cover
Contact Name
Rees Jati Prakasa
Contact Email
rees.jati.prakasa@gmail.com
Phone
+628124670705
Journal Mail Official
ijedjurnal@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Pengembangan Pembelajaran Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas PGRI Mahadewa Indonesia Seroja Street, Tonja, Denpasar, Bali, Indonesia Phone: (0361) 431434 Email: ijedjurnal@gmail.com
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Indonesian Journal of Educational Development (IJED)
ISSN : 27223671     EISSN : 27221059     DOI : -
Core Subject : Education,
The journal publishes research articles on the development of learning, measurement and evaluation of education, and management of education.
Articles 20 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 1 (2022): May 2022" : 20 Documents clear
Asesmen literasi sains tema kimia hijau pada siswa kelas XII di SMAN Satu Atap Lembongan Tjokorda Gde Putra Wirama
Indonesian Journal of Educational Development Vol. 3 No. 1 (2022): May 2022
Publisher : Lembaga Pengembangan Pembelajaran Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.6557263

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil survei PISA (Program for International Student Asesment) yang menunjukkan pencapaian tingkat literasi sains Indonesia selama 12 tahun keikutsertaannya selalu menempati peringkat kelima terbawah. Berdasarkan laporan PISA skor membaca Indonesia ada di peringkat 72 dari 77 negara, skor sains ada di peringkat 70 dari 78 negara. Tujuan penelitian ini yaitu 1) mendeskripsikan dan menjelaskan validitas butir soal literasi sains pada tema kimia hijau, 2) mendeskripsikan dan menjelaskan tingkat kesukaran butir soal literasi sains pada tema kimia hijau, 3) mendeskripsikan dan menjelaskan daya beda butir soal literasi sains pada tema kimia hijau, 4) mendeskripsikan dan menjelaskan reliabilitas butir soal literasi sains pada tema kimia hijau, serta 5) mendeskripsikan dan menjelaskan tingkat literasi sains siswa pada tema kimia hijau. Penelitian dilaksanakan tanggal 10 Februari 2022. Tempat penelitian di lakukan pada jenjang SMA di SMAN Satu Atap Lembongan. Sampel dalam penelitian ini merupakan siswa kelas XII Tahun Ajaran 2021/2022 yang telah mendapatkan materi Kimia, Fisika dan Biologi dalam kaitannya dengan Kimia Hijau. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 25 siswa. Instrumen dalam penilaian ini adalah soal tes literasi sains berupa pilihan pilihan ganda yang berjumlah 60 butir soal yang disusun pada Google Form. Instrumen yang digunakan berupa instrumen tes pilihan ganda. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif kuantitatif, yaitu untuk menguji validitas butir soal, reliabilitas butir soal, daya pembeda dan tingkat kesukaran butir soal. Adapun hasil pada penelitian ini yaitu berdasarkan hasil validitas butir soal literasi sains ditemukan bahwa dari total 60 butir soal yang disusun, terdapat 13 butir soal yang dinyatakan tidak memenuhi kriteria validitas atau tidak valid. Pada uji tingkat kesukaran butir soal literasi sains terdapat 2 butir soal yang masuk dalam kategori sukar, 52 butir soal masuk dalam kategori sedang dan 6 butir soal masuk dalam kategori mudah. Selain itu, terdapat sebanyak 1 butir soal baik, 23 butir soal diterima dan diperbaiki, 17 butir soal diperbaiki dan 19 butir soal ditolak. Dari hasil uji reliabilitas didapatkan hasil butir soal literasi sains dinyatakan reliabel atau memenuhi persyaratan. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan data bahwa literasi sains siswa kelas XII masuk dalam rentang sangat rendah dengan rata-rata persentase sebesar 58%. Bagi para peneliti untuk kedepannya agar dapat membuat soal-soal yang lebih variatif dalam berbagai aspek selain dinilai dari aspek valid dan reliabilitasnya. This research was motivated by the results of the PISA (Program for International Student Assessment) survey which showed that the achievement of Indonesia's scientific literacy level for 12 years of participation was always in the fifth lowest rank. Based on the PISA report, Indonesia's reading score is ranked 72 out of 77 countries, science scores are ranked 70 out of 78 countries. The purposes of this study are 1) to describe and explain the validity of scientific literacy items on the green chemistry theme, 2) describe and explain the level of difficulty of scientific literacy items on the green chemistry theme, 3) describe and explain the differentiating power of scientific literacy items on the green chemistry theme. , 4) describe and explain the reliability of scientific literacy items on the theme of green chemistry, and 5) describe and explain the level of scientific literacy of students on the theme of green chemistry. The research was carried