cover
Contact Name
Melia Wida Rahmayani
Contact Email
Meliawidar@unma.ac.id
Phone
+6282115774431
Journal Mail Official
meliawidar@unma.ac.id
Editorial Address
https://ejournal.unma.ac.id/index.php/jaksi
Location
Kab. majalengka,
Jawa barat
INDONESIA
J-AKSI : JURNAL AKUNTANSI DAN SISTEM INFORMASI
Published by Universitas Majalengka
ISSN : 2721060X     EISSN : 27455343     DOI : https://doi.org/10.31949/j-aksi.v3i1.2137
Jurnal Akuntansi dan Sistem Informasi (J-AKSI) diterbitkan oleh Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Majalengka secara berkala (setiap enam bulan) dengan edisi terbit bulan Februari dan Agustus. Tujuan jurnal ini adalah untuk mempublikasikan hasil riset Akuntansi dan Sistem Informasi di Indonesia. Topik Jurnal Akuntansi dan Sistem Informasi berkaitan dengan aspek apapun dari akuntansi meliputi topik-topik sebagai berikut : Akuntansi Keuangan dan Pasar Modal, Akuntansi Sektor Publik, Akuntansi Syariah, Akuntansi Pajak, Auditing, Sistem Informasi Akuntansi, Akuntansi Keprilakuan dan Akuntansi Manajemen. Penentuan artikel dimuat melalui proses blind review oleh Reviewers dengan mempertimbangkan relevansi artikel terhadap pengembangan ilmu profesi akuntansi. 
Articles 198 Documents
PENGARUH TRANSAKSI ONLINE (E-COMMERCE), MODAL TERHADAP PENDAPATAN UMKM DI KECAMATAN BATANG KUIS Dalimunthe, Hasbiana
JURNAL AKUNTANSI DAN SISTEM INFORMASI Vol 6 No 2 (2025): Edisi Juni 2025
Publisher : Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/j-aksi.v6i2.14088

Abstract

To develop a business, of course, income is needed that is equivalent to the capital that has been spent on the business. Therefore, to get the same income as the capital, you must pay attention to what can affect income, such as the transaction model and how much capital is spent. If you look at the data that has been studied, this data has reflected the existence of income that has fluctuated, but is inversely proportional to the increasing number of MSME business actors in the Batang Kuis area. This can be caused by several factors, one of which is the COVID-19 pandemic in 2022. This study aims to determine the effect of Online Transactions and capital on MSMEs in Batang Kuis District. This study uses a purposive sampling method which is calculated using the Slovin formula, namely 99.83 MSMEs rounded up to 100 MSMEs. There are 11 villages that are the population in this study, which use quantitative descriptive data types and use primary data sources taken using questionnaires and interviews. The results of this study indicate that online transactions), capital have a positive and significant effect on MSME income in Batang Kuis District.
EVALUATION OF THE EFFECTIVENESS OF SRIKANDI APPLICATION IMPLEMENTATION IN ARCHIVE MANAGEMENT AT THE JAMBI PROVINCE PUPR OFFICE USING THE DELONE AND MCLEAN MODEL APPROACH Tumanggor, Tambatua; Dedy Setiawan; Yolla Noverina
JURNAL AKUNTANSI DAN SISTEM INFORMASI Vol 6 No 2 (2025): Edisi Juni 2025
Publisher : Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/j-aksi.v6i2.14260

