Abdimas : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Jurnal ABDIMAS diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), Universitas Negeri Manado dengan fokus pada publikasi dosen, mahasiswa, peneliti, praktisi, profesional dan pengabdi yang mencerminkan hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang ditandai dengan pemanfaatan dan penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi serta seni (Ipteks) untuk menyelesaikan permasalahan yang ada dalam masyarakat. Jurnal ini juga terbuka untuk diseminasi hasil kegiatan pengembangan dan penguatan daya saing bangsa, kewirasuhaan, ekonomi kreatif dan kepariwisataan serta terobosan pendidikan dan pelatihan sesuai kebutuhan masyarakat saat ini. Jurnal ABDIMAS terbit tiga kali dalam setahun yakni April, Agustus dan Desember.
Articles
7 Documents
Search results for
, issue
"Vol 11, No 1 (2018): APRIL 2018"
:
7 Documents
clear
PENINGKATAN PRODUKTIVITAS PETANI DALAM PENGOLAHAN JERUK NIPIS MENJADI PRODUK MINUMAN KESEHATAN DAN SABUN
Kartini Kartini;
Alfian Hendra Krisnawan;
Nikmatul Ikhrom Eka Jayani
ABDIMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 11, No 1 (2018): APRIL 2018
Publisher : LPPM UNIMA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1119.864 KB)
|
DOI: 10.36412/abdimas.v11i1.547
Kurangnya pengetahuan dan ketrampilan petani jeruk nipis dalam pengolahan produk berbahan jeruk nipis, menjadi permasalahan ketika panen melimpah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk membantu para petani jeruk nipis dalam meningkatkan kapasitas dan kualitas serta nilai jual jeruk nipis melalui pembuatan modul, pelatihan pembuatan minuman kesehatan dan sabun cuci tangan berbahan dasar jeruk nipis serta pendampingan selama program pengabdian. Dari kegiatan yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa penguasaan pengetahuan dan ketrampilan dalam mengolah jeruk nipis dapat meningkatkan produktivitas petani.
IbM KELOMPOK TANI TANAMAN CABE DI DESA BATU KABUPATEN MINAHASA UTARA
Sukmarayu P Gedoan;
Utari Satiman
ABDIMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 11, No 1 (2018): APRIL 2018
Publisher : LPPM UNIMA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (945.025 KB)
|
DOI: 10.36412/abdimas.v11i1.552
Desa Batu merupakan bagian dari kecamatan Likupang kabupaten Minahasa Utara. Keterbatasan pengetahuan petani terhadap masalah pertanian menjadi rentetan masalah yang tidak pernah selesai. Petani di desa Batu tidak mempunyai perencanaan yang tepat dalam mengelola pertaniannya sendiri sehingga komoditi pertanian yang ditanam tidak mempunyai nilai tambah dalam meningkatkan perekonomian keluarga. Solusi yang akan dilakukan adalah untuk menjawab permasalahan tersebut di atas yaitu: (1) meningkatkanproduktivitas tanaman cabe, kualitas buah cabe. Langkah yang dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut di atas adalah memberikan pengetahuan dalam budidaya tanaman cabe yang baik dan benar. Secara spesifik program ini mencakup kegiatanbudidaya tanaman cabe, pasca panen cabe, dan pembuatan produk olahan cabe. Sosialisasi program pada kelompok tani di desa Batu Likupang Selatan dapat berjalan dengan baik. Pemahaman yang meningkat dari petani mitra dalam budidaya tanaman cabai berupa praktik penanaman, pemeliharaan, dan pengendalian hama.
PELATIHAN TANAMAN VERTIKAL DI KOTA MANADO
Michael M Rengkung;
Windy Mononimbar;
Ingerid Lidia Moniaga
ABDIMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 11, No 1 (2018): APRIL 2018
Publisher : LPPM UNIMA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (812.543 KB)
|
DOI: 10.36412/abdimas.v11i1.548
Kecamatan Tuminting merupakan salah satu kecamatan yang berada di Kota Manado yang memiliki lingkungan permukiman penduduk dengan lahan terbatas untuk dikembangkan sebagai ruang terbuka hijau (RTH). Dengan keterbatasan lahan pada lingkungan permukiman tersebut maka tim IbM hendak mengusulkan pengembangan RTH lingkungan perkotaan melalui penerapan konsep taman vertikal pada lahan-lahansempit melalui kelompok Karang Taruna Kecamatan Tuminting yang aktif dan peduli dengan program-program peningkatan lingkungan hijau yang bersih, sehat dan asri. Tujuan pelaksanaan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini, yaitu memberi pembinaan dan pendampingan pada kelompok Karang Taruna melalui Pelatihan Taman Vertikal di Kota Manado sebagai upaya penghijauan pada lahan terbatas perkotaan.Target luaran yang ingin dicapai pada pembinaan dan pendampingan kelompok Karang Taruna Kecamatan Tuminting Kota Manado adalah (1) meningkatnya pengetahuan masyarakat dalam menciptakan RTH private melalui pengembangan taman vertikal, (2) memahami dan melakukan kegiatan praktek taman vertikal, (3) memiliki kemampuan mengelola lahan perkotaan yang terbatas melalui penerapan taman vertikal, (4) terciptanya kualitas lingkungan indah perkotaan, (5) menghasilkan artikel ilmiah yang dapat dipublikasikan pada seminar nasional.
PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PENGELOLAAN SUMBER DAYA ALAM (SDA) HUTAN DI SEKITAR GUNUNG LOLOMBULAN
Tommy M Palapa
ABDIMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 11, No 1 (2018): APRIL 2018
Publisher : LPPM UNIMA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1008.097 KB)
|
DOI: 10.36412/abdimas.v11i1.553
Pelaksaaan kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman yang jelas dan benar tentang pengelolaan sumber daya alam (SDA) hutan yang ada di sekiatar gunung Lolombulan. Selain itu kegiatan ini dilaksanakan untuk meningkatkan sikap dan perilaku masyarakat tentangpengelolaan SDA hutan di sekitar gunung Lolombulan. Kegiatan ini dilaksanakan dalam 2 tahap yaitu pelatihan dan kegiatan penanaman pohon. Kegiatan pelatihan dilaksanakan pemahaman praktis tentang pentingnya menjaga hutan sebagai sumber daya alam sertateknis melaksanakan penanaman kembali hutan yang telah rusak, selanjutnya pelaksanaan kegiatan penanaman kembali hutan yang telah rusak. Kegiatan yang sifatnya penjelasan diikuti oleh tokoh-tokoh masyarakat, sedangkan penanaman diikuti oleh pemuda, pelajar,mahasiswa yang berasal dari desa Raanan Baru. Hasil yang diperoleh dalam kegiatan ini adalah meningkatnya pengetahuan masyarakat tentang pentingnya pelestarian hutan yang ada di sekitar gunung Lolombulan, serta berhasilnya menanam pohon sebagai upayapenghijauan kembali sebanya 400 pohon di sekitar sumber air yang ada di gunung Lolombulan. Kesimpulan yang diperoleh adalah terjadi peningkatan pengetahuan masyarakat tentang pentingnya pelestarian hutan yang ada di sekitar gunung Lolombulan. Terdapat peningkatan minat dan partisipasi masyarakat dalam melestarikan hutan disekitar gunung Lolombulan.
PENDAMPINGAN BAGI FASILITATOR PENDERITA HIPERTENSI DI KABUPATEN KUBU RAYA MELALUI DISEMINASI DIET DASH
Oke Anandika Lestari;
Yohana Sutiknyawati Kusuma Dewi;
Nurmainah Nurmainah
ABDIMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 11, No 1 (2018): APRIL 2018
Publisher : LPPM UNIMA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (934.9 KB)
|
DOI: 10.36412/abdimas.v11i1.549
This assistance activity for hypertension facilitator in Kabupaten Kubu Raya through DASH Diet (Dietary Approaches to Stop Hypertension) dissemination is Community Partnership Program (PKM) with it purpose are to increase knowledge and skill of food preparation and food making with DASH Diet approach. The background of this activity is the high number of hypertension patients in Kabupaten Kubu Raya. In DASH Diet approach, consumption of fruit and vegetable or high potassium intake is highly suggested. Partner in this Partnership activity are Community Health Centre (Puskesmas) of Sungai Raya Dalam and PKK (Family Welfare Community) of Kabupaten Kubu Raya. Participant are cadre anddelegation from Integrated Service Community (Posyandu) in Kubu Raya. Method used are socialization, training and assistance, and evaluation. DASH Diet is made enriched food with fruit and vegetables, which are cookies with pineapple and low gluten composite noodleenriched with carrot. Participants experienced a very useful assistance supported by comprehension score 62% for understand, and 32% very understand. Applied processed food has preferable score 74% for fruit cookies, and 63% score for low gluten noodle. Participant are expected to distribute the knowledge and applied it at least in family level. Healthy food application in the future will be developed, not only for it health benefit but also preferable taste.
