CHOPIN Talitha Novitriana
Repertoar Vol 2 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/rj.v2n2.p284-294

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara detail akan ornamen, teknik, dan dinamika yang terdapat pada komposisi ini sehingga terbentuk interpretasi dari pianis. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Objek dalam penelitian ini yaitu Nocturne in E-flat Major Op. 9 No. 2. Pengumpulan data diperoleh melalui dua metode yaitu metode wawancara dan metode dokumentasi. Teori yang digunakan untuk menganalisis komposisi ini adalah teori interpretasi milik Suka Hardjana. Beliau mengemukakan bahwa peristiwa – peristiwa keindahan musik dapat terjadi melalui seorang interpreter. Hasil analisis menunjukkan bahwa Nocturne in E-flat Major Op. 9 No. 2 terdiri dari enam bagian yaitu A – B – A’ – Coda – Coda’ – Cadenza. Pada tiap bagian terdapat beberapa nada yang menjadi repetisi namun tetap perlu diperhatikan setiap perbedaan ornamen, teknik, dan dinamika yang terdapat pada komposisi ini mulai dari teknik accent, trill, tempo dan dinamika yang ada beserta pembawaan dengan alur cerita dari para setiap pianis. Berdasarkan analisis tersebut, membuktikan bahwa teori tersebut terimplementasikan dalam karakter yang ada dalam komposisi Nocturne in E-flat Major Op. 9 No. 2 yang menjadi poin krusial bagi pianis dalam mempelajari komposisi tersebut supaya dapat menginterpretasikan setiap peristiwa indah yang terimajinasikan dalam komposisi Nocturne in E-flat Major Op. 9 No. 2.Kata Kunci : Musik, Nocturne, Chopin, Suasana Malam, Interpretasi
Analisis Bentuk dan Interpretasi Permainan Piano Pada Komposisi Czardas Karya Vittorio Monti Natasha Ellena Lorenza
Repertoar Vol 2 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/rj.v2n2.p323-339

Abstract

Czardas merupakan komposisi yang ditulis oleh Vittorio Monti di Era Romantik akhir yang memiliki ciri khas gaya musik tarian orang Romawi atau Gypsy Dance. Penelitian ini fokus membahas mengenai bentuk musik dan interpretasi komposisi Czardas dalam instrumen piano. Adapun teori penelitian yang digunakan yakni teori bentuk musik oleh Karl-Edmund Prier dan teori interpretasi milik Hermeren. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian kualitatif. Data penelitian diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi; serta uji keabsahan data menggunakan triangulasi. Hasil analisis menunjukkan, komposisi Czardas memiliki empat bagian yaitu A–B–C–B’ dengan pola ritmik biner. Komposisi ini menggunakan sukat 2/4 dan 4/4 yang dimulai dari tempo largo dan berakhir pada tempo allegro vivace dengan modulasi dari D minor kemudian berakhir di akor D mayor. Adapun interpretasi dalam komposisi Czardas menunjukkan sisi folklore, dimana detail-detail ritmis dan movement tarian Gypsy dimunculkan melalui pergerakan dinamika, perubahan tempo, teknik, serta ornament dalam upaya perwujudan imajinasi akan tarian Gypsy yang lincah dan indah.
PERMAINAN PIANO PADA REVERIE IN F MAJOR KARYA CLAUDE DEBUSSY (TINJAUAN TEKNIK, ARTIKULASI, DAN INTERPRETASI) Athiyah Yumna Hafizhah
Repertoar Vol 2 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/rj.v2n2.p269-283

Abstract

Reverie in F Major merupakan karya Claude Debussy yang diciptakan pada tahun 1890, pada era Impressionisme. Reverie dalam bahasa Inggris berarti daydreaming. Karya ini mempresentasikan suasana yang sesuai dengan judulnya. Komposisi ini didominasi oleh teknik legato, pedaling serta dinamika yang variatif dengan range sangat lembut hingga keras. Debussy meninggalkan pendekatan jaman Klasik dan Romantik dimana melodi dan iringan pada umumnya terdapat pada garis yang berbeda, pada komposisi ini terdapat bagian dimana melodi dan harmoni diciptakan menyatu. Selain itu, penggunaan sustain dan damper pedal berperan penting sebagai “nada modifier”. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif yang bertujuan mendeskripsikan teknik permainan piano dan interpretasi sebagai kajian informatif untuk memainkan karya tersebut. Penulis menggunakan teori semiotika oleh Charles Sanders Pierce dan analisis teknik permainan piano. Pemahaman tentang interpretasi dan teknik permainan piano, memiliki keterkaitan erat bagi pemain piano untuk dapat membawa pendengar ke dalam suasana yang diimajinasikan oleh komponis pada karya musiknya.
Analisis Bentuk Lagu "Makan Jangan Asal Makan" pada Serial Nussa dan Rara Harintayoga Adhi Pratama
Repertoar Vol 2 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/rj.v2n2.p340-349

Abstract

Lagu anak merupakan sebuah komposisi musik yang mempunyai peran khusus untuk meningkatkan kreatifitas, percaya diri, dan menumbuhkan sikap karakter yang positif., bersifat riang serta memiliki etikaluhur. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk lagu pada karya lagu yang dipopulerkan oleh serial nussa dan rara berjudul “Makan Jangan Asal Makan” dengan menggunakan metode penelitian kualitatif karena sajian data bersifat deskriptif berupa penjabaran bentuk lagu dengan menggunakan pendekatan Ilmu Bentuk Analisis Musik (IBAM). Data yang di analisis adalah lagu “Makan Jangan Asal Makan” berdurasi 2 menit 22 detik yang peneliti terjemahkan kedalam aplikasi musik “Sibelius” menjadi sebuah score atau partiture notasi balok. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa lagu Makan Jangan Asal Makan dimainkan dalam tangga nada Eb Mayor dan memiliki bentuk lagu dua bagian dengan jumlah birama yaitu 41 birama. Bagian A memiliki kalimat a dan a’ yang terdapat pada birama 1 sampai 10. Bagian B memiliki kalimat b dan b’ terdapat pada birama 11 sampai 41. Lagu ini dimainkan dengan tempo Andante senilai 100 bpm atau beats per minute.
PELAKSANAAN TERAPI MUSIK PADA ANAK AUTISME DI DAYA INDONESIA PERFORMING ART ACADEMY Nuryulinda Ines Saputra Ines
Repertoar Vol 3 No 1 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Daya Indonesia Performing Art Academy merupakan akademi yang memiliki terapi musik. Metode terapi musik terdiri dari Kodaly, Dalcroze, dan Pedagogy. Penelitian ini bertujuan mengetahui pelaksanaan terapi musik pada anak autisme. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif. Teknik pengumpulan data diantaranya wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisa data yang digunakan yaitu reduksi, penyajian, dan penarikan simpulan. Berdasarkan metode terapi didapatkan hasil pendapat terapis, orangtua dan hasil assessment adalah proses terapi yang efektif, membuat anak lebih tenang dan nyaman dalam beraktivitas. Kemudian mengungkapkan perasaannya, menghadapi sesuatu, dan memahami peristiwa di sekitarnya dengan mengontrol nafas serta detak jantungnya agar lebih teratur serta dapat melatih motorik anak menjadi lebih aktif. Kata Kunci : Terapi musik, Dalcroze, Kodaly, Pedagogy.

Page 6 of 19 | Total Record : 187