cover
Contact Name
Mister Gidion Maru
Contact Email
mrgideonmaru@unima.ac.id
Phone
+6281340075651
Journal Mail Official
abdimas@unima.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Negeri Manado Tondano Minahasa
Location
Kab. minahasa,
Sulawesi utara
INDONESIA
Abdimas : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 19790953     EISSN : 25986066     DOI : https://doi.org/10.36412/abdimas.v13i1
Jurnal ABDIMAS diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), Universitas Negeri Manado dengan fokus pada publikasi dosen, mahasiswa, peneliti, praktisi, profesional dan pengabdi yang mencerminkan hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang ditandai dengan pemanfaatan dan penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi serta seni (Ipteks) untuk menyelesaikan permasalahan yang ada dalam masyarakat. Jurnal ini juga terbuka untuk diseminasi hasil kegiatan pengembangan dan penguatan daya saing bangsa, kewirasuhaan, ekonomi kreatif dan kepariwisataan serta terobosan pendidikan dan pelatihan sesuai kebutuhan masyarakat saat ini. Jurnal ABDIMAS terbit tiga kali dalam setahun yakni April, Agustus dan Desember.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 10, No 02 (2017): Desember 2017" : 7 Documents clear
PENYULUHAN BERBASIS MULTIMEDIA TENTANG MASALAH PENYALAGUNAAN MINUMAN KERAS DAN OPTIMALISASI KEGIATAN ORGANISASI SISWA SMK LIKUPANG Sam Julius Richard Saroinsong
ABDIMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 10, No 02 (2017): Desember 2017
Publisher : LPPM UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (432.503 KB) | DOI: 10.36412/abdimas.v10i02.367

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk Memberikan pengetahuan tentang bahaya dan sanksi hukum penyalahgunaan minuman keras bagi siswa-siswa dan guru-guru di SMK Likupang, Mengoptimalkan kegiatan organisasi Siswa SMK Likupang serta Membentuk wadah/organisasi siswa anti miras dan Pembentukan kelompok-kelompok belajar di luar sekolah. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini yaitu Metode Penyuluhan melalui multimedia, media cetak seperti brosur-brosur dan selebaran yang berisi anti miras serta metode diskusi dan pembentukan wadah/organisasi siswa anti miras.
BIOCHAR SEBAGAI INPUT DALAM PENGELOLAAN TANAMAN MANGGIS DI DESA JELIJIH PUNGGANG I Dewa Nyoman Raka; I Wayan Widnyana; I Nyoman Suparsa
ABDIMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 10, No 02 (2017): Desember 2017
Publisher : LPPM UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (205.098 KB) | DOI: 10.36412/abdimas.v10i02.362

Abstract

Desa Jelijih Punggang dan Desa Batungsel di  Kecamatan Pupuan  merupakan desa dengan areal lahan pertanian yang  luas terutama lahan perkebunan. Hampir  setiap rumah tangga warga dua desa ini memiliki kebun dengan beraneka macam pohon.  Pohon-pohon yang biasa terdapat pada lahan masyarakat adalah kopi robusta, kelapa, dan kakao.  Untuk buah-buahan biasanya ada mangga, manggis dan durian.  Tanaman yang dominan ditanaman di desa Jelijih Punggang adalah buah manggis.  Buah ini sudah sampai di ekspor ke mancanegara, bahkan desa ini sudah memiliki instalasi pengolahan jus manggis sebagai pendukung produk Bumdes.   Di desa Batungsel tanaman yang dominan adalah kopi robusta.  Malahan di desa ini sudah ada unit Bumdes yang melakukan pengolahan kopi bubuk yang sudah cukup terkenal di Bali. Sesuai dengant ujuan dari IbW di desa ini yaitu bersama Pemda Tabanan, tim IbW Unmas Denpasar bertekad untuk mensukseskan program Gerbang Pangan dan Gerbang Emas untuk lebih memberdayakan masyarakat dalam rangka menyongsong kemandirian pangan dan energi menuju Tabanan Serasi ( Sehat, Sejahtera dan Berprestasi). Masalah kesuburan lahan menjadi isu penting pada pengelolaan tanaman manggis, karena adanya kandungan logam berat yang ditemukan pada buah manggis. Berkaitan dengan hal tersebut maka pada tahun 2017 tim Universitas Mahasaraswati Denpasar melakukan perlakuan biochar pada 100 tanaman manggis di des Jelijih Punggang Kata Kunci: Gerbang Emas Serasi, Percepatan, Gerbang Pangan, Biochar
IbM PENGELOLAAN KEUANGAN SEDERHANA UNTUK USAHA KECIL PADA KELOMPOK TANI NELAYAN “KAMINTONG” DI DESA ERIS KECAMATAN ERIS KABUPATEN MINAHASA PROVINSI SULAWESI UTARA Stanny Sicilia Rawung
ABDIMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 10, No 02 (2017): Desember 2017
Publisher : LPPM UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (571.77 KB) | DOI: 10.36412/abdimas.v10i02.368

