cover
Contact Name
Furaida Khasanah
Contact Email
jurnalgigijogja@gmail.com
Phone
+628989916124
Journal Mail Official
jurnalgigijogja@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tatabumi No.3, Banyuraden, Gamping, Sleman, Yogyakarta, Indonesia
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Journal of Oral Health Care
ISSN : -     EISSN : 26230526     DOI : https://doi.org/10.29238/ohc
Core Subject : Health, Education,
Journal of Oral Health Care (before Jurnal Gigi dan Mulut) (p-issn 2338-963X and e-issn 2623-0526), is an online and print, open access, peer-reviewed, bi-annual journal Publisher. We believe in publication ethics and request all the authors for the same. This journal managed by the Department of Dental Health, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta, Indonesia. focus and scope journal of oral health care is about promotive, curative, and preventive in dental care, oral health care and dental therapis.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol. 10 No. 1 (2022): 2022" : 7 Documents clear
Pengaruh Pendidikan Kesehatan Gigi dan Mulut Menggunakan Audio Visual Terhadap Tingkat Pengetahuan dan Kemampuan Menggosok Gigi Anak Tunagrahita pada Masa Pandemic Covid-19 Azkiya, Assya; Kameliaa, Emma; Anang, Anang
Journal of Oral Health Care Vol. 10 No. 1 (2022): 2022
Publisher : Poltekkes Kemenkes Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29238/ohc.v10i1.1234

Abstract

Coronavirus disease  (COVID-19) berdampak pada dihentikannya seluruh kegiatan sekolah termasuk kegiatan belajar mengajar, dan lain sebagainya menjadi penghambat dalam proses pembelajaran anak di sekolah termasuk menghambat proses pembelajaran anak tunagrahita. Tunagrahita memiliki batas dalam menerima informasi yang diberikan disebabkan oleh kurangnya fungsi kognitif. Anak tunagrahita perlu diberikan upaya yang lebih untuk menjaga kesehatan gigi anak tunagrahita agar tetap sehat. Tujuan penelitian adalah mengkaji pengaruh pendidikan kesehatan gigi menggunakan audio visual terhadap pengetahuan dan kemampuan menggosok gigi anak tunagrahita pada masa pandemi COVID-19. Metode sampel dilakukan dengan teknik sampling jenuh sebanyak 20 orang. Alat ukur penelitian menggunakan kuesioner dan lembar observasi. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian  sesudah diberikan pendidikan kesehatan gigi dan mulut menggunakan audio visual  didapat rata-rata tingkat pengetahuan anak tunagrahita meningkat dari 2,25 menjadi 1,20 dan kemampuan menggosok gigi anak tunagrahita meningkat dari 2,60 menjadi 1,85, hasil uji Wilcoxon didapatkan nilai p value = 0,000 (<0,05). Kesimpulan bahwa terdapat pengaruh pendidikan kesehatan gigi dan mulut menggunakan audio visual terhadap tingkat pengetahuan dan kemampuan anak tunagrahita pada masa pandemi COVID-19.
Snakes and Ladders Game Innovation on Increasing Knowledge and Behavior Changes About Oral Dental Health in Children at Al Barokah Orphanage Sukini, Sukini; Ratuela, Jeineke E; Faturrohman, Fuad; Suyatmi, Dwi
Journal of Oral Health Care Vol. 10 No. 1 (2022): 2022
Publisher : Poltekkes Kemenkes Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29238/ohc.v10i1.1269

Abstract

The traditional game of snakes and ladders is a local wisdom, educative for children to play while learning so that it can be used to increase knowledge and skills of dental health. The purpose of this study was to design an innovative snake and ladder game that serves to increase knowledge about dental and oral health.This research is the development of existing research. In this study, an innovation of the snake and ladder game was developed for dental and oral health. Research designquasi experiment by design Pretest-Posttest control group design.The sample is elementary school age children at the Al Barokah Orphanage. 17 children became the control group and 17 as the neutral group. The independent variable is Snake Ladder Game Innovation, the dependent variable is knowledge and changes in dental health behavior, with instruments in the form of a questionnaire and a check list of 25 questions on an ordinal scale of pre-test and post-test instruments..The most pre-test results with sufficient knowledge category are 22 respondents (64.7 %), the most final knowledge score (Posttest) with good knowledge category is 26 respondents (76.4%). The results of the Mann Whitney statistical test showed that there was a difference between the experimental group and the control group on dental and oral health knowledge with a value of 0.02 < 0.05.The results of the Wilcoxon Test statistical test showed that there was
Daya Hambat Ekstrak Kulit Buah Apel Manalagi dan Kulit Buah Naga Dalam Pembentukan Plak Herawati, Nova; Lisnayetti, Lisnayetti; Eldarita, Eldarita; Sriani , Yustina; Alhamda , Syukra
Journal of Oral Health Care Vol. 10 No. 1 (2022): 2022
Publisher : Poltekkes Kemenkes Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29238/ohc.v10i1.1635