Abstract

The success of the SRIKANDI application in archive management within the Department of Public Works and Spatial Planning (PUPR) of Jambi province is examined in this study using the DeLone and McLean Information System Success Model. Effective archive management is necessary to support organizational effectiveness, particularly in government organizations that handle substantial amounts of documents and records. Using digital technologies like SRIKANDI is expected to increase the efficacy, accuracy, and accountability of archive management as technology advances. The six key components of the DeLone and McLean model (system quality, information quality, service quality, utilization, user satisfaction, and net benefits) were chosen because they provide a detailed framework for evaluating the efficacy of information systems. Employees of the Jambi Province PUPR Office who have used the SRIKANDI application were given questionnaires to complete in order to gather data for this study, which takes a quantitative approach utilizing a survey method. The study's findings should give a comprehensive picture of how the SRIKANDI program helps with better archive management and point out areas that need improvement. In order to enable more contemporary, effective, and efficient archive governance, the Jambi Province PUPR Office will use the results as strategic input to enhance the quality of information services and optimize the use of the SRIKANDI application.
PENERAPAN DEEP LEARNING BERBASIS CNN UNTUK MEMPREDIKSI PERILAKU PENGHINDARAN PAJAK WAJIB PAJAK BADAN Mohamad Fahmi Yusuf; Bayu Malikhul Askhar; Rita Nataliawati; Qosim
JURNAL AKUNTANSI DAN SISTEM INFORMASI Vol 6 No 2 (2025): Edisi Juni 2025
Publisher : Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/j-aksi.v6i2.14350

Abstract

Tax evasion by Corporate Taxpayers is a significant challenge for state revenue. This study aims to develop a tax evasion behavior prediction system using a deep learning approach based on Convolutional Neural Network (CNN). The objects of this study were 50 Corporate Taxpayers registered in Lamongan Regency during the period 2021 to 2024. The data used are secondary data from the manufacturing, trade and service sectors which include financial indicators such as Effective Tax Rate (ETR), total assets and reporting compliance. The data is then labeled into two categories, namely "risky" and "not risky" to train the CNN model. The test results show that the developed model is able to classify tax evasion behavior with an average accuracy of 84.29%. The indicators "Total Assets and Liabilities" and "Reporting Compliance" are the predictors with the highest accuracy, respectively at 86.00% and 85.71%. This study concludes that the CNN model is proven to be effective and relevant for use as a decision support system for tax authorities in detecting potential tax avoidance earlier and more efficiently.
PENGARUH PEMAHAMAN AKUNTANSI, PENERAPAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN DAN SISTEM PENGENDALIAN INTERN TERHADAP KUALITAS LAPORAN KEUANGAN PADA PT. INDOMARCO ADI PRIMA BENGKULU Jati, Rio Linggar; Helmi, Helmi Herawati; Iwin, Iwin Arnova
JURNAL AKUNTANSI DAN SISTEM INFORMASI Vol 6 No 2 (2025): Edisi Juni 2025
Publisher : Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/j-aksi.v6i2.14506

Abstract

The purpose of this research is to enhance public knowledge about accounting, financial accounting regulations, and how Codexda quality of financial reports is influenced by the internal control system. PT Indomarco Adi Prima in Bengkulu is the object of the research. This study uses a quantitative approach. 51 employees of PT Indomarco Adi Prima located in Bengkulu were asked to fill out a survey. Then, the collected data were analyzed using multiple linear regression. This was done using version 26 of the SPSS program. The results of this study indicate that three factors (X1) affect the quality of financial statements: accounting knowledge (X1), application of accounting principles (X2), and internal control systems (X3). These three components are interrelated, and the adjusted R2 value of 0.247 indicates that they contribute 24.7% to the change in the quality of financial statements. Therefore, researchers are advised to consider other factors that may influence the quality of PT Indomarco Adi Prima Bengkulu's financial statements, such as employee performance and information technology.
RELEVANSI STAKEHOLDER THEORY DALAM TATA KELOLA, AKUNTANSI, DAN PELAPORAN ESG DI ERA DIGITAL: SUATU TINJAUAN LITERATUR Irsan Herlandi Putra; Hamfri Djajadikerta
JURNAL AKUNTANSI DAN SISTEM INFORMASI Vol 7 No 2 (2026): Edisi Juni 2026
Publisher : Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/j-aksi.v7i2.17358