out on February 10, 2022. The place of research was carried out at the high school level at SMAN Satu Atap Lembongan. The sample in this study was class XII students for the 2021/2022 academic year who had received material on Chemistry, Physics and Biology in relation to Green Chemistry. The number of samples in this study were 25 students. The instrument in this assessment is a scientific literacy test question in the form of multiple choice, totaling 60 questions compiled on Google Form. The instrument used is a multiple choice test instrument. The data analysis technique used is quantitative descriptive analysis technique, which is to test the validity of the items, the reliability of the items, the power of discrimination and the level of difficulty of the items. The results in this study, namely based on the results of the validity of the scientific literacy items, it was found that from a total of 60 items compiled, there were 13 items which were declared not to meet the validity criteria or were invalid. In the test of the level of difficulty of scientific literacy items, there are 2 items that fall into the difficult category, 52 items that fall into the medium category and 6 items that fall into the easy category. In addition, there were 1 good item, 23 items were accepted and corrected, 17 items were corrected and 19 items were rejected. From the results of the reliability test, the results of the scientific literacy items were declared reliable or met the requirements. Based on the results of the study, it was found that the scientific literacy of class XII students was in the very low range with an average percentage of 58%. For researchers in the future to be able to make questions that are more varied in various aspects other than being assessed from the validity and reliability aspects.
Penggunaan strategi mind mapping untuk meningkatkan kemampuan menulis teks prosedur siswa kelas X MIPA 2 SMA Negeri 5 Denpasar I Made Adhiyasa
Indonesian Journal of Educational Development Vol. 3 No. 1 (2022): May 2022
Publisher : Lembaga Pengembangan Pembelajaran Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.6566683

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penerapan strategi Mind Mapping dalam meningkatkan kemampuan menulis teks prosedur siswa kelas X MIPA 2 Tahun Pelajaran 2018/2019. Subjek penelitian ini siswa kelas X MIPA 2 Tahun Pelajaran 2018/2019 yang berjumlah 36 siswa. Objek penelitian ini kemampuan menulis teks prosedur. Metode pengumpulan data untuk yakni metode tes. Metode analisis data yaitu deskriptif kualitatif. Kriteria keberhasilan yang ditetapkan dalam penelitian ini yaitu nilai rata-rata kemampuan menulis teks prosedur secara klasikal minimal setara dengan KKM=70 dan ketuntasan belajar secara klasikal minimal 85%. Data observasi awal menunjukkan bahwa nilai rata-rata tes menulis teks prosedur siswa hanya mencapai 58,2 masih jauh dari hasil yang diharapkan. Setelah dilakukan penelitian tindakan, pada siklus I nilai rata-rata kelas kemampuan menulis teks prosedur mencapai 70,07 dengan ketuntasan belajar sebesar 69,44%. Selanjutnya pada siklus II nilai rata-rata kelas kemampuan menulis teks prosedur mencapai 81,04 dengan ketuntasan belajar sebesar 100%. Kesimpulan, penerapan strategi Mind Mapping dapat meningkatkan kemampuan menulis teks prosedur siswa kelas X MIPA 2 Tahun Pelajaran 2018/2019. This study aims to determine the effectiveness of the application of the Mind Mapping strategy in improving the ability to write procedural texts for students of class X MIPA 2 in the 2018/2019 academic year. The subjects of this study were students of class X MIPA 2 for the 2018/2019 academic year, totaling 36 students. The object of this research is the ability to write procedure text. The data collection method for the test method. The method of data analysis is descriptive qualitative. The success criteria set in this study are the average score of writing procedural texts classically at least equivalent to KKM = 70 and classical learning completeness of at least 85%. Preliminary observation data shows that the average score of the students' written procedure text test only reaches 58.2, which is still far from the expected results. After the action research was carried out, in the first cycle the average value of the procedural text writing ability class reached 70.07 with a learning completeness of 69.44%. Furthermore, in the second cycle, the average value of the procedural text writing ability class reached 81.04 with a learning completeness of 100%. In conclusion, the application of the Mind Mapping strategy can improve the ability to write procedural texts for students in class X MIPA 2 for the 2018/2019 academic year.
