cover
Contact Name
Media Pustakawan
Contact Email
media.pustakawan@gmail.com
Phone
+6287876564261
Journal Mail Official
media.pustakawan@gmail.com
Editorial Address
Jalan Salemba Raya No.28 A, Pusat Pembinaan Pustakawan
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Media Pustakawan
Published by Perpustakaan Nasional
ISSN : 08529248     EISSN : 26853396     DOI : https://doi.org/10.37014/medpus
Core Subject : Science,
Jurnal Media Pustakawan merupakan terbitan Perpustakaan Nasional, Pusat Pembinaa Pustakawan(Pusat Pembinaan Pustakawan) yang berfokus pada bidang ilmu perpustakaan dan informasi khususnya yang berhubungan dengan pengembangan kepustakawanan . Artikel Jurnal yang diterbitkan merupakan hasil kajian atau penelitian yang dapat bersumber dari studi literatur, studi lapangan, eksperimen, dan implementasi dari konsep, teori & model di bidang kepustakawanan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 15, No 3 (2008): September" : 8 Documents clear
Standar Nasional Perpustakaan: Masukan untuk penyusunan RPP Standar Nasional Perpustakaan Blasius Sudarsono
Media Pustakawan Vol 15, No 3 (2008): September
Publisher : Perpustakaan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (47.724 KB) | DOI: 10.37014/medpus.v15i3.953

Abstract

Standar perpustakaan dapat dikatakan sebagai spesifikasi teknis atau ketentuan baku untuk penyelenggaraan perpustakaan yang disusun berdasarkan konsensus para pemangku kepentingan dengan mempertimbangan semua aspek penyusunan, dan disetujui oleh otoritas yang berwenang. Merupakan tugas Perpusnas RI menyiapkan terwujudnya standar nasional perpustakaan. Tulisan ini menguraikan pokok pemikiran sebagai masukan menyangkut standar dan standardisasi perpustakaan di Indonesia. Upaya standardisasi dalam lingkup Perpusnas RI sebenarnya sudah dikuatkan dengan adanya kesepakatan (MoU) antara Perpusnas dan BSN yang ditandatangani pada tanggal 21 Juli 1999.  Penulis mengusulkan agar PP Standar Nasional Perpustakaan nantinya mengatur masalah standar dan standardisasi bidang perpustakaan. PP ini hendaknya menjadikan suatu bentuk organisasi bagi kegiatan tersebut.
Rangkaian Sumber Informasi di Perpustakaan Sebagai Sarana Penelusuran Pendidikan Interaktif Indah Purwani
Media Pustakawan Vol 15, No 3 (2008): September
Publisher : Perpustakaan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (132.639 KB) | DOI: 10.37014/medpus.v15i3.949

Abstract

This paper describes about the connection of information sources to education. This project will enhance the learning process and support to the education sector in Indonesia. The mission of this project is to socialize (enculture) the knowledge to education community and to build infrastructure of information technology in Indonesia.
Studi Keterpakaian Jurnal Sebagai Bahan Rujukan Dalam Penyusunan Tesis Pasca Sarjana UGM Bidang Teknologi Pertanian Tahun 2005 – 2006 Lasa Harsana
Media Pustakawan Vol 15, No 3 (2008): September
Publisher : Perpustakaan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.131 KB) | DOI: 10.37014/medpus.v15i3.950

Abstract

Jurnal merupakan publikasi ilmiah yang menyajikan informasi ilmiah terbaru dan memiliki peran strategis dalam pengembangan dan penyebaran ilmu pengetahuan. Publikasi ini menyampaikan hasil-hasil penelitian, ringkasan karya akademik, maupun pemikiran ilmiah yang disampaikan dalam berbagai pertemuan ilmiah. Informasi ilmiah ini sangat diperlukan para ilmuwan, peneliti, maupun pembuat kebijakan dalam rangka pengembangan bidang, melakukan penelitian selanjutnya atau untuk menentukan kebijakan. Dalam penulisan karya akademik diperlukan rujukan pada artikel-artikel ilmiah yang dimuat oleh jurnal, karena dapat dijadikan landasan teori dalam penulisan karya ilmiah. Namun demikian karena berbagai kendala ternyata tidak semua karya kademik dalam hal ini tesis memanfaatkan jurnal sebagai acuan utama
Peran Komunikasi Antara Orang Tua Dengan Anak Dalam Pembinaan Minat Baca Sejak Din Noorika Retno Widuri
Media Pustakawan Vol 15, No 3 (2008): September
Publisher : Perpustakaan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (138.272 KB) | DOI: 10.37014/medpus.v15i3.946

