cover
Contact Name
Parlindungan Pandapotan Marpaung
Contact Email
parlindungan.reni@gmail.com
Phone
+6285259948993
Journal Mail Official
eksergi.polines@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Teknik Konversi Energi Jurusan Teknik Mesin Politeknik Negeri Semarang Jalan. Prof. H. Soedarto, S.H., Tembalang, Semarang.
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Eksergi: Jurnal Teknik Energi
Design of DC Accumulator Charging using Backup Accumulator Based on Inverter and Converter Device Parlindungan Pandapotan Marpaung
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 14, No 3 (2018): SEPTEMBER 2018" : 7 Documents clear
RANCANG BANGUN TURBIN ANGIN SUDU FLAT POROS HORIZONTAL DENGAN VARIASI PERBANDINGAN LUAS CELAH AIR EXIT GUNA MENINGKATKAN KINERJA PLTB - Bono
Eksergi Vol 14, No 3 (2018): SEPTEMBER 2018
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (616.492 KB) | DOI: 10.32497/eksergi.v14i3.1374

Abstract

Tujuan utama dari pembuatan tugas akhir ini adalah mengembangkan desain turbin angin sudu flat dengan penambahan penyempitan celah (air exit split) di sepanjang keluaran sudu turbin angin dengan memberikan variasi perbandingan luas celah antara luas celah udara masuk dan luas celah udara keluar pada air exit berfungsi untuk memberikan tambahan gaya dorong saat sudu turbin angin berputar sehingga meningkatkan efisiensi turbin. Hal yang melatar belakangi pembuatan turbin ini yaitu untuk membuat turbin dengan efisiensi yang lebih besar dengan skala pembuatan turbin sesuai dengan parameter yang digunakan di laboratorium sehingga kedepannya dapat dikembangkan menjadi turbin angin yang dapat dimanfaatkan dalam kehidupan nyata. Turbin angin yang digunakan dalam rancang bangun ini menggunakan bahan dasar plat galvanis dengan tebal plat 1 mm yang dibentuk sedemikian rupa yang memiliki lebar sudu 8 cm dan 10 cm serta variasi lebar celah masuk air exit sebesar 40 mm, 34 mm, 32 mm dan 30 mm.. Pengujian turbin angin ini menggunakan variabel berupa kecepatan angin 6 m/s ,7 m/s, 8 m/s, 9 m/s dan 10 m/s. metode pengujian alat dilakukan di laboratorium dengan bantuan blower sebagai penghembus angina. sedangkan parameter uji berupa putaran poros turbin, putaran poros generator, torsi generator, tegangan, dan arus. Data-data hasil pengujian berupa tegangan generator,arus yang dihasilkan generator, torsi pada generator dan putaran pada generator selanjutnya diolah untuk mengetahui efisiensi sistem dan daya output. Data tersebut diolah dan didapatkan efisiensi terbaik pada sudu flat lebar sudu 80 mm yaitu sebesar 6.01% untuk putaran 184.2 rpm pada kecepatan angin 6 m/s dengan penambahan air exit variasi lebar celah masuk 40 mm. Efisiensi terbaik pada sudu flat lebar sudu 100 mm yaitu sebesar 3.29% untuk putaran 176.3 rpm pada kecepatan angina 6 m/s dengan penambahan air exit variasi lebar celah masuk 40 mm. Kata kunci : Turbin Angin Poros Horizontal Sudu Flat Air Exit Split, lebar celah masuk, gaya doromg
Pembuatan Turbin Double Spherical Sebagai Upaya Memperbaiki Kinerja Turbin Spherical Yusuf Dewantoro Herlambang; Mochammad Denny Surendra; Yanuar Mahfudz Safarudin
Eksergi Vol 14, No 3 (2018): SEPTEMBER 2018
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (967.153 KB) | DOI: 10.32497/eksergi.v14i3.1368

Abstract

Tujuan dari tugas akhir ini adalah pembuatan turbin spherical helix berbasis NACA 0016 dengan sudut putar sebesar 30o dengan penambahan jumlah runner, memperbaiki kerangka uji, melakukan uji kinerja turbin air yang telah dibuat, menghitung kinerja turbin dengan runner single dan double dan melakukan analisa kinerja turbin. Selanjutnya akan melakukan pengujian dan melihat hasil kinerja efisiensi yang dihasilkan. Pengujian turbin air ini menggunakan variable turbin spherical dan turbin double spherical dengan variable uji berupa kecepatan aliran1,2 m/s,dan1,4 m/s. Sedangkan parameter uji berupa putaran poros turbin, massa torsi, dan head. Data-data hasil pengujian selanjutnya diolah untuk mengetahui daya mekanik dan efisiensi turbin maksimum. Hasil pengujian ini menunjukkan bahwa efisiensi tertinggi yang mampu dihasilkan turbin spherical helix yaitu sebesar 20,9% pada varibel uji pada kecepatan aliran kerja 1,2 m/s dengan putaran turbin 155 rpm, dan 21,21% pada variable uji pada kecepatan aliran kerja 1,4 m/s dengan putaran turbin 150 rpm. Sedangkan pada turbin double spherical helix mampu menghasilkan efisiensi yaitu sebesar 27,4% pada variable uji pada kecepatan aliran kerja 1,2 m/s dengan putaran turbin 160 rpm, dan 33,02% pada variable uji pada kecepatan aliran kerja 1,4 m/s dengan putaran turbin 170 rpm. Kata kunci : Turbin air, Spherical, Helix Sudut 30o, Berbasis NACA 0016
KAJI EKSPERIMENTAL COLD DAN HOT EGR DENGAN BAHAN BAKAR CAMPURAN BIODIESEL TERHADAP EFISIENSI THERMAL MESIN DIESEL Eka Darmana
Eksergi Vol 14, No 3 (2018): SEPTEMBER 2018
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (903.963 KB) | DOI: 10.32497/eksergi.v14i3.1375