Meningkatkan penguasaan auxiliary siswa dalam menulis teks recount siswa kelas X MIPA 1 SMA Negeri 5 Denpasar menggunakan teknik take and give I Putu Suartika
Indonesian Journal of Educational Development Vol. 3 No. 1 (2022): May 2022
Publisher : Lembaga Pengembangan Pembelajaran Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.6570279

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan di SMA Negeri 5 Denpasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penerapan teknik Take and Give untuk meningkatkan praktik penguasaan auxiliary siswa dalam menulis teks recount Siswa Kelas X MIPA 1 SMA Negeri 5 Denpasar Tahun Pelajaran 2018/2019. Subjek penelitian ini siswa kelas X MIPA 1 SMA Negeri 5 Denpasar Tahun Pelajaran 2018/2019. Sedangkan objek penelitian kemampuan siswa menulis teks recount. Data kemampuan menulis teks recount dikumpulkan menggunakan tes hasil belajar. Metode analisis data yaitu deskriptif kualitatif. Kriteria keberhasilan yang ditetapkan dalam penelitian ini yaitu nilai rata-rata kemampuan menulis teks prosedur secara klasikal minimal setara dengan KKM=70 dan ketuntasan belajar secara klasikal minimal 85%. Hasil penelitian menunjukan nilai rata-rata hasil belajar pada kegiatan prasiklus adalah 60,30. Pada siklus I nilai rata-rata hasil belajar sebesar 75,27 dengan ketuntasan secara klasikal mencapai 79%. Sedangkan pada siklus II nilai rata-rata hasil belajar mencapai 82,84 dengan ketuntasan 100%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa implementasi teknik take and give dapat meningkatkan kemampuan menulis teks recount siswa kelas X MIPA 1 SMA Negeri 5 Denpasar Tahun Pelajaran 2018/2019. This classroom action research was conducted at SMA Negeri 5 Denpasar. This study aims to determine the effectiveness of the application of the Take and Give technique to improve the practice of mastering students' auxiliary in writing recount texts for Class X MIPA 1 SMA Negeri 5 Denpasar in the 2018/2019 academic year. The subjects of this study were students of class X MIPA 1 SMA Negeri 5 Denpasar in the 2018/2019 academic year. While the object of research is the ability of students to write recount text. Data on the ability to write recount texts were collected using a learning outcome test. The method of data analysis is descriptive qualitative. The success criteria set in this study are the average score of writing procedural texts classically at least equivalent to KKM = 70 and classical learning completeness of at least 85%. The results showed that the average value of learning outcomes in pre-cycle activities was 60.30. In the first cycle, the average value of learning outcomes was 75.27 with classical completeness reaching 79%. While in the second cycle the average value of learning outcomes reached 82.84 with 100% completeness. Thus, it can be concluded that the implementation of the take and give technique can improve the ability to write recount texts for students of class X MIPA 1 SMA Negeri 5 Denpasar in the 2018/2019 academic year.
