cover
Contact Name
Mister Gidion Maru
Contact Email
mrgideonmaru@unima.ac.id
Phone
+6281340075651
Journal Mail Official
abdimas@unima.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Negeri Manado Tondano Minahasa
Location
Kab. minahasa,
Sulawesi utara
INDONESIA
Abdimas : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 19790953     EISSN : 25986066     DOI : https://doi.org/10.36412/abdimas.v13i1
Jurnal ABDIMAS diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), Universitas Negeri Manado dengan fokus pada publikasi dosen, mahasiswa, peneliti, praktisi, profesional dan pengabdi yang mencerminkan hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang ditandai dengan pemanfaatan dan penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi serta seni (Ipteks) untuk menyelesaikan permasalahan yang ada dalam masyarakat. Jurnal ini juga terbuka untuk diseminasi hasil kegiatan pengembangan dan penguatan daya saing bangsa, kewirasuhaan, ekonomi kreatif dan kepariwisataan serta terobosan pendidikan dan pelatihan sesuai kebutuhan masyarakat saat ini. Jurnal ABDIMAS terbit tiga kali dalam setahun yakni April, Agustus dan Desember.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 12, No 3 (2019): DESEMBER 2019" : 8 Documents clear
PKM INDUSTRI RUMAHAN PEMBERDAYAAN EKONOMI PEREMPUAN KOTA BITUNG Quido Kainde
ABDIMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 12, No 3 (2019): DESEMBER 2019
Publisher : LPPM UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (935.5 KB) | DOI: 10.36412/abdimas.v12i3.1069

Abstract

Kota Bitung adalah salah satu kota di provinsi Sulawesi Utara. Kota ini memiliki perkembangan yang cepat karena terdapat pelabuhan laut yang mendorong percepatan pembangunan. Kota Bitung terletak di timur laut Tanah Minahasa. Wilayah Kota Bitung terdiri dari wilayah daratan yang berada di kaki gunung Dua Saudara dan sebuah pulau yang bernama Lembeh. Banyak penduduk Kota Bitung yang berasal dari suku Sangir, sehingga kebudayaan yang ada di Bitung tidak terlepas dari kebudayaan yang ada di wilayah Nusa Utara tersebut. Kota Bitung merupakan kota industri, khususnya industri perikanan.(Wikipedia). Berdasarkan kesepakatan dengan Mitra yaitu Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Bitung, persoalan yang akan coba diselesaikan adalah peningkatan daya ekonomi perempuan / ibu-ibu rumah tangga pelaku industry rumahan, kurangnya pengetahuan teknologi yang bisa dijadikan alat untuk media promosi produk industry rumahan dan kurangnya penerapan media ICT untuk menaikkan income produk industry rumahan. Beberapa solusi yang ditawarkan dalam menyelesaikan permasalahan yang dihadapi oleh mitra antara lain: pemberian pelatihan ICT swakelola industry rumahan bagi perempuan / ibu-ibu rumah tangga pelaku industry rumahan, pemberian buku panduan pelatihan pemanfaatan ICT untuk industry rumahan. Luaran yang akan dihasilkan dari masing-masing solusi atas permasalahan yang dihadapi mitra ada 2 luaran yaitu Jasa dan Produk Buku Panduan. Hasil artikel dari pelaksanaan program PKM ini akan dipublikasikan dalam jurnal nasional / internasional yang terindeks.
PKM PELATIHAN MENGHITUNG ANGGARAN BIAYA BANGUNAN KEPADA TIM TPK DANA DESA DAN TUKANG DI DESA WANGA AMONGENA KECAMATAN MOTOLING TIMUR KABUPATEN MINAHASA SELATAN Fransiscus Luther Paulus Jani Lumape; Morris S. S. S. Tumanduk
ABDIMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 12, No 3 (2019): DESEMBER 2019
Publisher : LPPM UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (726.738 KB) | DOI: 10.36412/abdimas.v12i3.1065