Abstract

Mikroorganisme yang terdapat dalam plak bertanggung jawab dalam terjadinya kerusakan pada gigi, mikroorganisme melakukan metabolisme terhadap sisa-sisa makanan yang tertinggal. Streptococus mutans merupakan mikroorganisme yang dominan pada plak gigi. Salah satu tindakkan control plak yaitu secara kimiawi. Flavonoid salah satu senyawa antibakteri yang dapat menghambat pertumbuhan Streptococcus mutans. Kandungan flavonoid pada kulit buah naga dan apel telah terbukti dapat menghambat pertumbuhan S treptococcus mutans.. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui daya hambat ekstrak kulit apel dan kulit buah naga dalam pembentukan plak. Desain peneliian yang digunakan adalah True Experimental Design dengan rancangan The Randomized Posttest Only Control Group. Data dikumpulkan melalui pemeriksaan Indeks Plak. Analisis yang digunakan One Way Anova ? < 0.05. Hasil penelitian terdapat perbedaan indeks plak yang bermakna antara berkumur dengan ekstrak kulit buah naga merah kosentrasi 25%, ekstrak kulit apel manalagi kosentrasi 25% dan placebo dengan nilai p (0.008) < 0.05. Rerata indeks plak ekstrak kulit buah apel 0,39, ektrak kulit buah naga merah 0,44 dan placebo. 0,71. Kesimpulan Ekstrak kulit buah naga dan kulit apel manalagi kosentrasi 25% mempunyai daya hambat terhadap pembentukkan plak
Buku Saku Untuk Meningkatkan Pengetahuan Ibu Mengenai Pertumbuhan Gigi Sulung Almas, Dzatarisa; Wibowo, Hari
Journal of Oral Health Care Vol. 10 No. 1 (2022): 2022
Publisher : Poltekkes Kemenkes Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29238/ohc.v10i1.1636

Abstract

Pengetahuan orang tua mengenai periode pertumbuhan gigi sulung membantu dalam segi perawatan gigi dan mencegah kebiasaan buruk anak sejak dini. Sebagian besar orang tua memiliki pengetahuan yang kurang mengenai pertumbuhan gigi sulung dan cara perawatannya. Tujuan penelitian mengetahui ada/tidaknya peningkatkan pengetahuan responden dengan buku saku dan mengetahui penilaian responden terhadap kelayakan penggunaan buku saku. Metode penelitian buku saku dilakukan di Posyandu RT 10 Bangunjiwo Kasihan Bantul yang melibatkan 8 ibu bayi/balita dan 6 kader posyandu setempat. Pelaksanaan dimulai dengan pengisian pretest, pemberian buku saku dan penyuluhan melalui video, pengisian posttest dan lembar penilaian kelayakan buku saku. Penentuan meningkat atau tidaknya tingkat pengetahuan dilakukan dengan membandingkan rata-rata skor responden sebelum dan sesudah diberi penyuluhan dengan buku saku. Skor rata-rata responden naik 29,6% hingga sebesar 76,1 setelah diberikan penyuluhan menggunakan buku saku. Pada uji penilaian kelayakan buku saku, didapatkan nilai secara keseluruhan didapatkan nilai rata-rata sebesar 4,37 (87,45%) Buku saku dapat meningkatkan pengetahuan responden mengenai pertumbuhan gigi sulung. Buku saku dinilai oleh responden sangat layak untuk digunakan ibu bayi/balita.
Hubungan Pengetahuan Tentang Kebersihan Gigi dan Mulut dengan Perilaku Menjaga Kebersihan Gigi dan Mulut pada Ibu-Ibu PKK Fatmawati, Silvia Dwi
Journal of Oral Health Care Vol. 10 No. 1 (2022): 2022
Publisher : Poltekkes Kemenkes Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29238/ohc.v10i1.1637

