cover
Contact Name
Budi Dharmawanputra
Contact Email
budidharmawanputra@unesa.ac.id
Phone
+628563651865
Journal Mail Official
jurnalpendidikansendratasik@unesa.ac.id
Editorial Address
Jurusan Seni Drama, Tari, dan Musik Fakultas Bahasa dan Seni Gedung T14 Lantai 2 Universitas Negeri Surabaya Kampus Lidah Wetan Surabaya 60213
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Sendratasik
  • jurnal-pendidikan-sendratasik
  • Website
ISSN : 22529241     EISSN : 28289218     DOI : -
Core Subject : Education, Art,
Jurnal Pendidikan Sendratasik is a scientific journal that presents research-based articles or literature studies in realm of performing art education, includes theatre, dance, and music. Expert editors receive theatre, dance, or music education manuscripts from students, teachers, lecturers, artists, and other elements of society. This journal includes original research articles, review articles, and performance analysis, including: *Theatre Education *Dance Education *Music Education *Educational Theater *Educational Dance *Educational Music *Performing Arts Education Management (Drama, Dance, and Music) *Performing Arts Education Technology (Drama, Dance, and Music)
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 2 (2014)" : 7 Documents clear
BENTUK LAGU ”EKSPRESI” VERSI DRUM BAND GEMA SATYA LAKSITA SMPN 6 TUBAN FRISKA CYNTHIA M.
Jurnal Pendidikan Sendratasik Vol 2 No 2 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jps.v2n2.p%p

Abstract

Lagu “Ekspresi” merupakan lagu pop yang di populerkan oleh Titi Dwijayati salah satu diva Indonesia pada tahun 1988. Aransemen lagu “Ekspresi” ini di garap langsung olehbeberapa pelatih Drum Band Gema Satya Laksita SMP N 6 Tuban. Mereka menamai dirinyaD’ Troupe Team. Dengan garapan lagu yang unik dan menarik sehingga membentuk sebuaharansemen lagu yang sangat istimewa.Lagu “Ekspresi” ini dimainkan dengan berbagai macaminstrumen seperti terompet, trombone, bellyra, snare drum, simbal, bass drum, quarto, quinto,sehingga drum band Gema Satya Laksita SMP N 6 Tuban menyabet Klasmen SMA Juara IItingkat Jawa Timur dalam rangka hari Sumpah Pemuda pada tahun 2013. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menganalisis dan mendeskripsikan bentuk lagu“Ekspresi” versi Drum Band Gema Satya Laksita SMP N 6 Tuban, (2) menganalisis danmendeskripskan ragam pola ritme perkusi lagu “Ekspresi” pada drum band Gema SatyaLaksita SMP N 6 Tuban, (3) membandingkan lagu “Ekspresi” versi asli dengan versi drumband Gema Satya Laksita, (4) mengetahui teknik mengaransemen lagu. Pendekatan penelitian ini adalah kualitatif.Subjek dalam penelitian ini, yaitu DrumBand Gema Satya Laksita SMP N 6 Tuban. Objek dalam penelitian ini, yaitu bentuk lagu“Ekspresi” versi drum band Gema Satya Laksita. Analisis data dilakukan secara deskriptifkualitatif yaitu menganalisis dan mendeskripsikan bentuk lagu “Ekspresi” dan ragam polaritme perkusi versi drum band Gema Satya Laksita. Latar penelitian ini di SMP N 6 Tuban. Sumber data yang diperoleh dalam penelitian ini ada dua sumber, yaitu: (1) sumber datamanusia, dan (2) sumber data non manusia. Instrumen penelitianini adalah menggunakan alathandycam, kamera digital, serta alat tulis. Pengumpulan data penelitian dilakukan melalui beberapa cara yaitu: (1) Studi Pustaka,(2) Observasi, (3) Wawancara, dan (4) Dokumentasi. Di dalam teknik analisis data, penelitimeggunakan acuan buku Ilmu Bentuk Musik oleh Karl-Edmund Prier, SJ., dan buku CaraMudah Aransemen Lagu oleh Drs. A.M. Susilo Pradoko, Msi. Data yang terkumpul dariberbagai cara ini dianalisisdan tetap diuraikan dengan kata-kata. Penulis mendapatkan datatentang cara menganalisis intro, bentuk lagu, coda, pola ritme, frase dan motif. Untukmemperkaya teknik mengaransemen, penulis mendapatkan data tentang elemen-elemen dasarmusik, yakni pola-pola, ritmik, timbre, serta harmoni, tempo dan dinamika.Validitas datadalam penelitian ini menggunakan dua cara, yaitu: (1) Triangulasi Sumber, (2) TriangulasiMetode. Hasil penelitian bentuk lagu “Ekspresi” meliputi: (1) Aransemen lagu “Eskpresi” begituunik daripada aslinya, D’Troupe Team menggabungkan unsur-unsur melodi, harmoni yangsangat indah, aransemen yang kompleks, tata suara yang sangat megah, serta virtuositas dalammusik, (2) Bentuklagu “Ekspresi” termasukjenisbentuklagu dua bagian,(3) Di dalam analisislagu “Ekspresi” terdapat frase tanya dan jawab, motif 1, motif 2, motif 3, motif sekuens turun, motif pengulangan harafiah, motif pemerkecilan interval. (4) Di dalam analisis lagu“Ekspresi” terdapat banyak pola ritme perkusi duool, triool, quartool, sextool. Kata Kunci: Drum Band, Lagu Ekspresi, Pola Ritme
PEMBELAJARAN EKTRAKURIKULER VOKAL GRUP DI SMP KRISTEN YBPK SIDOREJO, PARE – KEDIRI SEBAGAI SARANA PENINGKATAN PRESTASI SENI MUSIK ARGA AMANGGI HERDIANTO
Jurnal Pendidikan Sendratasik Vol 2 No 2 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jps.v2n2.p%p

