cover
Contact Name
Hariyanto
Contact Email
hariyantogracia@gmail.com
Phone
+628121024884
Journal Mail Official
davarjurnalteologi@gmail.com
Editorial Address
Jl. Prof. Dr. Ratu Menten, Komplek Grogol Permai Blok C 41, Jakarta Barat, DKI Jakarta
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Davar: Jurnal Teologi
ISSN : 27229041     EISSN : 2722905X     DOI : https://doi.org/10.55807/davar
Davar: Jurnal Teologi adalah jurnal ilmiah dalam bidang teologi yang diterbitkan oleh Sekolah Tinggi Teologi Sangkakala Jakarta. Jurnal ini terbit dua kali dalam satu tahun. Menerima naskah dari Dosen, Peneliti, Mahasiswa, dan Praktisi yang sesuai dengan lingkup jurnal ini. Focus dan Scope Davar: Jurnal Teologi adalah Teologi Biblikal Teologi Sistematika Studi Pastoral dan Konseling Kristen Filsafat Kristen Apologetika Pendidikan Kristen (Gereja, Keluarga, dan Sekolah) Manajemen Gereja Kepemimpinan Kristen Sosiologi Agama Misiologi dan Penginjilan
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 1 (2025): Juni" : 8 Documents clear
Mammon and the Marketplace: Menimbang Ulang Kapitalisme Melalui Lensa Teologi Kristen Purwanto, Edi
Davar : Jurnal Teologi Vol 6, No 1 (2025): Juni
Publisher : Sekola Tinggi Teologi Sangkakala Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55807/davar.v6i1.197

Abstract

ABSTRACTModern capitalism has shaped the economic structure, societal values, and spirituality. This study explores how Christian doctrine responds to the challenges of capitalism through a systematic literature review using Scopus data. The findings reveal that Christian theology offers a critique of inequality and exploitation in neoliberal and financial capitalism and an alternative framework grounded in love, justice, and human dignity. Concepts such as Business as Mission (BAM), which refers to an entrepreneurial approach that integrates business activities as a form of faith witness and a means of social transformation, and prophetic theology, which positions the Church as a prophetic voice advocating justice, truth, and the defense of the marginalized in socio-economic contexts. The Church is called to reclaim its prophetic role in shaping a more humane economic paradigm. Key words: Christian doctrine, capitalism, Christian ethics, social justice, economic theology. ABSTRAKKapitalisme modern telah membentuk sistem ekonomi sekaligus memengaruhi struktur nilai dan spiritualitas masyarakat. Studi ini menelaah bagaimana doktrin Kristen merespons tantangan kapitalisme melalui pendekatan studi literatur dengan data dari Scopus. Hasil menunjukkan bahwa doktrin Kristen tidak hanya menawarkan kritik terhadap ketimpangan dan eksploitasi dalam kapitalisme neoliberal dan finansial, tetapi juga memberikan kerangka alternatif berbasis kasih, keadilan, dan martabat manusia. Konsep seperti Business as Mission (BAM), yaitu pendekatan kewirausahaan yang menjadikan aktivitas bisnis sebagai bentuk kesaksian iman dan sarana transformasi sosial, serta teologi profetik, yakni pendekatan teologi yang menempatkan gereja sebagai suara kenabian yang menyuarakan keadilan, kebenaran, dan pembelaan terhadap kelompok tertindas dalam konteks sosial-ekonomi. Gereja dipanggil untuk memainkan peran kenabian dalam membentuk paradigma ekonomi yang lebih manusiawi. Kata kunci: doktrin Kristen, kapitalisme, etika Kristen, keadilan sosial, teologi ekonomi.
Mengurai dampak kelompok kecil terhadap pertumbuhan gereja Kadun, Satria Omega; Mbo'oh, Ruth; Wahyuni, Sri
Davar : Jurnal Teologi Vol 6, No 1 (2025): Juni
Publisher : Sekola Tinggi Teologi Sangkakala Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55807/davar.v6i1.150