Abstract

Pada umumnya pemahaman Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Dana Desa, Tukang, dan Pemerintah Desa di Kabupaten Minahasa Selatan, dalam menghitung Rencana Anggaran Biaya (RAB) suatu bangunan tidak memahami asas ilmiah dalam analisis dan desain suatu bangunan. Dalam melaksanakan pekerjaan rumah tinggal, Tanggul, Bronjong, Jalan Setapak, dll, biasanya besarnya harga pekerjaan hanya dilakukan dengan penaksiran. Hal ini dilakukan karena kurangnya pengetahuan para tukang tentang bagaimana cara menghitung anggaran biaya suatu bangunan. Akibat kurangnya pengetahuan tersebut, maka dapat mengakibatkan kerugian bagi kedua belah pihak baik pemilik bangunan maupun pelaksana pekerjaan itu sendiri. Pelatihan dilakukan dengan metode ceramah dan demonstrasi. Ceramah digunakan untuk menyampaikan konsep tentang: (a) Tujuan dan fungsi dari pembuatan RAB bangunan, (b) Unsusr-unsur yang terlibat dalam pembangunan, (c) Persiapan pelaksanaan pekerjaan (Peraturan dan mekanisme IMB), (d) peraturan-peraturan dalam pelaksanaannya untuk mengendalikan jalannya pekerjaan, dan (e) Menyusun RAB bangunan. Demontrasi dilakukan oleh tim pengabdi sebagai narasumber, yaitu dengan memberikan contoh cara membuat dan menghitung RAB bangunan. Hasil pelaksanaan kegiatan pengabdian dapat disimpulkan bahwa: (1) kegiatan pengabdian dapat meningkatkan pengetahuan tentang teknik perancangan dan analisis anggaran biaya suatu bangunan, dan (2) untuk lebih meningkatkan pengetahuan cara mengatasi permasalahan dalam perancangan dan analisis anggaran biaya suatu bangunan. Kegiatan pengabdian secara keseluruhan dapat dinilai baik dilihat dari 4 (empat) komponen, yaitu: keberhasilan target jumlah peserta pelatihan (104%), ketercapaian tujuan pelatihan (80%), ketercapaian target materi yang telah direncanakan (80%), dan kemampuan peserta dalam penguasaan materi (60%).
PKM PENGARUH PELATIHAN FITNESS SISWA SMA NEGERI 3 Bacilius Sukadana; Ellen Lomboan
ABDIMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 12, No 3 (2019): DESEMBER 2019
Publisher : LPPM UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (706.23 KB) | DOI: 10.36412/abdimas.v12i3.1070

Abstract

Fitness memerlukan kekuatan oto dan daya tahan otot memerlukan komponen kondisi fisik yang baik sehingga seseorang dapat berlatih sesuai dengan otot apa yang ingin ditingkatkan. Untuk dapat memiliki otot yang baik sudah tentu harus melalui pelatihan yang berulang-ulang dan sistematis kian hari menambah beban pelatihannya Prestasi olahraga dipengaruhi oleh aspek-aspek antara lain : atlet, pelatih, dokter, lingkungan sekitar, program latihan, gizi (Makanan), model latihan, waktu istirahat yang cukup. Hal inilah yang perlu diperhatikan oleh pelatih ataupun guru olahraga untuk meningkatkan prestasi olahraga secara maksimal. Setiap usaha untuk meningkatkan prestasi olahraga latihan fisik merupakan salah satu unsur yang sangat diperlukan.Walaupun telah memiliki teknik, mental yang baik tidak dilandasi dengan kondisi fisik merupakan salah satu unsur yang sangat diperlukan.walaupun telah memiliki teknik, mental yang baik tidak dilandasi dengan kondisi fisik yang prima maka sangat sulit mendapatkan prestasi yang diharapkan.Dalam prmainan bola basket memerlukan penguasaan teknik dasar yang baik serta program latihan yang tepat dan terprogram secara sistematis.
LITERASI DIGITAL : PELATIHAN BAGI PEMUDA GEREJA GMIM BUKIT ZAITUN SEA MITRA Alfrina Mewengkang; Marssel Michael Sengkey; Reynaldo Joshua Salaki
ABDIMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 12, No 3 (2019): DESEMBER 2019
Publisher : LPPM UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (824.228 KB) | DOI: 10.36412/abdimas.v12i3.1061

