cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Media Veteriner
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health,
Arjuna Subject : -
Articles 4 Documents
Search results for , issue "No. 1 (1977): Media Veteriner" : 4 Documents clear
The reproductive of sheep production in Indonesia : a research project D. Sastradipradja; S. Partodihardjo
Media Veteriner No. 1 (1977): Media Veteriner
Publisher : Media Veteriner

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (513.209 KB)

Abstract

The sheep seems to be a suitable and socio-economically acceptable animal for livestock production in Indonesia due its small and size and certain physiological characteristics of sheep whith say offer adventages for rearing over larger ruminants. The sheep population is however declining up to present. One way for improvement of sheep production has been attempted through crossbooring with imported breeds.A research project on certain aspects of sheep reproduction is discussed with omphasis on plasma reproduction hormonal levels, and with emphasis on plasma reproduction hormonal levels, and with the ultimate objective to rapidly increase the presently declining sheep population.
Perlakuan terhadap semen beku dalam straw sebelum pemakaian lapangan di Indonesia L.H. Sanjaya; M.R. Toelihere
Media Veteriner No. 1 (1977): Media Veteriner
Publisher : Media Veteriner

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (450.517 KB)

Abstract

Suatu percobaan faktorial 4 x 4 telah dilakuakn untuk menguji pengaruh penyimpanan semen beku bentuk straw didalam es, air es, air kran, dan serbuk CO2 padat (dry ice) dan pengaruh waktu 5 menit, 3 jam, 6 jam, dan 9 jam setelah penyimpanan didalam keempat media tersebut. Persentase sperma metil didalam keempat media tersebut ternyata sama (70 sampai 75 preson) pada penyimpanan selama 5 menit. Presentase tersebut tetap dipertahankan pada penyimpanan didalam serbuk CO2 padat selama waktu 9 jam, sedangkan penyimapan didalam air es, es, dan air kran tidak dapat memepertahankan kehidupan spermatozoa dalam ukuran presentase pergerakan yang baik untuk pembuahan. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa pengangkutan semen beku dalam straw untuk pemakaian lapangan di Indonesia terbaik memakai serbuk CO2 padat, jauh lebih murah dari pada memakai N2 cair. Semen beku yang dicairkan kembali dan disimpan didalam es, air es, dan air kran harus dipakai dalam waktu selambat-lambatnya 5 menit. Pengangkutan semen beku di dalam ketiga media tersebut terakhir untuk pemakaian lapangan tidak dianjurkan.
Kemungkinan adanya Q-Favor di Indonesia Indrawati Rumawas; Winny Sandjaja
Media Veteriner No. 1 (1977): Media Veteriner
Publisher : Media Veteriner

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (422.306 KB)

Abstract

Q-Fever disebabkan oleh rickottsia coxiolla burnoti (syn. Rickotsia burnoti), dan pada umumnya penyakit ini akut dengan tanda-tanda "malaise", dingin, panas, "myalgia" dan tanda yang khas adalah sakit kepala yang hebat sekali. Pneumonia intestitial terbentuk dan sebagaimana dengan penyakit rickottsia lainnya maka rickottsemia terjadi pada phase febrile, yang dapat tinggal 5 sampai 25 hari atau lebih lama lagi. Tetapi Q-Fever, tidak sebagai penyakit rickettsia yang lain, tidak diikuti dengan tanda-tanda dikulit (outaneous rask) dan juga tidak membentuk agglutin terhadap "X" strain dari Protous vulgaris. Penyakit acut ini dapat berjalan pelan atau fatal, kemungkinan besar infeksi terjadi di daerah endemic.
Peninjauan penyakit lampung Singgih H. Sigit; Sooprapto Soekardono
Media Veteriner No. 1 (1977): Media Veteriner
Publisher : Media Veteriner

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (694.854 KB)

Abstract

Atas permintaan Direktur Jendral Peternakan, Direktorat kesehatan hewan penulis diminta untuk meninjau "Pnyakit Lampung" yang sedang berjangkit di kecamatan-kecamatan Seputih Raman dan Seputih Banyak, Kabupaten Lampung Tengah terutama dari segi vektor penyakit tersebut.Dari hasil peninjauan tersebut diharapkan dapat diperoleh rekomendasi cara pemberantasan vektor yang cukup baik untuk mencegah meluasnya wabah "Penyakit Lampung" yang terutama menyerang sapi Bali. Vektor mama yang pasti memindahkan penyakit ini belum diketahui dan antibiotika "brend spectum" ternyata tidak berhasil menyembuhkan penyakit tersebut.

Page 1 of 1 | Total Record : 4