cover
Contact Name
Nike Sari Oktavia
Contact Email
ikesay@gmail.com
Phone
+62751-7056737
Journal Mail Official
adiann@kopertis10.or.id
Editorial Address
Jl. Khatib Sulaiman No 1 Kota Padang. Kode Pos 25144.
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
pendidikan, science, teknologi, dan ekonomi
Published by LLDIKTI Wilayah X
ISSN : ISSN:197     EISSN : EISSN:24     DOI : http://doi.org/10.22216/jit.2017.v11i4.458
Core Subject : Health, Education,
Jurnal ini berisikan artikel penelitian tentang pendidikan, ilmu kesehatan atau kesehatan masyarakat, ilmu science. teknologi, dan ekonomi.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 11, No 4 (2017): JIT" : 7 Documents clear
EFEKTIVITAS PEMBERIAN TERAPI MUSIK (MOZART) DAN BACK EXERCISE TERHADAP PENURUNAN NYERI DYSMENORRHEA PRIMER reni heryani; Mona Dewi Utari
Jurnal Ipteks Terapan Vol 11, No 4 (2017): JIT
Publisher : LLDIKTI Wilayah X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (345.462 KB) | DOI: 10.22216/jit.2017.v11i4.2486

Abstract

Dysmenorrhea / nyeri haid adalah nyeri menjelang atau selama haid, yang kadang menyebabkan gangguan aktivitas dan memerlukan istirahat. Nyeri menstruasi atau dysmenorrhea adalah kekakuan atau kejang di bagian bawah perut akibat menstruasi dan produksi zat prostaglandin yang terjadi pada waktu menjelang atau selama menstruasi Dismenorea primer didefinisikan sebagai nyeri haid yang tidak berhubungan dengan kondisi patologis pelvis. Nyeri yang biasanya dirasakan adalah kram yang timbul-hilang atau nyeri yang terus menerus biasanya pada perut bagian bawah yang menjalar sampai ke punggung bagian bawah. Salah satu exercise yang dapat diberikan untuk nyeri dysmenorrhea  ini adalah dengan pemberian terapi musik dan back exercise.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas pemberian terapi musik dan back exercise terhadap penurunan nyeri dysmenorrhea. Penelitian ini merupakan penelitian Quasi experimental pre and post test with control group design. Populasi pada penelitian ini adalah remaja putri yang sedang mengalami  menstruasi dengan  nyeri dysmenorrhea dengan jumlah responden sebanyak 50 orang yang dibagi menjadi 2 kelompok. Kelompok 1 sebagai kelompok eksperimen, diberikan perlakukan terapi musik (mozart) dan back exercise  dan kelompok 2 sebagai kelompok kontrol yang tidak diberikan terapi musik (mozart) dan back exercise. Pada penelitian ini menggunakan uji hipotesis Paired Sample T- test untuk mengetahui pengaruh pemberian terapi musik dan back exercice terhadap dysmenorrhea primer. Kemudian untuk uji beda pengaruh antara kelompok kontrol dan kelompok perlakuan digunakan uji Independent Sample T-test.Tingkat nyeri dismenorhoea sebelum diberikan perlakuan adalah nyeri tingkat sedang (rata-rata : 2,08) dan setelah diberikan perlakuan adalah adalah nyeri tingkat ringan (rata rata = 0,88). Uji efektifitas menggunakan Paired Sample T-Test pada kelompok eksperimen menunjukkan hasil p= 0,00 dan pada kelompok kontrol p= 0,00. Dengan demikian terapi musik (mozart) dan back exercise efektif menurunkan tingkat nyeri dismenorhea. Penelitian ini diharapkan dapat meringankan nyeri disminerrhea yang dialami setiap wanita pada saat menstruasi.
SISTEM PAKAR DIAGNOSA PENYAKIT PERNAFASAN MENGGUNAKAN METODE CASE BASED REASIONING samsudin sadek; Usman Usman
Jurnal Ipteks Terapan Vol 11, No 4 (2017): JIT
Publisher : LLDIKTI Wilayah X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22216/jit.2017.v11i3.1034

