cover
Contact Name
Setyo Admoko
Contact Email
setyoadmoko@unesa.ac.id
Phone
+6282144347073
Journal Mail Official
physics@unesa.ac.id
Editorial Address
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetaahuan Alam Jl. Ketintang, Gd C3 Lt 1, Surabaya 60231
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Inovasi Pendidikan Fisika
  • inovasi-pendidikan-fisika
  • Website
ISSN : 23024496     EISSN : 28303881     DOI : -
Jurnal Inovasi Pendidikan Fisika menerbitkan artikel hasil penelitian di bidang pendidikan fisika meliputi bidang Filsafat dan Kurikulum, Inovasi Pembelajaran, Media Pembelajaran dan Evaluasi Pembelajaran. Jurnal Inovasi Pendidikan Fisika diterbitkan secara berkala oleh Program Studi Pendidikan Fisika, Jurusan Fisika, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya sebanyak tiga kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, Juli, dan September.
Articles 35 Documents
Search results for , issue "Vol 9 No 3 (2020)" : 35 Documents clear
Penerapan Model Pembelajaran Guided Discovery pada Materi Fluida Statis untuk Melatihkan Keterampilan Proses Sains Peserta Didik Kelas X
IPF: Inovasi Pendidikan Fisika Vol 9 No 3 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1005.545 KB) | DOI: 10.26740/ipf.v9n3.p537-542

Abstract

Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah untuk (1) mendeskripsikan keterlaksanaan pembelajaran, dan 2) keterampilan proses sains peserta didik setelah dilatihkan dengan menerapkan model pembelajaran Guided Discovery pada materi fluida statis. Jenis penelitian yang dilakukan adalah pra eksperimental, dengan menggunakan metode penelitian satu kelompok percobaan dan dua kelompok replikasi yang diberi suatu treatment yang serupa, setelah itu dilakukan pre-test dan post-test pada kelompok tersebut. Subjek penelitian yang digunakan adalah peserta didik kelas X TKJ 1 sebagai kelompok percobaan, kelas X TKJ 2 dan kelas X TSM 5 sebagai kelompok replikasi yang terditribusi normal dan homogen. Keterampilan proses sains yang telah dilatihkan pada penelitian ini adalah mengamati, mengajukan pertanyaan, merumuskan hipotesis, mengelompokkan, merencanakan percobaan, menerapkan konsep, membuktikan hipotesis, dan mengomunikasikan. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa keterlaksanaan model pembelajaran Guided Discovery yang terdapat pada penelitian ini mendapatkan persentase antara 86,36% sampai 92,85% dengan kriteria sangat baik. Didapatkan nilai rata-rata tertinggi sebesar 3,94 pada aspek Generalization pada kelas X TKJ 2 dan X TSM 5. Dapat disimpulkan bahwa H1 diterima yaitu adanya peningkatan keterampilan proses sains peserta didik yang signifikan dan merupakan indikasi keterampilan proses sains telah dilatihkan. Kata kunci: fluida statis, Guided Discovery, keterampilan proses sains
Validitas Perangkat Model Pembelajaran Case Based Learning Untuk Melatihkan Pemecahan Masalah Peserta Didik Pada Materi Getaran Harmonis Sederhana
IPF: Inovasi Pendidikan Fisika Vol 9 No 3 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (436.77 KB) | DOI: 10.26740/ipf.v9n3.p543-550

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan validitas perangkat pembelajaran fisika dengan menggunakan model Case Based Learning (CBL) untuk melatihkan kemampuan pemecahan masalah yang dihadapi peserta didik pada materi getaran harmonis sederhana. Penelitian ini dikaji berdasarkan hasil validasi oleh dosen ahli. Case Based Learning (CBL) merupakan model pembelajaran yang menggunakan kasus nyata sebagai sarana pembelajaran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan instrumen validasi. Skor penilaian validator menggunakan kategori skala Likert. Perangkat pembelajaran silabus dinyatakan valid dengan nilai kevalidan sebesar 3.00; RPP 3.05 (sangat valid); handout 2.86 (valid); LKPD 3.10 (sangat valid); kisi-kisi soal pre-test post-test 3.35 (sangat valid); lembar keterlaksanaan pembelajaran 3.60 (sangat valid) dan lembar angket respon dari peserta didik sebesar 3.58 (sangat valid). Berdasarkan nilai hasil validitas, perangkat model pembelajaran Case Based Leaarning (CBL) layak digunakan sebagai instrumen penelitian. Nilai reliabilitas perangkat pembelajaran berada dalam kriteria tinggi sehingga dapat dipercaya sebagai instrumen pengambilan data saat penelitian. Kata Kunci: validitas perangkat pembelajaran, case based learning, pemecahan masalah Abstract This study aimed to describe the validity of physics learning instrument by using a Case Based Learning model to improve student’s problem solving skills on simple harmonic motion. This study assesed based on validation by expert lecturers. Cace Based Learning is an educational learning model where students are required to apply their knowledge to real-world phenomena. The method on this study is qualitative descriptive. Data collection techniques in this study used a validation instrument. The Score, the validator’s value use is the Likert scale category. The learning instrument syllabus is considered valid if the point reaches 3.00; lesson plan 3.05 (very valid); handout 2.86 (valid); LKPD 3.10 (very valid); pre-test post-test quetions grid 3.35 (very valid); learning achievement sheet 3.60 (very valid); and student quesstionnaire response sheet at 3.58 (very valid). Based on the value of the validity results, the Case Based Learning model (CBL) learning instrument is suitable for use as a research instrument. The reliability value of the learning instrument is in the high criteria and it can be trusted as an instrument for data collection during research. Keywords: validity of learning instrument, case based learning, problem solving
Kelayakan Instrumen Penilaian Formatif Berbasis Literasi Sains Peserta Didik pada Materi Pemanasan Global
IPF: Inovasi Pendidikan Fisika Vol 9 No 3 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (608.413 KB) | DOI: 10.26740/ipf.v9n3.p561-570