Abstract

Kegiatan ekstrakurikuler vokal grup merupakan salah satu bentuk dari kegiatanpengemangan diri. Keberhasilan dalam bernyanyi secara kelompok memerlukan latihan yangserius, disiplin, bertanggung jawab, serta memiliki sikap kebersamaan, saling bekerjasama,toleransi, dan percaya diri. Oleh sebab itu penelitian ini bertujuan mendiskripsikan :(1)Tahapan persiapan latihan vokal grup di SMP Kristen YBPK sidorejo Pare-Kediri,(2)Metode dalam proses latian ekstrakuler vokal grup, (3)Faktor pendukung ekstrakurikulervokal grup di SMP Kristen YBPK sidorejo Pare-Kediri. Pendekatan pada penelitian ini menggunakan Penelitian kualitatif dengan objekpenelitian pembelajaran ekstrakurikuler vokal grup di SMP Kristen YBPK sidorejo PareKediri.Sumber data penelitian dari dua sumber yaitu: sumber data manusia dan sumber data non manusia. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dandokumentasi. Ekstrakurikuler vokal grup di SMP Kristen YBPK sidorejo Pare-Kediri sesuai denganvisi dan misi sekolah. Pelatih yang mengajar adalah tenaga profesional, sarana prasarana yangnyaman, lengkap serta terawat dengan baik, materi pembelajaran vokal grup diajarkan denganmenggunakan teknik yang benar. Peserta didik ekstrakurikuler vokal grup wajib mengikuti tesyang dilakukan oleh pelatih dan guru pendamping. Hal ini bertujuan untuk mempersiapkanpeserta didik guna mengikuti lomba, festival, serta kegiatan lain yang berhubungan denganvokal grup. Hasil penelitian yaitu tahapan persiapan latihan vokal grup di SMP Kristen YBPKsidorejo Pare-Kediri adalah latihan pernafasan, latihan pembentukan suara, latihan intonasi,latihan artikulasi, latihan ekspresi. Metode yang diterapkan dalam latihan adalah metodedemonstrasi, Tanya jawab, dan latihan. Faktor pendukung dalam ekstrakurikuler vokal grupadalah faktor internal yaitu kualitas peserta (siswa) faktor eksternal yaitu sarana dan prasarana,pembimbing ekstrakurikuler, lingkungan sekolah, dukungan orang tua, dukungan dinaspendidikan pemuda kabupaten Kediri. Kata kunci : Vokal Grup, Peningkatan Prestasi, Metode Pembelajaran, Seni Musik.
MANAJEMEN SANGGAR TARI LUNG AYU KABUPATEN JOMBANG DEVIN NATANIA KORINA
Jurnal Pendidikan Sendratasik Vol 2 No 2 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jps.v2n2.p%p

