cover
Contact Name
annisa arrumaisyah daulay
Contact Email
annisaarrumaisyahdaulay@uinsu.ac.id
Phone
+6282165344033
Journal Mail Official
alidarah@uinsu.ac.id
Editorial Address
Jl. Williem Iskandar Pasar V Medan Estate, Kode Pos 20731
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Al-Idarah: Jurnal Pengkajian Dakwah dan Manajemen
ISSN : 26544407     EISSN : 23375035     DOI : dx.doi.org/10.37064/ai
Core Subject : Religion, Social,
Al-Idarah: Jurnal Pengkajian Dakwah dan Manajemen adalah jurnal dengan akses terbuka yang diterbitkan oleh Program Studi Manajemen Dakwah, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan. Jurnal ini merupakan sarana publikasi karya ilmiah dosen, guru, mahasiswa, pakar dan praktisi dalam bidang ilmu manajemen dakwah di Indonesia. Artikel yang dipublikasikan merupakan kajian ilmiah terkait strategi dakwah, administasi dakwah, dan masalah-masalah serta gagasan yang berkembang. Artikel dapat berupa praktik, teori dan hasil penelitian. Setiap manuskrip yang dikirim akan ditelaah oleh reviewer menggunakan metode Double Blind Review. focus and scope : Manajemen Haji dan Umroh Manajemen Zakat dan Wakaf Manajemen Keuangan Islam Strategi Dakwah
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 1 (2019): Januari-Juni" : 5 Documents clear
Strategi Perencanaan Dakwah Al Asy'ari, Al Asy'ari
Al-Idarah: Jurnal Pengkajian Dakwah dan Manajemen Vol 8, No 1 (2019): Januari-Juni
Publisher : Program Studi Manajemen Dakwah Fakultas Dakwah dan Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (277.18 KB) | DOI: 10.37064/ai.v7i1.7547

Abstract

Perencanaan dakwah merupakan hal yang menentukan terhadap keberhasilan dakwah. Dengan perencanaan yang dipersiapkan, penyelenggaran dakwah dapat berjalan lebih terarah, dan teratur rapi. Sehingga segala sumber daya manusia, tenaga, dana dan waktu yang disediakan tidak sia-sia dan mengalami kerugian. Kurang berhasilnya dakwah selama ini salah satunya karena tidak seriusnya atau bahkan tidak terpikirkannya masalah perencanaan dakwah. Keberlangsungan dakwah terjadi seadanya, menurut selera da’i tanpa melihat siapa yang dihadapi,apa permasalahannya, bagaimana kondisi maupun situasi objektif lingkungan penyelenggaraan dakwah. Untuk itu penyelenggaraan dakwah perlu melakukan strategi perencanaan dakwah sesuai dengan langkah-langkahnya, jika tidak, maka dakwah hanya akan berjalan ditempat.
Manajemen Waktu dalam Islam Ritonga, Hasnun Jauhari
Al-Idarah: Jurnal Pengkajian Dakwah dan Manajemen Vol 8, No 1 (2019): Januari-Juni
Publisher : Program Studi Manajemen Dakwah Fakultas Dakwah dan Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.298 KB) | DOI: 10.37064/ai.v7i1.7548

Abstract

Islam sangat menghargai waktu. Banyak ayat Alquran yang berbicara tentang waktu. Alquran surat Al ‘Ashr (103) jelas merupakan landasan ideal tentang perlunya menghargai waktu. Bahkan ayat pertama dalam surat tersebut dikaitkan dengan keimanan dan amal nyata jika ingin berhasil dalam hidup. Ini berarti orang yang memanfaatkan waktulah yang akan berhasil.Alquran surat Al-Falaq (113), Al-Fajr (89), Al-Qiyamah (75), Al-Lail (92), Ad-Dhuha (93), Az-Zalzalah (99), Al-Qari’ah (101) adalah nama-nama surat dalam Alquran yang berbicara tentang waktu atau kejadian-kejadian yang dikaitkan waktu tertentu. Demikian juga dalam banyak ayat Alquran dibicarakan tentang waktu. Jelas, bahwa waktu merupakan hal yang menyertai hidup manusia dari dunia hingga akhirat kelak. Dalam hadis yang terkenal dijelaskan tentang kerugian yang akkan diperoleh jika bermain-main dengan waktu dan keuntunganyang didapatkan bila dapat memanfaatkan waktu secara baik dan benar. Bahkan pepatah Arab menyebutkan, waktu itu ibarat pedang; bila dimanfaatkan akan berguna dan bila tak cakap memanfaatkannya justru bisa memotong leher sendiri. Waktu harus dikelola dengan baik agar tidak sia-sia; tidak berlalu begitu saja tanpa membawa manfaat yang berarti baik bagi diri maupun orang. Oleh karena itu penting menjaga dan mengelola waktu secara baik dan benar. 
Komunikasi Massa dalam Alquran Khatibah, Khatibah
Al-Idarah: Jurnal Pengkajian Dakwah dan Manajemen Vol 8, No 1 (2019): Januari-Juni
Publisher : Program Studi Manajemen Dakwah Fakultas Dakwah dan Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (506.358 KB) | DOI: 10.37064/ai.v7i1.7549

