cover
Contact Name
Deni Rahman Marpaung
Contact Email
kesehatandanolahraga@gmail.com
Phone
+6281375760192
Journal Mail Official
kesehatandanolahraga@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Ilmu Keolahragaan Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Medan Jl. Willem Iskandar / Pasar V, Medan, Sumatera Utara – Indonesia Kode Pos 20221
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Kesehatan dan Olahraga
ISSN : 25974165     EISSN : 25990128     DOI : -
Core Subject : Health,
Tulisan yang dimuat dalam jurnal Kesehatan dan Olahraga hanya berkaitan dengan ilmu kesehatan olahraga, tidak memuat tulisan yang berkaitan dengan pendidikan olahraga
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1: Maret 2018" : 6 Documents clear
Pengaruh Pemberian Tomat Terhadap Denyut Nadi Pemulihan Setelah Melakukan Aktivitas Fisik Maksimal Fajar Apollo Sinaga; Samsul Bahri Ginting
Jurnal Kesehatan dan Olahraga Vol 2, No 1: Maret 2018
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (682.807 KB) | DOI: 10.24114/ko.v2i1.12945

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian tomat terhadap denyut nadi pemulihan setelah melakukan aktivitas fisik maksimal pada Siswa SMA Deli Murni Bandar Baru. Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimen. Populasi penelitian ini berjumlah 40 orang dengan jumlah sampel 16 orang. Sampel dibagi menjadi dua kelompok yaitu eksperimen berjumlah 8 orang dan kelompok kontrol 8 orang diambil dengan purposive random sampling. Berdasarkan hasil uji T berpasangan menunjukkan hasil rata – rata denyut nadi pemulihan kelompok pre test eksperimen sebesar 113,25 sedangkan post test sebesar 91,50 dengan nilai p=0,000 yang berarti ada pengaruh pemberian  tomat terhadap denyut nadi pemulihan setelah melakukan aktivitas fisik maksimal. Sedangkan pada kelompok kontrol memperoleh nilai rata – rata pre test sebesar 116,25 sedangkan post test sebesar 112,50 dengan nilai p=0,059 yang berarti tidak ada pengaruh pada kelompok kontrol. Berdasarkan hasil uji t berpasangan diketahui bahwa nilai p=0,000 (p<0,05) sehingga disimpulkan ada pengaruh pemberian tomat terhadap denyut nadi pemulihan setelah melakukan aktivitas fisik .Berdasarkan hasil uji wilcoxon diketahui bahwa nilai p=0,059 (p>0,05) sehingga disimpulkan tidak ada pengaruh pemberian air putih terhadap denyut nadi pemulihan setelah melakukan aktivitas fisik. Hasil uji wilcoxon post test kelompok eksperimen dan post test kelompok kontrol menunjukkan nilai p=0,011 dengan demikian adanya pengaruh signifikan pemberian tomat terhadap denyut nadi pemulihan dengan (p<0,05). Penelitian ini menyimpulkan bahwa ada pengaruh pemberian tomat terhadap denyut nadi pemulihan setelah melakukan aktivitas fisik Maksimal pada siswa SMA Deli Murni Bandar Bandar Baru. Kata Kunci: Tomat, Denyut Nadi Pemulihan, Aktivitas Fisik
Profil Kondisi Fisik Atlet Dayung Junior Nomor Traditional Boat Race Kota Medan Puji Ratno; Gabariel Simamora
Jurnal Kesehatan dan Olahraga Vol 2, No 1: Maret 2018
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (581.888 KB) | DOI: 10.24114/ko.v2i1.12948

