cover
Contact Name
Media Pustakawan
Contact Email
media.pustakawan@gmail.com
Phone
+6287876564261
Journal Mail Official
media.pustakawan@gmail.com
Editorial Address
Jalan Salemba Raya No.28 A, Pusat Pembinaan Pustakawan
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Media Pustakawan
Published by Perpustakaan Nasional
ISSN : 08529248     EISSN : 26853396     DOI : https://doi.org/10.37014/medpus
Core Subject : Science,
Jurnal Media Pustakawan merupakan terbitan Perpustakaan Nasional, Pusat Pembinaa Pustakawan(Pusat Pembinaan Pustakawan) yang berfokus pada bidang ilmu perpustakaan dan informasi khususnya yang berhubungan dengan pengembangan kepustakawanan . Artikel Jurnal yang diterbitkan merupakan hasil kajian atau penelitian yang dapat bersumber dari studi literatur, studi lapangan, eksperimen, dan implementasi dari konsep, teori & model di bidang kepustakawanan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 25, No 4 (2018): Desember" : 9 Documents clear
Digitalisasi Manuskrip Nusantara Sebagai Pelestari Intelektual Leluhur Bangsa Tuty Hendrawati
Media Pustakawan Vol 25, No 4 (2018): Desember
Publisher : Perpustakaan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (260.672 KB) | DOI: 10.37014/medpus.v25i4.196

Abstract

Abstrak Keberadaan Manuskrip Nusantara yang tersebar diseluruh Indonesia saat ini masih banyak tersimpan di masyarakat dan belum mendapatkan perlindungan, perawatan dan pelestarian sebagaimana seharusnya dilakukan agar keberadaan naskah terpelihara. Perpustakaan Nasional RI melalui Pusat Preservasi Bahan Pustaka melakukan upaya penyelamatan Manuskrip Nusantara, baik dengan cara konservasi fisik ataupun dengan pelestarian kandungan informasi di dalamnya. Digialisasi manuskrip nusantara merupakan salah satu upaya pelestarian kandungan informasi yang terdapat pada manuskrip, sehingga apabila terjadi sesuatu yang tidak diinginkan pada naskah aslinya, Perpustakaan Nasional masih menyimpan salinan naskah dalam format digital sebagai master preservasi. Adapun permasalahan yang dihadapi dalam kegiatan digitalisasi manuskrip nusantara antara lain, sulitnya teridentifikasi kepemilikan naskah perorangan yang tersebar diseluruh wilayah Indonesia, masih kurangnya kepercayaan dari para pemilik naskah terhadap upaya pemerintah dalam melakukan tindakan pelestarian naskah, serta kondisi naskah yang sudah terlalu rusak dan sangat rapuh.
Analisis Gaya Kepemimpinan menggunakan Theory Behavioral Leadership di Perpustakaan ICBC Yogyakarta Nurrohmah Hidayah; Fitriana Tjiptasari; Jamzanah Wahyu
Media Pustakawan Vol 25, No 4 (2018): Desember
Publisher : Perpustakaan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (149.27 KB) | DOI: 10.37014/medpus.v25i4.201

Abstract

Abstrak Di sebuah organisasi pasti akan ditemukan seseorang yang dianggap lebih berperan daripada yang lain, yang kemudian ditunjuk sebagai pemimpin. Pemimpin sebuah organisasi diharapkan memiliki kemampuan kepemimpinan, yang menunjukkan keahliannya dalam memimpin organisasi. Seorang pemimpin di perpustakaan membutuhkan keterampilan dalam pengelolaan perpustakaan dan kepemimpinan pada umumnya untuk menciptakan suasana kerja yang baik dan mendorong staf perpustakaan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada pengguna. Demikian pula dengan Perpustakaan ICBC. Perpustakaan ini mempunyai seorang kepala Perpustakaan. Sejak tahun 2007 sampai sekarang, telah berganti dari Laila N ke Edward Theodorus. Kajian ini berupaya untuk mengetahui kepemimpinan kepala perpustakaan di ICBC yang berhubungan dengan jalannya organisasi perpustakaan, dari layanan sampai pada pengembangan sumber daya manusia yang ada di perpustakaan. Dalam kajian ini, penulis melakukan penelitian dengan pendekatan kualitatif. Metode pengumpulan data dilakukan dengan cara penelitian lapangan, wawancara dan analisis dokumen. Ditemukan bahwa kepala perpustakaan memiliki gaya kepemimpinan yang demokratis, pemimpin yang melibatkan staf dalam pengambilan keputusan. Dari hasil analisis mengunakan teori behavioral leadership dapat disimpulkan bahwa perpustakaaan LCBC Analisis gaya kepemimpinan dalam Teori Behavioral Leadership ini menggunakan lima dimensi. Kelima dimensi tersebut merupakan karakteristik dari gaya kepemimpinan dalam teori perilaku, yaitu pemenuhan kebutuhan pustakawan, keterlibatan dengan karyawan, komunikasi dengan karyawan, power dalam reward dan pengambilan keputusan.
Ekspektasi Pemustaka Terhadap Produk dan Layanan Unit Referensi dan Terbitan Berkala Perpustakaan Universitas Gadjah Mada Aprilia Mardiastuti; Uminurida Suciati
Media Pustakawan Vol 25, No 4 (2018): Desember
Publisher : Perpustakaan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (317.729 KB) | DOI: 10.37014/medpus.v25i4.197