Abstract

Pembinaan minat baca harus dimulai dari lingkup terkecil dalam masyarakat, yakni keluarga.  Orang tua berperan aktif dalam membentuk anak-anak gemar membaca. Peran orang tua yang demikian besar perlu didasari dengan kemampuan menyampaikan pesan kepada anggota keluarganya, dalam hal ini anak-anak. Penyampaian pesan melalui komunikasi merupakan aspek penting yang wajib dipahami para orang tua, karena tanpa komunikasi efektif, pembinaan minat baca anak mustahil terbentuk. Komunikasi efektif akan berdampak baik bagi pembinaan minat baca anak sejak dini.
Pembinaan Perpustakaan Sekolah Dasar Di Kecamatan Gajah Mungkur Kota Semarang Murgono Murgono
Media Pustakawan Vol 15, No 3 (2008): September
Publisher : Perpustakaan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (98.489 KB) | DOI: 10.37014/medpus.v15i3.952

Abstract

Hasil survei awal terhadap kondisi perpustakaan sekolah dasar di wilayah Kecamatan Gajahmungkur Semarang pada umumnya belum dikelola sesuai pedoman yang berlaku. Penyebabnya antara lain petugas perpustakaan belum memiliki bekal pengetahuan dan keterampilan tentang cara mengelola perpustakaan yang baik dan benar. Oleh karena itu perlu diberikan pelatihan, meliputi teori dan praktek dengan materi pelatihan: inventarisasi bahan pustaka, katalogisasi, klasifikasi, penentuan tajuk subyek, pelayanan sirkulasi, pelayanan referensi, dan manajemen perpustakaan SD. Proses pelatihan berjalan dengan baik, diikuti 19 peserta selama 3 hari. Hasil yang diperoleh dari kegiatan tersebut yaitu tercapainya peningkatan wawasan, pengetahuan dan keterampilan dalam berbagai bidang kegiatan kepustakawanan dalam mengelola perpustakaan SD dengan baik dan benar.
Kontekstual Pelestarian Naskah Kuno/Manuskrip Dalam Menggali Kearifan Lokal sebagai Social Capital Membangun Bangsa: Sebuah Tinjauan UU No. 43/2007 tentang Perpustakaan Adin Bondar
Media Pustakawan Vol 15, No 3 (2008): September
Publisher : Perpustakaan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37014/medpus.v15i3.951

Abstract

Era baru perpustakaan Indonesia. Kenapa demikian? Sebuah penantian yang cukup lama hampir 50 tahun lamanya, Perpustakaan Nasional beserta pemangku kepentingan berupaya agar Undang-Undang Perpustakaan di negeri ini ada. 1 November 2007 Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan disahkan. Sejarah kepustakawanan Indonesia sangat dipengaruhi oleh tekad dan semangat pantang mundur dari para tokoh pejuang perpustakaan walaupun mereka dihadapkan pada stigma ‘kekerdilan profesi’ atau profesi yang terpinggirkan.Pelestarian naskah kuno/manuskrip sebagaimana diamanatkan UU No. 43/2007 tentang Perpustakaan merupakan fokus pembangunan yang perlu dijadikan mainstreaming program Perpustakaan Nasional dalam kurun waktu 2009-2014. Naskah kuno/manuskrip mempunyai hubungan dalam membangun karakter bangsa (national and character building). Kata kunci yang perlu dikedepankan adalah ruh atau nilai/norma yang terdapat dalam isi naskah kuno tersebut perlu segera diinventarisasi, digali, ditelaah dan disosialisasikan kepada masyarakat, mengingat semakin meningkatnya masalah-masalah sosial di Indonesia yang diakibatkan oleh asimilasi karakter budaya kapitalis dan materialistis yang semakin kuat di masyarakat maupun penyelenggara negara.
Good Governance: Perannya Dalam Membangun Public Trust Dalam Kepemimpinan Perpustakaan Perguruan Tinggi Edy Pranoto
Media Pustakawan Vol 15, No 3 (2008): September
Publisher : Perpustakaan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37014/medpus.v15i3.947

Abstract

Good governance adalah wujud pemerintahan yang dilakukan oleh pimpinan, sedangkan public trust dalam tulisan ini dimaksudkan sebagai sikap yang ditunjukkan bawahan terhadap pimpinannya kendatipun public trust merupakan istilah yang sebenarnya digunakan untuk masyarakat luas. Tulisan ini akan menjelaskan bagaimana hubungan sebab-akibat tersebut dalam kepemimpinan perpustakaan perguruan tinggi. Dengan harapan bahwa pimpinan perpustakaan perguruan tinggi dapat menata dan mengevaluasi dirinya, agar public trust tercipta dalam kepemimpinannya sehingga memperlancar pelaksanaan program yang dicanangkan sesuai visi dan misi yang diembannya. Pimpinan perpustakaan perguruan tinggi harus berupaya menciptakan good governance dalam kepemimpinannya dengan melakukan tindakan yang serba transparan dan memberikan kesempatan bagi siapapun untuk melakukan pengawasan. Dengan demikian  public trust akan tebangun dengan sendirinya, yang ditandai dengan kesetiaan, kepercayaan, dan dukungan semua bawahan secara sukarela. Sosialisasi baik mengenai semua program yang dicanangkan maupun kondisi keuangan perpustakaan sangat penting artinya. Selama ia berpikir bahwa transparan dan akuntabilitas akan mengurangi rejekinya, maka tak ada maknanyalah kepemimpinan dirinya di mata anak buahnya.
Keberaksaraan Informasi Menuju Pemahaman Dunia Informasi Purwono Purwono
Media Pustakawan Vol 15, No 3 (2008): September
Publisher : Perpustakaan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37014/medpus.v15i3.948

