cover
Contact Name
Martini Dwi Endah Susanti
Contact Email
jinacs@unesa.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jinacs@unesa.ac.id
Editorial Address
Gedung A10 Teknik Informatika, Kampus Unesa Ketintang Surabaya, Jawa Timur 60231
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Journal of Informatics and Computer Science (JINACS)
ISSN : -     EISSN : 26862220     DOI : https://doi.org/10.26740/jinacs.v3n02
Core Subject : Science,
JINACS (Journal of Informatics and Computer Science) diterbitkan oleh Program Studi S1 Teknik Informatika Universitas Negeri Surabaya dalam empat kali setahun dengan No ISSN Online : 2686-2220 JINACS merupakan jurnal ilmiah dalam bidang Teknik Informatika dan Computer Science. Jurnal ini mencakup bidang ilmu Rekayasa Perangkat Lunak, Jaringan dan Arsitektur Komputer, Komputasi Bergerak, Sistem Temu Kembali Informasi, Kecerdasan Buatan, Pengolahan Citra Digital, Data Mining dll. JINACS terbit 4 (empat) nomor dalam setahun, yaitu bulan September, Desember, Maret dan Juni. Artikel yang telah dinyatakan diterima akan diterbitkan dalam nomor In-Press sebelum nomor regular terbit.
Articles 439 Documents
Penerapan Algoritma Damerau Levenshtein Distance Pada Pencarian Arsip Desa Jerukseger Pendukung ISO Farra Wahyunanda Arsyta; Ricky Eka Putra
Journal of Informatics and Computer Science (JINACS) Vol 4 No 04 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jinacs.v4n04.p423-435

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan algoritma Damerau-Levenshtein Distance pada sistem informasi arsip dan surat menyurat di Desa Jerukseger. Masalah yang dihadapi adalah kesulitan mencari data spesifik dalam sistem informasi karena ketidakcocokan kata kunci yang dimasukkan oleh pengguna dengan data yang ada. Algoritma Damerau-Levenshtein Distance dapat mengatasi masalah ini dengan memperhitungkan perubahan karakter seperti penghilangan, penambahan, penggantian, atau transposisi karakter yang dilakukan oleh pengguna. Dengan menggunakan algoritma ini, diharapkan sistem informasi dapat memberikan hasil pencarian yang lebih akurat dan relevan. Penelitian ini mengacu pada standar ISO 15489-1:2016 sebagai pedoman dalam pengelolaan arsip dan surat menyurat. Metodologi yang digunakan adalah metode waterfall, yang terdiri dari tahap analisis, desain, implementasi, pengujian, dan pemeliharaan. Pada tahap analisis, dilakukan analisis terhadap sistem informasi yang ada, termasuk fungsi-fungsi utama dan standar ISO yang relevan. Pada tahap desain, akan dibuat desain sistem berbasis web yang mencakup fitur pencarian data menggunakan algoritma Damerau-Levenshtein Distance. Tahap implementasi melibatkan penggunaan framework Laravel dengan bahasa pemrograman PHP. Pada tahap pengujian, sistem akan diuji untuk memastikan kinerja dan akurasi algoritma pencarian. Terakhir, pada tahap pemeliharaan, sistem akan dipelihara dan diperbaiki jika terdapat masalah atau kekurangan. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam pencarian data pada sistem informasi arsip dan surat menyurat di Desa Jerukseger. Implementasi algoritma Damerau-Levenshtein Distance diharapkan memudahkan pengguna dalam menemukan data yang dicari, serta mengoptimalkan pengelolaan arsip dan surat menyurat sesuai dengan standar ISO yang berlaku. Kata Kunci: Sistem informasi arsip, surat menyurat, Damerau-Levenshtein Distance, standar ISO 15489-1:2016, Laravel, PHP, algoritma pencarian.
Klasifikasi Tingkat Kepuasan Wali Murid Terhadap Hasil Belajar Anak Menggunakan Algoritma C5.0 Firda Siska Audina; Ricky Eka Putra
Journal of Informatics and Computer Science (JINACS) Vol 4 No 04 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada era digital saat ini, banyak sekali jasa bimbingan belajar baik itu secara online maupun offline. Banyak pesaing di bidang jasa bimbingan belajar, sehingga diperlukan sebuah analisis yang dapat digunakan untuk memprediksi tingkat kepuasan wali murid terhadap hasil belajar anak di PT. Lesin Aja Edukasi Indonesia dan mengetahui atribut yang dominan dalam mempengaruhi kepuasan wali murid. Analisis kepuasan menggunakan metode survei untuk mengumpulkan data dari 100 responden yang merupakan wali murid dari PT. Lesin Aja Edukasi Indonesia. Responden diminta untuk mengisi kuesioner terkait tingkat kepuasan mereka terhadap hasil belajar anak mereka. Atribut yang digunakan dalam penelitian ini adalah penguasaan materi oleh guru bimbel, sikap guru bimbel ketika sedang mengajar, kualitas materi relevan dengan mata pelajaran di sekolah, durasi mengajar sesuai dengan harga yang ditawarkan, dan hasil belajar anak ketika di sekolah.Data yang diperoleh dari survei kemudian diolah menggunakan algoritma decision tree C5.0 untuk mengklasifikasikan tingkat kepuasan wali murid menjadi dua kategori, yaitu puas dan tidak puas. Evaluasi dilakukan dengan menggunakan metode confussion matrix cross validation. Hasil analisis menunjukkan bahwa algoritma decision tree C5.0 dapat mengklasifikasikan tingkat kepuasan wali murid dengan tingkat akurasi yang cukup tinggi yaitu sebesar 95%. Model klasifikasi yang dikembangkan dapat membantu PT. Lesin Aja Edukasi Indonesia dalam memprediksi tingkat kepuasan wali murid dan memperbaiki kualitas layanan pendidikan yang diberikan kepada anak-anak merekai. Kata Kunci— Klasifikasi, Kepuasan, Hasil belajar anak, PT. Lesin Aja Edukasi Indonesia, Algoritma decision tree C5.0
Penerapan Metode Vikor dalam Penentuan Rekomendasi Objek Wisata Terbaik Surabaya di Masa Pandemi Covid-19 Verayanti Siregar; Naim Rochmawati
Journal of Informatics and Computer Science (JINACS) Vol 4 No 04 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jinacs.v4n04.p458-468