Abstract

Kelompok Tani Nelayan Kamintong adalah salah satu kelompok tani nelayan yang terdapat di Desa Eris Kecamatan Eris. Kelompok tani ini terdiri dari 10 orang anggota, dimana para anggota tersebut merupakan para pemilik usaha kecil dalam bidang budi daya ikan air tawar. Ikan air tawar yang di hasilkan pada umumnya dipasarkan di wilayah kabupaten Minahasa dan Propinsi Sulawesi Utara pada umumnya. Fluktuasi harga yang terjadi secara nasional juga berdampak pada para anggota kelompok tani nelayan dalam hal pemenuhan  kebutuhan mereka akan  pakan ikan dan kebutuhan usaha lainnya. Hal tersebut mendorong para anggota kelompok menyediakan modal lebih banyak untuk menutupi kebutuhan mereka, kurangnya modal akan mengakibatkan penurunan produksi ikan air tawar. Salah satu cara untuk pemenuhan modal usaha adalah dengan mengambil kredit di bank, namun pada saat pengusulan kredit di bank, kadang para anggota kelompok tidak mendapatkan fasilitas kredit tersebut karena mereka tidak dapat memenuhi salah satu persyaratan kredit bank yaitu pencatatan keuangan usaha (proses akuntansi usaha). Dengan latar belakang pendidikan yang beragam, membuat para anggota kelompok memiliki pemahaman yang tidak sama dalam hal pencatatan keuangan usaha. Dari latar belakang permasalahan pengelolaan keuangan Mitra, maka salah satu solusi yang akan dilakukan dalam Program IBM ini adalah pelatihan pencatatan keuangan usaha kecil dengan menggunakan akuntansi sederhana. Metode yang diterapkan adalah klasikal dan individual. Metode pendekatan ini dalam bentuk ceramah dan praktek. Pendekatan indivudual dilakukan pada saat praktek berupa pencatatan transaksi sampai pada penyusunan laporan keuangan.
ALTERNATIF PEWARNAAN PADA KAIN TRADISIONAL ENDEK DENGAN TEKNIK AIR BRUSH I Made Sukerta; I Made Legawa; Eka Martiningsih; Anom Adiaksa
ABDIMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 10, No 02 (2017): Desember 2017
Publisher : LPPM UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (155.528 KB) | DOI: 10.36412/abdimas.v10i02.363

