cover
Contact Name
O Feriyanto
Contact Email
feriyanto@stembi.ac.id
Phone
+6282214933943
Journal Mail Official
feriyanto@stembi.ac.id
Editorial Address
Jl. Buahbatu No.26 Bandung
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Study & Management Research
ISSN : 16934474     EISSN : 28294076     DOI : https://doi.org/10.55916/smart.v18i1
Core Subject : Economy,
Jurnal SMART merupakan wadah untuk mengembangkan dan mempublikasikan berbagai hasil kajian bidang Ilmu Ekonomi, khususnya Ilmu Manajemen dan Bisnis. Jurnal ini dirancang untuk diterbitkan 3 kali dalam setahun (4 bulanan). Demi menjaga konsistensi penerbitan jurnal ini, redaksi mengundang sidang pembaca dari berbagai pihak, baik dosen, mahasiswa, peneliti, maupun praktisi untuk berpartisipasi mengisinya melalui tulisan baik berupa karangan, ringkasan hasil penelitian, maupun resensi yang sesuai dengan tujuan dan misi dari jurnal ini
Articles 3 Documents
Search results for , issue "Vol 20 No 1 (2023): SMART (Study " : 3 Documents clear
Analisis Perkembangan Ekspor Mie Instan Pada Produk Indomie Dari PT. Indofood Di Pasar Global Dejar Julian Komara; Shifa Indriani; Ricky Firmansyah
Jurnal Study and Management Research Vol 20 No 1 (2023): SMART (Study & Management Research)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi STEMBI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55916/smart.v20i1.166

Abstract

Tujuan_ penelitian ini untuk mengetahui sejauh mana ekspor produk indomie di pasar global.Desain/Metode_pengambilan data dalam dalam penelitian ini menggunakan Studi Literatur dengan mengumpulkan informasi melalui jurnal-jurnal dan bebebrapa situ di social media.Temuan_Hasil penelitian kami menyimpulkan bahwasanya Indomie merupakan salah satu nama mie instan ternama hasil produksi PT. Indofood Sukses Makmur Tbk. Menjalankan persebaran produk Indomie supaya meluas kepada berbagai negara di dunia.Implikasi_Persebaran indomie yang sangat meluas membuat indomie menjadi salah satu produk Indonesia yang melakukan ekspor ke berbagai negara. Bukan hanya di negara tetangga saja, tetapi indomie sendiri sudah terbang jauh ke Eropa, Timur Tengah, Afrika dan Amerika serta mendirikan beberapa pabriknya di beberapa negara di dunia.Originalitas_Hal itu diperkuat dengan adanya pengungkapan dari “Indonesia Eximbank Institute (IEB Institute), yaitu unit riset Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI), menurut World Instant Noodle Association bahwa konsumsi mie instan global mencapai 116,56 miliar porsi. Hal itu berdampak baik pada semakin banyaknya masyarakat global yang menjadikan indomie sebagai salah satu makanan favoritnya.Tipe Penelitian_Studi Literatur
Analisis Perkembangan Produk Impor Bawang Putih Dari China Ke Indonesia Adinda Shafa Qolbu Risnanti; Ahmad Fauzan; Ricky Firmansyah
Jurnal Study and Management Research Vol 20 No 1 (2023): SMART (Study & Management Research)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi STEMBI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55916/smart.v20i1.167

Abstract

Bawang putih merupakan bumbu dasar untuk kebutuhan masyarakat di Indonesia. Bawang putih juga dapat di pergunakan untuk pengobatan tradisional. Indonesia di sebut sebagai pengimpor terbesar. Metode penelitian yang digunakan oleh peneliti yaitu menggunakan studi kepustakaan atau studi literature. Studi literature dapat digunakan dengan mengumpulkan beberapa referensi yang terdiri dari beberapa penelitian lain yang kemudian peneliti parapase untuk menarik kesimpulan , adapun penelitian terkait yang penulis gunakan sebagai bahan referensi dari mulai tahun 2018 – 2022 dan penulis mencari referensi tersebut dari Google Schoolar. Perkembangan bawang putih di Indonesia dapat dibilang meningkat, karena rata–rata impor bawang putih Indonesia sebesar 548.000 ton/tahun pada tahun 2017-2020. Total impor bawang putih Indonesia pada tahun 2020 sebesar 587.000 ton. Dalam hal ini dapat dipastikan bahwa kedapannya bawang putih local dapat mencukupi kebutuhan masyarakat di pasaran. Akan tetapi Indonesia masih ketergantungan terhadap negara china. China merupakan negara asal impor bawang putih dalam pemenuhan kebutuhan dalam negeri. Ketergantungan impor dapat merugikan beberapa pihak termasuk petani bawang putih dalam negeri karena kalah bersaing dengan bawang putih impor asal negara China, yang tentunya akan mempengaruhi pendapatan ekonomi para petani yang beredar di pasaran Indonesia secara keseluruhan. . Bawang putih yang beredar di pasar Indonesia adalah 95% bawang putih dari China. China tercatat sebagai produsen dan pengekspor bawang putih terbesar di dunia. Setidaknya 71% dari uang putih dunia berasal dari China.
Analisis Ekspor Impor Migas Dan Non-Migas dalam Meningkatkan Kemajuan Ekonomi Indonesia Tahun 2022 Aulia Tazkiya; Gina Sonia; Ricky Firmansyah
Jurnal Study and Management Research Vol 20 No 1 (2023): SMART (Study & Management Research)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi STEMBI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55916/smart.v20i1.165

Abstract

Tujuan_ Pencapaian sebuah penelitian ini yakni agar mengetahui pertumbuhan ekonomi Indonesia pada aktivitas ekpor dan impor. Pembahasan dari penelitian ini dibatasi hanya pada perkembangan ekonomi Indonesia ditahun 2022 saja. Pasalnya pada tahun 2022 ketika dunia sedang dilanda pandemi Covid-19, Indonesia mengalami pertumbuhan ekonomi akibat meningkatnya ekspor impor migas dan nonmigas.Desain/Metode Penelitian_kualitatif dengan metode analisis deskriptif digunakan sebagai penelitian. Sedangkan Metode penelitian yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) atau biasa dikenal dengan penelitian kepustakaan Temuan_Riset menunjukkan pertumbuhan ekspor Indonesia pada Agustus 2022 didukung dengan prerdagangan migas yang terus berkembang dengan cepat, hingga memperoleh angka 64,46% (yoy), sedangkan ekspor nonmigas menyentuh sampai 28,39% (yoy). per tahunannya, ekspor non-migas ke seluruh mitra dagang utama yang mengalami kenaikan, India mencatatkan pertumbuhan ekspor nonmigas terkuat sebesar 159,7% (yoy). Bertumbuhnya ekspor nonmigas yang tersebar di semua mitra dagang utama mendorong peningkatan permintaan di tengah ketidakpastian global.Implikasi_ Peningkatan nilai ekspor akan memperkuat pertumbuhan ekonomi Indonesia. Komponen ekspor dan impor menguat sehingga surplus perdagangan Indonesia menjadi $5,76 milion. Surplus perdagangan kumulatif yang dihitung untuk Januari-Agustus 2022 adalah $34,92 milion. Keberhasilan ini juga merupakan surplus yang dihasilkan selama 28 bulan terus menerust.Originalitas_Mengidentifikasi data-data yang ditemukan untuk kemudian dijadikan informasi dalam penelitian. Tipe Penelitian_ Studi Literatur

Page 1 of 1 | Total Record : 3