Abstract

Penyebaran Covid-19 yang cepat dan pesat hingga keseluruh dunia menyebabkan pandemi, sehingga berpengaruh pada seluruh kegiatan masyarakat termasuk ekonomi dan pariwisata. Kota Surabaya sebagai daerah yang memiliki fasilitas objek wisata outdoor dan indoor juga mengalami dampak yang sama. Sebagai usaha untuk memutus rantai penularan COVID-19 di objek wisata, pemerintah mengeluarkan aturan seperti pembatasan pengunjung hingga penerapan protokol kesehatan. Oleh karena itu peneliti melakukan penelitian terkait rekomendasi objek wisata terbaik Surabaya dimasa pandemi covid-19. Penggunaan metode Vikor diterapkan karena metode vikor berfokus pada pemeringkatan dan pemilihan seperangkat kriteria alternatif yang saling bertentangan dalam memperoleh keputusan akhir. Penelitian ini dilakukan dengan menguji sebanyak sebelas objek wisata luar ruangan di Surabaya yang diperoleh dari Dinas Pariwisata Surabaya. Kriteria yang digunakan yaitu yaitu protokol kesehatan, pembatasan pengunjung, fasilitas umum, tempat makan, kebersihan, ramah disabilitas, rating, harga tiket masuk, jarak dari pusat kota, waktu buka, jumlah pengunjung pertahun 2022. Perhitungan bobot dalam penelitian ini dilakukan dengan skala likert. Hasil perhitungan sistem menunjukkan Tugu Pahlawan menjadi rekomendasi objek wisata terbaik di Surabaya selama pandemi, diposisi ke-dua objek wisata Taman Bungkul dan yang ke-tiga Ekowisata Mangrove Gunung Anyar. Untuk hasil uji kegunaan sistem dengan pengujian blackbox memperoleh hasil yang memuaskan dengan tingkat keberhasilan 100% sesuai dengan hasil yang diharapkan. Kata Kunci— COVID-19, Pandemi, Vikor, Rekomendasi, Objek Wisata.
Perbandingan Kinerja Service Mesh Pada Manajemen Microservices di Kubernetes Muhamad Arif Rahman Hakim; I Made Suartana
Journal of Informatics and Computer Science (JINACS) Vol 4 No 04 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seiringnya pertumbuhan bisnis dan kebutuhan teknologi yang kian meningkat, menciptakan tantangan tersendiri bagi dunia bisnis dan digital. Berbagai macam arsitektur dan metode perancangan sistem aplikasi bermunculan hingga yang saat ini sedang populer adalah penggunaan arsitektur microservices yang memungkinkan pengembangan aplikasi yang lebih fleksibel dan mudah dikelola, dengan menjadikan setiap fitur aplikasi sebagai entitas terpisah yang dapat dikembangkan dan di-deploy secara independen. Pengelolaan aplikasi microservices tentu membutuhkan tools yang mudah untuk digunakan, di maintenance, dan dapat di kelola secara otomatis sehingga banyak bermunculan tools manajemen microservices salah satunya adalah kubernetes. Namun, kubernetes dinilai masih mempunyai banyak kekurangan dan minim fitur, sebagai contoh pada pengelolaan komunikasi antar microservices. Service mesh muncul sebagai salah satu solusi pengelolaan komunikasi antar microservices yang dapat mengatasi masalah komunikasi antar aplikasi mikro. Penelitian ini bertujuan membandingkan performa microservices yang menggunakan service mesh tambahan dan service mesh bawaan kubernetes. Pengujian akan dilakukan pada lingkungan cloud yang memiliki ketahanan lebih baik dibanding lingkungan lokal. Berdasarkan hasil pengujian yang dilakukan ternyata penggunaan service mesh untuk pengelolaan komunikasi antar microservices memiliki performa lebih baik, namun dengan penggunaan sumber daya yang sedikit lebih besar dikarenakan terdapat komponen tambahan pada service mesh Istio atau service mesh tambahan.
Sistem Pencatatan Data Alat Ukur Tinggi Badan Berbasis Internet Of Things Ajeng Alifatus Safira Misbach; Agus Prihanto
Journal of Informatics and Computer Science (JINACS) Vol 4 No 04 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jinacs.v4n04.p469-478

Abstract

Penelitian ini menghasilkan sebuah alat pengukur tinggi badan berbasis Internet of Things (IoT) yang dilengkapi dengan sensor ultrasonik. Alat ini dirancang untuk membantu petugas kesehatan dalam melakukan pengukuran tinggi badan pasien secara efisien dan tepat. Dengan kemampuan terintegrasi dengan IoT, data hasil pengukuran dapat langsung diakses melalui aplikasi di smartphone Android, memudahkan pemantauan dan pengelolaan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alat ini memberikan selisih rata-rata sebesar 0,8% dibandingkan pengukuran manual, menunjukkan tingkat keakuratan yang tinggi. Selain itu, alat ini juga memiliki waktu deteksi objek yang cepat, memungkinkan pengukuran tinggi badan dilakukan dengan efisien dalam Medical Check Up (MCU). Dengan inovasi ini, alat pengukur tinggi badan berbasis IoT memberikan solusi yang efektif untuk meningkatkan proses pengukuran dan pemantauan kesehatan pasien.
Klasifikasi Penyakit Stroke Menggunakan Support Vector Machine (SVM) dan Particle Swarm Optimization (PSO) Yuwike Ayuningtyas; I Made Suartana
Journal of Informatics and Computer Science (JINACS) Vol 4 No 04 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jinacs.v4n04.p451-457

