Journal of Economic, Business and Engineering (JEBE)
Journal of Economic, Business and Engineering merupakan Jurnal publikasi karya ilmiah hasil penelitian/ Skripsi/ Tesis/ Disertasi mahasiswa di bidang Ekonomi, Bisnis, dan Teknik. Journal of Economic, Business and Engineering terbit 2 (dua) kali dalam setahun, yaitu bulan Oktober dan April.
Articles
20 Documents
Search results for
, issue
"Vol 4 No 1 (2022): Oktober"
:
20 Documents
clear
KAWASAN BOARDING SCHOOL DENGAN KONSEP ARSITEKTUR EKOLOGI DAN METODE DESAIN PARAMETRIK
Dama Primanda;
Hermawan Hermawan;
Adinda Septi Hendriani
Journal of Economic, Business and Engineering (JEBE) Vol 4 No 1 (2022): Oktober
Publisher : Fakultas Ekonomi (FE) dan Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer (FASTIKOM) Universitas Sains Al Qur'an
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32500/jebe.v4i1.3413
Boarding school merupakan salah satu lembaga pendidikan yang menerapkan nilai-nilai agama di kegiatan belajar mengajarnya, selain di bekali dengan ilmu-ilmu umum para peserta didik juga di bekali ilmu agama. Salah satunya adalah SMK Nusantara Wonosobo yang telah berkolaborasi dengan Pondok Pesantren Nurun ‘Alannur. adanya kerja sama tersebut, saat ini melakukan pembangunan baru di lokasi Jl. Ajibarang Secang, Kapencar, Kec. Kertek, Kabupaten Wonosobo. pada luas tanah 3.7 hektar. Oleh karena itu, diperlukan suatu gambar rencana pembangunan untuk dapat memenuhi kebutuhan yang dapat diwujudkan secara fisik dengan mutu yang baik. Tujuan : Menghasilkan desain perencanaan kawasan boarding school melalui konsep arsitektur ekologi yang sesuai dengan kebutuhan lembaga pengembang yang bisa mengintegrasikan lingkungan dengan tepat dan berkelanjutan. Metode : Perancangan ini dilakukan dengan analisa lapangan, pengumpulan data dan analisis kebutuhan pembangunan dengan pihak pengembang lembaga. Metode dasain parametrik juga digunakan untuk mempermudah perencanaan dan perancangan desain dengan konsep arsitektur ekologi. Hasil : output dari perencanaan ini adalah Master Plan Kawasan beserta gambar dari setiap gedung bangunan, gambar landscape, gambar 3D dan detail gambar kerja. Kesimpulan : Hal ini dapat disimpulkan, Metode pengumpulan data bersama dengan pengembang lembaga dapat lebih tepat menjawab kebutuhan perencanaan. Selain itu, konsep ekologi dan meode desain parametrik dapat menghasilkan tiпgkat efektivitas peraпcaпgaп kawasan boarding school yaпg yaпg meпdekatkaп aпtara liпgkuпgaп, baпguпaп, maпusia. daп Tuhaп YME.
PERENCANAAN PONDOK PESANTREN AN NAHL WAL HIJR DI PURWAREJA DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR HIJAU
Mochammad Imam Fauzi
Journal of Economic, Business and Engineering (JEBE) Vol 4 No 1 (2022): Oktober
Publisher : Fakultas Ekonomi (FE) dan Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer (FASTIKOM) Universitas Sains Al Qur'an
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32500/jebe.v4i1.3414
Zaman sekarang merupakan zaman revolusi industri 4.0. Revolusi industri 4.0 merupakan kegiatan yang lebih menekankan pada teknologi dan digitalisasi. Pada zaman ini, segala hal yang mencakup dengan produksi bisa lebih efektif. Selain itu, pengaruh teknologi di era globalisasi seperti sekarang sangat berdampak pada semua kalangan tidak terkecuali para santri. Globalisasi sangat berkaitan dengan digitalisasi. Pertukaran pandangan dunia, aspek-aspek budaya yang bisa dibilang tanpa sekat antar negara. Dalam kondisi seperti sekarang, peran akademisi sebagai generasi muda sangat diperlukan. Oleh karena itu, selain pendidikan agama Islam diperlukan juga ilmu tentang teknologi. Mengingat bahwa pondok pesantren adalah tempat untuk mengaji dan memperdalam ilmu agama. Di sisi lain, era globalisasi yang menuntut kita mengenal teknologi. Pondok pesantren adalah salah satu solusi untuk menyeimbangkan pengetahuan agama Islam dengan perkembangan zaman. Sedangkan konsep arsitektur hijau dijadikan sebagai solusi dalam meminimalkan penggunaan energi dan sumberdaya.