IbM BAGI PERANGKAT KECAMATAN DI KECAMATAN TONDANO TIMUR KABUPATEN MINAHASA
Wensi Ronald Lesli Paat;
Jeane Tuilan;
Prycilia Pingkan Mamuaja
ABDIMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 11, No 1 (2018): APRIL 2018
Publisher : LPPM UNIMA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (873.214 KB)
|
DOI: 10.36412/abdimas.v11i1.554
Perkembangan Teknologi informasi mempengaruhi berbagai macam aspek kehidupan manusia, salah satunya dalam mendukukung pengelolaan administrasi dan pelayanan kepada masyarakat. Microsoft Excel merupakan perangkat lunak pengolah data yang digunakan untuk menyelesaikan permasalahan administratif mulai dari yang palingsederhana sampai ke permasalahan yang lebih kompleks. Metode yang digunakan adalah pelatihan dengan pendekatan praktis-aplikatif, praktis dimana peserta mempraktekkan semua teori yang diberikan dan aplikatif karena materi-materi yang diberikan dan dipraktekkan berkaitan erat dengan tugas dan fungsi instansi terkait. Target pelaksanan Pelatihan ini yaitu: (1) Memperoleh gambaran tentang penguasaan fungsi-fungsi Microsoft Excel dalam proses pengadministrasian. (2) Memperoleh keterampilan mengenaipenggunaan fungsi-fungsi Microsoft Excel dalam mempermudah pengadministrasian. (3) Menjadikan perangkat Kecamatan lebih kreatif dan inovatif. (4) Menerapkan ilmu yang dimiliki kepada masyarakat. Luaran dari kegiatan ini adalah: (1) Peningkatan pengetahuandan ketrampilan bagi perangkat Kecamatan dalam menggunakan dan memaksimalkan fungsi-fungsi Microsoft Excel dengan baik. (2)Harapannya, agar supaya perangkat Kecamatan dapat mengoptimalkan kinerja pengadministrasian dalam pelayanan kepadamasyarakat. Sasaran kegiatan ini adalah para perangkat Kantor Kecamatan Tondano Timur. Pelaksanaan kegiatan di Kantor Kecamatan Tondano Timur Kabupaten Minahasa dirasakan oleh pelaksana maupun peserta sangat memuaskan. Dengan indikator kehadiran peserta dan antusias peserta pelatihan cukup baik. Hasil dari pelatihan sudah cukup baik. Suasana pelatihan dan tutorial cukup bagus. Hampir semua peserta mengikuti dari awal sampai akhir. Para pejabat terkait sangat mendukung pelaksanaan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan oleh pelaksana.
BANTUAN TEKNIS DESAIN LANSEKAP AIR TERJUN KINAAPIAN DESA BATU KECAMATAN LIKUPANG SELATAN
Ingerid Lidia Moniaga;
Amanda Sutarni Sembel
ABDIMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 11, No 1 (2018): APRIL 2018
Publisher : LPPM UNIMA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (717.058 KB)
|
DOI: 10.36412/abdimas.v11i1.545
Desa Batu merupakan salah satu Desa yang berada di wilayah Kecamatan Likupang Selatan Kabupaten Minahasa Utara Provinsi Sulawesi Utara. Desa Batu memiliki kekayaan alam yang mempesona, salah satunya yakni air terjun Kina-apiaan yang terletak di kawasan agrowisata buah.Jarak tempuh lokasi air terjun dari desa berjarak 2 Km. Desa Batu merupakan desa yang memiliki potensi sumberdaya alam yang menarik dan berpeluang dikembangkan sebagai obyek wisata baru. Potensi air terjun desa Batu menjadi sumber air bagi desa-desa disekitarnya, yang walaupun musim kemarau panjang tidak mengalami penurunan debit air, tetapi tetap tersedia untuk mencukupi kebutuhan masyarakat Desa Batu dan desa sekitarnya. Tujuan pelaksanaan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini, yaitu memberi pembinaan dan pendampingan pada kelompok wisata desa Batu dalam Pengembangan Optimalisasi Ruang Luar atau Lanskap Air Terjun. Pembinaan dan pendampingan yang dilakukan untuk menangani beberapa masalah prioritas yang dilakukan dengan tahapandiantaranya : (1) Penyuluhan dan (2) Pelatihan. Target luaran yang ingin dicapai pada pembinaan dan pendampingan masyarakat desaBatu adalah (1) meningkatnya pengetahuan masyarakat dalam Pengembangan Potensi Sumber Daya Alam yang bisa dikembangkan sebagai daya tarik obyek wisata alam melalui desain-desain ruang luar atau lanskap wisata, (2) memahami dan melakukan kegiatanpraktek mengembangkan objek wisata alam, (3) memiliki kemampuan dalam mengelola lanskap wisata alam, (4) meningkatkan kualitas lingkungan desa, (5) menghasilkan artikel ilmiah yang dapat dipublikasikan pada seminar nasional.