cover
Contact Name
Muhammad Syahrir
Contact Email
syahrir_gassa@yahoo.com
Phone
+6275172201
Journal Mail Official
sofyan@kemenperin.go.id
Editorial Address
http://litbang.kemenperin.go.id/jli/about/editorialTeam
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Litbang Industri
Core Subject : Science,
Jurnal Litbang Industri (JLI) is a scientific journal published regularly twice a year in June and December. JLI contains primary articles or reviews are sourced directly from results of industrial research such as processing of agricultural products, food processing, fishing industry, mining industry, industrial standardization, and pollution control. All submissions are reviewed by qualified reviewers in their field.
Articles 213 Documents
Front Matter Jurnal Litbang Industri Vol. 7 No. 2 Desember Tahun 2017 Sofyan Sofyan
Jurnal Litbang Industri Vol 7, No 2 (2017)
Publisher : Institution for Industrial Research and Standardization of Industry - Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4710.494 KB) | DOI: 10.24960/jli.v7i2.3565.%p

Abstract

Front Matter Jurnal Litbang Industri Vol. 7 No. 2 Desember Tahun 2017
Adsorpsi Ion Logam Tembaga Menggunakan Nano Zeolit Alam yang Diaktivasi Yulianis Yulianis; Mahidin Mahidin; Syaifullah Muhammad
Jurnal Litbang Industri Vol 7, No 1 (2017)
Publisher : Institution for Industrial Research and Standardization of Industry - Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (750.409 KB) | DOI: 10.24960/jli.v7i1.2694.61-69

Abstract

This study was aimed to find out the ability of natural zeolite coming from Blang Pidie, South West Aceh District, Aceh Province, Indonesia, which was applied as an adsorbent to adsorp heavy metal copper (Cu²⁺) ions in aqueous solution. This research was conducted to enhance the performance of natural zeolite by downsizing it to nano particles, then activated physically and chemically using 0.05 M HCl, then calcined at temperature 350°C for 2 hours. Test of Cu²⁺ metal ion adsorption to nano natural zeolite after activation was done by batch method to determine the effect of contact time, weight of the adsorbent, pH, and initial concentration. The results showed that the optimum adsorption at the initial concentration 38.998 mg/L, weight adsorbent 1 gram, pH 6 during 120 minutes of the contact time with the percentage metal ion Cu²⁺ adsorption up to 99.86% and adsorption capacity 7.789 mg/g. Isothermal adsorption ressembled with the isotherms Freundlich with the R² value of 0.9685, Freundlich constants (Kf) 111.99 mg/g and n value 0.986. The kinetic studies indicated that the adsorption of metal ions Cu²⁺ could be described by pseudo second order kinetic model with linear regression value 0.9997 and a constant value 0.121 min-1.ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk melihat kemampuan zeolit alam yang berasal dari Blang Pidie, Kabupaten Aceh Barat Daya, Provinsi Aceh, Indonesia yang diaplikasikan sebagai adsorben untuk menyerap ion logam berat tembaga (Cu²⁺) dalam larutan. Penelitian dilakukan dengan peningkatan unjuk kerja zeolit alam melalui pengecilan ukuran sampai nano partikel, selanjutnya diaktivasi fisika dan aktivasi kimia menggunakan HCl 0,05 M kemudian dikalsinasi pada temperatur 350 oC selama 2 jam. Uji adsorpsi ion logam Cu²⁺ terhadap nano zeolit alam setelah aktivasi dilakukan dengan metode batch untuk menentukan pengaruh waktu kontak, berat adsorben, pH, dan konsentrasi awal. Hasil penelitian menunjukkan adsorpsi optimum pada konsentrasi awal 40 mg/L, berat adsorben 1 gram, pH 6 selama waktu kontak 120 menit dengan persen ion logam Cu²⁺ yang terserap sebesar 99,86% dan kapasitas adsorpsi sebesar 7,789 mg/g.  Isotermal adsorpsi menyerupai isoterm Freundlich dengan nilai R² 0,9685, konstanta Freundlich (Kf) sebesar 111,99 mg/g dan nilai n sebesar 0,986. Studi kinetika menunjukkan bahwa adsorpsi ion logam Cu²⁺ mengikuti model kinetika orde dua semu dengan nilai regresi linier 0,9997 dan nilai konstanta 0,121 min-1.
Front Matter Jurnal Litbang Industri Vol. 10 No. 2 Desember Tahun 2020 Sofyan Sofyan
Jurnal Litbang Industri Vol 10, No 2 (2020)
Publisher : Institution for Industrial Research and Standardization of Industry - Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1549.807 KB) | DOI: 10.24960/jli.v10i2.6705.i-ii