Abstract

Endek adalah salah satu kain khas hasil karya tangan orang Bali. Coraknya yang unik dan kental dengan nuansa etnik menjadikan endek banyak digunakan oleh berbagai kalangan, bahkan juga digunakan sebagai seragam para pegawai dinas pemerintahan daerah Bali dan juga pegawai swasta seperti pegawai bank, hotel, travel maupun rumah sakit. Beberapa tahun belakangan, endek juga mendapatkan promosi besar-besaran sehingga namanya menjadi kian terangkat bahkan hingga ke tingkat mancanegara. Patra atau motif yang dituangkan dalam kain ikat atau tenun khas Bali, endek, bukan hanya estetika keindahan semata, namun juga mempunyai pesan yang bercerita (story telling) tentang budaya. Akan tetapi dengan semakin berkembangnya era globalisasi dan perdagangan di aras Internasional (MEA) maka produk-produk tradisional mulai kalah bersaing dari sisi harga.  Karena produk luar Bali biasanya memiliki harga yang lebih rendah dibandingkan produk lokal, walaupun dari sisi kualitas produk luar lebih rendah.  Kesenjangan dalam  hal harga inilah merupakan  salah satu kendala dari mitra yaitu Ud. Anugrah dan UD. Artha Dharma.  Berkaitan dengan pemecahan  masalah tersebut maka pelaksanaan program IbPE (Ipteks Bagi Produk Ekspor) pada tahun pertama ini bertujuan untuk meningkatkan posisi pasar mitra dengan cara memberikan pembinaan pada proses produksi seperti penataan stasiun kerja, dan penambahan desain agar menghasilkan desain yang lebih beragam sehingga pengrajin mampu menual produk secara bersaing di pasaran.  Pada pembinaan desain telah dilakukan beberapa diversifikasi desain yang sederhana sehingga dalam proses produksi seperti pemilihan benang, bahan dasar,  pewarnaan, dan penenunan lebih sederhana. Hal ini akan berdampak pada biaya produksi yang lebih sedikit, sehingga produk kain endek dapat dijual dengan harga bersaing di pasaran. Selain diversifikasi desain, tim Universitas Mahasaraswati Denpasar juga telah memberikan pendampingan dalam diversifikasi jenis produk secara fungsional, misalnya seperti pembuatan destar, pakaian seragam dan juga sudah menyasar pada aksesoris seperti clutch (dompet dan sandal).  Pembinaan pada tahun pertama sudah mendorong UKM mitra  mampu bersaing dalam harga dengan produk luar.  Pembinaan pada tahun kedua adalah dengan melakukan teknik pewarnaan metode airbrush.  Dengan metode ini pewarnaan mampu dilakukan lebih cepat sehingga proses produksi akan dipercepat sampai 2-4 hari kerja.  Kata Kunci:  Endek, Desain, Diversifikasi, Patra, Pewarnaan 
TAMAN TEMATIK EDUKASI 5R SEBAGAI STRATEGI PEMANFAATAN LIMBAH SAMPAH ORGANIK DAN ANORGANIK Tjokorda Istri Praganingrum; Ida Bagus Suryatmaja; I Gusti Agung Gede Eka Martiningsih
ABDIMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 10, No 02 (2017): Desember 2017
Publisher : LPPM UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (634.525 KB) | DOI: 10.36412/abdimas.v10i02.369

Abstract

Massive urban development and space utilization will ultimately trigger environmental problems. Issues related to the matter, such as reduced amount of green areas with less-controlled waste management, are important things need to be considered. In order to manage the problem, it is important to find a solution to arise hygiene behavior, as well as preserving green areas.  Providing education for community, starting from early ages, is considered to be a valuable effort. Education can be provided by making a thematic park with 5R (Reuse, Reduce, Recycle, Replace and Replant) principle, which can provide understanding through technology transfer model (TT) method, applying appropriate technology. In the future, the availability of thematic park will serve a novel medium for education training and community.
PENDAMPINGAN KOMUNITAS PERANGKAT DESA WAREMBUNGAN MINAHASA DALAM MENGKONSERVASI HUTAN SEBAGAI UPAYA PELESTARIAN SUMBER AIR BERSIH Djeli Tulandi; Marianus Marianus
ABDIMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 10, No 02 (2017): Desember 2017
Publisher : LPPM UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (263.514 KB) | DOI: 10.36412/abdimas.v10i02.359