Abstract

Abstrak Artikel ini menyajikan hasil analisis kelayakan instrumen penilaian formatif berbasis literasi sains peserta didik pada materi Pemanasan Global. Model penelitian ADDIE diterapkan dalam pengembangan instrumen untuk 25 butir soal berbentuk uraian yang berpedoman pada kompetensi literasi sains PISA dan indikator berpikir kritis. Kelayakan instrumen berbentuk tes uraian secara online ini ditinjau dari enam kriteria, yaitu validitas logis dan empiris butir soal, reliabilitas, taraf kesukaran, dan daya pembeda, serta efektivitas penggunaan instrumen dalam mengukur kemampuan literasi sains dan kemampuan berpikir kritis peserta didik. Penelitian ini melibatkan tiga validator dan 100 peserta didik kelas XI SMA Negeri 1 Gedangan pada semester genap tahun ajaran 2019/2020. Hasil analisis data menunjukkan bahwa: a) validitas logis 25 butir soal dinyatakan layak pada kategori sangat valid dengan persentase 97%, b) 16 butir soal memenuhi validitas empiris dalam kategori valid hingga sangat valid, c) koefisien reliabilitas mencapai 0,822 dalam kategori sangat kuat, d) taraf kesukaran butir soal berada pada kategori sedang dengan rentang indeks 0,45 - 0,68, e) daya pembeda butir soal dalam kategori cukup hingga baik sekali dengan rentang indeks 0,31 - 1,00, dan f) berdasarkan analisis data angket respons peserta didik, efektivitas penggunaan instrumen penilaian dalam kategori sangat baik dengan rentang nilai ≥ 75. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 16 butir soal (64%) yang dikembangkan valid dan reliabel serta mampu mengukur dan memotret profil kemampuan literasi sains serta berpikir kritis peserta didik, sehingga layak untuk digunakan. Kata kunci: berpikir kritis, instrumen penilaian formatif, kelayakan, literasi sains, pemanasan global Abstract This article describes the results of the feasibility analysis of a formative instrument based on students' scientific literacy on Global Warming. The ADDIE research model was applied in the development of 25 question items in the form of descriptions based on PISA scientific literacy competencies and indicators of critical thinking. The feasibility of the instrument in the form of an online essay test in terms of six criteria, namely the logical and empirical validity of the items, reliability, difficulty level, and distinguishing power, and the effectiveness of the use of the instrument in measuring scientific literacy skills and critical thinking skills students. This study involved three validators and 100 students of class XI SMA Negeri 1 Gedangan even semester of the 2019/2020 school year. The results of data analysis show that: a) the logical validity of the 25 question items is feasible in the very valid category with a percentage of 97%, b) 16 question items meet the empirical validity in the valid to very valid category, c) the reliability coefficient reaches 0.822 in the very strong category d ) the difficulty of the items is in the medium category with an index range of 0.45 to 0.68, e) the distinguishing power of the items in the category is quite good with an index range of 0.31 to 1.00, and f) based on the analysis of the questionnaire response data, the use of instruments in the very good category with a value range ≥ 75. The results showed as many as 16 questions (64%) were developed valid and reliable and were able to measure and photograph the ability of the scientific literacy profile and students' critical thinking so that it was suitable for use. Key words: critical thinking, formative assessment, scientific literacy, global warming
Application of Inquiry Learning Model to Improve Students' Critical Thinking Skills on Effort and Energy Materials in Jogoroto State High School
IPF: Inovasi Pendidikan Fisika Vol 9 No 3 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (701.513 KB) | DOI: 10.26740/ipf.v9n3.p555-560