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Sanggar Tari Lung Ayu Kabupaten Jombang yang dipimpinoleh Dian Sukarno. Berdiri sejak tahun 2005 dan telah mencapai usia 9 tahun. Salah satu kiatyang menjadi kunci keberhasilannya dalam mempertahankan eksistensinya adalahpengelolaan manajemen yang baik. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: (1) Bagaimana latar belakang berdirinyaSanggar Tari Lung Ayu Jombang?, (2) Bagaimana sistem manajemen yang diterapkanSanggar Tari Lung Ayu Jombang?. Tujuan penelitian ini adalah: (1) Mengetahui latarbelakang berdirinya Sanggar Tari Lung Ayu Jombang, (2) Mendeskripsikan sistemmanajemen yang diterapkan Sanggar Lung Ayu Jombang. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data dengan caraobservasi, wawancara, dan dokumentasi. Validitas data menggunakan triangulasi sumber dantriangulasi metode, sedangkan teknik analisis data menggunakan analisis kualitatif interaktifmeliputi reduksi data, penyajian, penarikan kesimpulan. Hasil yang dari penelitian ini: (1) Latar belakamg berdirinya Sanggar Tari Lung AyuJombang tahun 2005 yang diprakarsai oleh Dian Sukarno, bertempat di Jalan K.H RomliTamim, Desa Sumbermulyo, Kecamatan Jogotoro, Jombang-Jawa Timur. (2) Manajemenpengelolaan Sanggar Tari Lung Ayu Jombang menerapkan manajemen kekeluargaan, dimanapimpinan sanggar dibantu oleh dua devisi yang ada hubungan keluarga. Sedangkan penentukebijakan dan mitra sanggar dibantu oleh Ikatan Wali Murid Siswa Lung Ayu. Kesimpulan penulisan ini adalah Sanggar Tari Lung Ayu Jombang merupakan sanggartari yang menggunakan organisasi kekeluargaan dan mampu mempertahankan eksistensinya.Saran yang diberikan yakni agar Sanggar Tari Lung Ayu Jombang semakin baik dalammengelola sanggar. Kata kunci: Sanggar Tari Lung Ayu Jombang, Manajemen.
PEMBELAJARAN GITAR KLASIK DENGAN METODE ‘PARTISIPATIVE LEARNING’ DI MULTIPLE INTELEGENCE SCHOOL MUSIC TALENTS ACADEMY SURABAYA IAN TAUFAN
Jurnal Pendidikan Sendratasik Vol 2 No 2 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jps.v2n2.p%p

Abstract

Gitar klasik adalah alat musik petik berdawai yang banyak digemari dan dipelajari oleh segala tingkatan usia, karena memiliki suara yang sangat akustik dan selalu dapat dinikmati disetiap masa. Dalam proses pembelajaran gitar klasik diperlukan metode yang tepat, Agar dapatmenentukan hasil yang akan dicapai, di lembaga pendidikan Multiple Intelegence SchoolMusic Talents Academy adalah lembaga pendidikan musik non formal yangmenyelenggarakan pembelajaran gitar klasik dengan menggunakan model ‘Partisipativelearning’ hal ini dimaksudkan sebagai upaya agar siswa memiliki keberanian untukberkreativitas, metode belajar siswa aktif, juga di dalam peran aktif guru dalam metode Ceramah, metode demonstrasi, dan metode tugas. Berdasarkan fenomena tersebut ditentukanrumusan masalah sebaga berikut : bagaimanakah latar belakang, pelaksanaan pembelajaran,dan penerapan metode partisipative learning beserta kendala yang dialami di dalam prosespembelajaran gitar klasik di Multiple Intelegence School Music Talents Academy. Pembelajaran gitar klasik dengan metode ‘Partisipative learning’ dapat memotivasisiswa untuk lebih aktif dalam proses pembelajaran di kelas. Selain itu kreativitas siswa dapatdimunculkan melalui materi pendukung yaitu aransemen dan komposisi, Pelaksanaanpembelajaran dapat berjalan dengan baik dan memperoleh hasil yang optimal apabila dibagimelalui spesifikasi umur. Hal ini dimaksudkan supaya tidak terjadi kesenjangan dalamkemampuanm penerimaan materi maupun hasil belajar. Perbendaharaan repertoar gitar klasikpada tahapan kenaikan grade perlu ditambah agar lebih banyak pilihan. Kata kunci : metode partisipasi, gitar klasik, pendidikan musik non formal
PEMBELAJARAN EKSTRAKURIKULER TARI REMO BOLET MELALUI METODE TUTOR SEBAYA PADA SISWA KELAS VII DI SMP NEGERI 1 DAWARBLANDONG KABUPATEN MOJOKERTO IKE RESTUTI KUSUMA N.
Jurnal Pendidikan Sendratasik Vol 2 No 2 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jps.v2n2.p%p