Abstract

Stroke adalah penyakit yang tidak menular tetapi menjadi salah satu penyakit yang paling sering menyebabkan kematian dan kecacatan di dunia termasuk negara kita Indonesia. Ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan penyakit stroke yaitu faktor risiko stroke yang dapat diubah dan tidak dapat diubah. Faktor risiko stroke yang tidak dapat diubah yakni jenis kelamin, usia, genetik dan ras. Untuk faktor risiko stroke yang dapat diubah yakni obesitas, merokok, hipertensi (tekanan darah), diabetes militus, dan gaya hidup tidak sehat. Menurut Kementrian Kesehatan RI penderita penyakit stroke mengalami peningkatan yang signifikan sebesar 10.9% pada tahun 2018 dibandingkan dengan tahun 2013 jumlah penderita penyakit stroke sebanyak 7.0% (Kementrian Kesehatan RI, dalam Abdul 2022). Tujuan dari penelitian ini yaitu dapat mengetahui hasil preprocessing dataset, dapat mengetahui hasil klasifikasi penyakit stroke menggunakan metode Support Vector Machine, dan dapat mengetahui hasil perbedaan akurasi dari klasifikasi penyakit stroke menggunakan metode Support Vector Machine dan Support Vector Machine berbasis Particle Swarm Optimization. Sebelum melakukan klasifikasi dataset stroke dilakukan preprocessing terlebih dahulu seperti mengatasi data tidak seimbang menggunakan teknik SMOTE sehingga data siap dimasukkan kedalam model klasifikasi. Dataset stroke yang digunakan memiliki 9 fitur atau atribut dan bejumlah 5.510 data sebelum di upsampling dan menjadi 9.772 data setelah di upsampling. Hasil penelitian ini memperoleh sebuah model untuk sistem sederhana prediksi untuk klasifikasi penyakit stroke, serta mendapatkan hasil nilai akurasi yaitu 88% dengan metode SVM dengan teknik SMOTE dan 95% untuk pengujian menggunakan metode PSO-SVM dengan teknik SMOTE.
Role Of Gray Level Co-Occurrence Matrix for Convolution Neural Network Transfer Learning in Coffee Bean Classification Maharani, Herlina Syafhita; Dwi Nuryana, I Kadek
Journal of Informatics and Computer Science (JINACS) Vol. 5 No. 01 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jinacs.v5n01.p1-6

Abstract

Penerapan Progressive Web Apps untuk Pengembangan Fitur Push Notification dan Multi-Platform Installable pada Aplikasi Beasiswa Billah, Hilmi Almuhtade; Dwi Nuryana, I Kadek
Journal of Informatics and Computer Science (JINACS) Vol. 5 No. 01 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jinacs.v5n01.p7-15

Abstract

Sistem Informasi Geografis Berbasis Web untuk Pemetaan Pondok Pesantren di Kabupaten Tuban Menggunakan Library Leaflet Js Nurtaqiya, Ifa; Prismana, IGL Putra Eka
Journal of Informatics and Computer Science (JINACS) Vol. 5 No. 01 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jinacs.v4n04.p28-36

Abstract

Perbandingan Kinerja Concurrent Connection pada Apache HTTP Server dan Node.js Ali As Shuffi, Muhammad Fakhri; Prihanto, Agus
Journal of Informatics and Computer Science (JINACS) Vol. 5 No. 01 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jinacs.v5n01.p37-47

Abstract

Permintaan pengguna terhadap internet semakin mengalami peningkatan dari waktu ke waktu sehingga pemilihan teknologi web server yang tepat sangat penting dalam menangani permintaan pengguna yang kian meningkat. Saat ini teknologi web server yang digunakan masih didominasi oleh Apache HTTP Server. Namun, baru-baru ini Node.js mulai digandrungi pengembang web sebagai teknologi web server alternatif terbaik selain Apache dalam pengembangan web, tetapi hal ini tidak membuat popularitas Apache HTTP Server menjadi menurun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja concurrent request berupa konsumsi sumber daya dan output request pada kedua web server dengan diujikan pada skenario pengujian yang paling ringan sampai ke yang paling berat. Pengujian dilakukan diatas virtual machine melalui platform Google Cloud Compute Engine. Adapun model pengujian yang dilakukan yaitu Static I/O Test, Computation Test, dan Serving File Test dengan jumlah client yang diujikan sebesar 100, 500, dan 1000 concurrent request. Indikator kinerja yang diukur diantaranya CPU, memory, total request dan error timeout. Hasil pengujian menunjukkan bahwa secara keseluruhan Node.js unggul dalam semua skenario concurrent request dan model pengujian dibandingkan dengan Apache yang mulai mengalami struggle pada 500 dan 1000 concurrent request. Node.js tercatat hanya mengalami error timeout pada pengujian Serving File Test (1000) dengan total rata-rata sebesar 5.8 error, sedangkan Apache menunjukkan kinerja terbaiknya pada skenario 100 concurrent request namun masih tidak mampu melebihi total request yang sudah diperoleh dari Node.js.