Abstract

Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan keterlaksanaan pembelajaran, meningkatkan berpikir kritis peserta didik, dan respon peserta didik terhadap model pembelajaran inquiry pada materi usaha dan energi. Jenis Penelitian yang digunakan dalam penelitian adalah kuantitatif dengan Quasi Experimental Design dan desain penelitian Nonequivalent Control Group Pretest and Posttest Design. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas X semester genap tahun pelajaran 2019/2020 SMA Negeri Jogoroto. Instrumen yang digunakan pada saat melakukan penelitian adalah dengan menggunakan soal test essay, lembar keterlaksanaan, dan angket respon peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan ujian belajar pra-studi, kegiatan dasar, kelulusan dan manajemen waktu dilakukan dengan sangat baik dan rata-rata 3,67, membantu peserta didik untuk berpikir kritis tentang aspek pengetahuan dan hasil tersebut didapatkan melalui uji-t berpasangan. Hasil analisis menunjukkan bahwa keterampilan berpikir kritis peserta didik meningkat di kelas X MIPA 3 dengan nilai <g> sebesar 0,75 dengan kategori tinggi. Berdasarkan hasil dari analisis uji-t berpasangan, ditemukan bahwa terjadi peningkatan secara signifikan pada kelas kelompok eksperimen. respon peserta didik pada metode pembelajaran inquiry mencapai 80% dengan kategori baik. Hasil data yang dapat disimpulkan peneliti adalah penerapan proses pembelajaran dengan menggunakan model Inquiry memiliki manfaat yaitu dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik SMA Negeri Jogoroto Kelas X MIPA 3 pada materi usaha dan energi. Kata kunci: model pembelajaran inquiry, keterampilan berpikir kritis, dan usaha dan energi. Abstract The purpose of this study is to describe how learning carried out, how students enhance critical thinking and how students respond to effort and energy material used Inquiry learning models for questions. The type of research used is quantitative with Quasi-Experimental Design and Non-eq research Design. The subjects of this research were students of class X in the second semester of the 2019/2020 school year, State Senior High School of Jogoroto. The instrument used when conducting research are essay test questions, workability sheets, and student questionnaire responses. The results showed that the implementation of pre-study learning exams, basic activities, graduation and time management done very well and an average score of 3.67 to help students think critically about aspects of knowledge analyzed by improving and the results obtained through t-test in pairs. The analysis showed that students' critical thinking skills improved in class X MIPA 3 with a value of <g> of 0.75 with a high category. Based on the results of the paired t-test analysis, it found that there was a significant increase in the experimental group class. Student responses to the inquiry learning method reached 80% in the good category. The results of the data that can conclude are that the application of the learning process using the Inquiry model has the benefit of the ability to increase the students of Class X MIPA 3 of State Senior High School of Jogoroto with business and energy materials. Keywords: inquiry learning model, critical thinking skills, effort and energy.uivalent Control Group of pre-tes and post-test
Pengembangan Alat Peraga Hidrolik Sederhana Sebagai Media Pembelajaran Fisika Pada Sub Materi Hukum Pascal Siswa Kelas Xi Sma Negeri Kesamben Jombang
IPF: Inovasi Pendidikan Fisika Vol 9 No 3 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1234.931 KB) | DOI: 10.26740/ipf.v9n3.p551-554

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis kelayakan alat peraga hidrolik sederhana sebagai media pembelajaran fisika pada sub materi hukum pascal. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian pengembangan model ADDIE (Analyze, Design, Develop, Impelement, dan Evaluation). Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri Kesamben dengan menggunakan 3 kelas eksperimen. Alat peraga ini terdiri dari lempeng kayu, suntikan, selang, batang, lengan dan penjepit. Alat peraga ini digunakan untuk mencari nilai cepat rambat gelombang. Kelayakan alat peraga diperoleh dari penilaian validator 86% dengan keriteria sangat layak. Hasil belajar siswa secara klasikal dengan keriteria tuntas pada 3 kelas eksperimen. Berdasarkan analisis angket respon peserta didik, diperoleh bahwa respon peserta didik setelah menggunakan alat peraga hidrolik sederhana yang dikembangkan ini termasuk dalam kategori positif dengan rata-rata 74%. Secara umun dapat disimpulkan alat peraga hidrolik sederhana layak digunakan untuk menunjang kegiatan pembelajaran fisika pada materi Hukum Pascal. Kata kunci: Alat Peraga Hidrolik Sederhana, Hukum Pascal dan Media Pembelajaran. Abstract This study aims to describe and analyze the feasibility of a simple hydraulic props as a medium of learning physics on sub pascal legal materials. This research uses a research model development ADDIE (Analyze, Design, Develop, impelement, and Evaluation). The research was conducted in SMAN Kesamben using 3 experimental class. Props consist of wooden tablets, injections, hose, trunk, arm and clamp. Props are used to find the value of fast propagation. Feasibility props obtained from the validator ratings 86% with the criteria of very decent. Classical student learning outcomes with the criteria of experiments completed in the 3 classes. Based on the analysis of questionnaire responses of students, found that the response of students after using a simple hydraulic props are developed is included in the positive category with an average of 74%. In umun concluded decent simple hydraulic props used to support learning activities on material physics Pascal's Law. Keywords: Hydraulic Simple Viewer tool, Pascal's Law and Learning Media.

Page 4 of 4 | Total Record : 35