Abstract

sebuah aplikasi telah dialisis,dirancang, dan diimplementasi, aplikasi ini dirancang dengan menggunakan Metode Cased-Based Reasoning. Tujuan Aplikasi ini adalah untuk mengidentifikasi 8 Jenis Penyakit Pernapasan pada Manusia dengan 34 gejala. Untuk pengembagan sistem Pakar Menggunakan beberapa fase yaitu: Planing, Analisis, Desain dan Implementasi, dimana pengetahuan berbasis Pakar dan Pengetahuan Berbasis Kasus,  mencocokan kasus yang baru dengan kasus yang lama menggunakan teknik similarity. Aplikasi sistem pakar ini sudah sesui dengan pakar Penyakit pernapasan karena sudah diuji oleh pakar dan Pengguna
EFEK AROMA EKSTRAK MELATI TERHADAP PENGURANGAN NYERI PERSALINAN KALA I FASE AKTIF PADA PARTURIENT Nike Sari Oktavia
Jurnal Ipteks Terapan Vol 11, No 4 (2017): JIT
Publisher : LLDIKTI Wilayah X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22216/jit.2017.v11i4.458

Abstract

Labor pain arising from physical and psychological reflex response of from the pain that experienced by the patient. Jasmine essential oil is proven to nervous exhoustion, reduce pain, emotional distress, reduce anxiety, energy, and euphoria that everything that is needed by a mother while facing the birth process. Purpose of this study was to determine whether the jasmine essnstial oil can be used to reduce the pain of the active phase on first stage of parturient. This study used a quasi-experimental method, the sampel was 48 people inpartu who are in the active phase of the first stage of labor. Study subjects were devided into 2 groups; jasmine essential oil (n = 24) and control (n = 24). Pain assessed twice in each group with a numerical rating scale (NRS), that when the woman is in the active phase before inhalation the smell of jasmine essential oil and at the end of the first stage after inhalation the smell. Test statistical analysis using Wilcoxon Signed Ranks test and Mann Whitney test.  The result is; in jasmine essential oil group the median 6 with a range  4-9 decreased to 4 (3-9), while controls had increased pain intensity with a median value of 4.5 (2-10) to 9 (4 -10). There are difference between pain assesment I and II in both groups p = 0.000 (p <0,05). Comparison between jasmine essential oil  group and control group p = 0.000 (p <0,05).      Keyword: Jasmine essential oil, labor pain
PENGARUH LINAMARIN TERHADAP PENAMPILAN REPRODUKSI INDUK MENCIT (Mus musculus L.) Fitra Wahyuni; Sony Heru Sumarsono
Jurnal Ipteks Terapan Vol 11, No 4 (2017): JIT
Publisher : LLDIKTI Wilayah X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22216/jit.2017.v11i4.2637

Abstract

ABSTRACTThis study was performed to observe the effect of linamarin on reproductive performance, that consist of the number of live fetuses, reabsorption embryo or fetal, fetal death and fetal body weight together with length. Pregnant mice were divided into one control group with administration of distilled water (0 mg/kgb.w/days) and six treatment groups linamarin dose is 0.36; 0.72; 1.26 mg; 2; 4; and 8 mg/kgb.w./days. Linamarin dosing and control begins at 5th to 16th gestation days, at 17-days of gestation caesarean section were performed to pregnant mice to remove foetuses. Statistical analysis used was a variation analysis by ANOVA followed by comparisons between treatments HSD test (Tukey). Giving linamarin observed in the parent mice led to a decrease in average weight gain of the mother during pregnancy compared with controls. In linamarin dose 8 mg/kgb.w/day an increase in embryo reabsorption and fetal death, as well as the observed decrease in fetal body weight and length, but after statistical analysis of the decrease was not significantly different. Linamarin with the doses given in this study is not expected to interfere with pregnancy based on reproductive performance were observed. Keywords: Linamarin, reproductive performance, fetal weight, fetal body length ABSTRAKPenelitian ini dilaksanakan bertujuan untuk mengamati pengaruh linamarin pada penampilan reproduksi yang meliputi jumlah fetus hidup, embrio resorpsi, fetus mati dan berat beserta panjang badan fetus. Induk mencit yang bunting dikelompokkan ke dalam satu kelompok kontrol dengan pemberian akuades (0 mg/kgb.b./hari) dan enam kelompok perlakuan dosis linamarin yaitu 0,36; 0,72; 1,26 mg; 2; 4; dan 8 mg/kgb.b./hari. Pemberian dosis linamarin dan kontrol dimulai pada umur kebuntingan 5 sampai 16 hari, setelah itu pada umur kebuntingan 17 hari mencit dikorbankan nyawanya untuk pengambilan fetus. Analisis statistik yang digunakan adalah analisis variasi dengan ANOVA dan dilanjutkan dengan uji perbandingan antar perlakuan HSD (Tukey). Pemberian linamarin pada induk mencit diamati menyebabkan penurunan rata-rata pertambahan berat badan induk selama kebuntingan dibandingkan dengan kontrol. Pada dosis linamarin 8 mg/kgb.b./hari terjadi peningkatan embrio resorpsi dan fetus yang mati, serta diamati penurunan berat dan panjang badan fetus, namun setelah dilakukan analisis statistik penurunan tersebut tidak berbeda nyata. Linamarin dengan dosis yang diberikan pada penelitian ini diduga tidak mengganggu kebuntingan berdasarkan penampilan reproduksi yang diamati. Kata kunci: Linamarin, penampilan reproduksi, berat badan fetus, panjang badan fetus
HUBUNGAN GAYA HIDUP DENGAN KEJADIAN RAWAT ULANG PASIEN GAGAL JANTUNG DI RSUD ARIFIN ACHMAD Rizka Febtrina; Nurhayati Nurhayati
Jurnal Ipteks Terapan Vol 11, No 4 (2017): JIT
Publisher : LLDIKTI Wilayah X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22216/jit.2017.v11i4.1482