Abstract

Surah an-Naml ayat 29-37 menceritakan tentang Nabi Sulaiman mengajak/berdakwah kepada Ratu Balqis dengan mengirimkan surat melalui burung Hud-Hud pilihan. Setelah surat Nabi Sulaiman sampai kepada Ratu Balqis dengan cepat seperti telegraf yang sangat cepat dan akurat, maka Ratu Balqis langsung Bermusywarah dengan para tokoh kerajaan/ kemudian Ratu Balqis menyampaikan pesan nabi Sulaiman kepada para tersebut. dalam konsep komunikasi massa adalah sebagai komunikator kedua dalam komunikasi massa. Ketika mengambil keputusan dalam musyawarah Ratu Balqis mengambil keputusan dengan kesepakatan forum untuk mengirim hadiah kepada Nabi Sulaiman. Akan tetapi Nabi sulaiman tidak menerima hadiah tersebut. Karena yang dinginkan Nabi Sulaiman bukan harta akan tetapi Ratu balqis dan Rakyatnya meninggalkan menyembah matahari menjadi menyembah Allah swt. Dalam konteks komunikasi Massa nampak peran komunikator dalam menyampaikan pesan kepada audiensnya. Serta bagaimana isi pesan yang baik disampaikan, supaya dapat di terima audiens dengan baik. Sementara dalam surat an-Nisa, terlihat kesiap siagaan/peran gatekeeper dalam menerima informasi.
Pentingnya Pembinaan Sumber Daya Manusia Dalam Organisasi Dakwah Madya, Efi Brata
Al-Idarah: Jurnal Pengkajian Dakwah dan Manajemen Vol 8, No 1 (2019): Januari-Juni
Publisher : Program Studi Manajemen Dakwah Fakultas Dakwah dan Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (306.678 KB) | DOI: 10.37064/ai.v7i1.7545

Abstract

Dalam pelaksanaan dakwah, baik dakwah yang dikelola oleh sebuah lembaga maupun dakwah yang dilakukan oleh orang perorangan, persiapan atau mempersiapkan tenaga da’i mutlak perlu. Maksudnya, da’i sebagai orang yang menyampaikan pesan dakwah kepada mad’u (sasaran dakwah) haruslah bekerja secara profesional sesuai bidang tugasnya. Berdasarkan argumen inilah, maka penempatan da’i yang berkualitas atau profesional adalah hal yang mutlakdilakukan. Hal itu disebabkan karena berdakwah tidak bisa dilakukan hanya sekedar sambil lalu. Sebelum dakwah dilaksanakan perlu dibuat persiapan yang matang, termasuk penempatan orang-orang yang tepat sesuai bidang keahliannya masing-masing. Sebab tidak mungkin seseorang untuk menuliskan tulisan (pesan) Islami jika ia tidak berkompeten sebagai seorang penulis. Sama halnya tidak mungkin disuruh seseorang untuk berceramah sementara ia tidakberkompeten sebagai seorang muballigh. Dengan demikian, dibutuhkan personil-personil yang profesional untuk ditempatkan pada tempat yang sesuai, dibutuhkan kompetensi setiap personil.untuk menjalankan tugas yang diembankan kepadanya. Tidak terkecuali seorang da’i, ia harus memilikikompetensi untuk menjalankan tugasnya dalam berdakwah. Berari pula bahwa berdakwah seharusnya dikelola secara profesional oleh tangan-tangan profesional pula. Profesionalisme terkadang tidak akan serta merta didapatkan oleh suatu lembaga ketika ia merekrutnya. Apalagi lembaga yang dimasuki seseorang yang direkrut tadi masih asing baginya, tentu ia butuh adaptasi dan pembinaan. Adaptasi dan pembinaan-sekalipun dapat berjalan secara alamiahseiring dengan waktu berjalan, tetapi tentu akan tidak sebaik apabila ia dibina atau dikader. Pembinaan melalui serangkaian kegiatan-kegiatan, seperti pelatihan, praktek langsung, dan upaya-upaya lainnya akan jauh lebih cepat membawa seseorang ke arah profesional, ketimbang berlangsung secara alamiah, yang sudah pasti di sana-sini banyak kendala, baik internal maupun eksternal, yang mungkin dihadapi.
Pentingnya Penilaian Prestasi Kerja Dalam Organisasi Ritonga, Elfi Yanti
Al-Idarah: Jurnal Pengkajian Dakwah dan Manajemen Vol 8, No 1 (2019): Januari-Juni
Publisher : Program Studi Manajemen Dakwah Fakultas Dakwah dan Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (318.853 KB) | DOI: 10.37064/ai.v7i1.7546

Abstract

Penelitian ini berjudul pentingnya penilaian prestasi kerja dalam organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi sejauh mana karyawan/anggota tersebut telah melaksanakan tugas-tugasnya dengan baik, dimana umpan balik pelaksanaan kerja memungkinkan karyawan, pimpinan, dan organisasi dapat membetulkan kegiatan-kegiatan mereka untuk memperbaiki prestasi kerja. Penilaian prestasi kerja memberikan suatu gambaran akurat mengenai prestasikerja anggota/karyawan, untuk mencapai tujuan ini sistem-sistem penilaian harus mempunyai hubungan dengan pekerjaan, praktis, mempunyai standar-standar, dan menggunakan berbagai ukuran yang dapat diandalkan.

Page 1 of 1 | Total Record : 5