Abstract

ABSTRATCTA healthy church is a church that grows. In this case, a growing church is a church that experiences growth or improvement, both in quality and quantity. However, nowadays, many churches are experiencing sluggish growth, which can be seen from the lack of new souls and lack of ministry development. In this writing, we use a qualitative research method with a literature study approach to collect accurate data about the impact of small groups on church growth, then the author carries out in-depth data analysis and draws a conclusion. This research aims to analyze the impact of small groups on church growth. Through a thorough analysis of existing literature, this research provides insight into the impact of small groups on church growth. This research is to analyze the impact of small groups on church growth. A small group is a group of individuals whose numbers are relatively small so that it is easy for its members to communicate. One strategy that can be applied to overcome this problem is the implementation of small groups in church services. Keywords: small group, church growth ABSTRAKGereja yang sehat dalah gereja yang bertumbuh. Dalam hal ini gereja yang bertumbuh adalah gereja yang mengalami pertumbuhan atau peningkatan, baik secara kualitas ataupun secara kuantitas. Namun, pada masa kini, banyak gereja mengalami kelesuan pertumbuhan, yang terlihat dari minimnya pertambahan jiwa baru dan kurangnya pengembangan pelayanan. Dalam penulisan ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi literatur untuk mengumpulkan data yang akurat tentang dampak kelompok kecil terhadap pertumbuhan gereja, kemudian penulis melakukan analisis data secara mendalam dan menarik suatu kesimpulan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak kelompok kecil terhadap pertumbuhan gereja. Melalui analisis menyeluruh terhadap literatur yang ada, penelitian ini memberikan pemahaman tentang dampak kelompok kecil terhadap pertumbuhan gereja. Penelitian ini untuk mengurai dampak kelompok kecil terhadap pertumbuhan gereja. Kelompok kecil adalah sekumpulan perorangan yang jumlahnya relatif kecil sehingga anggotanya mudah untuk berkomunikasi. Salah satu strategi yang dapat diterapkan untuk mengatasi permasalahan ini adalah penerapan kelompok-kelompok kecil dalam pelayanan gereja.   Kata kunci: kelompok kecil, pertumbuhan Gereja
Mewariskan Iman Kristen Pada Generasi Muda Melalui Model Fathering Berdasarkan 1 Tesalonika 2:9-12 Setiawan, Agus; Hermanto, Yanto Paulus
Davar : Jurnal Teologi Vol 6, No 1 (2025): Juni
Publisher : Sekola Tinggi Teologi Sangkakala Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55807/davar.v6i1.147

Abstract

ABSTRACTThis research aims to explain how to pass on the Christian faith to today's young generation. Using literature study methods, this research found that every generation must be taught who God is and what He has done for mankind. Paul gave three examples as a spiritual father for the church in Thessalonica, by exhorting, encouraging, and urging. The results of this research show that a fathering model based on 1 Thessalonians 2:9-12 is an effective way to pass on the Christian faith to the younger generation. This method can be a reference for a father or spiritual father who will pass on the Christian faith to the younger generation. Keywords: Fathering, Young Generation, Christian Faith, 1 Thessalonians 2 ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menjelaskan cara mewariskan iman Kristen pada generasi muda masa kini. Dengan menggunakan metode studi kepustakaan, penelitian ini menemukan bahwa setiap generasi harus diajarkan siapa Tuhan itu dan apa yang telah Dia lakukan bagi umat manusia. Paulus memberikan tiga teladan sebagai bapa rohani bagi jemaat di Tesalonika, dengan cara menasihati, menyemangati, dan mendesak. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa model fathering berdasarkan 1 Tesalonika 2:9-12 adalah cara yang efektif untuk mewariskan iman Kristen pada generasi muda. Metode ini dapat menjadi referensi bagi seorang ayah atau bapa rohani yang akan mewariskan iman Kristen pada generasi muda. Kata kunci: Fathering, Generasi Muda, Iman Kristen, 1 Tesalonika 2
Restorasi Spiritual dalam Krisis Kesehatan Mental: Pendekatan Kristen terhadap Bunuh Diri Kananlua', Mexwindi Mexin
Davar : Jurnal Teologi Vol 6, No 1 (2025): Juni
Publisher : Sekola Tinggi Teologi Sangkakala Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55807/davar.v6i1.128