Abstract

Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif yang bertujuan untuk mengetahui profil kondisi fisik atlet dayung junior nomor traditional boat race kota medan tahun 2015.  Komponen kondisi fisik yang sangat dominan dimiliki oleh atlet dayung adalah kekuatan otot pada bahu, punggung, perut dan lengan, daya tahan otot pada bahu, punggung, perut, lengan, tungkai, kemudian agilitas dan kelentukan punggung serta power otot lengan. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan pengukuran melalui tes. Subjek penelitian berjumlah 22 orang. Adapun tes dan hasil yang di dapatkan adalah: tes pull and push untuk mengukur kekuatan otot bahu 7,18 (kategori baik),  tes pull up untuk mengukur daya tahan otot bahu 7,36 (kategori baik), tes back leg dynamometer untuk mengukur kekuatan 7,36 (kategori baik), tes back up untuk mengukur daya tahan punggung 6,81 (kategori baik), tes standing trunk flexion untuk mengukur agilitas dan kelentukan punggung 7,27 (kategori baik), tes sit up untuk mengukur kekuatan otot perut 4,72 (kategori sedang), tes bent knee sit up untuk mengukur daya tahan otot perut 4,63 (kategori sedang), tes push up untuk mengukur kekuatan otot lengan 4,64 (kategori sedang), tes grip strenght dynanoneter untuk mengukur dayatahan otot lengan kanan 7,36 (kategori baik) dan kiri 6,36 (kategori sedang), tes squat jump untuk mengukur daya tahan otot tungkai 4,63 (kategori sedang) dan tes medicine ball put untuk mengukur power otot lengan 7,45 (kategori baik). Dari seluruh hasil tes di atas dapat disimpulkan bahwa propil kondisi fisik atlet dayung junior nomor traditional boat race dalam kategori sedang, dengan konfrensi nilai 6,31. Kata Kunci: Kondisi Fisik, Boat Race
Survey Motivasi Atlet Angkat Besi Dan Angkat Berat Pada Saat Mengikuti Latihan Di Pabbsi Kota Medan Nurhamida Sari Siregar; Rajakson Malau
Jurnal Kesehatan dan Olahraga Vol 2, No 1: Maret 2018
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (682.325 KB) | DOI: 10.24114/ko.v2i1.12949

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui motivasi atlet Angkat Besi dan Angkat Berat pada saat mengikuti latihan di PABBSI Kota Medan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan teknik pengumpulan data menggunakan angket. Populasi pada penelitian ini adalah atlet Angkat Besi dan Angkat Berat yang berjumlah 11 orang. Sampel pada penelitian adalah seluruh populasi. Instrumen pada penelitian ini adalah angket. Angket ini dilakukan uji coba dan didapatkan 32 butir angket yang valid dan reliabel dari 40 butir angket. Data dianalisis dengan menggunakan rumus persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi atlet Angkat Berat dan Angkat Besi pada saat mengikuti latihan di PABBSI Kota Medan yang paling banyak dengan kategori motivasi baik sebanyak 8 orang (73%) dan sisanya masuk dalam kategori motivasi sangat baik sebanyak 3 orang (27%). Bagi Klub Angkat Berat dan Angkat Besi, hasil penelitian ini diharapkan dapat diadikan bahan masukan bagi pembinaan cabang olahraga tersebut. Kata Kunci:  Motivasi, Atlet, Angkat Berat, Angkat Besi
Pengaruh Aktifitas Aerobik Dan Anaerobik Terhadap Kadar Hemoglobin Pada Mahasiswa Ilmu Keolahragaan Novita Sari Harahap; Theresia Stevani Tobing
Jurnal Kesehatan dan Olahraga Vol 2, No 1: Maret 2018
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (858.627 KB) | DOI: 10.24114/ko.v2i1.12947

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh aktifitas fisik aerobik dan anaerobik terhadap hemoglobin pada mahasiswa Ilmu Keolahragaan UNIMED. Penelitian ini dilakukan di FIK-UNIMED pada Mei 2017, dengan metode eksperimen. Sampel penelitian berjumlah 20 orang yaitu Mahasiswa Ilmu Keolahragaan UNIMED. Hasil penelitian diperoleh bahwa rata-rata hemoglobin pada saat pre tes 15,58  (g / dl) dan mengalami peningkatan pada saat post tes setelah aktivitas fisik Aerobik sebesar 16,30  (g /dl). Perbedaan hemoglobin dari pretes – post tes adalah sebesar 0,72 (g /dl). Sedangkan pada kelompok anaerobik diketahui bahwa rata-rata hemoglobin pada saat pre tes 15,34 (g / dl) dan mengalami peningkatan pada saat post tes setelah aktivitas fisik anaerobik sebesar 16,27  (g /dl). Perbedaan hemoglobin dari pre test – post test adalah sebesar 0,93 (g /dl). Hasil uji-t berpasangan pada kelompok aerobik diperoleh nilai significancy 0,005 (p < 0,05) yang berarti ada perbedaan yang signifikan hemoglobin sebelum dan setelah aktivitas fisik aerobik pada mahasiswa Ilmu Keolahragaan UNIMED Sedangkan pada kelompok anaerobik hasil uji-t berpasangan diperoleh nilai significancy 0,000 (p< 0,05) yang berarti ada pengaruh yang signifikan hemoglobin sebelum dan setelah aktivitas fisik anaerobik pada mahasiswa Ilmu Keolahragaan UNIMED. Hasil uji statistik diperoleh nilai p=0,923. Karena nilai p > 0,05 berarti dapat diambil kesimpulan bahwa terdapat pengaruh yang tidak bermakna   ( tidak signifikan) antara post tes hemoglobin setelah aktivitas fisik aerobik dengan hemoglobin setelah aktivitas fisik anaerobik. Hal ini berarti, terdapat pengaruh yang tidak bermakna (tidak signifikan) hemoglobin setelah aktivitas fisik aerobik dengan hemoglobin setelah aktivitas fisik Anaerobik pada mahasiswa Ilmu Keolahragaan UNIMED. Kata Kunci: Aerobik, Anaerobik, Hemoglobin
Pengaruh Pemberian Vitamin E Terhadap Kadar Hemoglobin Pada Aktivitas Fisik Submaksimal Rika Nailuvar Sinaga; Fajar Apollo Sinaga; Irdhian Dwika Azryan Siregar
Jurnal Kesehatan dan Olahraga Vol 2, No 1: Maret 2018
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (667.477 KB) | DOI: 10.24114/ko.v2i1.12950