Abstract

Penelitian ini menelaah relevansi stakeholder theory dalam praktik tata kelola, akuntansi, dan pelaporan ESG di era digital melalui tinjauan literatur. Riset ESG berkembang pesat, namun kajian sebelumnya umumnya membahas aspek tersebut secara terpisah, misalnya tekanan stakeholder terhadap pengungkapan atau dampak digitalisasi pada pelaporan, tanpa mengintegrasikan tiga ranah utama dalam satu kerangka teoretis. Digitalisasi kerap diposisikan sebagai alat teknis, belum dianalisis sebagai mekanisme yang memediasi atau memoderasi hubungan antara tekanan stakeholder dan kualitas praktik ESG. Telaah atas artikel terindeks Scopus (2020–2025) menunjukkan bahwa tekanan regulator, investor, pelanggan, dan masyarakat mendorong peningkatan pengungkapan ESG yang diterjemahkan melalui mekanisme internal berupa struktur tata kelola, budaya organisasi, dan inovasi. Digitalisasi berfungsi sebagai enabler tata kelola yang meningkatkan keterlacakan, keterbandingan, serta kredibilitas informasi ESG, dengan efektivitas yang dipengaruhi kapasitas organisasi dan dukungan institusional. Penelitian ini mengisi celah riset melalui pengajuan kerangka integratif yang menghubungkan tekanan stakeholder, tata kelola, akuntansi, pelaporan ESG, dan digitalisasi. Temuan ini memperkuat landasan teoretis ESG berbasis stakeholder theory dan memberi implikasi bagi regulator, manajemen, serta auditor.
PENGARUH LEVERAGE, CAPITAL INTENSITY, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY TERHADAP AGRESIVITAS PAJAK Agus Gunawan; Nurhayati
JURNAL AKUNTANSI DAN SISTEM INFORMASI Vol 7 No 2 (2026): Edisi Juni 2026
Publisher : Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/j-aksi.v7i2.17578

Abstract

Agresivitas pajak merupakan upaya perusahaan dalam meminimalkan beban pajak melalui perencanaan pajak yang tetap berada dalam ketentuan peraturan perpajakan yang berlaku. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang bersumber dari laporan keuangan dan laporan tahunan perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh leverage, capital intensity, dan corporate social responsibility terhadap agresivitas pajak pada perusahaan sektor Consumer Non-Cyclical yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021–2024. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling, sehingga diperoleh 13 perusahaan dengan total 52 data observasi. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi data panel dengan pendekatan Fixed Effect Model (FEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan leverage, capital intensity, dan corporate social responsibility berpengaruh signifikan terhadap agresivitas pajak. Secara parsial, leverage tidak berpengaruh signifikan terhadap agresivitas pajak. Capital intensity berpengaruh positif dan signifikan terhadap agresivitas pajak, yang mengindikasikan bahwa semakin besar proporsi investasi perusahaan pada sset tetap, maka semakin tinggi kecenderungan perusahaan melakukan agresivitas pajak. Sementara itu, corporate social responsibility tidak berpengaruh signifikan terhadap agresivitas pajak, yang menunjukkan bahwa tingkat pengungkapan tanggung jawab sosial perusahaan belum sepenuhnya mencerminkan kepatuhan perusahaan dalam memenuhi kewajiban perpajakan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan literatur di bidang akuntansi dan perpajakan serta menjadi bahan pertimbangan bagi pihak terkait dalam pengambilan keputusan.
PENGARUH INVENTORY INTENSITY, CAPITAL STRUCTURE DAN SALES GROWTH TERHADAP TAX AVOIDANCE PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR SUB-SEKTOR MAKANAN DAN MINUMAN YANG TERDAFTAR DI BEI TAHUN 2021-2024 Dearnita Saragih; Devi Ayu Putri Sirait; Hasbiana Dalimunthe
JURNAL AKUNTANSI DAN SISTEM INFORMASI Vol 7 No 2 (2026): Edisi Juni 2026
Publisher : Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/j-aksi.v7i2.17652

