Articles
9 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 1 No. 2 (2019): Salvation"
:
9 Documents
clear
Kristus Di Kerajaan Milenium
Agustinus Depparua
Jurnal Salvation Vol. 1 No. 2 (2019): Salvation
Publisher : STT Bala Keselamatan Palu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (567.823 KB)
|
DOI: 10.56175/salvation.v1i2.7
The emphasis of this topic is to talk about the position of Christ in the Millennial Kingdom, but before discussing about Christ, it helps us advance the perception of what the Millennium. All Christian believe in a millennial kingdom’s just that there are several different concepts regarding time and place of occurrence of the millennial kingdom. In connection with this it is necessary to look at some of the views about the concept of the kingdom millennium.
Peran Gereja Dalam Melaksankan Pendidikan Agama Kristen Dalam Membentuk Kehidupan Umat Khususnya Kaum Muda
Alberth Darwono Sarimin
Jurnal Salvation Vol. 1 No. 2 (2019): Salvation
Publisher : STT Bala Keselamatan Palu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (664.405 KB)
|
DOI: 10.56175/salvation.v1i2.8
Pendidikan Agama Kristen atau yang disingkat dengan PAK, merupakan sebuah pendidikan yang telah dilakukan sepanjang masa. Pendidikan yang dilatar belakangi mulai dari sejarah umat pilihan Allah yaitu Israel, sampai kepada pendidikan yang modern telah mengalami perkembangan dari waktu ke waktu sesuai dengan tuntutan zaman. Perkembangan mengajar dapat saja berubah namun pesan yang disampaikan dari awal mulanya hingga kini tidak berubah dan pesan itu adalah : Anugerah di dalam Yesus Kristus.
Progresivitas Perjanjian Daud
Andri Harvijanto
Jurnal Salvation Vol. 1 No. 2 (2019): Salvation
Publisher : STT Bala Keselamatan Palu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (708.732 KB)
|
DOI: 10.56175/salvation.v1i2.9
Perjanjian Allah dengan Daud merupakan bagian inti untuk memahami rencana Allah bagi perkembangan perwujudan pemulihan keadaan Israel di tengah-tengah keterpurukan bangsa. Daud menjadi figur yang ideal bagi raja di masa eskatologis. Di masa yang akan datang janji itu dipenuhi, diperbaharui dan diperluas. Melalui nabi Natan janji diberikan kepada Daud (2 Samuel 7:12-17). Selanjutnya kesinambungan perjanjian Daud dapat dipahami melalui rencana Allah bagi perkembangan perwujudan pemulihan keadaan Israel di tengah-tengah keterpurukan bangsa. Daud menjadi figur yang ideal bagi raja di masa eskatologis.
Katekisasi dan Substansi Pendidikan Aagama Kristen di Era Postmodern
Jefrie Walean
Jurnal Salvation Vol. 1 No. 2 (2019): Salvation
Publisher : STT Bala Keselamatan Palu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (281.651 KB)
|
DOI: 10.56175/salvation.v1i2.10
Ugensitas pedagogis Kristen dalam era postmodern ini menjadi penting. Istilah yang berpadudalam penelitian ini adalah katekisasi dan pedagogis Kristen. Kedua istilah ini menjadi ujungtombak gereja dalam memelihara kesatuan teristimewa iman percaya kepada Kristus. Dieramilineal ini, pengajaran harus kokoh karena pengajaran diluar Kristen juga menawarkan halyang lebih dan lebih bervariasi. Acapkali pengajaran Kristen diangap tidak up to datesehingga animo orang percaya untuk belajar dan diajar berada pada level bawah. Pendidikankarakter menjadi urgen karena dunia degan apa yang ada didalamnnya berusahamemalingkan perhatian umat Tuhan untuk melawan moralitas itu sendiri. Polarisasi yangterbentuk akibat pergeseran nilai-nilai kemanusiaan menjadikan pedagogis Kristen beradadalam tantangan. Disini memerlukan sikap yang tegas menolak atau menerima. Orangpercaya mulai dari anak sampai orang dewasa atau orang tua harus menerima ajaran yangsehat berdasarkaan nilai-nilai kekristenan. Itu sebabnya pedagogis Kristen dan katekisasimenjadi urgen.
Kontekstualisasi Injil: Konsep Pengudusan dalam Upacara Adat Pora’a Eo Masyarakat Lindu
Royke Lepa
Jurnal Salvation Vol. 1 No. 2 (2019): Salvation
Publisher : STT Bala Keselamatan Palu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (533.353 KB)
|
DOI: 10.56175/salvation.v1i2.11
Masyarakat merupakan suatu komunitas yang tinggal dan diam dalam suatu lingkungan tertentu dengan berbagai macam kebiasaan dan adat tertentu yang dianut dalam masyarakat. Adat dan budaya disetiap kumunitas, secara khusus dalam komunitas etnis, tidaklah sama satu dengan yang lain meskipun mungkin dibeberapa tempat menunjukkan kesamaan adat dan budaya. Adat dan budaya ini dipegang dan dihidupi dalam suatu masyarakat untuk mengikat mereka dalam kebiasaan, nilai atau norma kehidupan bersama.