Abstract

Keberaksaraan informasi adalah pernyataan yang menggambarkan tingkat keterampilan yang harus dipenuhi guna memperlakukan informasi secara efektif. Keberaksaraan informasi sangat dibutuhkan dalam mendapatkan pasar kerja termasuk di dalamnya kemampuan menelusur pada waktu yang tepat dan menentukan pilihan terbaik informasi yang dipakai dalam sejumlah situasi. Tujuan tulisan ini adalah memberikan pandangan bagaimana informasi diciptakan, disusun dan diorganisasikan sehingga kegiatan penemuan informasi yang dibutuhkan dapat di kelola dengan baik. Sejak dasawarsa terakhir, perkembangan teknologi dan akses internet memperkuat masyarakat kita dalam bidang informasi. Dengan temuan pangkalan data (database) komputer, jaringan, dan inovasi teknologi lain yang memfasilitasi temu kembali informasi, penyimpanan informasi telah diperkuat pada tingkat yang sangat tinggi. Era informasi ini telah menghasilkan banyak data. Keahlian dalam penelusuran dan penyortiran informasi merupakan suatu keperluan, baik individu maupun bisnis untuk bersaing dalam pasar internasional.

Page 1 of 1 | Total Record : 8


Filter by Year

2008 2008


Filter By Issues
All Issue Vol. 32 No. 2 (2025): Agustus Vol. 32 No. 1 (2025): April Vol. 31 No. 3 (2024): Desember Vol. 31 No. 2 (2024): Agustus Vol. 31 No. 1 (2024): April Vol. 30 No. 3 (2023): Desember Vol. 30 No. 2 (2023): Agustus Vol. 30 No. 1 (2023): April Vol. 29 No. 3 (2022): Desember Vol 29, No 2 (2022): Agustus Vol. 29 No. 2 (2022): Agustus Vol 29, No 1 (2022): April Vol. 29 No. 1 (2022): April Vol 28, No 3 (2021): Desember Vol 28, No 2 (2021): Agustus Vol 28, No 1 (2021): April Vol 27, No 3 (2020): Desember Vol 27, No 2 (2020): Agustus Vol 27, No 1 (2020): April Vol 26, No 4 (2019): Desember Vol 26, No 3 (2019): September Vol 26, No 2 (2019): Juni Vol 26, No 1 (2019): Maret Vol 25, No 5 (2018): Desember -- edisi khusus Vol 25, No 4 (2018): Desember Vol 25, No 3 (2018): September Vol 25, No 2 (2018): Juni Vol 25, No 1 (2018): Maret Vol 24, No 4 (2017): Desember Vol 24, No 3 (2017): September Vol 24, No 2 (2017): Juni Vol 24, No 1 (2017): Maret Vol 23, No 2 (2016): Juni Vol 23, No 1 (2016): Maret Vol 22, No 4 (2015): Desember Vol 22, No 3 (2015): September Vol 22, No 2 (2015): Juni Vol 22, No 1 (2015): Maret Vol 21, No 3 & 4 (2014): DESEMBER Vol 21, No 2 (2014): JUNI Vol 21, No 1 (2014): Maret Vol 20, No 3 (2013): September Vol 20, No 2 (2013): Juni Vol 20, No 1 (2013): Maret Vol 19, No 4 (2012): Desember Vol 19, No 3 (2012): September Vol 19, No 2 (2012): Maret Vol 18, No 4 (2011): Desember Vol 18, No 3 (2011): September Vol 18, No 2 (2011): Juni Vol 18, No 1 (2011): Maret Vol 17, No 3&4 (2010): SEPTEMBER & DESEMBER Vol 17, No 1&2 (2010): Maret dan Juni Vol 16, No 3&4 (2009): September Vol 16, No 1&2 (2009): Maret Vol 15, No 1&2 (2008): Juni Vol 15, No 3 (2008): September Vol 14, No 3&4 (2007): Desember Vol 14, No 2 (2007): Juni Vol 14, No 1 (2007): Maret More Issue