Abstract

Front Matter Jurnal Litbang Industri Vol. 10 No. 2 Desember Tahun 2020
Penentuan Waktu dan Suhu Pengeringan Optimal Terhadap Sifat Fisik Bahan Pengisi Bubur Kampiun Instan Menggunakan Pengering Vakum Yulia Helmi Diza; Tri Wahyuningsih; Silfia Silfia
Jurnal Litbang Industri Vol 4, No 2 (2014)
Publisher : Institution for Industrial Research and Standardization of Industry - Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (890.357 KB) | DOI: 10.24960/jli.v4i2.635.105-114

Abstract

Research to improve the quality of kampiun instant porridge had been done with the treatment temperature and time of drying using a vacuum drying. The aim of the study was to determine the optimal drying temperature and time in the filler manufacture of instant kampiun porridge consisted of instant rice porridge, instant mung beans, black rice porridge and banana instant. To the obtained products were tested the physics test which covered yield, moisture content, density kamba, water absorption capacity, and rehydration time. The results of analysis from various treatments showed that the optimum treatment for instant rice porridge was drying temperature 60oC for 6 hours, for instant mung beans was drying temperature 60oC for 6 hours, for instant banana was drying temperature of 50oC for 6 hours, and for black sticky rice porridge was drying temperature 60oC for 6 hours.ABSTRAKPenelitian peningkatan mutu bubur kampiun instan telah dilakukan dengan perlakuan suhu dan waktu pengeringan menggunakan alat pengeringan vakum. Tujuan penelitian adalah untuk menentukan suhu dan waktu pengeringan optimal dalam pembuatan bahan pengisi bubur kampiun instan, yang terdiri dari bubur beras instan, kacang hijau instan, bubur ketan hitam instan dan pisang instan. Terhadap produk yang dihasilkan dilakukan uji fisika meliputi rendemen, kadar air, densitas kamba, kapasitas penyerapan air, dan waktu rehidrasi. Hasil analisis terhadap berbagai perlakuan menunjukkan perlakuan optimal untuk bubur beras instan adalah suhu pengeringan 60oC selama 6 jam, untuk kacang hijau instan adalah suhu pengeringan 60oC selama 6 jam, untuk pisang instan adalah suhu pengeringan 50oC selama 6 jam dan untuk bubur ketan hitam instan adalah suhu pengeringan 60oC selama 6 jam.
Abstrak Jurnal Litbang Industri Vol. 12 No. 1 Juni Tahun 2022 Sofyan Sofyan
Jurnal Litbang Industri Vol 12, No 1 (2022)
Publisher : Institution for Industrial Research and Standardization of Industry - Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (553.131 KB) | DOI: 10.24960/jli.v12i1.7755.iii-xii

Abstract

Abstrak Jurnal Litbang Industri Vol. 12 No. 1 Juni Tahun 2022
Penapisan, isolasi, dan karakterisasi mikroalga yang berpotensi sebagai sumber biodiesel dari perairan Danau Kerinci, Jambi Riska Hernandi; Abdi Dharma; A Armaini
Jurnal Litbang Industri Vol 9, No 1 (2019)
Publisher : Institution for Industrial Research and Standardization of Industry - Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (506.968 KB) | DOI: 10.24960/jli.v9i1.4326.41-49