Abstract

Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan bagi Pemuda Gereja GMIM Bukit Zaitun Sea Mitra dengan melakukan pengabdian pada peningkatan pemahaman yakni dimulai dari aspek Pengertian Literasi Digital, Pentingnya Literasi Digital, Dampak Literasi Digital, dan Elemen Literasi Digital. Kegiatan ini akan mengambil sebelas responden yang merupakan perwakilan dari sebelas kelompok pelayanan sebagai sampel untuk melihat tingkat pemahaman dari lima aspek yang ditekankan dengan tahapan Pre-Test, pelatihan dan Post-Test. Hasil pengabdian ini akan diukur melalui hasil akhir Post-Test guna mengevaluasi pengaruh setelah diberikan pelatihan literasi digital kepada peserta yakni pemuda gereja.
UPAYA PEMBINAAN SIKAP BERWIRAUSAHA REMAJA MESJID NURUL IMAN KAMPUNG JAWA TOMOHON MELALUI PELATIHAN KETERAMPILAN Zuldesmi Zuldesmi
ABDIMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 12, No 3 (2019): DESEMBER 2019
Publisher : LPPM UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (704.314 KB) | DOI: 10.36412/abdimas.v12i3.1066

Abstract

Semakin membengkaknya pengangguran di kalangan usia muda produktif semakin menunjukkan bahwa ketersediaan lapangan kerja yang sangat terbatas. Hal ini tentu saja disebabkan oleh banyak faktor yang sangat kompleks. Namun demikian, salah satu solusi yang sangat realistis untuk diwujudkan adalah melalui usaha peningkatan jumlah wirausaha terutama di kalangan muda produktif, yang dalam hal ini dapat diwakili oleh kelompok karang taruna di dusun-dusun atau minimal di tingkat kelurahan. Salah satu alternatif solusinya adalah melalui pemberdayaan generasi muda agar mampu berwirausaha melalui pelatihan keterampilan produksi komoditas yang dapat diterima pasar secara mudah. Sasaran antara yang strategis adalah kelompok pemuda berusia produktif yang secara organisatoris telah terbentuk sampai ke tingkat dusun, dan minimal di tingkat Kelurahan. Salah satu keterampilan yang mampu menghasilkan produk yang masih terbuka luas pemasarannya adalah bidang kerajinan las. Karena itu, konsep pemberdayaan sumber daya manusia, khususnya pemuda, dalam kegiatan ini dilandasi dengan kondisi eksisting di masyarakat, yang memerlukan upaya pemberdayaan dalam wacana pembangunan masyarakat dihubungkan dengan konsep mandiri, partisipasi, jaringan kerja dan keadilan. Dalam kegiatan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini, akan dilakukan pelatihan dasar las listrik secara intensif pada pemuda usia produktif melalui organisasi Pemuda Remaja Mesjud Kampung Jawa Tomohon, yaitu dimulai dengan penambahan ketearmpilan yang berguna dalam mendukung munculnya wirausaha baru yang kreatif, peningkatan kecakapan hidup (life skill), dan pola pemasaran yang bersifat kolaboratif dengan memanfaatkan keunggulan Tomohon sebagai kota industri. Hasilnya lebih dari 50 % peserta generasi muda telah mengusai sistem pengelasan dengan baik. Selain itu, sebagian besar para remaja usia produktif telah memiliki keterampilan dan ilmu pengetahuan untuk mendapatkan atau menciptakan lapangan kerja.
ANALISIS KEBUDAYAAN JEPANG TENTANG PERAYAAN OSHOGATSU Marly Masoko
ABDIMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 12, No 3 (2019): DESEMBER 2019
Publisher : LPPM UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (954.66 KB) | DOI: 10.36412/abdimas.v12i3.1071

