cover
Contact Name
Adhar Arifuddin
Contact Email
healthytadulako@gmail.com
Phone
+6285242303103
Journal Mail Official
healthytadulako@gmail.com
Editorial Address
Jl. Soekarno Hatta KM.9, Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako , Palu, Provinsi Sulawesi Tengah, 94148
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako)
Published by Universitas Tadulako
ISSN : 24078441     EISSN : 25020749     DOI : https://doi.org/10.22487
Core Subject : Health,
Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) merupakan media komunikasi dan publikasi ilmiah di bidang ilmu kesehatan yang diterbitkan oleh Unit Penjaminan Mutu Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako yang. Jurnal ini terbit secara berkala 4 kali dalam setahun (Januari, April, Juli dan Oktober). Jurnal Tadulako Sehat diterbitkan pertama kali pada tahun 2015. Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) menerima dan menerbitkan artikel penelitian, tinjauan pustaka dan laporan kasus di bidang kedokteran dan kesehatan.
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol. 9 No. 3 (2023)" : 15 Documents clear
KEMATIAN ANAK DAN FAKTOR SOSIAL EKONOMI TERHADAP NILAI ANAK SEBAGA DAMPAK BENCANA DI KOTA PALU Rahman, Abd; Arifuddin, Adhar; Vidyanto, Vidyanto; Nur, A Fahira; Maryama, Indah; Arifuddin, Hidayanti; Dyastuti, Nur Eka
Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) Vol. 9 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/htj.v9i3.962

Abstract

This study aimed to determine the relationship between child mortality and socioeconomic factors on the value of children in mothers in Palu. This type of research is a survey research with a cross-sectional design. This research was conducted in Palu City. Participants in this study amounted to 382 mothers. The sampling technique used proportional stratified random sampling. The chi-square test results showed that the child mortality variable had a very significant relationship with the child's score with a significance level of 0.001 or <0.05. Furthermore, socioeconomic factors, in general, are related to the value of the child, where age and education have a significant relationship to the value of the child, with each significance value being 0.029 or <0.05 and income is not related to the value of the child because the significance is >0.05 or 0.061. The results of this study are expected to be a reference or guide for the government that the assessment of families, especially mothers of children, will impact high fertility rates and the desire to have children in disaster-affected areas based on child mortality and socioeconomic factors.
PERSEPSI DENGAN KESIAPAN MAHASISWA FISIOTERAPI ANGKATAN 2019 DALAM PELAKSANAAN INTERPROFESSIONAL EDUCATION DI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG Tikasari, Tyawan; Lubis, Zidni Imanurrohmah; Wardojo, Sri Sunaringsih
Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) Vol. 9 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/htj.v9i3.1016

Abstract

Pendahuluan: Interprofessional education merupakan praktik kolaborasi lebih dari satu tenaga kesehatan yang memiliki tujuan saling memahami keahlian dan peran masing-masing profesi serta berupaya dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan.. Tujuan: Mengetahui persepsi dan kesiapan mahasiswa fisioterapi terhadap pelaksanaan interprofessional education dan melihat hubungan antara persepsi dengan kesiapan. Metode: Studi ini merupakan studi pengamatan yang dilakukan dengan metode kuantitatif dan desain cross-sectional. Responden 103 mahasiswa fisioterapi. Hasil: Mahasiswa memiliki persepsi baik sebanyak (98%) dan memiliki persepsi sedang (2%). Kesiapan mahasiswa terhadap pelaksanaan interprofessional education (83%) memiliki kesiapan baik dan (17%) dengan kesiapn sedang. ABSTRACT Introduction: Interprofessional education is a collaborative practice of more than one health worker whose goal is to mutually understand the expertise and roles of each profession and strive to improve the quality of health services. Objectives: To find out the perceptions and readiness of physiotherapy students towards the implementatioSn of interprofessional education and to see the relationship between perceptions and readiness. Methods: This study is an observational study conducted using a quantitative method and a cross-sectional design. Respondents were 103 physiotherapy students. Results: Students have good perceptions (98%) and moderate perceptions (2%). Student readiness for the implementation of interprofessional education (83%) had good readiness and (17%) moderate readiness.
HUBUNGAN KETAHANAN PANGAN RUMAH TANGGA NELAYAN DENGAN STATUS GIZI IBU WANITA USIA SUBUR (WUS) DI KABUPATEN BREBES Sinaga, Niken Ayu Br; Adi, Annis Catur
Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) Vol. 9 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/htj.v9i3.1017