Abstract

Mikroalga menjadi sumber minyak nabati yang berpotensi sebagai bahan baku pembuatan biodiesel dengan kandungan lipid 30-70% dari berat biomassa kering dan komposisi asam lemak yang lengkap. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari keragaman spesies mikroalga dari perairan Danau Kerinci di Jambi, menganalisis kandungan lipid dan asam lemak isolat mikroalga. Mikroalga diisolasi dengan kombinasi teknik goresan, pengenceran berseri, dan mikropipet. Penentuan tingkat pertumbuhan dengan spektrofotometer UV-Vis. Penentuan berat biomassa kering secara gravimetri. Analisis kualitatif lipid dengan uji nile red menggunakan mikroskop flourescence. Analisis kuantitatif lipid dengan ekstraksi menggunakan n-heksana.  Analisis kandungan asam lemak dengan alat GC-MS. Terdapat 19 spesies mikroalga yang diidentifikasi dan 2 spesies berhasil ditapis dengan stres salinitas, yaitu MA1 (Scenedesmus rubescens) dan MA2 (Galdieria sulphuraria). MAI dan MA2 memiliki kandungan lipid yang lebih tinggi pada pupuk Growmore dibandingkan pada medium Bold’s Basal. MA1 memiliki kandungan lipid 31,95% pada medium Bold’s Basal dan 32,4% pada pupuk Growmore. MA2 memiliki kandungan lipid 28,72% pada medium Bold’s Basal dan 28,93% pada pupuk Growmore. Mikroalga MA1 dan MA2 dapat dijadikan sumber biodiesel dengan kandungan lipid dan asam lemak jenuh (C16:0, C18:0) yang tinggi.ABSTRACTMicroalgae has been considered recently as a promising biomass feedstock with great potential for biodiesel production with 30-70% lipid content of the dry biomass weight and produces high fatty acid. This research investigated the diversity of microalgae species from waters of Lake Kerinci in Jambi and analysis of the lipid content and fatty acid of microalgae. The isolation was done by agar plate, serial dilution, and micropipette method. The growth rate of the isolated microalgae was determined by UV-Vis spectrophotometer. Dry biomass weight was determined gravimetrically. Nile red staining performed on the isolates to observe the potential of lipid content. Lipids were extracted using n-hexane. Fatty acid analysis by GC-MS. From the results of identification, there were 19 species of microalgae and 2 species were screened with salinity stress. Based on identification of the both isolates, it is known that MA1 isolate is Scenedesmus rubescens and MA2 is Galdieria sulphuraria. MAI and MA2 had higher lipid content in Growmore agrolyzer than Bold’s Basal medium. MA1 had lipid content 31.95% in Bold’s Basal medium and 32.4% in Growmore agrolyzer, MA2 had lipid content 28.72% in Bold’s Basal medium and 28.93 % in Growmore agrolyzer. MA1 and MA2 was a potential as a biodiesel source with high lipid content and saturated fatty acids (C16:0, C18:0).
REMOVAL OF IRON FROM AQUEOUS SOLUTION BY RICE HUSK: ISOTHERM AND KINETIC STUDY Monik Kasman; Shaliza Ibrahim; Salmariza Salmariza
Jurnal Litbang Industri Vol 2, No 2 (2012)
Publisher : Institution for Industrial Research and Standardization of Industry - Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (97.051 KB) | DOI: 10.24960/jli.v2i2.601.63-70

Abstract

This work was focused on iron adsorption by rice husk. The use of rice husk for the removal of iron from aqueous solution at different contact time, pH, adsorbent doses and initial iron concentration was investigated. This study was also aimed to recognize the mechanisms that govern iron removal, and to find an appropriate isotherm and kinetic model in batch process. The equilibrium adsorption isotherms have been analyzed by Freundlich and Langmuir model. The pseudo-first, and pseudo-second order kinetic models have been used to investigate the mechanism of adsorption and potential rate controlling steps. The equilibrium data fitted well to Freundlich model and mechanism of adsorption described well to pseudo first order kinetic. The iron adsorption process was highly dependent on pH, dosage and initial concentration dependent. Iron was reduced higher with decrease in iron concentration and increase in rice husk dosage. The suitable contact time for iron removal was found to be 180 minutes.ABSTRAKFokus penelitian ini adalah adsorpsi besi dengan menggunakan adsorban sekam padi. Eksperimen dilakukan dengan memvariasikan waktu kontak, nilai pH, dosis adsorban dan konsentrasi awal besi. Penelitian bertujuan untuk mengamati mekanisme yang mempengaruhi penyisihan besi dan menemukan model isothermal dan kinetika yang tepat untuk proses adsorpsi besi. Kesetimbangan model isotermal dianalisis dengan modelFreundlich dan Langmuir. Model kinetika order pertama dan kedua digunakan untuk mengamati mekanisme adsorpsi dan tahap kontrol kecepatan potensial. Hasil penelitian menunjukan bahwa model adsorpsi yang tepat untuk penyisihan besi adalah model Freundlich dan mekanisme adsorpsi yang sesuai adalah kinetika orde pertama. Prosesadsorpsi besi sangat dipengaruhi oleh pH, dosis adsorban dan konsentrasi awal besi. Persentase penyisihan besi meningkat jika konsentrasi awal besi menurun dan dosis adsorban meningkat. Hasil penelitian menunjukan bahwa adsorpsi besi terjadi dengan baikpada waktu kontak sekurang-kurangnya 180 menit.
Analisis statistik performa turbin angin vertikal dengan slotted blades Catur Harsito; Dominicus Danardono Dwi Prija Tjahjana; Budi Kristiawan
Jurnal Litbang Industri Vol 11, No 1 (2021)
Publisher : Institution for Industrial Research and Standardization of Industry - Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (345.484 KB) | DOI: 10.24960/jli.v11i1.6517.25-31