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Inventory Intensity, Capital Structure dan Sales Growth, terhadap penghindaran pajak pada perusahaan sub-sektor Makanan dan Minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia antara tahun 2021-2024. Variabel independen yang digunakan dalam penelitian ini adalah Intensitas persediaan, Struktur modal dan pertumbuhan penjualan, sedangkan variabel dependen adalah penghindaran pajak. Populasi penelitian terdiri dari perusahaan manufaktur subsektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia antara tahun 2021-2024, berjumlah 101 perusahaan. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling, dan sampel sebanyak 8 perusahaan yang dipilih, yang dianggap cocok untuk memenuhi kriteria penelitian, dikali 4 tahun selama periode 2021-2024 berarti 32 sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Intensitas persediaan dan struktur modal secara parsial tidak berpengaruh terhadap penghindaran pajak pada perusahaan subsektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dan Pertumbuhan penjualan secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap penghindaran pajak pada perusahaan subsektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Intensitas persediaan, struktur modal dan pertumbuhan penjualan secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap penghindaran pajak pada perusahaan subsektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.
PENGARUH KOMPLEKSITAS OPERASI, AUDITOR SWITCHING DAN AUDIT TENURE TERHADAP AUDIT REPORT LAG DENGAN UKURAN PERUSAHAAN SEBAGAI VARIABEL MODERASI Afni Rahayu; Tomi Riyadi
JURNAL AKUNTANSI DAN SISTEM INFORMASI Vol 7 No 2 (2026): Edisi Juni 2026
Publisher : Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/j-aksi.v7i2.17821

Abstract

Fenomena keterlambatan penyampaian laporan keuangan auditan oleh perusahaan yang terdaftar di pasar modal masih menjadi permasalahan yang perlu mendapat perhatian. Ketepatan waktu penyampaian laporan keuangan masih menjadi tantangan bagi perusahaan, khususnya pada sektor energi, sehingga menarik untuk diteliti lebih lanjut faktor-faktor yang memengaruhi keterlambatan penyampaian laporan keuangan auditan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Kompleksitas Operasi, Auditor Switching, dan Audit Tenure terhadap Audit Report Lag dengan Ukuran Perusahaan sebagai variabel moderasi. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode asosiatif dan menggunakan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan yang telah diaudit bersumber dari website resmi Bursa Efek Indonesia (BEI) dan website masing-masing perusahaan. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan energi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2020-2024 sebanyak 91 perusahaan, dan teknik sampel yang diambil menggunakan purposive sampling dengan memenuhi kriteria sebanyak 60 perusahaan yang dijadikan sampel dalam 5 tahun pengamatan. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Kompleksitas Operasi (X1) sebagai variabel bebas pertama, Auditor Switching (X2) sebagai variabel bebas kedua, Audit Tenure (X3) sebagai variabel bebas ketiga, Audit Report Lag (Y) sebagai variabel terikat dan Ukuran Perusahaan (Z) sebagai variabel moderasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan statistik deskriptif, analisis regresi data panel dan Moderated Regression Analysis (MRA) dalam aplikasi software Eviews 12. Hasil penelitian menunjukkan dari enam hipotesis yang diusulkan pada penelitian ini. (1) Secara parsial Kompleksitas Operasi tidak berpengaruh terhadap Audit Report Lag. (2) Secara parsial Auditor Switching berpengaruh terhadap Audit Report Lag. (3) Secara parsial Audit Tenure berpengaruh terhadap Audit Report lag. (4) Ukuran perusahaan tidak mampu memoderasi hubungan Kompleksitas Operasi terhadap Audit Report Lag. (5) Ukuran perusahaan mampu memoderasi hubungan Auditor Switching terhadap Audit Report Lag. (6) Ukuran perusahaan tidak mampu memoderasi hubungan Audit Tenure terhadap Audit Report Lag.
ANALISIS STRUKTUR DEMOGRAFI DAN DISTRIBUSI TENAGA KERJA DALAM PENGEMBANGAN EKONOMI DESA Abdul Ghufron; Fadhila Shafa Salsabila; Siti Aminah
JURNAL AKUNTANSI DAN SISTEM INFORMASI Vol 7 No 2 (2026): Edisi Juni 2026
Publisher : Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/j-aksi.v7i2.17875