Abstract

Seiring perkembangan jaman, memungkinkan kesenian tradisional akan mengalamikepunahan dengan adanya kesenian modern yang masuk pada ruang lingkup keseniantradisional. Salah satu upaya yang tepat untuk melestarikan dan pengembangan keseniandengan cara memasukkan kesenian dalam dunia pendidikan. Pelaksanaan pembelajaran tentusaja menggunakan pendekatan yang berbeda-beda. Seperti halnya yang dilakukan padapembelajaran ekstrakurikuler seni tari di SMP Negeri 1 Dawarblandong yang menggunakanmetode tutor sebaya dalam penyampaian materi pebelajaran. Berdasarkan latar belakang, rumusan masalah adalah: (1) Pelaksanaan pembelajaranekstrakurikuler tari Remo Bolet, (2) pelaksanaan metode tutor sebaya pada pembelajaranekstrakurikuler tari Remo Bolet dan (3) Hasil belajar setelah menerima materi tari Remo Boletmelalui metode tutor sebaya. Pembelajaran ekstrakurikuler tersebut menggunakan tari RemoBolet sebagai materi pembelajaran. Sebagai strategi untuk menjawab permasalahan tersebut, maka penelitian inimenggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data meliputi:(1) metode observasi, (2) metode wawancara dan (3) metode dokumentasi. Instrumenpenelitian menggunakan instrumen angket dan instrumen lembar observasi. Analisis data yangdigunakan adalah: (1) reduksi data, (2) penyajian data, (3) penarikan kesimpulan, sedangkanvaliditas data menggunakan triangulasi. Triangulasi yang digunakan adalah triangulasi sumberdan triangulasi teknik. Berdasarkan permasalahan penelitian, maka dapat dideskripsikan hasil penelitianbahwa pembelajaran ekstrakurikuler tari Remo Bolet di SMP Negeri 1 Dawarblandongmenggunakan metode tutor sebaya untuk meningkatkan kualitas belajar siswa, dengan caradibentuk menjadi beberapa kelompok. Berdasarkan penelitian, siswa yang mengikutipembelajaran ekstrakurikuler tari Remo Bolet melalui metode tutor sebaya, siswa lebihsenang, nyaman dan antusias dalam pembelajaran. Hasil ini ditunjukkan pula dengan adanyahasil pembelajaran ekstrakurikuler tari Remo Bolet melalui metode tutor sebaya. Dari 30 siswayang mengikuti kegiatan pembelajaran ekstrakurikuler tari Remo Bolet, 27 siswa berhasilmendapatkan nilai diatas rata-rata (tuntas) dan 3 siswa mendapat nilai dibawah rata-rata(belum tuntas), sehingga prosentase ketuntasan siswa adalah 90% dan berada pada tingkatanbaik sekali atau optimal. Kata Kunci: pembelajaran, ekstrakurikuler, tari remo bolet, metode tutor sebaya
IMPLEMENTASI MATA PELAJARAN SENI BUDAYA KURIKULUM 2013 DI SMA NEGERI 2 LAMONGAN VEDRUS DWI SAPUTRA
Jurnal Pendidikan Sendratasik Vol 2 No 2 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jps.v2n2.p%p

Abstract

SMA Negeri 2 Lamongan merupakan salah satu mantan Rintisan Sekolah BertarafInternasional (RSBI) yang ditunjuk pemerintah sebagai sekolah sasaran ImplementasiKurikulum 2013 dan menjadi tolok ukur pelaksanaan Kurikulum 2013 di KabupatenLamongan. Pelaksanaan Kurikulum 2013 perlu dilakukan evaluasi untuk menunjang danmenentukan keberhasilan Kurikulum tersebut. Implementasi kurikulum 2013 pada matapelajaran Seni Budaya meliputi pembelajaran dan penilaian hasil belajar. Pelaksanaanpembelajaran Seni Budaya di SMA Negeri 2 Lamongan sudah mengimplementasikanKurikulum 2013. Berdasarkan latar belakang, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikantentang (1) Pembelajaran Seni Budaya Kurikulum 2013 di SMA Negeri 2 Lamongan; (2)Penilaian hasil belajar Seni Budaya Kurikulum 2013 di SMA Negeri 2 Lamongan. Metodeyang digunakan pada penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Objek dari penelitian iniadalah pembelajaran Seni Budaya Kurikulum 2013 di SMA Negeri 2 Lamongan, dansubjeknya adalah guru Seni Budaya serta siswa kelas X di SMA Negeri 2 Lamongan. Sumberdata yang digunakan adalah manusia dan non manusia. Teknik pengumpulan data meliputi:observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah: reduksi data,penyajian data, verifikasi, sedangkan validitas data menggunakan beberapa triangulasi yaitutriangulasi metode, triangulasi sumber dan triangulasi waktu. Hasil penelitian menunjukanbahwa pada (1) Implementasi Kurikulum 2013 pada pembelajaran Seni Budaya di SMANegeri 2 Lamongan sudah dikatakan baik, akan tetapi masih perlu perbaikan dari segiketepatan penggunaan metode, media, pemanfaatan waktu, dan pengondisian peserta didik;(2) Penilaian hasil belajar yang dilakukan di SMA Negeri 2 Lamongan sudah mengikutipenilaian yang disyaratkan dalam Kurikulum 2013. Pendekatan penilaian yang digunakanadalah pendekatan oterntik. Pada pelaksanaan penilaian hasil belajar Seni Budaya di SMANegeri 2 Lamongan sudah sesuai dengan permendikbud No. 81A Tahun 2013. Penilaian hasilbelajar ditetapkan KKM untuk mata pelajaran Seni Budaya pada penilaian pengetahuan danpraktek ialah 80, sedangkan untuk penilaian sikap, yaitu B. Kata kunci: Implementasi, Mata Pelajaran Seni Budaya, Kurikulum 2013
PEMBELAJARAN EKSTRAKURIKULER KARAWITAN DI SMPN 1 SRENGAT BLITAR ANDRA LESTARI
Jurnal Pendidikan Sendratasik Vol 2 No 2 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jps.v2n2.p%p

