cover
Contact Name
Adhar Arifuddin
Contact Email
healthytadulako@gmail.com
Phone
+6285242303103
Journal Mail Official
healthytadulako@gmail.com
Editorial Address
Jl. Soekarno Hatta KM.9, Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako , Palu, Provinsi Sulawesi Tengah, 94148
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako)
Published by Universitas Tadulako
ISSN : 24078441     EISSN : 25020749     DOI : https://doi.org/10.22487
Core Subject : Health,
Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) merupakan media komunikasi dan publikasi ilmiah di bidang ilmu kesehatan yang diterbitkan oleh Unit Penjaminan Mutu Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako yang. Jurnal ini terbit secara berkala 4 kali dalam setahun (Januari, April, Juli dan Oktober). Jurnal Tadulako Sehat diterbitkan pertama kali pada tahun 2015. Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) menerima dan menerbitkan artikel penelitian, tinjauan pustaka dan laporan kasus di bidang kedokteran dan kesehatan.
Articles 14 Documents
Search results for , issue "Vol. 9 No. 2 (2023)" : 14 Documents clear
PERBANDINGAN AKTIVITAS FISIK JENIS AEROBIK DAN ANAEROBIK TERHADAP KADAR HIGH DENSITY LIPOPROTEIN (HDL) David pakaya; Eka Mutiara Herman
Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) Vol. 9 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/htj.v9i2.737

Abstract

Physical activity is classified based on biochemically process of energy shynthesis into aerobic and anaerobic physical activity. These activities has the ability to increase the High Density Lipoprotein (HDL) on body. The aim of this study is to determine the comparison between aerobic and anaerobic physical activity on HDL levels. This is a quasi experimental research with pre and post test design. This study partisipant used purposive sampling methods, totally 60 individuals, were divided into two groups, that is aerobic physical activity group and anaerobic physical activity group. Data of HDL levels were perform used Cholesterol Oxidase – Peroxidase Aminoantypirin (CHOD-PAP) methods. Data as a pair for measured the increased of HDL leves in two groups and analyzed with GrapPhad Prism 8.0.0 used the Unpaired t-test. In This study we found hhe HDL levels on the aerobic and anaerobic physical activity showed a significant increased (p<0,0001). The comparison on HDL levels between aerobic and anaerobic physical activity showed a non-significant difference (p=0,7740). in the conclusion, The aerobic and anaerobic physical activity has effect on increased the HDL levels, but has no difference when compared between the aerobic and anaerobic physical activity on increased HDL levels.
SYSTEMATIC REVIEW: FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN DIABETES MELITUS (DM) PADA PENDERITA TUBERKULOSIS (TB) Puti Andalusia Sarigando Banilai; Mateus Sakundarno
Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) Vol. 9 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/htj.v9i2.739

Abstract

Dalam beberapa dekade terakhir, prevalensi Tuberkulosis, dan kasus Diabetes Melitus di dunia kembali muncul sebagai masalah kesehatan masyarakat yang signifikan. TB dan DM menjadi masalah dunia utamanya 80% pada negara endemis TB. Hubungan TB dan DM lebih menonjol di negara-negara berkembang dimana TB endemik dan prevalensi DM meningkat. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui faktor apa saja yang berhubungan dengan kejadian Diabetes Melitus pada Penderita Tuberkulosis. Penelitian ini menggunakan metode systematic review dengan menggunakan pencarian database dari ResearchGate, Science Direct, Google Scholar dan PubMed. Artikel-artikel tersebut dipilih berdasarkan penelitian fokus yaitu faktor yang berhubungan dengan kejadian Diabetes Melitus pada Penderita Tuberkulosis. Berdasarkan hasil pencarian melalui database berskala nasional dan internasional, dari 2231 artikel didapatkan 22 artikel yang dikaji sesuai dengan kriteria inklusi dan ekslusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor usia, jenis kelamin, Riwayat Diabetes Melitus pada keluarga, ras/etnis, jenis TB, Indeks Massa Tubuh (IMT), obesitas sentral, perilaku merokok dan perilaku konsumsi alkohol memiliki hubungan dengan kejadian Diabetes Melitus pada Penderita Tuberkulosis
ANALISIS SELF-CONTROL OUTCOME STUDI KASUS PERKARA KEKERASAN OLEH ANAK TERHADAP IBU KANDUNGNYA DI SATUAN RESKRIM POLRES PURWOREJO Aris Fadchurrahman; Ciptasari Prabawanti; Reni Kusumawardhani
Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) Vol. 9 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/htj.v9i2.741