Abstract

Abstrak Layanan perpustakaan akan selalu berhubungan dengan espektasi pemustaka terhadap produk dan pelayanan. Tolok ukur keberhasilan sebuah perpustakaan sangat bergantung kepada sejauh mana harapan pemustaka tersebut terpenuhi atau puas terhadap penyelenggaraan perpustakaan yang diberikan. Perpustakaan UGM khususnya layanan Unit Referensi dan Terbitan Berkala berupaya menyediakan produk dan jasa layanan, guna memenuhi kebutuhan informasi bagi pemustaka. Ketika telah berkomitmen atau berfokus kepada pemustaka (user oriented), maka mengetahui ekspektasi mereka terhadap pelayanan yang telah diberikan menjadi masalah penting yang sangat menarik untuk untuk dikaji lebih lanjut. Untuk itu, tujuan penelitian ini untuk mengetahui ekspektasi pemustaka terhadap produk dan layanan yang diberikan oleh Unit Referensi dan Terbitan Berkala. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara kepada 8 pemustaka pada Unit Referensi dan Terbitan Berkala sebagai informannya. Uji trianggulasi sumber dilakukan untuk menentukan keabsahan data, melalui wawancara yang dilakukan kepada narasumber penelitian yang dianggap paling mengetahui terkait unit yang diteliti, dokumentasi, dan observasi yang dilakukan di lokasi penelitian. Sedangkan analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekspektasi pemustaka lebih tinggi daripada produk dan layanan yang telah disediakan Unit Referensi dan Terbitan Berkala Perpustakaan UGM. Demikian juga terhadap jasa layanan secara keseluruhan memerlukan pengelolaan koleksi yang lebih baik, sehingga koleksi yang tersedia mudah diakses dan ditemu kembali. Dapat disimpulkan bahwa pemustaka mempunyai ekspektasi yang tinggi atas produk dan layanan yang diberikan oleh Unit Referensi dan Terbitan Berkala Perpustakaan UGM.
SKKNI Bidang Perpustakaan dan Strategi Organisasi Kepustakawanan dalam Pengembangan Pendidikan Profesi: Pemikiran Awal Farli Elnumeri
Media Pustakawan Vol 25, No 4 (2018): Desember
Publisher : Perpustakaan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (144.696 KB) | DOI: 10.37014/medpus.v25i4.202

Abstract

Abstrak Kebutuhan masyarakat atas pengelola perpustakaan, baik data, informasi dan pengetahuan semakin besar. Tuntutan kemampuan pengelola perpustakaan juga semakin tinggi seiring perkembangan teknologi informasi. Untuk itu, organisasi kepustakawanan juga semakin besar sebagai wahana pengembangan kompetensi para pustakawan. Tulisan ini ingin mengetahui kesiapan organisasi profesi di bidang perpustakaan dalam mengembangkan sertifikasi di bidang perpustakaan. Sampai akhir 2018, ternyata belum ada satupun asosiasi kepustakawanan di Indonesia yang memiliki Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP). Metode penulisan artikel ini menggunakan metode studi kepustakaan atau studi literatur. Organisasi kepustakawanan, dalam hal ini ISIPII dan IPI berdasarkan Rencana kerjanya sudah menjadikan pengembangan kapasitas pengelola perpustakaan menjadi salah satu prioritas organisasi. Namun hanya IPI yang memiliki prioritasi mengembangkan Sertifikasi Profesi. Kesadaran ini perlu dituangkan dalam perencanaan strategik yang komprehensif, terukur dan sistematis berkaitan dengan pengembangan kapasitas para pengelola perpustakaan.
Tren Kebutuhan Informasi Standar di Kawasan Puspiptek Serpong Berdasarkan Kriteria Pengguna dan Jenis Informasi Standar yang Dibutuhkan Rahartri Rahartri
Media Pustakawan Vol 25, No 4 (2018): Desember
Publisher : Perpustakaan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (408.646 KB) | DOI: 10.37014/medpus.v25i4.198

