cover
Contact Name
Maria Elvina Tresia Butar-Butar
Contact Email
mariaelvinatresia@gmail.com
Phone
+6285350040007
Journal Mail Official
jfe@stikesdirgahayusamarinda.ac.id
Editorial Address
Jl. Pasundan No.21, Jawa, Kec. Samarinda Ulu, Kota Samarinda, Kalimantan Timur 75122
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Jurnal Farmasi Etam
ISSN : 27976696     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.52841/jfe.v1i2
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Farmasi Etam diterbitkan oleh Unit Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (UPPM) STIKES Dirgahayu Samarinda, yang terbit setahun dua kali pada bulan Juni dan Desember yang memuat hasil penelitian dengan ruang lingkup; Teknologi Farmasi, Preformulasi dan Formulasi, Biofarmasi, Farmakokinetika, Farmakodinamika, Farmakogenitika, Farmasi Analisis, Penemuan dan Pengembangan Obat / Eksipien, Kimia Bahan Alam, Obat Tradisional , Farmakognosi dan Fitokimia, Mikrobiologi dan Bioteknologi, Farmakologi dan Toksikologi, Farmasi Komunitas dan Klinis, Farmasi Sosial dan Administrasi, Pharmaceutical Care.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 3 No 1 (2023): Juni" : 5 Documents clear
HUBUNGAN TINGKAT PENDIDIKAN ORANG TUA DENGAN PEMILIHAN BENTUK DAN DOSIS SEDIAAN PARASETAMOL DALAM UPAYA SWAMEDIKASI DEMAM Cindy Yopitha
Jurnal Farmasi Etam (JFE) Vol 3 No 1 (2023): Juni
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (UPPM) STIKES Dirgahayu Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52841/jfe.v3i1.270

Abstract

Masyarakat Indonesia sering melakukan swamedikasi untuk mengatasi demam. Penanganan demam pada anak sangat tergantung pada peran orang tua. Tingkat pendidikan orang tua berpengaruh terhadap swamedikasi demam karena swamedikasi membutuhkan pengetahuan obat yang memadai dan tepat. Parasetamol merupakan obat yang sering digunakan untuk mengatasi demam pada anak karena relatif aman, sehingga menjadi pilihan lini pertama pada demam anak. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui hubungan tingkat pendidikan orang tua terhadap pemilihan bentuk sediaan dan dosis parasetamol dalam upaya swamedikasi demam. Penelitian ini mencari hubungan tingkat pendidikan orang tua dengan pemilihan bentuk dan dosis sediaan parasetamol dalam upaya swamedikasi demam masyarakat di Kelurahan Jawa, Kecamatan Samarinda Ulu, Kota Samarinda. Sampel penelitian adalah orang tua yang memiliki anak dengan usia 0 bulan - 12 tahun dan pernah menggunakan parasetamol dalam rangka swamedikasi demam. Jenis penelitian yang digunakan adalah observasional analitik dengan rancangan cross-sectional. Pengambilan data dilakukan dengan wawancara. Analisis data yang digunakan adalah Chi-Square. Hasil dari penelitian antara tingkat pendidikan dengan bentuk sediaan adalah 0,407>0,05, dan untuk hasil penelitian dari tingkat pendidikan dengan dosis sediaan adalah 0,118>0,05. Dalam hal ini berarti H0 diterima, tidak terdapat hubungan antara tingkat pendidikan dengan pemilihan bentuk dan dosis sediaan.
Analisis Metil Paraben pada Hand Body Lotion yang Beredar Di Pasar Pagi Kota Samarinda Menggunakan Metode Spektrofotometri UV-Visible Chandida Fitrilia Hiban
Jurnal Farmasi Etam (JFE) Vol 3 No 1 (2023): Juni
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (UPPM) STIKES Dirgahayu Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52841/jfe.v3i1.278

Abstract

Hand body lotion adalah sediaan kosmetik yang menjadi pelembab bagi kulit. Pada sediaan hand body lotion mengandung metil paraben yang merupakan senyawa antibakteri yang dapat digunakan dalam mengurangi kontaminasi bakteri. Pada sediaan hand body lotion konsentrasi maksimum metil paraben dalam sediaan kosmetik menurut BPOM adalah 0,04%. Tujuan penelitian adalah mengetahui kandungan metil paraben dalam sampel hand body lotion yang beredar di Pasar Pagi Kota Samarinda. Sampel hand body lotion yang diteliti sebanyak 10 sampel. Uji kualitatif metil paraben dengan kromatografi lapis tipis yang diamati di bawah sinar lampu UV 254 nm. Berdasarkan hasil uji kualitatif sampel yang dinyatakan positif mengandung metil paraben adalah sampel G dan sampel H. sampel G dengan nilai Rf (0,537), dan sampel H dengan nilai Rf (0,537) sesuai dengan niali Rf baku metil paraben (0,55) dengan memberikan bercak biru kehitaman. Hasil kuantitatif yang didapatkan sampel G yaitu 0,0003% b/b dan H yaitu 0,0002% b/b dimana kurang dari 0,4% sehingga dinyatakan sampel yang diuji masih dinyatakan aman.
The Knowledge Of Oral Antibiotics Use In Students Of STIKES Dirgahayu Samarinda Demitha Darius
Jurnal Farmasi Etam (JFE) Vol 3 No 1 (2023): Juni
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (UPPM) STIKES Dirgahayu Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52841/jfe.v3i1.281