Abstract

ABSTRACT This study discusses the role of Christian spiritual restoration in handling mental health crises related to suicide. The research aims to introduce a new approach by integrating aspects of Christian spirituality into mental health treatment and suicide prevention. This research uses qualitative methods with a focus on literature studies to collect secondary data from sources such as journals, books, and related documents. Content analysis is used to identify themes, patterns, and views in the literature under review. The results show that Christian spirituality provides hope and meaning, as well as encourages dialogue of faith experiences for reconciliation and rapprochement. Christian approaches to suicide vary, but generally provide pastoral support for prevention and recovery. Keywords: spiritual restoration, mental health, suicide ABSTRAKPenelitian ini membahas peran restorasi spiritual Kristen dalam penanganan krisis kesehatan mental terkait isu bunuh diri. Penelitian bertujuan memperkenalkan pendekatan baru dengan mengintegrasikan aspek spiritualitas Kristen ke dalam penanganan kesehatan mental dan pencegahan bunuh diri. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan fokus pada studi pustaka untuk mengumpulkan data sekunder dari sumber seperti jurnal, buku, dan dokumen terkait. Analisis isi digunakan untuk mengidentifikasi tema, pola, dan pandangan dalam literatur yang dikaji. Hasil kajian menunjukkan spiritualitas Kristen memberikan harapan dan makna, juga mendorong dialog pengalaman iman untuk rekonsiliasi dan pemulihan hubungan. Pendekatan Kristen terhadap bunuh diri beragam, namun umumnya memberikan dukungan pastoral bagi pencegahan dan pemulihan. Kata kunci: restorasi spiritual, kesehatan mental, bunuh diri
Realitas dan problematika kemajemukan agama di Indonesia: upaya merajut pluralitas agama Winanto, Oey Natanael; Hana, Jelita Wori; Margiat, Daud; Panggabean, Ronio Otniel
Davar : Jurnal Teologi Vol 6, No 1 (2025): Juni
Publisher : Sekola Tinggi Teologi Sangkakala Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55807/davar.v6i1.213

Abstract

ABSTRACT This research highlights the uniqueness of Indonesia's religious diversity. Indonesia comprises various ethnicities, cultures, religions, and beliefs, a reality that must be recognized and respected in national life. As a reality, religious plurality in Indonesian society is evident in the various religions practiced and embraced by Indonesians, as well as the various schools of thought and religious institutions within each religious community. This research aims to examine religious plurality in Indonesian society, along with its respective phenomena and challenges. How can religious communities in Indonesia accept the reality of plurality and resolve its problems? This research employs a qualitative method, focusing on observations based on actual events and emphasizing the quality of the entity. This study collects and analyzes relevant literature related to the reality and challenges of religious pluralism in Indonesia. The results of this study indicate that religious plurality in Indonesia is a historical fact that has become an inseparable part of Indonesian history. Therefore, this situation must be recognized and accepted by all religious communities in Indonesia. This approach is expected to foster a more harmonious and tolerant Indonesian society. Keywords: Religious Plurality, Reality, Problems. ABSTRAKPenelitian ini menyoroti keragaman agama di Indonesia yang memiliki keistimewaan. Negara Indonesia terdiri dari berbagai suku, budaya, agama dan kepercayaan dengan pluralitas yang merupakan realitas yang harus diakui dan dihargai dalam kehidupan berbangsa. Sebagai sebuah realitas, pluralitas keagamaan dalam kehidupan masyatakat Indonesia dilihat pada berbagai agama yang hidup dan dianut oleh masyarakat Indonesia serta berbagai aliran pemahaman dan lembaga keagamaan di dalam masing-masing intern umat beragama itu sendiri. Penelitian ini bertujuan mengkaji pluralitas keagamaan dalam kehidupan masyarakat Indonesia dengan fenomena dan problematika masing-masing. Bagaimanakah umat beragama di Indonesia dapat menerima realitas pluralitas dan menyelesaikan problematikanya? Metode dalam penelitian ini adalah metode kualitatif yang berfokus pada pengamatan berdasarkan peristiwa yang terjadi dan lebih menekankan pada kualitas entitasnya. Dengan mengumpulkan dan menganalisis berbagai literatur yang relevan terkait dengan realitas dan problematika kemajemukan agama di Indonesia. Hasil kajian menunjukkan bahwa pluralitas keagamaan di Indonesia merupakan sebuah fakta sejarah yang sudah menjadi bagian yang tak terpisahkan dari sejarah bangsa indonesia, maka keadaan ini harus disadari dan diterima semua umat beragama di Indonesia. Pada pendekatan ini diharapkan dapat membentuk masyarakat Indonesia lebih haromonis dan toleran dalam beragama. Kata Kunci : Pluralitas Keagamaan, Realitas, Problematika.
Konsep keselamatan Universalisme, Calvinisme dan Armenianisme serta implementasinya di GKSI Betlehem ITC Kuningan Jakarta Suparyadi, Zakharia; Sugianto, Paulus; Triono, Yohanes Eko; Yusuf, Hartono
Davar : Jurnal Teologi Vol 6, No 1 (2025): Juni
Publisher : Sekola Tinggi Teologi Sangkakala Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55807/davar.v6i1.216