Pentingnya Kelompok Pemahaman Alkitab dalam Pertumbuhan Gereja
Amirrudin Wasugai
Jurnal Salvation Vol. 1 No. 2 (2019): Salvation
Publisher : STT Bala Keselamatan Palu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (325.348 KB)
|
DOI: 10.56175/salvation.v1i2.12
Sejarah gereja mencatat bahwa pada masa kerajaan Romawi, yaitu pada saat gerejadianiaya, jemaat berbakti di tempat-tempat rahasia. Orang-orang Kristen di negara komunis pun,ketika mengalami penganiayaan, mereka hanya dapat bertahan dalam bentukkelompok-kelompok kecil. Orang-orang Kristen di daratan Tiongkok pada masa revolusikebudayaan mengalami penindasan dan penganiayaan yang sangat kejam, namun jumlahnyatidak berkurang, malahan berkembang dengan pesat. Menurut statistik, sebelum komunismenguasai daratan Tiongkok, orang Kristen jumlahnya hanya satu juta orang. Tetapi setelahpenganiayaan selama 40 tahun, orang Kristen sudah mencapai 50 juta orang, ini berartibertambah sebanyak 50 kali lipat.
Pengaruh Pendidikan Agama Kristen terhadap Pertumbuhan Iman Anak
Freliyanti Sarimin
Jurnal Salvation Vol. 1 No. 2 (2019): Salvation
Publisher : STT Bala Keselamatan Palu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (161.385 KB)
|
DOI: 10.56175/salvation.v1i2.13
Dengan pertumbuhan iman anak kepada Tuhan merupakan dambaan setiap orang tuadalam kehidupannya. Untuk mencapai iman yang demikian banyak usaha yang ditempuh setiaporang untuk membentuk dan membangun imannya.Dari pembahasan yang telah dilakukan diketahui bahwa dalam pembinaan dan tentukankepribadian yang beriman melalui Pendidikan Agama Kristen, guru memegang perananpenting. Peranan guru di sini adalah mengajarkan teori tentang nilai-nilai yang harus diterapkansiswa untuk memiliki kepribadian yang beriman kepada Yesus. Dari hasil penelitian yang dilakukan terhadap siswa siswi SMAN 8 Sigi kecamatanBiromaru,kabupaten Sigi diketahui bahwa memang guru Agama Kristen di sana telah berperanaktif dalam membina dan membangun kepribadian yang bertumbuh dalam iman di dalamkehidupan siswa-siswinya. Mereka mampu memiliki sikap dan kepribadian yang demikiankarena disamping mengajarkan teori tentang nilai-nilai Kristiani Pendidikan Agama Kristenguru juga memberi contoh dan teladan dalam menerapkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupansehari-hari. Pemberian contoh dan teladan ini dilakukan guru agama Kristen melalui sikap dankepribadiannya dan kehidupan sehari-hari yang selalu disesuaikan dengan nilai-nilai kristianiyang diajarkan kepada siswanya.Peran guru Pendidikan Agama Kristen sangatlah penting dalam membentukkepribadian anak untuk mewujudkan siswa-siswi yang saleh. Dalam amsal 22:6 Salomoberkata “Didiklah orang muda yang menurut jalan yang patut baginya, maka pada masa tuapun ia tidak menyimpang dari pada jalan itu”.Dari hasil penelitian dan pengelolahan data, kesimpulan yang diberikan adalah peranguru Pendidikan Agama Kristen dalam pertumbuhan iman untuk mewujudkan anak patuh diSMAN 8 Sigi kecamatan Biromaru,kabupaten Sigi.
Berkhotbah Kontemporer Menjawab Tantangan Dalam Keragaman Jemaat
I Kadek Agustono Daud
Jurnal Salvation Vol. 1 No. 2 (2019): Salvation
Publisher : STT Bala Keselamatan Palu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (494.873 KB)
|
DOI: 10.56175/salvation.v1i2.14
Latar belakang pengkhotbah dalam menyajikan Khotbah mempunyai peranan yang sangat penting. Dengan hadirnya kemajuan teknologi yang canggih, membuat banyak kemajuan dalam referensi Khotbah, serta referensi dalam berbagai sumber dapat di unduh dari dunia maya, kemajuan ini justru membuat para pengKhotbah cukup mempersiapkan Khotbah hanya dengan duduk satu jam saja di depan komputer sudah mendapatkan berbagai jenis tema Khotbah atau bahkan out line Khotbah, atau mungkin juga Khotbah itu sendiri disampaikan dalam jemaat. Dengan suatu pengalaman, bahwa banyak jemaat merasa tidak mendapatkan suatu kepuasan dalam berjemaat di hari minggu karena Khotbah-Khotbahnya pendeta tidak menarik, tidak ada kuasa. Kebergantungan pada Roh Kudus, merupakan suatu hal yang sangat mutlak dan keharusan dalam menyampaikan firman Tuhan karena yang kita sampaikan bukanlah suatu ide yang keluar dari pikiran kita. Banyak kegagalan pengkhotbah dalam menyampaikan Khotbahnya karena ketidakbergantungan kepada kuasa Roh Kudus
Pembelaan Rasul Paulus terhadap Konsep Yudaisme mengenai Hukum Taurat menurut Surat Galatia 1-5
Tri Hartono
Jurnal Salvation Vol. 1 No. 2 (2019): Salvation
Publisher : STT Bala Keselamatan Palu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (368.118 KB)
|
DOI: 10.56175/salvation.v1i2.15
Untuk memahami konsep orang Yahudi serta memaklumi sikap fanatismemereka terhadap hukum Taurat, maka perlu adanya penelitian lebih jauh danmendalam terhadap sejarah Yudaisme dan korelasinya dengan hukum Taurat, karenadi antara keduanya ada saling keterkaitan. Hukum Taurat adalah tata laksana yangmengatur hubungan antara Allah dan umatNya.