cover
Contact Name
Dewi Ariyani
Contact Email
insania@uinsaizu.ac.id
Phone
+6281320021680
Journal Mail Official
insania@uinsaizu.ac.id
Editorial Address
Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto Jl. Jend. A. Yani No. 40A Purwokerto 53126 Jawa Tengah - Indonesia
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
INSANIA : Jurnal Pemikiran Alternatif Kependidikan
ISSN : 14100053     EISSN : 25983091     DOI : https://doi.org/10.24090/insania
Core Subject : Education,
INSANIA adalah jurnal kependidikan yang diterbitkan oleh Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Purwokerto. INSANIA menerbitkan artikel ilmiah dengan rumpun keilmuan pendidikan antara lain Perencanaan pendidikan, Evaluasi Pendidikan, Pembelajaran, Kurikulum Pendidikan, Strategi Pendidikan, Pendidikan Islam, Pendidikan Dasar Islam, Pendidikan Anak Usia Dini, dan tema kependidikan lain
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol 14 No 1 (2009)" : 11 Documents clear
Educational Ethics and the DESD - Considering Trade-offs Christopher Schlottmann
INSANIA : Jurnal Pemikiran Alternatif Kependidikan Vol 14 No 1 (2009)
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1489.199 KB) | DOI: 10.24090/insania.v14i1.325

Abstract

Dekade Pendidikan untuk Pembangunan Berkelanjutan (United Nation’s Decade of Education for Sustainable Development, DESD) dari adalah program PBB yang bertujuan mempersiapkan anak didik menghadapi parahnya persoalan ekonomi dan lingkungan. Dalam artikel ini, penulis membuktikan bahwa penekanan semata pada tujuan ambisius, yakni pembangunan berkelanjutan, memunculkan pertanyaan penting bagi etika pendidikan. Khususnya, penulis menyoal bahwa misi dan kurikulum DESD seringkali gagal mem­perhitungkan akibat bagi lingkungan, yang tak terelakkan adanya dalam setiap pengambilan keputusan. Lebih lanjut, tujuan DESD tidak secara memadai berfokus pada pembangunan skill pengambilan keputusan dan pembedayaan etis. Pada akhirnya, disimpulkan bahwa kurikulum DESD harus secara kritis dan konstruktif mengakui adanya akibat terhadap lingkungan.

Page 2 of 2 | Total Record : 11