Abstract

Abstrak Kebutuhan informasi standar di Kawasan Puspiptek cukup tinggi, mencapai 1775 judul standar selama tahun 2011-2017. Kajian ini bertujuan untuk mengetahui pengguna informasi standar di kawasan Puspiptek, dan jenis informasi standar yang dibutuhkan. Kajian dilakukan secara deskriptif. Pengumpulan data dengan menginventarisasi pengguna dan kebutuhan informasi standar selama periode 2011-2017. Dari hasil kajian disimpulkan: 1). Pengguna Informasi standar di Kawasan Puspiptek secara garis besar dapat dibagi menjadi 2 kelompok, yaitu pengguna dari dalam Kawasan Puspiptek (LIPI, BPPT, BATAN, LAPAN) dan pengguna dari luar Kawasan Puspiptek (industri, instansi di luar kawasan Puspiptek, dan perguruan tinggi); 2). Pengguna terbanyak berasal dari dalam kawasan Puspiptek yaitu BPPT, dengan jumlah permintaan sebanyak 741 permintaan atau 41,746%. Satuan kerja BPPT yang banyak memanfaatkan informasi standar adalah B2TKS dan BTP. Pengguna terbanyak ke-2 berasal dari luar kawasan Puspiptek yaitu kelompok industri, dengan jumlah permintaan sebanyak 507 permintaan atau 28,563 %. Industri yang banyak memanfaatkan informasi standar adalah PT. Indokarlo Perkasa; PT. Tri Artha Manunggal; PT. IRC Inoac Indonesia; PT. Bakrie Building Industries; PT. Gemala Kempa Daya. Pengguna terbanyak ke-3 adalah LIPI, dengan jumlah permintaan sebanyak 284 permintaan atau 16,000 %. Satuan kerja LIPI yang banyak memanfaatkan informasi standar adalah P2F; P2K; dan P2MM; 3). Jenis informasi standar yang banyak diperlukan di Puspiptek adalah ASTM, JIS, IEC, ISO, SNI, UIC, DIN, BS; 3). Hasil kajian ini dapat menjadi masukan bagi para pengambil keputusan dalam menyediakan informasi standar di Puspiptek, juga menjadi masukan untuk menggali lebih jauh kebutuhan informasi standar oleh masing-masing kelompok pengguna di Kawasan Puspiptek, dalam rangka meningkatkan daya saing produk bangsa.
Pengembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Mendukung Perpustakaan Umum Bertransformasi Anang Fitrianto Sapto Nugroho
Media Pustakawan Vol 25, No 4 (2018): Desember
Publisher : Perpustakaan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (143.57 KB) | DOI: 10.37014/medpus.v25i4.194

Abstract

Abstrak Sebagai institusi pengelola sekaligus pelayanan informasi publik, perpustakaan umum menghadapi berbagai tantangan di era teknologi. Perkembangan teknologi yang sedemikian pesat terbukti nyata mampu meningkatkan kinerja perpustakaan. Isu transformasi perpustakaan umum juga menuntut perpustakaan untuk memberikan layanan yang dibutuhkan masyarakat. Transformasi yang telah bergulir di seluruh dunia menuntut kesiapan perpustakaan dan pustakawan dalam setiap aktifitasnya. Pustakawan harus bersiap menjadi fasilitator, mentor sekaligus guru. Di sisi lain, penggunaan teknologi informasi di perpustakaan harus mampu mendukung ekosistem transformasi. Teknologi sosial bisa menjadi pilihan tepat dan berdaya guna untuk meningkatkan komunikasi perpustakaan dengan penggunanya. Teknologi sosial diharapkan mempu menjalin ikatan emosional perpustakaan dengan masyarakat. Abstract As a managing institution as well as public information services, public libraries face various challenges in the technological era. The rapid development of technology has proven to be able to improve library performance. The issue of public library transformation also requires libraries to provide services needed by the community. The transformation that has rolled out throughout the world demands the readiness of libraries and librarians in every activity. Librarians must be prepared to become facilitators, mentors and teachers. On the other hand, the use of information technology in libraries must be able to support the ecosystem transformation. Social technology can be a right and effective choice to improve library communication with its users. Social technology is expected to be able to establish the emotional bond of the library with the community.
Analisis Pelaksanaan Penyiangan Koleksi Jurnal pada Perpustakaan UPT Balai Informasi Teknologi-LIPI Kamaludin Kamaludin
Media Pustakawan Vol 25, No 4 (2018): Desember
Publisher : Perpustakaan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37014/medpus.v25i4.199