Abstract

Pengembangan ekonomi desa dipengaruhi oleh struktur demografi, distribusi tenaga kerja, perkembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta pemanfaatan teknologi digital. Penelitian ini bertujuan menganalisis struktur demografi dan distribusi tenaga kerja di Desa Bangak, Kecamatan Banyudono, Kabupaten Boyolali, serta keterkaitannya dengan karakteristik UMKM dan adopsi teknologi digital. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan sampel 76 pelaku UMKM yang dipilih melalui purposive sampling dari 290 UMKM. Data dikumpulkan melalui kuesioner, dokumentasi, dan wawancara, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif, tabulasi silang, dan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penduduk Desa Bangak didominasi oleh usia produktif sebesar 56,7% dan aktivitas ekonomi masyarakat didominasi sektor perdagangan, jasa, dan UMKM. Sektor kuliner dan pangan menjadi sektor usaha terbesar dengan proporsi 52,63%, sedangkan 68,4% responden telah menggunakan sistem pembayaran digital berbasis QRIS. Hasil uji Chi-Square menunjukkan adanya hubungan signifikan antara tingkat pendidikan pemilik usaha dan penggunaan metode pembayaran digital (χ² = 18,096; p-value = 0,00012). Namun, 64,47% pelaku UMKM belum memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB). Oleh karena itu, pengembangan ekonomi desa perlu didukung melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia, literasi keuangan, legalitas usaha, dan penguatan peran BUMDes.
MAKNA AKUNTANSI DALAM PENGELOLAAN RISIKO USAHA MAHASISWA: STUDI FENOMENOLOGI DI ITSBM SELAYAR Baby Yuliandani Wijorse; Agustini; Asrijal Akib
JURNAL AKUNTANSI DAN SISTEM INFORMASI Vol 7 No 2 (2026): Edisi Juni 2026
Publisher : Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/j-aksi.v7i2.17914

Abstract

Fenomena meningkatnya mahasiswa yang menjalankan usaha selama masa studi menyebabkan risiko usaha menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari pengalaman kewirausahaan mahasiswa, seperti ketidakpastian pendapatan, keterbatasan modal, dan kesalahan pengelolaan usaha. Dalam kondisi tersebut, akuntansi tidak hanya dipahami sebagai alat pencatatan keuangan, tetapi juga sebagai sarana pengelolaan risiko usaha. Penelitian ini bertujuan untuk memahami makna akuntansi dalam pengelolaan risiko usaha berdasarkan pengalaman subjektif mahasiswa kewirausahaan ITSBM Selayar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian fenomenologi. Informan penelitian berjumlah 5 mahasiswa kewirausahaan ITSBM Selayar yang menjalankan atau pernah menjalankan usaha. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa memaknai risiko usaha sebagai realitas yang tidak terhindarkan dalam kegiatan usaha. Akuntansi dimaknai sebagai alat kontrol keuangan, sarana memahami kondisi usaha, serta dasar dalam pengambilan keputusan. Selain itu, penelitian ini menemukan bahwa akuntansi memiliki dimensi psikologis, di mana pencatatan dan informasi keuangan memberikan rasa aman, kepercayaan diri, serta membantu mengurangi kecemasan dalam menghadapi ketidakpastian usaha. Namun demikian, akuntansi juga dipersepsikan secara ambivalen, yakni sebagai alat bantu sekaligus aktivitas yang membebani. Temuan ini menegaskan bahwa akuntansi merupakan praktik sosial yang dimaknai secara subjektif oleh mahasiswa dalam pengelolaan risiko usaha.