PERANCANGAN WONOSOBO CREATIVE HUB DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR FEMINISME
Hafi Sofwan Nandi
Journal of Economic, Business and Engineering (JEBE) Vol 4 No 1 (2022): Oktober
Publisher : Fakultas Ekonomi (FE) dan Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer (FASTIKOM) Universitas Sains Al Qur'an
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32500/jebe.v4i1.3415
Perpustakaan Wonosobo adalah area yang sangat kreatif bagi penduduknya. Namun dalam banyak kasus, kreativitas ini hanya sebatas angan-angan, karena kurangnya institusi yang peduli untuk memperhatikan bakat-bakat kreatif tersebut. Penelaahan yang cermat terhadap kreativitas ini sekali lagi tidak menutup kemungkinan akan pesatnya perkembangan sektor industri kreatif Kabupaten Wonosobo. Hal ini akan menciptakan UMKM masyarakat dan mengurangi pengangguran di Kabupaten Wonosobo. Perancangan Wonosobo Creative Hub merupakan kajian dalam bentuk penulisan, penelitian data, dan perancangan arsitektur, yang disajikan dalam bentuk upaya, dan memanfaatkan sebaik-baiknya gedung ini untuk merangkul dan memajukan para pelaku industri kreatif. Diharapkan. Akan. Pendekatan arsitektur feminis merupakan cara untuk memberikan sebuah bangunan semangat yang mempengaruhi penghuni bangunan, dan para penghuni bangunan dituntut untuk mengutamakan kesetaraan, baik kesetaraan gender maupun isu-isu konstruktif.
KAWASAN WISATA GLAMPING DI LERENG GUNUNG BISMO DENGAN PENDEKATAN ECO-ARCHITECTURE
Muhammad Mustofa
Journal of Economic, Business and Engineering (JEBE) Vol 4 No 1 (2022): Oktober
Publisher : Fakultas Ekonomi (FE) dan Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer (FASTIKOM) Universitas Sains Al Qur'an
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32500/jebe.v4i1.3416
Pendakian gunung pada masa sekarang ini sangat digandrungi oleh banyak orang mulai dari kaum remaja hingga dewasa. Namun mendaki gunung membutuhkan banyak perlengkapan dan persiapan yang matang. Untuk itu perlu adanya terobosan untuk memfasilitasi para pecinta camping yang tidak mau diribetkan oleh hal-hal tersebut. Glamping adalah salah satu inovasi baru yang dilakukan oleh para pelaku bisnis pariwisata, salah satunya adalah layanan berkemah dalam kemegahan fasilitas yang disajikan untuk memanjakan wisatawan. Konsep pendekatan yang digunakan adalah eco-architecture. Dimana eco-architecture merupakan sebuah konsep yang memadukan ilmu lingkungan dan ilmu arsitektur. Eco-architecture memiliki orientasi utama pada model pembangunan yang memperhatikan keseimbangan lingkungan alam dan lingkungan buatan yang harmonis antara lingkungan, manusia dan bangunan. Dari tinjauan serta pengertian perancangan arsitektur eco-architecture diatas, diharapan dari perancangan glamor camping ini dapat menciptakan glamor camping yang memadukan lingkungan alam dan lingkungan manusia yang harmonis.
PERENCANAAN STASIUN WONOSOBO DENGAN PENDEKATAN DESAIN DARI ORGANIC ARCHITECTURE
Nofendi Ardiyanto
Journal of Economic, Business and Engineering (JEBE) Vol 4 No 1 (2022): Oktober
Publisher : Fakultas Ekonomi (FE) dan Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer (FASTIKOM) Universitas Sains Al Qur'an
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32500/jebe.v4i1.3417
Pertumbuhan jumlah penduduk, industri, perdagangan, serta pariwisata merupakan unsur utama dalam perkembangan suatu kota, hal ini juga merupakan salah satu penyabab semakin bertambahnya jumlah kendaraan yang dapat menimbulkan banyak permasalahan di bidang lalu lintas. Wonosobo merupakan sebuah Kabupaten yang terletak di Provinsi Jawa Tengah dan memiliki kepadatan penduduk serta sektor pariwisata yang cukup tinggi sehingga menyebabkan pertumbuhan kendaraan pun semakin meningkat setiap tahunnya. Oleh karena itu perlu adanya suatu moda transportasi yang dapat meminimalisir permasalahan yang terjadi salah satunya adalah dengan transportasi kereta api, dimana alat transportasi ini merupakan transportasi yang lebih efisien baik dalam hal waktu maupun muatan, serta ramah bagi semua kalangan masyarakat. Dalam pembangunan Stasiun Kereta Api juga harus diperhatikan agar selain dapat berfungsi dengan baik juga harus memberikan kesan yang estetis dan tidak merusak lingkungan di sekitarnya.