Abstract

Abstrak Perpustakaan UPT Balai Informasi Teknologi LIPI telah melakukan penyiangan koleksi jurnal, penyiangan dilakukan untuk meningkatkan kepuasan pemustaka, menghapus informasi yang tidak relevan, dan memberi ruang bagi koleksi baru. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui cara mengevaluasi koleksi perpustakaan untuk penyiangan dan cara mengelola koleksi perpustakaan hasil penyiangan di perpustakaan UPT Balai Informasi Teknologi LIPI. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus. Dari hasil penelitian yang dilakukan Juli 2018 diketahui a. mengevaluasi koleksi perpustakaan untuk penyiangan dilakukan dengan cara mengelompokkan koleksi, yaitu kelompok: 1. Fisik rusak; 2. Informasi usang; 3. Subyek tidak dibutuhkan; 4. Ada edisi terbaru; 5. Bahasa yang tidak bisa dimengerti (selain bahasa inggris); dan 6. Jumlah eksemplar berlebih. Dari 1000 eksemplar jurnal yang disiangi, diketahui berdasarkan: 1. Fisik: 1000 eksemplar yang fisiknya rusak; 2. Informasi koleksi: 1000 informasinya usang; 3. Subjek: 1000 subjeknya tidak dibutuhkan karena usia koleksinya usang; 4. Tidak ada edisi terbaru; 5. Bahasa Inggris sebanyak: 876; selain Inggris: 124; dan 6. Tidak ada koleksi berlebih. Berdasarkan tahun terbit: 1960-1964: 21; 1965-1969: 85; 1970-1974: 118; 1975-1979: 100; 1980-1984: sebanyak 271; 1985-1989: 184; 1990-1994: 82; 1995-1999: 45; 2000-2004: 24; 2005-2009: 53; dan 2010-2014: 17 koleksi. b. Mengelola koleksi perpustakaan hasil penyiangan dengan cara dibagi 3 kelompok: Kelompok 1. Kegiatan menganalisis, memilih, memilah koleksi yang dikeluarkan, diusulkan untuk dilakukan perbaikan; sedangkan koleksi yang rusak dan tidak digunakan lagi oleh pemustaka diusulkan untuk dihapuskan melalui Instansi berwenang; Kelompok 2. Penanganan pasca penyiangan; dan Kelompok 3. Menghapus katalog dan cantuman dalam pangkalan data koleksi www.digilib.bit.lipi.go.id.
Pengaruh Teknologi Informasi terhadap Kualitas Layanan di UPT Perpustakaan Universitas Hasanuddin Jamaluddin Jamaluddin; La Tommeng
Media Pustakawan Vol 25, No 4 (2018): Desember
Publisher : Perpustakaan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37014/medpus.v25i4.195

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variabel teknologi informasi terhadap kualitas layanan di UPT Perpustakaan Universitas Hasanuddin. Sumber data dalam penelitian ini adalah Data Primer dan Data Sekunder, teknik pengumpulan data melalui penyebaran angket/daftar pertanyaan. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pemustaka yang mengunjungi UPT Perpustakaan Unhas dan aktif memanfaatkan perpustakaan pada tahun 2018. Sesuai data statistik bagian layanan umum rata-rata jumlah pemustaka per hari sebesar 506. Jumlah sampel 83 dihitung dengan menggunakan rumus Slovin. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif untuk menjelaskan frekuensi dari masing-masing variabel serta uji statistik untuk membuktikan adanya pengaruh antara variabel teknologi informasi terhadap kualitas layanan UPT Perpustakaan Universitas Hasanuddin. Hasil analisis data menunjukkan bahwa ada pengaruh signifikan antara aplikasi teknologi informasi terhadap kualitas layanan Perpustakaan Univ. Hasanuddin. Hal ini bisa dilihat dari hasil Uji t, dimana thitung 13,263 ttabel 1,990, signifikansi (0,000) α (0,05), dan uji F hitung 175,912 F tabel 3,958. Dari data tersebut Hipotesis (Ha) diterima, berarti ada pengaruh yang signifikan antara variabel aplikasi teknologi informasi terhadap kualitas layanan perpustakaan. Hasil regresi linier menggunakan tabel model summary menegaskan kontribusi teknologi informasi terhadap kualitas layanan perpustakaan sebesar 68,5% dan sisanya 31,5% dipengaruhi oleh faktor – faktor lain di luar variabel yang diteliti. 
Analisis Bibliometrik Jurnal Marine Research in Indonesia Yupi Royani; Dukariana Idhani
Media Pustakawan Vol 25, No 4 (2018): Desember
Publisher : Perpustakaan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37014/medpus.v25i4.200