Penerapan model problem based learning berbantuan evaluasi quizizz untuk meningkatkan hasil belajar IPS Ni Nyoman Sukartini
Indonesian Journal of Educational Development Vol. 3 No. 1 (2022): May 2022
Publisher : Lembaga Pengembangan Pembelajaran Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.6566603

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPS di kelas VIIIE Semester I SMP Negeri 3 Semarapura tahun pelajaran 2020/2021 melalui penerapan model problem-based learning berbantuan evaluasi Quizizz. Penelitian ini menggunakan desain penelitian tindakan kelas yang dirancang dalam dua siklus yang terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas VIIIE Semester I tahun pelajaran 2020/2021 yang berjumlah 30 orang. Objek penelitian adalah adalah hasil belajar IPS peserta didik setelah penerapan model proble based learning berbantuan media evaluasi Quizizz. Data penelitian adalah data hasil belajar yang diperoleh dengan tes tipe pilihan ganda dan dilakukan dengan bantuan media Quizizz. Data selanjutnya dianalisis secara deskriptif. Penelitian dikatakan berhasil jika nilai rata-rata hasil belajar minimal 76 dengan ketuntasan klasikal minimal 85%. Hasil penelitian pada siklus I diperoleh nilai rata-rata hasil belajar 79 dengan ketuntasan klasikal 77%, sedangkan untuk siklus II, nilai rata-rata hasil belajar IPS adalah 82 dengan ketuntasan klasikal 87%. Pada siklus II kriteria keberhasilan penelitan ini telah tercapai. Nilai rata-rata hasil belajar peserta didik mengalami peningkatan dari siklus I ke siklus II. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model problem based learning berbantuan evaluasi Quizizz dapat meningkatkan hasil belajar IPS peserta didik di kelas VIIIE. The aim of this study was to improve social science's learning outcomes in class VIIIE SMP Negeri 3 Semarapura for the first semester in academic year 2020/2021 through the application of problem based learning model assisted by Quizizz evaluation. This study used a classroom action research design which was carried out in two cycles consisting of planning, implementing, observing, and reflecting. The subjects of this study were 30 students of class VIIIE SMP Negeri 3 Semarapura for the first semester in academic year 2020/2021. The object of this study were the learning outcomes of students after the application of problem based learning model assisted by Quizizz evaluation. Research data were learning outcomes data which was obtained by multiple-choice tests with the help of Quizizz media. The data were analyzed descriptively. The research was said to be successful if the average value of learning outcomes is minimum of 76 with minimum 85% classical completeness. The results in the first cycle obtained an average value of learning outcomes was 79 with 77% classical completeness, while for the second cycle, the average value of learning outcomes was 82 with 87% classical completeness. In the second cycle, the aim of this research has been achieved. The average value of student learning outcomes has increased from first cycle to second cycle. The results showed that the application of problem-based learning model assisted by Quizizz evaluation can improve the social science’s learning outcomes in class VIIIE.
Penggunaan media sosial youtube sebagai media pembelajaran daring pada ketrampilan mengekspresikan puisi bahasa Bali Putu Ayu Gede Wedawati
Indonesian Journal of Educational Development Vol. 3 No. 1 (2022): May 2022
Publisher : Lembaga Pengembangan Pembelajaran Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.6566449

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui efektivitas penggunaan media youtube dalam meningkatkan keterampilan mengekspresikan puisi Bahasa Bali Kelas XI IPB Semester Genap di SMA Negeri 2 Mengwi Tahun Pelajaran 2020/2021. Objek penelitian ini keterampilan mengekspresikan puisi Bahasa Bali. Subjek penelitian ini adalah siswa SMA Negeri 2 Mengwi Kelas XII IPB semester 2 dengan jumlah 29 siswa dengan kriteria siswa laki-laki 6 dan siswa perempuan 23. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK), yang dilakukan dalam dua siklus, di mana setiap siklusnya terdiri dari empat komponen, yaitu, perencanaan, tindakan, observasi serta refleksi. Penelitian tindakan kelas ini menggunakan model desain Kurt Lewin. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah lembar observasi. Metode analisis data penelitian deskriptif kualitatif dan kuantitaf. Kriteria keberhasilan adalah nilai peserta didik mencapai minimum 75 dengan ketuntasan klasikal minimal 80%. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan peningkatan pada keterampilan mengekspresikan peserta didik dengan menggunakan media youtube ini pada mata pelajaran bahasa Bali materi mengekspresikan puisi bahasa bali pada kelas XI IPB SMA Negeri 2 Mengwi bisa dilihat dari nilai rata-rata keterampilan mengekspresikan pada peserta didik pada pra-kegiatan yaitu 61,91 (rendah), kemudian pada siklus I meningkat menjadi 72,29 (cukup), dan pada siklus II meningkat lagi menjadi 84,82 (sangat baik). Dan juga dapat dilihat dari persentase ketuntasan pada pra-tindakan 24%, kemudian pada siklus I meningkat menjadi 58% dan pada siklus II meningkat menjadi 100%. The purpose of the study was to find out the efektivity use of youtube media in improving the skills of expressing Balinese poetry in Class XI IPB Even Semester at SMA Negeri 2 Mengwi in the 2020/2021 academic year. The object of this research is the improvement of skills in expressing Balinese poetry. The subjects of this study were students of SMA Negeri 2 Mengwi Class XII IPB semester 2 with a total of 29 students with criteria for male students 6 and female students 23. This research was a classroom action research (CAR), which was carried out in two cycles, where each cycle consisted of of four components, namely, planning, action, observation and reflection. This classroom action research uses Kurt Lewin's research model. The data collection method used is a observation sheet. The method of data analysis is descriptive qualitative and quantitative research. The criterion of success is that the student's score reaches a minimum of 65 with a classical mastery of at least 80%. The results of the research obtained are, There is an increase in students' expressing skills using YouTube media in Balinese language subjects, the material for expressing Balinese poetry in class XI IPB SMA Negeri 2 Mengwi can be seen from the average value of expressing skills in students in pre-school. -activity was 61.91 (low), then in the first cycle increased to 72.29 (enough), and in the second cycle increased again to 84.82 (very good). And it can also be seen from the percentage of completeness in the pre-action 24%, then in the first cycle it increases to 58% and in the second cycle it increases to 100%.
Penerapan model pembelajaran contextual teaching and learning berbantuan google meet untuk meningkatkan prestasi belajar matematika Ni Ketut Yatini
Indonesian Journal of Educational Development Vol. 3 No. 1 (2022): May 2022
Publisher : Lembaga Pengembangan Pembelajaran Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.6575142

Abstract

Pelaksanaan penelitian ini berlokasi di SD Negeri 2 Galungan. Objek penelitian penelitian adalah prestasi belajar matematika, sedangkan subjek penelitian adalah siswa kelas V semester II tahun pelajaran 2020/2021. Tujuan penelitian adalah untuk meningkatkan prestasi belajar Matematika. Permasalahan awal yang terjadi adalah belum maksimalnya proses pembelajaran yang dilakukan guru dalam meningkatkan prestasi belajar Matematika siswa. Data prestasi belajar matematika dikumpulkan menggunakan instrumen tes prestasi belajar Matematika. Teknik analisis data dalam penelitian ini yakni kualitatif dan kuantitatif. Kriteria keberhasilan penelitian tindakan kelas ini yang digunakan adalah KKM mata pelajaran Matematika untuk kelas V adalah 65 pada tahun pelajaran 2020/2021. Jika secara klasikal siswa sudah mencapai ketuntasan 85% memperoleh nilai tes akhir ≥65, maka penelitian tindakan kelas ini dapat dikatakan sudah berhasil. Hasil penelitian pada siswa dari nilai rata-rata awal 64,35 naik menjadi 73,00 pada siklus I dan naik menjadi 83,20 pada siklus II. Hasil pada siklus II sudah sesuai harapan indikator keberhasilan penelitian oleh karenanya penelitian ini tidak dilanjutkan ke siklus berikutnya. Kesimpulan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model Contextual Teaching and Learning (CTL) dalam pelaksanaan proses pembelajaran mampu meningkatkan prestasi belajar matematika siswa. The implementation of this research is located at SD Negeri 2 Galungan. The object of the research is mathematics learning achievement, while the research subject is class V second semester students for the 2020/2021 academic year. The purpose of this research is to improve mathematics learning achievement. The initial problem that occurs is that the learning process carried out by the teacher is not maximal in improving students' mathematics learning achievement. Mathematics learning achievement data was collected using a Mathematics learning achievement test instrument. Data analysis techniques in this study are qualitative and quantitative. The criteria for the success of this classroom action research that is used is the KKM for Mathematics for class V is 65 in the 2020/2021 school year. If classically students have achieved 85% completeness and obtained a final test score of 65, then this classroom action research can be said to have been successful. The results of the study on students from the initial average score of 64.35 rose to 73.00 in the first cycle and rose to 83.20 in the second cycle. The results in the second cycle were in line with the expectations of the research success indicators, therefore this research was not continued to the next cycle. The conclusions in this study indicate that the application of the Contextual Teaching and Learning (CTL) model in the implementation of the learning process is able to improve students' learning achievement in mathematics.