Abstract

ABSTRACTSalvation is a crucial aspect of human life, especially in relation to life after death. Each religion has a different understanding of how to attain salvation, including Christianity, which embraces diverse theological perspectives such as Universalism, Calvinism, and Arminianism. These three perspectives are often debated because each has its own foundation and interpretation of God's Word. However, based on biblical truth, the most harmonious view is Arminianism, which affirms that salvation is a gift from God through faith in Jesus Christ, but requires a human response of faith, repentance, and ongoing faithfulness.This study aims to explain the biblical concept of salvation and its application to GKSI Bethlehem ITC Kuningan Jakarta. The method used is a qualitative method with a descriptive approach and inductive analysis to explore in-depth theological understanding based on biblical sources. The results show that salvation is a free gift from God given through faith in Jesus Christ, not the result of human effort, but rather a work of God's grace through Christ's death and resurrection. However, humans still have a responsibility to respond to this gift with faith, repentance, and ongoing faithfulness. Keywords: Salvation, Universalism, Calvinism, Arminianism, Grace of God. ABSTRAK Keselamatan merupakan aspek yang sangat penting dalam kehidupan manusia, terutama dalam kaitannya dengan kehidupan setelah kematian. Setiap agama memiliki pemahaman berbeda tentang cara memperoleh keselamatan, termasuk dalam kekristenan yang memiliki beragam pandangan teologis seperti Universalisme, Calvinisme, dan Arminianisme. Ketiga pandangan ini sering menjadi perdebatan karena masing-masing memiliki dasar dan penafsiran terhadap firman Tuhan yang berbeda. Namun, berdasarkan kebenaran Alkitab pandangan yang paling selaras adalah Arminianisme, yang menegaskan bahwa keselamatan merupakan anugerah Allah melalui iman kepada Yesus Kristus, tetapi menuntut tanggapan manusia berupa iman, pertobatan, dan kesetiaan yang terus-menerus.Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan konsep keselamatan menurut Alkitab dan penerapannya bagi GKSI Betlehem ITC Kuningan Jakarta. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif dan analisis induktif untuk menggali pemahaman teologis secara mendalam berdasarkan sumber-sumber Alkitabiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keselamatan adalah anugerah Allah yang diberikan secara cuma-cuma melalui iman kepada Yesus Kristus, bukan hasil usaha manusia, melainkan karya kasih karunia Allah melalui kematian dan kebangkitan Kristus. Namun demikian, manusia tetap memiliki tanggung jawab untuk merespons anugerah tersebut dengan iman, pertobatan, dan kesetiaan yang berkelanjutan. Kata kunci: Keselamatan, Universalisme, Calvinisme, Arminianisme, Anugerah Allah
Pengaruh pembacaan Alkitab secara keseluruhan terhadap pertumbuhan iman jemaat GKKD Yogyakarta Dully, Stefanus; Wibowo, Adi Prasetyo; Ming, David
Davar : Jurnal Teologi Vol 6, No 1 (2025): Juni
Publisher : Sekola Tinggi Teologi Sangkakala Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55807/davar.v6i1.103