Abstract

Cadangan bahan bakar fosil semakin menipis akibat pemakaian mesin berbahan bakar fosil semakin meluas. Diperlukan alternatif bahan bakar yang dapat diperbarui, salah satunya adalah biodiesel yang berasal dari minyak jarak (jatropha). Pemakaian jatropha sebagai bahan bakar mesin diesel tetap menghasilkan emisi Nox, maka diperlukan adanya sistem yang mereduksi Nox, salah satunya dengan mensirkulasikan gas buang (EGR) kedalam dilinder. Bahan bakar jatropha dengan sistem EGR juga mempengarui efisiensi dari mesin diesel, maka diperlukan banyak kajian. Dalam kajian ini dilakukan eksperimen untuk mengetahui brake thermal efficiency mesin diesel ketika menggunakan bahan bakar campuran jatropha dengan di pasang cold maupun Hot EGR. Eksperimen dilakukan pada mesin diesel dengan memvariasi beban pada putaran konstan 2000 rpm. Masing-masing variasi beban diuji dengan memvariasi laju EGR untuk bahan bakar diesel fuel (D100) dan campuran jatropha 30% (D70J30). Hasil kajian menunjukkan bahwa BSFC paling rendah 0,21 kg/kWh ketika dioperasikan dengan bahan bakar campuran jatropha terdapat pada laju Cold EGR 14,1 % pada beban diatas 50%. Brake thermal efficiency mengalami kenaikan mencapai 40,5% ketika dioperasikan dengan Cold EGR menggunakan bahan bakar campuran jatropha 30% (D70J30). Laju EGR yang optimal pada angka 14,1%. Kata kunci: cold dan Hot EGR, jatropha, brake thermal efficincy, BFSC
PEMBANGKIT LISTRIK ELECTRON POWER INVERTER (EPI) DENGAN MEMANFAATKAN BUAH BELIMBING WULUH DAN KULIT PISANG Wiwik Purwati Widyaningsih; - Margana
Eksergi Vol 14, No 3 (2018): SEPTEMBER 2018
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (970.189 KB) | DOI: 10.32497/eksergi.v14i3.1369

Abstract

Aki merupakan alat yang dapat menyimpan energi listrik dalam bentuk energi kimia. Aki banyak digunakan pada kendaraan bermotor dan untuk menyalakan lampu rumah saat terjadi pemadaman. Komponen aki terdiri dari elektroda dan elektrolit. Cairan elektrolit aki yang digunakan yaitu cairan asam sulfat (H2SO4) atau biasa disebut aki zuur. Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan campuran buah belimbing wuluh dengan kulit pisang sehingga dapat dijadikan pengganti alternatif elektrolit yang ramah lingkungan. Metode yang digunakan adalah menentukan perbandingan persentase volume dari buah belimbing wuluh dengan kulit pisang sehingga dapat menghasilkan tegangan DC dan arus yang maksimal kemudian diubah menjadi tegangan AC dengan menggunakan inverter. Perbandingan campuran buah belimbing wuluh dan kulit pisang dengan perbandingan 90% : 10%; 80% : 20%; 70% : 30%. Aki dengan persentase buah belimbing wuluh dan kulit pisang 90% : 10% merupakan aki terbaik yang mempunyai ketahanan waktu selama 24 Jam dengan nilai tegangan sebelum dibebani yaitu 12,1 Volt, tegangan setelah dibebani yaitu 7,8 Volt dan arusnya sebesar 0,019 Ampere. Sedangkan 5 box aki menggunakan inverter dengan persentase 90% : 10% menghasilkan gelombang AC dengan tegangan 1,8 Volt ketika dibebani menjadi 1,4 Volt dengan arus listrik 0,0186 Ampere ketika beban 75 Ohm. Kata Kunci: Aki, Belimbing Wuluh, Kulit pisang, Inverter
PEMBUATAN TURBIN VORTEX DENGAN SUDU PIPA BELAH TIGA DENGAN SUDUT KEMIRINGAN SUDU 45° Gatot Suwoto; - Supriyo
Eksergi Vol 14, No 3 (2018): SEPTEMBER 2018
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1177.947 KB) | DOI: 10.32497/eksergi.v14i3.1372