Abstract

Abstrak Artikel dari Marine Research in Indonesia diterbitkan oleh Pusat Penelitian Oceanografi LIPI periode 2013 – 2017 sebanyak 49 judul, dianalisis menggunakan metode bibliometrik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa artikel terbanyak dimuat pada 2013 ( 12 judul = 24,49%), 37 artikel (75,51%) ditulis oleh penulis lebih dari satu atau kolaborasi dan 12 artikel (24,48%) ditulis oleh penulis tunggal, dan nilai tingkat kolaborasi adalah 0,7. Sebanyak 6 jenis dokumen (1504referensi) disitir. Disimpulkan dari 49 artikel yang dimuat dalam jurnal Maritim Research in Indonesia, didominasi oleh penulis kolaborasi, dengan jurnal terbanyak disitir (57,58%), dan panjang halaman artikel terbanyak berada pada kisaran 6 – 10 halaman. Klas DDC yang terbanyak adalah klas 628 yaitu kelas lingkungan berjumlah 8 artikel (16,67%).

Page 1 of 1 | Total Record : 9


Filter by Year

2018 2018


Filter By Issues
All Issue Vol. 32 No. 2 (2025): Agustus Vol. 32 No. 1 (2025): April Vol. 31 No. 3 (2024): Desember Vol. 31 No. 2 (2024): Agustus Vol. 31 No. 1 (2024): April Vol. 30 No. 3 (2023): Desember Vol. 30 No. 2 (2023): Agustus Vol. 30 No. 1 (2023): April Vol. 29 No. 3 (2022): Desember Vol. 29 No. 2 (2022): Agustus Vol 29, No 2 (2022): Agustus Vol. 29 No. 1 (2022): April Vol 29, No 1 (2022): April Vol 28, No 3 (2021): Desember Vol 28, No 2 (2021): Agustus Vol 28, No 1 (2021): April Vol 27, No 3 (2020): Desember Vol 27, No 2 (2020): Agustus Vol 27, No 1 (2020): April Vol 26, No 4 (2019): Desember Vol 26, No 3 (2019): September Vol 26, No 2 (2019): Juni Vol 26, No 1 (2019): Maret Vol 25, No 5 (2018): Desember -- edisi khusus Vol 25, No 4 (2018): Desember Vol 25, No 3 (2018): September Vol 25, No 2 (2018): Juni Vol 25, No 1 (2018): Maret Vol 24, No 4 (2017): Desember Vol 24, No 3 (2017): September Vol 24, No 2 (2017): Juni Vol 24, No 1 (2017): Maret Vol 23, No 2 (2016): Juni Vol 23, No 1 (2016): Maret Vol 22, No 4 (2015): Desember Vol 22, No 3 (2015): September Vol 22, No 2 (2015): Juni Vol 22, No 1 (2015): Maret Vol 21, No 3 & 4 (2014): DESEMBER Vol 21, No 2 (2014): JUNI Vol 21, No 1 (2014): Maret Vol 20, No 3 (2013): September Vol 20, No 2 (2013): Juni Vol 20, No 1 (2013): Maret Vol 19, No 4 (2012): Desember Vol 19, No 3 (2012): September Vol 19, No 2 (2012): Maret Vol 18, No 4 (2011): Desember Vol 18, No 3 (2011): September Vol 18, No 2 (2011): Juni Vol 18, No 1 (2011): Maret Vol 17, No 3&4 (2010): SEPTEMBER & DESEMBER Vol 17, No 1&2 (2010): Maret dan Juni Vol 16, No 3&4 (2009): September Vol 16, No 1&2 (2009): Maret Vol 15, No 1&2 (2008): Juni Vol 15, No 3 (2008): September Vol 14, No 3&4 (2007): Desember Vol 14, No 2 (2007): Juni Vol 14, No 1 (2007): Maret More Issue