Abstract

ABSTRACT The role of reading the Bible is very necessary because it can increase spiritual intelligence and ward off all bad influences that damage a good relationship with Christ Jesus. This can be seen that a report from Religion in American Life tells that researchers found that those who often read the Bible, have a 50% greater chance of refusing illegal drugs than those who never read the Bible. In addition, they have a higher level of productivity above average in the workplace. The Bible is a very important and valuable book for humans, by reading and studying the Bible, humans will benefit from their lives based on the results of the regression equation, the magnitude of the influence between variables X and Y based on the results of the analysis can be obtained Rsqure (xy) = 0.565 or 56.5%, meaning that the contribution of the Bible reading variable as a whole to the growth of the congregation's faith is 56.5% while the remaining 43.5% is influenced by other factors. These other factors were not examined in this study. It can be said that the implementation of Bible reading as a whole has a strong influence on the growth of faith of the GKKD congregation in Yogyakarta. There is a regression line equation that produces Y = 29.154 + 0.762X. It can be interpreted that every time the reading of the Bible as a whole increases by one, the average growth of the congregation's faith increases 0.762. Keywords: Influence, Bible Reading, Faith Growth, GKKD Yogyakarta. ABSTRAKPeranan membaca Alkitab sangat diperlukan karena mampu meningkatkan kecerdasan spiritual dan menangkal segala pengaruh buruk yang merusak hubungan yang baik dengan Kristus Yesus. Hal ini dapat diketahui bahwa sebuah laporan dari Religion in American Life mengisahkan bahwa para peneliti menemukan mereka yang sering membaca Alkitab, mempunyai kemungkinan 50% jauh lebih banyak untuk menolak obat-obatan yang terlarang daripada mereka yang tidak pernah membaca Alkitab. Di samping itu, mereka memiliki tingkat produktivitas yang lebih tinggi di atas rata-rata di tempat pekerjaan. Alkitab merupakan buku yang sangat penting dan berharga bagi manusia, dengan membaca dan mempelajari Alkitab maka manusia akan memperoleh manfaat bagi kehidupannya berdasarkan hasil persamaan regresi besarnya pengaruh antara variabel X dan Y berdasarkan hasil analisis dapat diperoleh nilai Rsqure (xy)= 0,565 atau 56,5 %, artinya besarnya sumbangan variabel pembacaan Alkitab secara keseluruhan terhadap pertumbuhan iman jemaat adalah sebesar 56,5% sedangkan sisanya 43,5% dipengaruhi oleh faktor lain. Faktor lain tersebut tidak diteliti dalam penelitian ini. Dapat dikatakan pelaksanaan pembacaan Alkitab secara keseluruhan berpengaruh kuat terhadap pertumbuhan iman jemaat GKKD di Yogyakarta. Ada persamaan garis regresi yang dihasilkan Y = 29,154 + 0,762X. Dapat diartikan bahwa setiap kali pembacaan Alkitab keseluruhan meningkat satu, maka rata-rata pertumbuhan iman jemaat meningkat 0,762.
Keselamatan ditinjau dari segi mati syahid dan bunuh diri menurut Rasul Paulus Tumaang, Yorande
Davar : Jurnal Teologi Vol 6, No 1 (2025): Juni
Publisher : Sekola Tinggi Teologi Sangkakala Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55807/davar.v6i1.69

Abstract

ABSTRACTThis writing is a theological analysis of martyrdom and suicide. With the aim that this writing can add insight into the theology of youth as the next generation of the Church with regard to understanding the concept of salvation in terms of martyrdom and suicide and strengthening a young man's faith in Jesus Christ who is Lord and Savior. This writing is based on observation because many people do not understand the concept of salvation from martyrdom and death by suicide. Many people think that when someone commits suicide they will get salvation like when they die as a martyr. With suicide will end the problems faced so that one's mind is no longer tormented. Based on this assumption, the authors are interested in analyzing the topic above by using a qualitative approach and focusing on data or information from the Bible as the main literature and other literature obtained that provides information about the concept of salvation when someone dies as a martyr by committing suicide. Keywords: Martyr, Suicide, Paul, Salvation.  ABSTRAKPenulisan ini merupakan suatu analisis teologis terhadap mati syahid dan tindakan bunuh diri. Dengan suatu tujuan bahwa dengan adanya penulisan ini dapat menambah wawasan teologi pemuda sebagai generasi penerus Gereja berkenaan dalam memahami konsep keselamatan dari segi mati syahid dan bunuh diri serta memperkokoh iman seorang pemuda kepada Yesus Kristus yang menjadi Tuhan dan Juruselamat. Penulisan ini dilakukan berdasarkan pengamatan karena banyak orang kurang memahami antara konsep keselamatan dari mati syahid dengan mati karena bunuh diri. Banyak orang berpendapat bahwa ketika seseorang bunuh diri akan memperoleh keselamatan seperti ketika mati syahid. Dengan bunuh diri akan mengakhiri masalah yang dihadapi sehingga batin seseorang tidak lagi tersiksa. Berdasarkan asusmsi tersebut, penulis tertarik dalam menganalisis topik di atas dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan menitikberatkan pada data atu informasi dari Alkitab sebagai literatur utama dan literatur-literatur lain yang diperoleh  memberikan sebuah informasi mengenai konsep keselamatan ketika seseorang mati syahid dengan mati karena bunuh diri. Kata Kunci : Martir, Bunuh Diri, Paulus, Keselamatan.

Page 1 of 1 | Total Record : 8