Abstract

Tujuan dari program ini adalah mengembangkan, merekayasa, dan membandingkan turbin air vortex dengan sudu yang berbentuk pipa belah tiga dengan sudut sudu 0° dan sudut kemiringan sudu 45°. Metode yang digunakan yaitu tahapan perancangan turbin, proses pengerjaan, prosedur pengujian, langkah – langkah pengujian. Variabel penelitian adalah sudut kemiringan sudu dan parameter uji yang diukur adalah head aliran, debit aliran, putaran turbin, dan beda tekanan. Data yang didapat dari pengujian turbin dibuat grafik karakteristik kinerja turbin, kemudian dianalisa dan dibuat optimalisasinya. Tahap akhir dari penelitian ini adalah mendapatkan hasil kinerja turbin dan selanjutnya dibuat artikel ilmiah yang berguna bagi masyarakat umum. Hasil pengujian didapatkan pada bentuk sudu pipa belah tiga dengan sudut sudu 0° pada putaran turbin 65,7 rpm yang menghasilkan efisiensi tertinggi sebesar 9,094% , sedangkan pada sudut kemiringan sudu 45° pada putaran turbin 75,8 rpm yang menghasilkan efisiensi tertinggi sebesar 11,755%. Dari perbandingan bentuk sudu pipa belah tiga dengan sudut  sudu 0° dan sudut kemiringan sudu 45° disimpulkan bahwa sudut kemiringan sudu 45° memiliki efisiensi yang lebih baik. Kata Kunci : Turbin Air Vortex, Sudu Pipa Belah Tiga, Efisiensi
ANALISIS PENGARUH INTENSITAS MATAHARI, SUHU PERMUKAAN & SUDUT PENGARAH TERHADAP KINERJA PANEL SURYA - Suwarti
Eksergi Vol 14, No 3 (2018): SEPTEMBER 2018
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (911.8 KB) | DOI: 10.32497/eksergi.v14i3.1373

Abstract

Abstrak Tujuan utama tugas akhir ini adalah untuk mengetahui pengaruh intensitas matahari, suhu permukaan, dan sudut pengarah terhadap daya panel surya. Pengaruh intensitas matahari didapat dengan cara perubahan waktu sehingga intensitasnya bervariasi dengan sudut tetap 90odan suhu permukaan relatif sama, suhu permukaan didapatkan dengan cara memvariasi suhu dengan sudut pengarah tetap 90odan intensitas relatif sama, sudut pengarah didapat dengan cara memvariasi sudut pengarah dengan intensitas dan suhunya relatif sama. Pengaruh kinerja panel surya yaitu semakin besar intensitas matahari maka arusnya semakin besar dan tegangannya cenderung tetap. Suhu permukaan mempengaruhi performa panel surya yaitu semakin besar temperaturenya maka tegangannya semakin kecil dan arusnya cenderung tetap. Sudut pengarah mempengaruhi performa panel surya yaitu semakin mendekati tegak lurus terhadap datangnya cahaya matahari maka tegangan dan arusnya akan semakin besar. Data-data hasil pengujian kemudian diolah untuk mengetahui daya listrik maksimum yang mampu dihasilkan. Hasil tugas akhir ini menunjukkan bahwa pada intensitas matahari 1006 W/m2 dengan daya terbesar yang mampu dihasilkan adalah 28,035 watt. Pada temperature permukaan 54,5oC dengan daya terbesar 28,035 watt. Pada sudut pengarah 90o daya terbesar yang dihasilkan adalah 26,7735 watt. Peforma panel surya dipengaruhi oleh intensitas matahari, temperatur permukaan, dan sudut pengarah semakin besar faktor yang mempengaruhinya daya yang dihasilkan juga semakin besar. Kata kunci : Peforma panel surya, Daya yang dihasilkan, Faktor pengaruh.
INSPEKSI PERFORMA LAMPU SIKLON NEW REVOLED SRN90-AC-ST/AD DAN SRN120-AC-ST/AD Slamet Priyoatmojo
Eksergi Vol 14, No 3 (2018): SEPTEMBER 2018
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/eksergi.v14i3.4422

Abstract

Pada artikel ini akan dibahas mengenai hasil pengujian dari dua buah lampu LED 90W dan 120W yang akandipasang pada salah satu kabupaten di Jawa Tengah. Kedua lampu tersebut yang dianalisa pada artikel ini akandiuji melalui metode variasi tegangan input dan pengujian karakteristik starting. Hasil dari penguijian tersebutnantinya akan dibandingkan dengan standar yang berlaku dan data spesifikasi dari kedua lampu. Daripengamatan didapatkan hasil bahwa kedua lampu tersebut dapat bekerja sesuai dengan spesifikasi, yaitu padategangan 120 V hingga 250 V tanpa mengurangi daya lampu secara signifikan. Kemudian lampu juga dilengkapidengan soft starting sesuai dengan spesifikasinya. Lampu baru secara bertahap akan menaikkan dayanya, danmenyala pada daya maksimal setelah menit ke-30 hingga 50.

Page 1 of 1 | Total Record : 7