Abstract

Heart failure is a complex clinical syndrome that results from any structural or functional impairment of ventricular filling or ejection of blood. Unhealthy lifestyle can affect heart health that impact on the incidence of re-hospitalization. This study aims to determine the relationship of lifestyle by re-hospitalization incidence of congestive heart failure patients at Arifin Achmad Hospital. The method of this study was retrospektif study.  Samples in this study are patients with congestive heart failure who have re-hospitalization was 30 respondents. The analysis used in this study were univariate and bivariate analysis using chi square. The results of this study indicate that there is a relationship between lifestyle with re-hospitalization incidence of congestive heart failure patients (p value: 0,004). Recommendation of this research are congestive heart failure patients are expected to implement a better lifestyle and expected room nurse member discharge planning on a better lifestyle and for further research to develop research on factors affecting re-hospitalization Gagal jantung merupakan sindrom klinik komplek yang disebabkan oleh kerusakan struktural ataupun fungsional ventrikel untuk menisci atau memompakan darah. Gaya hidup yang tidak sehat dapat mempengaruhi kesehatan jantung yang akan berakibat kejadian rehospitalisasi meningkat. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan gaya hidup dengan kejadian rawat ulang pasien gagal jantung kongestif di RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau.Sampel pada penelitian ini adalah pasien gagal jantung kongestif yang mengalami rehospitalisasi yang berjumlah 30 responden. Analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis univariat dan bivariat menggunakan uji statistik chi square.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara gaya hidup dengan kejadian rawat ulang pasien gagal jantung kongestif (p value 0,004). Rekomendasi penelitan ini diharapkan pasien gagal jantung kongestif  menerapkan gaya hidup yang lebih baik dan diharapkan perawat ruangan memberikan discharge planning mengenai gaya hidup yang lebih baik dan bagi penelitian selanjutnya dapat mengembangkan penelitan tentang faktor yang mempengaruhi rawat ulang.
PENGARUH PEMBERIAN JUS PEPAYA MENGKALDALAM MENURUNKAN TEKANAN DARAH PENDERITAHIPERTENSI DI PUSKESMAS aida - andriani
Jurnal Ipteks Terapan Vol 11, No 4 (2017): JIT
Publisher : LLDIKTI Wilayah X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22216/jit.2017.v11i4.1188