Implementasi strategi pembelajaran aktif tipe quiz team berbantuan aplikasi zoom cloud meeting untuk meningkatkan prestasi belajar pendidikan agama Hindu dan budi pekerti Ni Luh Sudarmi
Indonesian Journal of Educational Development Vol. 3 No. 1 (2022): May 2022
Publisher : Lembaga Pengembangan Pembelajaran Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.6575163

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan di SD Negeri 3 Suwug Singaraja. Tujuan penulisan penelitian tindakan kelas ini adalah untuk mengetahui apakah implementasi strategi pembelajaran Aktif Tipe Quiz Team berbantuan aplikasi Zoom Cloud Meeting dapat meningkatkan prestasi belajar Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti siswa. Subjek penelitian adalah siswa kelas VI semester II tahun pelajaran 2020/2021, sedangkan objek penelitian ini adalah prestasi belajar mata pelajaran Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti. Instrumen pengumpulan data adalah tes prestasi belajar Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Kriteria keberhasilan yakni nilai rata-rata kelas minimal setara dengan nilai KKM=75 dan ketuntasan klasikal minimal 85%. Hasil penelitian yang diperoleh dari penelitian ini adalah penerapan pembelajaran Aktif Tipe Quiz Team berbantuan aplikasi Zoom Cloud Meeting dapat meningkatkan prestasi belajar Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti siswa hal ini terbukti dari hasil prestasi belajar siswa yang diperoleh pada nilai rata-rata awal yaitu 64,74 dengan ketuntasan klasikal 53%. Pada siklus I menjadi 76,00 dengan ketuntasan secara klasikal 74%. Pada siklus II menjadi nilai rata-rata kelas meningkat menjadi 84,37 dan dengan ketuntasan klasikal mencapai 89%. Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah penerapan pembelajaran Aktif Tipe Quiz Team berbantuan aplikasi Zoom Cloud Meeting dapat meningkatkan prestasi belajar Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti siswa. This research is a classroom action research conducted at SD Negeri 3 Suwug Singaraja. The purpose of writing this classroom action research is to find out whether the implementation of the Quiz Team Type Active learning strategy with the help of the Zoom Cloud Meeting application can improve students' learning achievement in Hindu Religion and Moral Education. The subjects of the research were students of class VI in the second semester of the 2020/2021 academic year, while the object of this research was the learning achievement of the subjects of Hindu Religious Education and Budi Pekerti. The data collection instrument was a learning achievement test for Hindu Religion and Budi Pekerti. The data analysis technique in this research is descriptive qualitative. The criteria for success are the minimum grade point average equivalent to the KKM = 75 and classical completeness of at least 85%. The results obtained from this study are that the application of Active Learning Type Quiz Team assisted by the Zoom Cloud Meeting application can improve students' learning achievement of Hindu Religious Education and Budi Pekerti this is evident from the results of student achievement obtained at the initial average value of 64.74 with a classical completeness of 53%. In the first cycle to 76.00 with classical completeness 74%. In the second cycle, the average value of the class increased to 84.37 and with classical completeness it reached 89%. The conclusion obtained from this research is that the application of Quiz Team Type Active learning assisted by the Zoom Cloud Meeting application can improve students' learning achievement of Hindu Religion and Moral Education.