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi impulsive reflektif dan reflective impulsif terhadap self-control outcome Subyek S dalam melakukan kekerasan berupa penganiayaan yang menyebabkan Korban T meninggal dunia di Satuan Reskrim Polres Purworejo. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subyek penelitian adalah S sebagai pelaku kekerasan/penganiayaan terhadap ibu kandungnya sendiri. Analisis tema dilakukan untuk mengupas secara rinci data-data kualitatif yang dimiliki guna menemukan keterkaitan pola-pola dalam sebuah fenomena dan menjelaskan sejauh mana sebuah fenomena terjadi Analisis data studi kasus, interpretasi dan penyajian hasil akan dijelaskan secara rinci. Hasil penelitian menunjukkan rendahnya self-control outcome pada Subyek S sebagai pelaku kekerasan/penganiayaan terhadap ibu kandungnya. Hal ini disebabkan karena beberapa gangguan pada impulsive precursor seperti impulsivity yang menggambarkan beratnya tekanan hidup, simple task mengungkapkan subyek S tidak mau mengerjakan tugas berat dan tidak berupaya mencoba, pada risk seeking lebin berani menantang risiko, pada self-centered lebih berpusat pada diri sendiri dan cenderung mengabaikan orang lain, dan pada temper mudah menyalahkan orang lain jika berbuat salah. Sementara pada reflective precursor ditemukan pengambilan keputusan terhadap apa yang akan dikerjakan didasarkan pada keyakinan diri sendiri tanpa bantuan dan masukan dari orang lain, kurangnya keterbukaan, kebebasan untuk berefleksi terbatas.
EPIDEMIOLOGICAL MODEL OF STUNTING DETERMINANTS IN INDONESIA Adhar Arifuddin; Yuli Prihatni; Ari Setiawan; Rosa Dwi Wahyuni; A Fahira Nur; Nur Eka Dyastuti; Hidayanti Arifuddin
Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) Vol. 9 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/htj.v9i2.928

Abstract

Stunting dapat menghambat pertumbuhan fisik, meningkatkan kerentanan anak terhadap penyakit, hambatan perkembangan kognitif yang menurunkan kecerdasan dan produktivitas anak di masa depan. Penelitian ini bertujuan menggali fenomena determinan stunting pada anak dengan pendekatan epidemiologi. Jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Partisipan dalam penelitian ini adalah para ibu yang memiliki anak menderita stunting sebanyak 8 informan di Sulawesi Tengah. Partisipan berusia antara 25 sampai dengan 35 tahun yang berdomisili di daerah perkotaan dan pedesaan. Pengumpulan data menggunakan angket yang dilengkapi wawancara. Penggunaan angket untuk mengeksplorasi faktor risiko dan mengidentifikasi berbagai determinan stunting dengan pendekatan trias epidemiologi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa determinan stunting dengan pendekatan trias epidemiologi diantaranya faktor host terdiri dari penyakit infeksi yang diderita, kurang asupan gizi/ status gizi, ketahanan pangan yang rendah, pola asuh/pola makan yang buruk, kualitas dan kuantitas makanan yang rendah, ASI eksklusif, serta gangguan mental dan hipertensi pada ibu. Faktor agent terdiri dari bakteri, parasit dan virus yang mengakibatkan diare, ISPA dan campak pada anak. Faktor environment terdiri dari sanitasi, akses air bersih, bahan bakar memasak, perilaku merokok, dan paparan asap rokok. Pengembangan riset literature review diperlukan dalam menentukan faktor lain sebagai determinan stunting pada anak untuk mengembangkan riset epidemiologi dalam mengendalikan faktor risiko stunting.

Page 2 of 2 | Total Record : 14