Abstract

Energi terbarukan merupakan energi alternatif yang bersih, bebas polusi, aman dan ketersediaanya tidak terbatas. Energi angin merupakan salah satu energi terbarukan. Pemanfaatan energi angin dilakukan dengan menggunakan turbin angin salah satunya savonius. Turbin savonius memiliki kekurangan pada nilai koefisien daya (Cp) yang rendah. Penambahan konfigurasi posisi dan lokasi slotted blades dapat meningkatkan nilai Cp. Untuk memaksimalkan desain turbin angin savonius maka perlu dicari faktor yang paling berpengaruh terhadap nilai Cp. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis signifikansi unjuk kerja turbin angin savonius dengan konfigurasi slotted blades secara statistik. Pengujian hipotesis dari dua faktor yang mempengaruhi nilai Cp dilakukan dengan menggunakan metode pengujian statistik Kolmogorov Smirnov Test, Normalitas test, analysis-of-variance (ANOVA) linier, one-way ANOVA menggunakan software SPSS 22. Hasilnya menunjukkan bahwa lokasi slotted blades berpengaruh secara signifikan terhadap nilai Cp (Sig. 0,000 kurang dari 0,05). Terdapat interaksi antara kedua variabel uji posisi*lebar (Sig. 0,000 kurang dari 0,05). Posisi slotted blades lebih berpengaruh signifikan terhadap nilai Cp karena nilai Sig. 0,000 lebih rendah dari lebar slotted blades 0,011
Back Matter Jurnal Litbang Industri Vol. 7 No. 1 Tahun 2017 Melki Irwandi
Jurnal Litbang Industri Vol 7, No 1 (2017)
Publisher : Institution for Industrial Research and Standardization of Industry - Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (47.496 KB) | DOI: 10.24960/jli.v7i1.3053.%p

Abstract

Komposisi kimia fraksi minyak nilam dan minyak serai wangi serta aktifitas antioksidannya Dwinna Rahmi; Bumiarto Nugroho Jati; Yemirta Yemirta; Ira Setiawati; Retno Yunilawati; Arief Riyanto; Irwinanita Irwinanita
Jurnal Litbang Industri Vol 12, No 2 (2022)
Publisher : Institution for Industrial Research and Standardization of Industry - Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24960/jli.v12i2.7758.129-135

Abstract

Minyak nilam dan serai wangi merupakan minyak atsiri utama Indonesia dan penyumbang tertinggi minyak atsiri dunia. Minyak atsiri terdiri dari komponen kimia, yaitu komponen ringan, sedang, dan berat. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan fraksi dan menentukan komposisi kimia serta aktivitas antioksidannya. Alat destilasi spinning band destillation digunakan untuk fraksinasi minyak mentah pada suhu dan tekanan tertentu. Komposisi kimia ditentukan menggunakan GC-MS dan antioksidan ditentukan dengan metode DPPH. Kromatogram GC-MS mendeteksi 20 komponen  dalam fraksi minyak nilam dan 35 komponen dalam fraksi minyak serai wangi. Komponen utama fraksi-1 pada minyak nilam adalah α dan β pinene, fraksi-2 adalah β-patchoulene dan α-quaiene, fraksi 3 adalah α dan δ quaiene, fraksi 4 dan 5 adalah patchouli alcohol. Komponen utama fraksi-1 minyak serai wangi adalah limonene dan citronellal, fraksi-2 dan 3 adalah citronellal, dan geraniol dalam fraksi-4 dan 5. Aktivitas antioksidan fraksi minyak nilam tidak berbeda nyata, sedangkan aktivitas antioksidan fraksi-5 minyak serai wangi signifikan lebih tinggi dibandingkan fraksi lainnya. Komponen geraniol dan cardinene dengan gugus phenolnya berkontribusi terhadap aktivitas antioksidan.