Abstract

Pengetahuan merupakan salah satu faktor yang dapat membentuk perilaku seseorang, kurangnya pengetahuan akan membentuk perilaku yang keliru terhadap menjaga kebersihan gigi dan mulut. Berdasarkan studi pendahuluan terdapat 55,5% ibu-ibu yang memiliki perilaku sedang dikarenakan kurangnya pengetahuan dan perilaku menjaga kebersihan gigi dan mulut dalam menerapkan dikehidupan sehari-hari Diketahuinya hubungan pengetahuan tentang kebersihan gigi dan mulut dengan perilaku menjaga kebersihan gigi dan mulut pada ibu-ibu PKK. Jenis penelitian menggunakan penelitian survey analitik, dengan rancangan penelitian menggunakan cross sectional. Variabel independent pengetahuan tentang kebersihan gigi dan mulut dan variabel dependent perilaku menjaga kebersihan gigi dan mulut. Populasi seluruh ibu PKK Dusun Jomboran, Desa Sidoarum, Kec. Godean, Kab. Sleman Yogyakarta sebanyak 33 responden. Teknik pengambilan sampel total atau sampling jenuh. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner pengetahuan dan perilaku. Analisis data uji Kendall Tau. Pengetahuan tentang kebersihan gigi dan mulut ibu-ibu sebagian besar termasuk dalam kategori cukup  sebanyak (48,5%). Sedangkan perilaku menjaga kebersihan gigi dan mulut ibu-ibu sebagian besar kategori sedang sebanyak (69,7%). Hasil uji Kendall Tau didapatkan hasil adanya hubungan yang signifikan antara pengetahuan tentang kebersihan gigi dan mulut dengan perilaku menjaga kebersihan gigi dan mulut pada ibu-ibu, dinyatakan dengan nilai p = 0,005 atau p < 0,05 sedangkan besarnya hubungan dinyatakan dengan nilai korelasi Kendall Tau = 0,469  yang berarti arah hubungan positif dengan kekuatan hubungan yang cukup kuat. Pengetahuan tentang kebersihan gigi dan mulut berpengaruh terhadap perilaku menjaga kebersihan gigi dan mulut pada ibu-ibu PKK.
An Analysis of Predisposition Factors of Coated Tongue in Diponegoro National Hospital Rachmawati, Dini
Journal of Oral Health Care Vol. 10 No. 1 (2022): 2022
Publisher : Poltekkes Kemenkes Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29238/ohc.v10i1.1638

Abstract

Background: Several results of the study in Indonesia show that the age group of >45 years old has complaints of the coated tongue as the lesion with the highest percentage in the oral cavity. This occurs because the change of condition is influenced by the change of foods consumed, a decrease of saliva flow rate, and can be occurred due to the side effect of consuming antihypertensive drugs, smoking habits, and tongue brushing behavior. Objective: This study aims to find out the relationship between predisposition factors and coated tongue and find out the most contributing factors to coated tongue in the age group of >45 years old in Diponegoro National Hospital (RSND). Methods: This study used a cross-sectional design with 84 respondents of >45 years old in internal medicine polyclinic. This study was conducted by interviews of predisposition factors and TCI Shimizu for the assessment of coated tongue. The statistical test used the chi-square test and logistic regression test. Results: Respondents with a TCI value of >50% were 97.6%, and a TCI value of ?50% were 2.4%. Chi-square test showed that there is a relationship between coated tongue and xerostomia (P=0.034), brushing the tongue (P=0.001). However, there is no relationship between coated tongue and smoking (P=1.000), consuming antihypertensive drugs (P=1.000), consuming soft food (P=0.495). The results of the logistic regression test showed that xerostomia and brushing the tongue do not affect the coated tongue partially (P=0.997). Conclusion: There is a relationship between xerostomia and brushing the tongue with coated tongue. There is no partial effect between xerostomia and brushing the tongue with coated tongue.
Efektivitas Metode Ceramah dan Metode Bermain Ludo Terhadap Tingkat Pengetahuan Pemeliharaan Kesehatan Gigi dan Mulut Khoirun Ni'mah, SIlfia; Astuti , Kusuma; Isnanto, Isnanto
Journal of Oral Health Care Vol. 10 No. 1 (2022): 2022
Publisher : Poltekkes Kemenkes Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29238/ohc.v10i1.1639

Abstract

Salah satu penyebab timbulnya masalah kesehatan gigi dan mulut pada anak adalah kurangnya pengetahuan mengenai pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut. Rata-rata pengetahuan siswa kelas VI di SD Negeri 3 Pandanpancur Lamongan mengenai pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut dalam kategori kurang. Untuk meningkatkan pengetahuan perlu diberikan suatu pendidikan, salah satunya dengan penyuluhan. Salah satu faktor keberhasilan suatu penyuluhan adalah pemilihan metode penyampaian yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas metode ceramah dan metode bermain Ludo terhadap tingkat pengetahuan pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut siswa kelas VI di SD Negeri 3 Pandanpancur. Jenis penelitian ini adalah experiment menggunakan rancangan penelitian pretest and posttest group design pada siswa kelas VI SD Negeri 3 Pandanpancur Lamongan. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner. Adapun teknik analisis data menggunakan uji Wilcoxon dan uji Mann-whitney. Hasil penelitian menunjukan bahwa metode bermain ludo lebih efektif daripada metode ceramah dalam meningkatkan pengetahuan pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut.

Page 1 of 1 | Total Record : 7