PENATAAN KAWASAN WISATA JEMBANGAN DESA PONCOWARNO KEC PONCOWARNO KAB KEBUMEN DENGAN PENDEKATAAN ARSITEKTUR TRADISIONAL JAWA
Qodimmul Abadi
Journal of Economic, Business and Engineering (JEBE) Vol 4 No 1 (2022): Oktober
Publisher : Fakultas Ekonomi (FE) dan Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer (FASTIKOM) Universitas Sains Al Qur'an
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32500/jebe.v4i1.3418
Tempat wisata atau objek wisata adalah sebuah tempat rekreasi/tempat berwisata. Objek wisata dapat berupa objek wisata alam seperti gunung, danau, sungai, pantai, laut, atau berupa objek wisata bangunan seperti museum, benteng, situs peninggalan sejarah, dll. Penelitian ini bertujuan untuk mengenalkan tradisi dan budaya masyarakat jawa khususnya di desa pungangan kepada para wisatawan, sehingga tradisi dapat dikenal hingga mancanegara dan menjaga hilangnya tradisi masyarakat jawa. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan study literatur, observasi, dan dokumentasi. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan purposive sampling. Validitas datanya dilakukan dengan triangulasi data. Adapun analisis datanya dengan menganalisis data untuk diperoleh berdasarkanstandar-standar yang dapat di jadikan literatur. Langkah awal yang dilakukan adalah menganalisis lingkungan internal maupun eksternal untuk mengetahui kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman dalam pengembangan objek wisata Candi Cetho. Dalam hal ini peneliti menganalisis SWOT. Setelah itu peneliti juga menganalisis isu-isu yang muncul dan melihat isu strategis.
REDESAIN TAMAN REKREASI TEMATIK DI KALIANGET KABUPATEN WONOSOBO DENGAN KONSEP ARSITEKTUR RAMAH LINGKUNGAN
Shely Bintang Van Magdalena
Journal of Economic, Business and Engineering (JEBE) Vol 4 No 1 (2022): Oktober
Publisher : Fakultas Ekonomi (FE) dan Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer (FASTIKOM) Universitas Sains Al Qur'an
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32500/jebe.v4i1.3420
Wonosobo adalah sebuah kabupaten di Provinsi Jawa Tengah. Ibu kotanya adalah Wonosobo. Kabupaten ini berbatasan dengan Kabupaten Temanggung dan Kabupaten Magelang di timur, Kabupaten Purworejo di selatan, Kabupaten Kebumen dan Kabupaten Banjarnegara di barat, serta Kabupaten Batang dan Kabupaten Kendal di utara. Kabupaten Wonosobo merupakan salah satu destinasi wisata unggulan Provinsi Jawa Tengah bahkan nasional. Kawasan Dieng termasuk kawasan strategis pariwisata nasional meskipun kawasan pariwisata Dieng diampu 2 (dua) kabupaten. Perkembangan pariwisata Kabupaten Wonosobo ditopang oleh kondisi geografis dan budaya seperti wisata alam, sejarah, budaya, heritage, kuliner dan lainnya. Kabupaten Wonosobo saat ini didominasi oleh kegiatan wisata alam, khususnya wisata Dieng. Meskipun kontribusi PDRB mengalami peningkatan dan jumlah wisatawan nusantara meningkat, wisatawan manca negara justru menurun signifikan setelah meningkat pada tahun 2012. Tahun berikutnya justru menurun drastis, dari 19.089 menjadi 7.294 pada tahun 2014 atau mengalami penurunan 63%. Hal ini harus menjadi perhatian bagi pemerintah. Selain penurunan jumlah wisatawan manca negara, permasalahan dalam pembangunan pariwisata adalah perawatan objek wisata karena sebagian wisata di Wonosobo merupakan objek wisata alam. (RPJMD 2016 – 2021).
