cover
Contact Name
Maria Elvina Tresia Butar-Butar
Contact Email
mariaelvinatresia@gmail.com
Phone
+6285350040007
Journal Mail Official
jfe@stikesdirgahayusamarinda.ac.id
Editorial Address
Jl. Pasundan No.21, Jawa, Kec. Samarinda Ulu, Kota Samarinda, Kalimantan Timur 75122
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Jurnal Farmasi Etam
ISSN : 27976696     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.52841/jfe.v1i2
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Farmasi Etam diterbitkan oleh Unit Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (UPPM) STIKES Dirgahayu Samarinda, yang terbit setahun dua kali pada bulan Juni dan Desember yang memuat hasil penelitian dengan ruang lingkup; Teknologi Farmasi, Preformulasi dan Formulasi, Biofarmasi, Farmakokinetika, Farmakodinamika, Farmakogenitika, Farmasi Analisis, Penemuan dan Pengembangan Obat / Eksipien, Kimia Bahan Alam, Obat Tradisional , Farmakognosi dan Fitokimia, Mikrobiologi dan Bioteknologi, Farmakologi dan Toksikologi, Farmasi Komunitas dan Klinis, Farmasi Sosial dan Administrasi, Pharmaceutical Care.
Articles 2 Documents
Search results for , issue "Vol 4 No 2 (2024): Desember" : 2 Documents clear
ANALISIS SISTEM DISTRIBUSI ALAT KESEHATAN DAN BAHAN MEDIS HABIS PAKAI (BMHP) DI BANGSAL RAWAT INAP RS DIRGAHAYU SAMARINDA Cindy Steffanie
Jurnal Farmasi Etam (JFE) Vol 4 No 2 (2024): Desember
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (UPPM) STIKES Dirgahayu Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52841/jfe.v4i2.302

Abstract

Distribusi merupakan rangkaian kegiatan untuk menyalurkan atau menyerahkan alat kesehatan dan bahan medis habis pakai (BMHP) dengan menjamin keamanan, ketersediaan, ketepatan jumlah, ketepatan jenis, dan ketepatan waktu yang terjangkau dan sesuai dengan standar mutu pelayanan kefarmasian. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui sistem distribusi alat kesehatan dan BMHP di bangsal rawat inap rumah sakit dirgahayu samarinda dan untuk mengetahui apakah sistem distribusi alat kesehatan dan BMHP tersalurkan dengan efisien di bangsal rawat inap rumah sakit dirgahayu samarinda. Penelitian ini merupakan penelitian deskripitif kualitatif dengan menggunakan metode observasi, wawancara mendalam, dan telaah dokumen. Informan dalam pengambilan data di rumah sakit dirgahayu samarinda adalah kepala gudang farmasi atau kepala bagian penyimpanan dan distribusi, petugas pelaksana distribusi, kepala ruangan, dan perawat. hasil penelitian yang didapatkan Jumlah persentase permintaan dan pengeluaran barang gudang ke ruangan diperoleh hasil yang belum efektif karena tidak memenuhi standar 100% yaitu pada ruang Gabriel 1 sebesar 97%, Gabriel 2 sebesar 96%, Gema 1 sebesar 96%, Gema 3 sebesar 98%, Theresia 2 sebesar 96%, theresia 3 97%, dan Yakobus B sebesar 98.91%. Dan ada juga yang memenuhi standar yaitu pada ruang Gabriel 3 sebesar 100%, dan Gema 2 sebesar 100%.
Profil Kepuasan Pasien Swamedikasi Terhadap Pelayanan Informasi Obat Di Apotek Kem Kem Cendana Beatriks Ruth Delviani Panggo Solo
Jurnal Farmasi Etam (JFE) Vol 4 No 2 (2024): Desember
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (UPPM) STIKES Dirgahayu Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52841/jfe.v4i2.303

Abstract

Apotek merupakan pelayanan kefarmasian tempat apoteker melakukan praktik kefarmasian Salah satu kegiatannya adalah PIO (Pelayanan Informasi Obat). Pelayanan informasi obat merupakan kegiatan pemberian informasi yang tepat dari apoteker ke pasien. Swamedikasi adalah upaya yang dilakukan oleh masyarakat untuk mengobati penyakit atau gejala yang dialami oleh diri sendiri tanpa mendapatkan resep, diagnosa, dan saran dari dokter juga bantuan dari petugas kesehatan lainnya. Cara mengetahui kualitas pelayanan yaitu dengan kepuasan pasien terhadap pelayanan tersebut dengan menggunakan dimensi kehandalan (reliabilitiy), bukti fisik (tangible), ketanggapan (responsiveness), empati (emphaty), dan jaminan (assurance). Penelitian deskriptif dengan metode survey. Teknik Pengambilan Sampel menggunakan teknik purposive sampling dan rumus Cochran untuk menentukan besar sampel, populasi dalam penelitian ini ialah seluruh pasien yang masuk dalam kriteria inklusi di Apotek Kem Kem Cendana dan jumlah sampel adalah 100 responden. Hasilnya pada dimensi kehandalan total nilai kualitas pelayanan sebesar -0.88, dimensi fasilitas berwujud sebesar -0.24, dimensi daya tanggap sebesar 0.07, dimensi jaminan sebesar 0.11, dan dimensi empati sebesar -0.09. Dari hasil tersebut disimpulkan bahwa sebagian besar pasien dari Apotek Kem Kem Cendana merasa belum puas terhadap pelayanan yang diberikan.

Page 1 of 1 | Total Record : 2