Abstract

Kebutuhan air semakin meningkat untuk pemenuhan kebutuhan hidup manusia dan hal ini merupakan tantangan serius diantara desakan pembangunan dan industri, polusi dan perubahan iklim yang mengancam sumber daya alam. Kegiatan penyuluhan dan pendampingan kepada masyarakat menjadi salah satu alternatif dalam upaya menstimuli masyarakat Warembungan untuk melestarikan hutan dan sumber air bersih.  Memberi kesadaran kepada masyarakat agar tanggap dalam menyikapi krisis air bersih  di masa depan dengan tidak lagi melakukan penebangan liar, jangan membakar hutan untuk kepentingan apapun dan tidak membuka kebun di area hutan lindung. Mengajak masyarakat untuk bersama-sama melakukan penghijauan bekerja sama dengan dinas kehutanan minahasa dan  mahasiswa UNIMA.  Hasil angket yang dibagikan kepada responden menunjukkan bahwa  pengetahuan  perangkat desa dan masyarakat desa warembungan masih rendah tentang bagaimana melestarikan hutan dan air bersih. Keterlibatan dalam mengawasi dan menjaga hutan masih rendah . Hasil pertemuan dan diskusi  menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan kesadaran tentang pentingnya menjaga dan melestarikan hutan dan mata air yang ada di hutan Warembungan. Masyarakat dan perangkat desa bersama mahasiswa terlibat dalam penaman bibit kayu dan ada 150 bibit kayu yang di tanam.  KataKunci: Konservasi hutan, pelestarian sumber air bersih
PENGEMBANGAN KAWASAN AGROWISATA BUAHTERPADU DI KECAMATAN LIKUPANG SELATAN KABUPATEN MINAHASA UTARA Ingerid Lidia Moniaga; Josephine Pinky Saerang; Sukmarayu Gedoan
ABDIMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 10, No 02 (2017): Desember 2017
Publisher : LPPM UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (676.467 KB) | DOI: 10.36412/abdimas.v10i02.364

Abstract

Kabupaten Minahasa Utara merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Sulawesi Utara. Pengembangan wilayah Kecamatan Likupang Selatan yang tertuang dalam program wilayah Kabupaten Minahasa Utara yakni dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), merupakan wilayah yang dikembangkan sebagai Kawasan Agrowisata Buah. Metode  pelaksanaan kegiatan  Pengabdian Kepada Masyarakat ini, yaitu memberi pembinaan dan pendampingan pada masyarakat di wilayah Kecamatan Likupang Selatan dalam Pengembangan kawasan agrowisata buah-buahan. Pembinaan dan pendampingan yang dilakukan untuk menangani beberapa masalah prioritas yang dilakukan dengan tahapan diantaranya Penyuluhan dan Pelatihan.Tujuan yang ingin dicapai dari kegiatan Ipteks bagi Wilayah yaknipengembangan kawasan agrowisata buah-buahan yang memanfaatkan potensi pertanian, dan pemberdayaan masyarakat berbasis pariwisata (community based tourism).Pemberdayaan masyarakat yang dimaksud yaitu agrowisata yang dapat mengikutsertakan peran dan aspirasi masyarakat pedesaan selaras dengan pendayagunaan potensi sumber daya alam dan sumber daya manusia yang dimiliki di wilayah tersebut.Tujuan lainnyadengan terwujudnya kawasan agrowisata buah-buahan di wilayah Kecamatan Likupang Selatan yang diimplementasikan dalam penataan objek rekreasi dan wisata, maka diharapkan objek tersebut akan menjadi landmark (penanda suatu kawasan) yang dapat dikenali oleh segenap lapisan masyarakat di Provinsi Sulawesi Utara umumnya dan Kabupaten Minahasa Utara secara khususnya. Kata Kunci : pengembangan kawasan, agrowisata buah, sumber daya manusia

Page 1 of 1 | Total Record : 7