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian Vitamin E terhadap kadar Hemoglobin pada aktivitas fisik submaksimal. Penelitian dilakukan di jurusan Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Medan mulai pada bulan Oktober 2015 sampai April 2016, dengan metode eksperimen, dengan pengambilan data pre test dan post tes. Populasi dalam penelitian ini adalah berjumlah 20 orang dengan sampel penelitian berjumlah 10 orang yang ditetapkan adalah Mahasiswa IKOR 2013 yang memenuhi kriteria. Taraf signifikan f adalah 0,927 yang artinya Ha ditolak bahwa kedua varian populasi tidak identic (equal varian not asumsi) , karena tidak signifikan f mempunyai keputusan equal varian not asumsi. Nilai equal varian not asumsi sebesar 0,222 dengan sig.(2-tailed) adalah 0,222 atau > 0,05 sehingga di putuskan tidak ada pengaruh pemberian Vitamin E terhadap peningkatan kadar Hemoglobin setelah melakukan aktifitas fisik submaksimal. Dengan demikian hipotesis menyatakan tidak ada pengaruh pemberian vitamin E terhadap kadar Hemoglobin pada aktifitas fisik submasimal tidak di terima secara signifikan α = 0,05 dan tidak teruji kebenarannya pada penelitian ini. Kata Kunci: Vitamin E, Hemoglobin, Aktifitas Fisik Submaksimal.
Pembinaan Prestasi Cabang Olahraga Bulutangkis Pbsi Sumatera Utara Nurman Hasibuan; Ruli Simamora
Jurnal Kesehatan dan Olahraga Vol 2, No 1: Maret 2018
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (757.453 KB) | DOI: 10.24114/ko.v2i1.12946

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan informasi tentang Pembinaan Prestasi Cabang Olahraga Bulutangkis PBSI Sumatera Utara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode Deskriptif dengan menggunakan angket. Penelitian ini tidak menghitung instrumen latihan fisik, tidak mengamati instrumen latihan  teknik, dan taktik yang seharusnya mengukur instrumen  latihan fisik dan mengamati latihan teknik atau pun taktik tetapi penelitian ini hanya menggunakan instrumen pertanyaan atau angket yang disebarkan kepada atlet PBSI Sumatera Utara. Populasi dalam penelitian ini sebanyak  100 orang atlet PBSI Sumatera Utara. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 20 orang yang diperoleh dengan menggunakan purposive sampling. Kemudian dilakukan penyebaran angket dilokasi penelitian. hasil penyebaran angket, setelah dianalisis dengan teknik persentase menunjukkan bahwa pembinaan prestasi cabang olahraga bulutangkis PBSI Sumatera Utara dikatakan “Baik Sekali” dengan hasil analisis persentase 86,65 %. Tetapi jika dihitung per indikator adalah indikator pertama (Latihan Fisik) 82,75 %, Indikator kedua (Latihan Teknik) memiliki nilai 84,10%, Indikator ketiga (Latihan Taktik) memiliki nilai 81,25 %, dan indikator keempat (Latihan Mental) memiliki nilai 81,77%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwasanya pembinaan prestasi cabang olahraga bulutangkis PBSI Sumatera Utara memiliki persentase 86,65% dengan kategori “Baik Sekali”.  Kata Kunci: Pembinaan Prestasi, Olahraga Bulutangkis

Page 1 of 1 | Total Record : 6