Abstract

Jumlah kunjungan penderita hipertensi sebanyak 95 orang selama tahun 2015. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Pemberian Jus Pepaya Mengkal dalam Menurunkan Tekanan Darah pada Penderita Hipertensi di Puskesmas Muaro Paiti Lima Puluh Kota Tahun 2016.Jenis penelitian ini adalah pre experiment dengan pendekatan one group  pretest posttest design. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh penderita hipertensi yang ada di Kenagarian Durian Tinggi yaitu sebanyak 95 orang, dengan jumlah sampel sebanyak 15 orang penderita hipertensi. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan observasi tekanan darah pretest dan posttest. Analisis data pada penelitian ini meliputi analisis univariat dan analisis bivariat menggunakan uji t-dependent test yang dilakukan secara komputerisasi.Hasil penelitian menunjukkan rata-rata tekanan darah pretest adalah 166,33/97 + 11,72/6,21 mmHg dan setelah intervensi menurun menjadi 148,33/86,00 + 8,99/6,60 mmHg. Terdapat perbedaan rata-rata tekanan darah responden antara sebelum dan sesudah intervensi dengan rata-rata perbedaan tekanan darah sistolik 18,00 + 10,14 mmHg (p = 0,000) dan rata-rata perbedaan tekanan darah diastolik 11,00 + 8,28 mmHg ( p = 0,000).Dapat disimpulkan pemberian jus pepaya mengkal efektif dalam menurunkan tekanan darah penderita hipertensi. diharapkan kepada penderita hipertensi untuk dapat memanfaatkan jus pepaya mengkal sebagai salah satu pengobatan non farmakologi yang terbukti efektif dalam menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensiIncidence of hypertension in Public Health Center Muaro Paiti that the number of visits of hypertensive patients as many as 95 people during the year 2015. This study aims to determine the effect of administration of young papaya juice in Lowering Blood Pressure in patients with hypertension in Public Health Center Muaro Paiti Lima Puluh Kota Of The Year 2016.This type of research is pre experiment with the approach of one group pretest posttest design. With a total sample of 15 people with hypertension. Collecting data in this study using observations of blood pressure pretest and posttest. The data analysis in this study include the analysis of univariate and bivariate analysis using t-dependent test is computerized.The results showed that the average blood pressure pretest is 166.33 / 97 + 11.72 / 6.21 mmHg and after the intervention decreased to 148.33 / 86.00 + 8.99 / 6.60 mmHg. There are differences in the average blood pressure of respondents between before and after intervention with an average difference in systolic blood pressure of 18.00 + 10.14 mmHg (p = 0.000) and the mean difference in diastolic blood pressure of 8.28 + 11.00 mmHg (p = 0.000).It can be concluded that the administration hung papaya juice is effective in lowering the blood pressure of hypertensive patients. For that is expected to society, especially people with hypertension to take advantage of papaya juice hung as one of the non-pharmacological treatments that have proven effective in lowering blood pressure in patients with hypertension.
SISTEM CERDAS DIAGNOSA PENYAKIT DALAM MENGGUNAKAN JARINGAN SYARAF TIRUAN DENGAN METODE PERCEPTRON Usman Usman; Abdullah Abdullah
Jurnal Ipteks Terapan Vol 11, No 4 (2017): JIT
Publisher : LLDIKTI Wilayah X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22216/jit.2017.v11i4.968

Abstract

Aplikasi Jaringan Syaraf Tiruan (JST) untuk diagnosa  Penyakit Dalam dengan metode perceptron. Aplikasi ini dibuat untuk mengetahui keakuratan diagnosa Penyakit Dalam menggunakan JST perceptron dan mengimplementasikan JST perceptron berdasarkan gejala-gejala Penyakit Dalam ke dalam matlab dengan tampilan Graphical User Interface (GUI). Penyakit Dalam yang dibahas sebanyak 9 Penyakit Dalam. Yaitu penyakit  Asma bronchial, Anemia, Demam berdarah, Diabetes mellitus, Gagal Jantung, Tetanus, Hipertensi, Hepatitis, dan  Tuberkolosis paru. Gejala penyakit dalam yang diambil berdasarkan data rekam medis penderita Penyakit Dalam dan data pasien yang berobat  di Poli Penyakit Dalam RSUD Puri Husada Tembilahan. Dari hasil pelatihan (training) terhadap 48 data, kecocokan keluaran jaringan dan target yang di inginkan yaitu penyakit dalam 100% dapat dikenali/sesuai dengan target yang di inginkan. Dan hasil pengujian data baru sebanyak 10 kali pengujian menghasilkan keluaran sekitar 78,9 % yang sesuai dengan target dan 21,1% yang tidak sesuai dengan target. Hasil pengujian dan pelatihan di implementasikan ke dalam GUI sebagai aplikasi dan user interface.

Page 1 of 1 | Total Record : 7