Abstract

ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pendapatan keluarga dan ketahanan pangan rumah tangga nelayan dengan status gizi ibu WUS (Wanita Usia Subur) di Kabupaten Brebes. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara ketahanan pangan rumah tangga nelayan dengan status gizi ibu WUS di Kabupaten Brebes.Penelitian ini merupakan penelitian korelasional dengan pendekatan kuantitatif dan metode yang digunakan adalah metode deskripsi analitik. Desain penelitian yang digunakan adalah studi potong lintang (cross sectional). Populasi penelitian adalah rumah tangga yang bermata pencaharian sebagai nelayan di Kabupaten Brebes berjumlah 4279 Rumah Tangga, sedangkan sampel dalam penelitian ini yaitu ibu WUS rumah tangga nelayan berjumlah 61 orang dengan menggunakan teknik sampel yaitu simple random sampling. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan instrumen kuisioner HFIAS untuk ketahanan pangan, instrumen kuisioner pendapatan untuk pendapatan keluarga, dan instrumen IMT untuk status gizi. Analisis data mengguanakan uji chi square dengan taraf signifikan. Hasil analisis hubungan antara ketahanan pangan dengan status gizi ibu WUS diperoleh nilai p-value 0,029 (a < 0,05) yang berarti terdapat Hubungan Tingkat ketahanan pangan dan status gizi WUS, sehingga H0 ditolak Ha diterima.
PERBANDINGAN BERAT BADAN, TINGGI BADAN, LINGKAR KEPALA PADA BALITA USIA 4-5 BULAN YANG DIBERI ASI EKSLUSIF DAN SUSU FORMULA DI WILAYAH KERJA PUSKSMAS RANGGO Achmad, Nurbaniy
Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) Vol. 9 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/htj.v9i3.1031

Abstract

Keadaan gizi yang baik merupakan salah satu unsur penting dalam upaya pencapaian derajat kesehatan yang optimal untuk meningkatkan mutu kehidupan bangsa. Kekurangan gizi, terutama pada anak-anak akan menghambat proses tumbuh kembang. Pertumbuhan yang terjadi pada seseorang meliputi perubahan fisik seperti panjang badan, berat badan, lingkar kepala, dan lain-lain. Tujuannya untuk mengetahui untuk membandingkan pertumbuhan berat badan, panjang badan dan lingkar kepala bayi yang diberikan ASI eksklusif dengan susu formula Di wilayah kerja Puskesmas Ranggo Tahun 2021. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain penelitian Cross-Sectional. Subyek penelitian adalah bayi memenuhi kriteria inklusi. Penentuan sampel dilakukan secara kouta sampling dengan menggunakan uji t test. Berdasarkan uji statistik t test ada perbedaan perbadingan Berat badan, tinggi badan dan lingkar kepala bayi yang diberikan ASI Eksklusif lebih ringan dibandingkan dengan bayi yang diberikan susu formula.
THE SCORING PREDICTORS OF STUNTING BASED ON THE EPIDEMIOLOGICAL TRIAD: PEER REVIEW Nur, A Fahira; Arifuddin, Adhar
Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) Vol. 9 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/htj.v9i3.1036

Abstract

The scoring predictor of stunting is intended to predict or assess the risk of a child experiencing stunting. The epidemiological triad approach includes three important elements, namely the host, agent, and environment related to stunting. The steps in developing a scoring predictor of stunting include identifying variables and data, analysing data to understand the relationships between variables, developing predictive models, and model validation to ensure model performance and accuracy. After the model is developed, implementation and evaluation of the model become important in applying the model on a wider scale as well as monitoring the performance and effectiveness of the model in preventing and overcoming stunting. The ultimate goal of the scoring predictor of stunting is to reduce the prevalence of stunting and improve the quality of life for children by preventing the adverse effects that this condition of malnutrition may cause in the long term.

Page 2 of 2 | Total Record : 15