Abstract

Karawitan merupakan kesenian tradisional yang mulai redup dan jarang peminatnya.Untuk melestarikan kesenian karawitan beberapa sekolah mengadakan ekstrakurikulerkarawitan. Ekstrakurikuler merupakan wadah yang sangat potensial untuk menciptakan siswamenjadi kreatif, inovatif, terampil, dan berprestasi, selain itu karawitan juga sebagai mediayang tepat untuk anak dalam melatih disiplin, tanggung jawab, kreatif, dan menumbuhkan rasacinta budaya tradisional. Pembelajaran ekstrakurikuler karawitan di SMPN 1 Srengat sangatmenarik untuk diteliti, karena telah berhasil mengundang minat siswa dan mendapatkanprestasi-prestasi yang membanggakan. Selain itu ekstrakurikuler karawitan dapatmeningkatkan rasa kebersamaan antara siswa satu dengan yang lain. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah (1) Mengetahui latar belakang SMPN 1 Srengatmengadakan ekstrakurikuler karawitan, (2) Mengetahui pelaksanaan ekstrakurikulerkarawitan di SMPN 1 Srengat Blitar, (3) Mengetahui minat siswa pada ekstrakurikulerkarawitan di SMPN 1 Srengat Blitar, (4) Mengetahui hasil ekstrakurikuler karawitan di SMPN1 Srengat Blitar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, yang berlokasi di SMPN 1 Srengatyang terletak di jalan Teratai no 1 Srengat Blitar. Pada penelitian ini menggunakan teknikpengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Model pembelajaran yangdiguanakan dalam penelitian ini adalah model pembelajaran langsung. Hasil dan pembahasan, SMPN 1 Srengat menyelenggarakan ekstrakurikuler karawitanuntuk mewujudkan tujuan pendidikan yaitu mewujudkan manusia seutuhnya, dalammewujudkan tujuan itu diperlukan keseimbangan antara pelajaran akademik dan nonakademik selain itu ekstrakurikuler karawitan sangat diperlukan untuk melatih anak agarmempunyai sikap kebersamaan dalam bermain instrumen gamelan, mempunyai rasa cintaterhadap budaya tradisional, tanggung jawab terhadap instrumen gamelan yang dimainkannya,disiplin dalam berlatih, melatih potensi dan kreatifitas anak dalam memainkan instrumengamelan dan percaya diri pada saat tampil dalam pementasan sekolah. Pemerintah KabupatenBlitar sering menyelenggarakan lomba dan festival karawitan dan tari, hal ini juga menjadisalah satu latar belakang SMPN 1 Srengat menyelenggarakan ekstrakurikuler karawitan.Pelaksanaan pembelajaran ekstrakurikuler di SMPN 1 srengat dikelompokkan menjadi tigakelompok, yaitu kelompok A adalah kelompok tahap awal, kelompok B adalah kelompoktahap tengah, dan kelompok C adalah kelompok tahap akhir. Ekstrakurikuler karawitanmendapatkan antusias dan minat yang tinggi dari siswa-siswinya. Hasil pembelajaranekstrakurikuler karawitan di SMPN 1 Srengat adalah siswa mampu menjalankan seluruhpembelajaran dengan tepat dan efisien, siswa memiliki nilai dan disiplin sikap yang baik. Kata Kunci: Ekstrakurikuler karawitan, minat, prestasi ekstrakurukuler

Page 1 of 1 | Total Record : 7