Abstract

There are still errors in the use of antibiotics that are a risk for antibiotic resistance. The level of knowledge affects the correct use of antibiotics, especially for students who take health education are expected to have a good level of knowledge in order to minimize the risk of antibiotic resistance. The aims of the study were to determine the knowledge of STIKES Dirgahayu Samarinda students about the use of oral antibiotics, to determine the effect of respondents' characteristics on the level of knowledge of oral antibiotics and to determine the relationship between the level of knowledge and the use of oral antibiotics without a doctor's prescription. The research method used is descriptive observational and cross sectional. The results showed that the level of knowledge about oral antibiotics in S1 Pharmacy students of STIKES Dirgahayu Samarinda was in the good category, namely the average total score was 15. There was no relationship between age, gender, place of origin and level with the level of knowledge of oral antibiotics of respondents with p value > alpha (0.05). There is no relationship between the level of knowledge and the use of oral antibiotics without a doctor's prescription with a p value > alpha (0.05).
Analisis Tingkat Pengetahuan Masyarakat Tentang Obat Generik Di Puskesmas Temindung Kota Samarinda Ni Ketut Dhiya Savitri
Jurnal Farmasi Etam (JFE) Vol 3 No 1 (2023): Juni
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (UPPM) STIKES Dirgahayu Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52841/jfe.v3i1.282

Abstract

Pengetahuan (knowledge) merupakan suatu hasil dari penginderaan pada manusia, atau bisa dikatakan lain hasil tahu seseorang terhadap objek melalui indera yang dimiliki seperti mata, telinga, hidung. Tujuan dari penelitian untuk mengetahui tingkat pengetahuan masyarakat tentang obat generik di Puskesmas Temindung Kota Samarinda. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan rancangan penelitian observasional deskritif. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 283 sampel dari 1400 populasi yang ada pada tiap bulannya. Pengambilan subjek penelitian untuk sampel dilakukan dengan menggunakan metode non probability sampling dengan pendekatan purposive. Jumlah Pengukuran pengetahuan dilakukan dengan instrumen penelitian yaitu menggunakan kuisioner Questionnaire assessing use and knowledge of generic drugs among laypersons. Maka dapat disimpulkan bahwa tingkat pengetahuan masyarakat tentang obat generik di Puskesmas Temindung Kota Samarinda dalam kategori tingkat pengetahuan baik dengan persentase 63.3%, sedangkan tingkat pengetahuan cukup dengan persentase 9.5% dan tingkat pengetahuan kurang dengan persentase 27.2%.
Analisis Pengawet Natrium Benzoat Pada Kecap Asin Dengan Metode Spektrofotometri UV-Vis Henny Nurhasnawati; Anita Apriliana
Jurnal Farmasi Etam (JFE) Vol 3 No 1 (2023): Juni
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (UPPM) STIKES Dirgahayu Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52841/jfe.v3i1.246

Abstract

Kecap asin merupakan produk olahan kedelai yang digunakan sebagai penyedap masakan. Agar memiliki waktu simpan yang cukup lama, produsen umumnya menambahkan pengawet natrium benzoat, salah satu bahan pengawet yang diperbolehkan dalam bahan makanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menetapkan kadar natrium benzoat serta kesesuaian kadar natrium benzoat menurut SNI 01-2543-1999 dalam produk kecap asin yang beredar di Pasar Pagi Kota Samarinda. Identifikasi natrium benzoat dilakukan dengan reaksi warna menggunakan FeCl3 5%, sedangkan penetapan kadar natrium benzoat menggunakan metode Spektrofotometri UV-Vis. Analisis data dilakukan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga sampel yang diuji positif mengandung natrium benzoat ditandai dengan terbentuknya endapan kecoklatan. Kadar natrium benzoat yang diperoleh menunjukkan seluruh sampel memenuhi persyaratan SNI 01-2543-1999 yaitu tidak melebihi ambang batas 600 mg/kg. Kadar natrium benzoat pada sampel A sebesar 157,66 mg/kg ± 1,35, sampel B sebesar 148,65 mg/kg ± 0,20 dan sampel C sebesar 12,90 mg/kg ± 0,27.

Page 1 of 1 | Total Record : 5