Penerapan model creative prolem solving sebagai upaya meningkatkan prestasi belajar bahasa Indonesia siswa kelas VI SD Negeri 3 Lemungkih Ni Made Artini
Indonesian Journal of Educational Development Vol. 3 No. 1 (2022): May 2022
Publisher : Lembaga Pengembangan Pembelajaran Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.6566533

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Subjek dari penelitian ini adalah siswa kelas VI semester I SD Negeri 3 Lemukih. Objek penelitian hasil belajar bahasa Indonesia pada tema 1, 2, dan 3. Tujuan penelitian agar prestasi belajar yang dicapai siswa dapat ditingkatkan sesuai dengan Kriteria Ketuntasan Belajar yang diharapkan. Metode pengumpulan data dilakukan menggunakan tes prestasi belajar. Metode analisis data penelitian menggunakan analisis secara deskriptif kualitatif. Kriteria keberhasilan yang ditetapkan dalam penelitian ini secara klasikal mencapai ketuntasan minimal 85% dan motivasi dari siswa minimal baik. Hasil Penelitian menunjukkan data awal sampai siklus II yaitu: data awal menunjukkan ketuntasan belajar hanya 59%, siklus I meningkat menjadi 71%, siklus II meningkat menjadi 100%. Kesimpulan, model pembelajaran creative problem solving yang diterapkan guru dalam proses pembelajaran telah mampu meningkatkan prestasi belajar siswa dengan baik, serta metode pembelajaran ini dapat digunakan sebagai salah satu alternatif pembelajaran bahasa Indonesia yang dapat dilakukan guru. This research is classroom action research. The subjects of this study were sixth grade students in the first semester of SD Negeri 3 Lemukih. The object of research on Indonesian language learning outcomes is on themes 1, 2, and 3. The aim of the research is to improve student achievement in accordance with the expected Learning Completeness Criteria. The method of data collection was carried out using a learning achievement test. The research data analysis method used descriptive qualitative analysis. The success criteria set out in this study classically reached at least 85% completeness and the motivation of the students was at least good. The results showed that the initial data for the second cycle were: the initial data showed that learning completeness was only 59%, the first cycle increased to 71%, the second cycle increased to 100%. In conclusion, the creative problem solving learning model applied by the teacher in the learning process has been able to improve student learning achievement well, and this learning method can be used as an alternative Indonesian language learning that can be done by the teacher.
Penerapan metode pemberian tugas untuk meningkatkan prestasi belajar bahasa Indonesia siswa kelas I semestar I SD Negeri 3 Jagaraga I Gusti Ayu Suwantari
Indonesian Journal of Educational Development Vol. 3 No. 1 (2022): May 2022
Publisher : Lembaga Pengembangan Pembelajaran Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.6566395

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan prestasi belajar siswa SD Negeri 3 Jagaraga Kecamatan Sawan dengan menerapkan metode pemberian tugas. Rendahnya penguasaan anak dalam pembelajaran dikarenakan kurang tepatnya metode pembelajaran dan media yang digunakannya, sehingga anak menjadi tidak aktif, mudah bosan, dan kurang memperhatikan penjelasan guru. Subjek penelitian ini adalah siswa SD Negeri 3 Jagaraga Kecamatan Sawan dengan jumlah anak 23 orang siswa, sedangkan objek penelitian adalah hasil belajar Bahasa Indonesia. Metode pengumpulan data menggunakan tes prestasi belajar yang kemudian dilakukan analisis secara deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus dilakukan berdasar tahapan: (1) menyusun rencana kegiatan, (2) melaksanakan tindakan,(3) observasi, dan (4) analisis yang dilanjutkan dengan refleksi. Teknik analis data dalam penelitian ini yakni kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa menurut hasil observasi awal pembelajaran anak kurang aktif, mudah jenuh, dan perhatian anak pada penjelasan guru sangat kecil sehingga nilai rata-rata anak hanya sebesar 63,08. Setelah tindakan siklus I penguasaan materi pembelajaran meningkat menjadi rata-rata 70,04 dengan anak tuntas 19 anak dan belum tuntas 6 anak. Hasil tindakan pada siklus II penguasan materi setelah diberikan tes prestasi belajar meningkat menjadi rata-rata 84,44 dengan 25 anak. Kesimpulan pemanfaatan metode pembelajaran pemberian tugas telah mampu dengan baik untuk dijadikan alternatif dalam meningkatkan prestasi belajar anak. This study aims to improve student achievement of SD Negeri 3 Jagaraga, Sawan District by applying the assignment method. The low mastery of children in learning is due to the lack of precise learning methods and the media they use, so that children become inactive, easily bored, and pay less attention to teacher explanations. The subjects of this study were students of SD Negeri 3 Jagaraga, Sawan District with 23 students, while the object of research was the result of learning Indonesian. The data collection method used a learning achievement test which was then analyzed using a qualitative descriptive analysis. This research was conducted in two cycles. Each cycle is carried out based on the stages: (1) formulating an activity plan, (2) implementing actions, (3) observing, and (4) analyzing followed by reflection. Data analysis techniques in this study are qualitative and quantitative. The results showed that according to the results of initial observations, children's learning was less active, easily bored, and children's attention to teacher explanations was very small so that the average score of children was only 63.08. After the first cycle of action, the mastery of learning material increased to an average of 70.04 with 19 children completing and 6 students not completing. The results of the action in the second cycle of material mastery after being given a learning achievement test increased to an average of 84.44 with 25 children. Conclusion that the use of the assignment-giving learning method has been able to be used as an alternative in improving children's learning achievement.
Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe think-pair-share untuk meningkatkan prestasi belajar PJOK I Gede Susila
Indonesian Journal of Educational Development Vol. 3 No. 1 (2022): May 2022
Publisher : Lembaga Pengembangan Pembelajaran Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.6570031

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar mata pelajaran PJOK siswa kelas VI Semester I SD Negeri 3 Bontihing Singaraja. Terpacu oleh rendahnya prestasi belajar siswa kelas VI Semester I SD Negeri 3 Bontihing Singaraja pada mata pelajaran PJOK yang baru mencapai rata-rata 72,14 dengan ketuntasan belajar hanya mencapai 48% itu artinya mash banyak siswa yang belum memperoleh nilai sesuai dengan KKM. Subjek penelitian adalah siswa kelas VI semester I Tahun Pelajaran 2020/2021 berjumlah 21 yang terdiri dari 10 orang siswa laki-laki dan 11 orang siswa perempuan. Objek Penelitian motivasi dan hasil belajar PJOK. Penelitian tindakan kelas ini dilakukan dalam dua tahap yakni siklus I dan siklus II. Metode pengumpulan data menggunakan tes prestasi belajar. Metode analisis data berupa analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Kooperatife tipe TPS (Thing-Pair-Share) dalam mata PJOK telah membuat prestasi siswa menjadi meningkat. Kriteria keberhasian dapat dilihat dengan adanya peningkatan prestasi belajar dari data awal nilai rata-rata sebesar 72,14 pada siklus I rata-rata meningkat menjadi 78,53 atau mengalami peningkatan. Pada siklus II prestasi belajar siswa juga mengalami peningkatan menjadi 85,58. Ketuntasan belajar siswa juga mengalami peningkatan dari 48% pada data awal menjadi 71% pada siklus I dan pada siklus II ketuntasan juga mengalami peningkatan menjadi 100%. Disimpulkan bahwa model pembelajaran Think Pair Share (TPS) dapat meningkatkan hasil belajar PJOK. The purpose of this study was to improve learning outcomes of PJOK subjects for sixth grade students in the first semester of SD Negeri 3 Bontihing Singaraja. Spurred on by the low learning achievement of Grade VI students in Semester I of SD Negeri 3 Bontihing Singaraja in PJOK subjects, which only reached an average of 72.14 with learning completeness only reaching 48%, it means that there are still many students who have not obtained grades in accordance with the KKM. The research subjects were 21st semester VI students in the 2020/2021 academic year, consisting of 10 male students and 11 female students. Research object motivation and learning outcomes of PJOK. This classroom action research was conducted in two stages, namely cycle I and cycle II. Methods of data collection using a learning achievement test. The method of data analysis is in the form of quantitative descriptive analysis. The results showed that the application of the TPS (Thing-Pair-Share) cooperative learning model in PJOK's eyes had increased student achievement. The criteria for success can be seen by an increase in learning achievement from the initial data the average value of 72.14 in the first cycle the average increased to 78.53 or experienced an increase. In the second cycle, student learning achievement also increased to 85.58. Student learning mastery also increased from 48% in the initial data to 71% in cycle I and in cycle II, completeness also increased to 100%. It is concluded that the Think Pair Share (TPS) learning model can improve PJOK learning outcomes.

Page 1 of 2 | Total Record : 20