Abstract

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan Generasi muda yang ada didesa Koya Kabupaten Minahasa tentang bahasa Jepang dalam hal ini tentang guiding yang berisi percakapan praktis yang baik dan benar dan kebudayaan Jepang Oshogatsu untuk membekali pengetahuan pembelajaran bahasa Jepang praktis dan huruf Jepang yang efektif. Metode yang digunakan dalam kegiatan pembelajaran Bahasa Jepang praktis ini yang dilaksanakan dengan menggunakan metode Active learning dengan pokok permasalahan yang disesuaikan dengan tujuan yang ingin dicapai adalah yaitu metode active learning dengan menggunakan multimedia. Dengan adanya kegiatan pelatihan ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan bahasa Jepang kepada Generasi muda yang ada didesa Koya Kabupaten Minahasa dan peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui kegiatan-kegiatan kemasyarakatan.
PKM KARYAWAN OBJEK WISATA BUKIT TINTINGON RURUKAN Sanerita Tresnawaty Olii
ABDIMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 12, No 3 (2019): DESEMBER 2019
Publisher : LPPM UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (717.575 KB) | DOI: 10.36412/abdimas.v12i3.1062

Abstract

Pemanfaatan potensi alam untuk menjadi daya tarik suatu objek wisata membawa dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat. Hal ini ditandai dengan bertambahnya lapangan pekerjaan dan ekonomi masyarakat yang meningkat. Dengan demikian diperlukan SDM yang mampu berbahasa Inggris dengan baik dan benar, terutama untuk berkomunikasi dengan turis mancanegara. Pengabdian IbM ini dilakukan dengan tujuan untuk mengatasi permasalahan kurangnya kemampuan karyawan dalam berbahasa Inggris dengan mengadakan pelatihan Bahasa Inggris bagi karyawan objek wisata Bukit Tintingon. Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pengalaman berbahasa Inggris, karena itu digunakan metode drill and repetition, roleplay,dan diskusi serta ceramah. Metode-metode ini merupakan metode yang efektif dalam pembelajaran bahasa. Pada pelatihan ini kelompok Mitra telah dilatih menggunakan bahasa Inggris, para karyawan mendapat kesempatan untuk mempraktekkan apa yang telah dipelajari melalui metode drill and repetition. Diakhir pelatihan dilakukan monitoring pendampingan aplikasi penggunaan bahasa Inggris oleh para karyawan peserta pelatihan ketika menghadapi wisatawan asing
NILAI-NILAI BUDAYA LOKAL DALAM MEMBANGUN PERSATUAN DAN KESATUAN PESERTA DIDIK SMA YPKM MANADO Hetreda Terry
ABDIMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 12, No 3 (2019): DESEMBER 2019
Publisher : LPPM UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (607.736 KB) | DOI: 10.36412/abdimas.v12i3.1067

Abstract

Nilai-nilai Budaya lokal dalam membanagun persatuan dan kesatuan peserta didik yang ada di SMA YPKM Manado perlu dibangun dengan melihat kenyataan peserta didik memiliki latar belakang suku, tradisi, ekonomi, karakter dan adat istiadat yang berbeda. Mereka adalah generasi penerus bangsa yang harus memaknai dengan baik dan benar perjuangan para leluhur bangsa merebut kemerdekaan bangsa. Mereka hidup di Persatuan dan kesatuan bangsa yang telah dibangun oleh para pendiri bangsa perlu dipelihara dan dilestarikan. Berbagai cara bisa digunakan atau dilakukannya. Salah satu cara yang dipakai untuk membangun persatuan dan kesatuan antar peserta didik yang memiliki latar belakang yang berbeda adalah melalui nilai-nilai budaya lokal yang ada di lingkungan masyarakat. Nilai-nilai budaya lokal yang ada antara lain : Kumaus, Pengucapan syukur, Sitou Timou Tumou Tou dan Torang Samua Basudara. Tujuan kegiatan ini untuk membangun persatuan dan kesatuan peserta didik di SMA YPKM Manado. Metode pelaksanaan kegiatan ini adalah sosialisasi dan penyuluhan. Khalayak sasaran kegiatan ini adalah peserta didik. Hasil yang dicapai : 1) peningkatan pengetahuan tentang nilai-nilai budaya lokal setempat; 2) memperoleh pengetahuan tentang makna nilai budaya lokal Sitou Timou Tumou Tou dan Torang samua basudara, kumaus dan pengucapa syukur dalam merajut persatuan dan kesatuan.

Page 1 of 1 | Total Record : 8