TAMAN KOTA ECO CULTURE SEBAGAI ASET ICON UTAMA KOTA WONOSOBO ASRI
Ulin Nuha
Journal of Economic, Business and Engineering (JEBE) Vol 4 No 1 (2022): Oktober
Publisher : Fakultas Ekonomi (FE) dan Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer (FASTIKOM) Universitas Sains Al Qur'an
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32500/jebe.v4i1.3421
Pentingnya Taman Kota merupakan satu diantara jenis aset yang bisa menjadi keindahan maupun sebagai paru-paru di suatu kota. Akan tetapi dari semua taman kota yang sudah ada belum satu pun menjadi maskot atau icon utama Kota Wonosobo, hal tersebut dikarenakan Kota Wonosobo yang identik dengan kemajuan pariwisata alamnya yang ASRI tetapi belum memiliki icon lambang pada kotanya yang mencermikan keidentikan hal tersebut. Sehingga penulis dalam perancangan ini ingin membuat taman kota yang selain mencerminkan Kota Wonosobo yang ASRI, dan juga didalamnya akan ada sebuah bangunan modern yang menjadi lambang icon utama Kota serta menjadi tujuan utama wisatawan ataupun wadah kegiatan bersama masyarakat Kota Wonosobo. Konsep pendekatan yang penulis ambil adalah arsitektur eco culture. Dimana Arsitektur Eco Culture merupakan sebuah konsep perancangan pembangunan dimana kebudayaan serta tradisi lokalnya masih dipertahankan dengan memperhatikan ekologi lingkungan sekitar. Dari tinjauan serta pengertian perancangan Arsitektur Eco Culture diatas, diharapan dari perancangan Taman Kota ini mampu membuat Taman Kota yang mengabungkan kebudayaan serta tradisi lokal Kota Wonosobo (pertanian) serta menselaraskan dengan lingkungan Kota Wonosobo yang ASRI (Aman, Sehat, Rapi, Indah).
OBSERVASI KONDISI BANGUNAN DI KABUPATEN KUDUS DAN WONOSOBO
Hermawan Hermawan;
Rifqi Afian Naufa Aditama;
Khozinatul Asror;
Ahmad Faizun;
Annisa Nabila Arrizqi
Journal of Economic, Business and Engineering (JEBE) Vol 4 No 1 (2022): Oktober
Publisher : Fakultas Ekonomi (FE) dan Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer (FASTIKOM) Universitas Sains Al Qur'an
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32500/jebe.v4i1.3442
Kondisi bangunan pada suatu wilayah sangat tergantung pada tradisi masyarakat. Perancangan arsitektur seharusnya dipengaruhi oleh karakteristik masyarakat dan wilayah tapak bangunan. Kondisi karakteristik iklim menjadi salah satu elemen penting dalam perancangan arsitektur. Tujuan penelitian adalah mengamati kondisi bangunan dalam segi elemen arsitektur dan kelengkapannya di dua kabupaten yang berbeda karakteristik iklimnya. Metode penelitian dilakukan dengan metode pengambilan data menggunakan observasi dan pengamatan. Analisa data menggunakan analisa deskriptif yang didasarkan pada teori tentang perancangan arsitektur. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa perbedaan kondisi bangunan antara Kabupaten Wonosobo dan Kudus tidak terlalu berbeda jauh. Beberapa bangunan telah terlihat menyesuaikan dengan iklim tropis. Penerapan karakteristik iklim pada kedua wilayah terlihat tidak terlalu diperhatikan secara spesifik.
UPAYA PENINGKATAN KINERJA KEUANGAN UMKM KABUPATEN WONOSOBO, FAKTOR APA SAJA YANG MEMPENGARUHINYA?
Febru Akhmad Aldy Al-Ajib;
Kurniawati Mutmainah
Journal of Economic, Business and Engineering (JEBE) Vol 4 No 1 (2022): Oktober
Publisher : Fakultas Ekonomi (FE) dan Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer (FASTIKOM) Universitas Sains Al Qur'an
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32500/jebe.v4i1.3473
Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh e-commerce, budaya organisasi, kompetensi sumber daya manusia, dan sistem informasi akuntansi terhadap kinerja keuangan UMKM di Kabupaten Wonosobo. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer. Data primer diperoleh dari kuesioner yang disebarkan kepada pelaku UMKM di Kabupaten Wonosobo. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purpossive sampling dan perhitungan rumus slovin yang berjumlah 100 sampel responden. Data yang diperoleh dianalisis dengan uji analisis regresi linier berganda dengan menggunakan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel e-commerce, budaya organisasi, sistem informasi akuntansi berpengaruh positif terhadap kinerja keuangan UMKM di Kabupaten Wonosobo, sedangkan variabel kompetensi sumber daya manusia tidak memberikan pengaruh terhadap kinerja keuangan UMKM di Kabupaten Wonosobo.