cover
Contact Name
Lalu Masyhudi
Contact Email
laloemipa@gmail.com
Phone
+6287864008292
Journal Mail Official
laloemipa@gmail.com
Editorial Address
Ketangga Desa Kateng Kecamatan Praya Barat
Location
Kab. lombok barat,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Dasar dan Sosial Humaniora
Published by bajang Institute
ISSN : 28089650     EISSN : 28089219     DOI : 10.53625
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Pendidikan Dasar dan Sosial Humaniora accomodates original research, or theoretical papers. We invite critical and constructive inquiries into wide range of fields of study with emphasis on interdisciplinary approaches: Humanities and Social sciences, that include: Educational and social humaniora
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 13 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 7: Mei 2022" : 13 Documents clear
SADRANAN: TRADISI, RITUAL, SOSIAL, DAN EKONOMI PADA MASYARAKAT TUMANG Margiyono Suyitno
Jurnal Pendidikan Dasar dan Sosial Humaniora Vol. 1 No. 7: Mei 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (298.463 KB)

Abstract

Sadranan merupakan fenomena tahunan masyarakat Jawa yang penuh akan nilai budaya. Pembahasan ini bertujuan menganalisis dan mendeskripsikan fenomena sadranan pada masyarakat Tumang yang ada di Boyolali. Adapun pokok pembahasannya meliputi: tradisi, ritual, sosial, dan ekonomi. Oleh karena itu, pendekatan yang digunakan adalah kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan: wawancara, observasi partisipan, dan studi dokumen. Pemeriksaan keabsahan data dengan triangulasi Sumber dan Metode. Analisis data menggunakan model Interaktif yang meliputi: pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan data. Hasil penelitian menunjukkan: Sadranan pada masyarakat Tumang merupakan tradisi yang telah dilakukan secara turun-temurun setiap tanggal 20 bulan Sya’ban, yang berupa silaturahmi, mempererat hubungan baik keluarga, kerabat, teman, maupun rekan kerja. Tradisi Sadranan Masyarakat Tumang, meskipun acara sadranan namun sudah tidak ada lagi tradisi atau ritual nyadran ‘tabur bunga ke makam’, membawa Tenongan ke makam, do’a bersama di makam, berbagi makanan dan makan bersama di Plataran makam, sehingga tidak ada acara ritual khuusus yang dilakukan berkaiatan sadranan di dusun Tumang. Model sadranan seperti ini, muncul karena faktor toleransi yang tinggi, perkembangan masyarakat yang semakin maju, serta dipengaruhi keislaman masyarakat Tumang sudah pada tataran Islam Puritan, yang menjauhi kegiatan kesyirikan, khurafat, tahayul, dan kebid’ahan, dengan organisasi keislaman yang bermacam-macam. Dalam hal sosial, kegiatan sadranan di Tumang murni kegiatan silaturahmi menjalin hubungan yang harmonis baik antar keluarga, kerabat, teman, anggota masyarakat, maupun rekan kerja tanpa adanya tendensi politik. Dari segi ekonomi, tradisi sadranan pada masyarakat Tumang, tidak semata-mata sepenuhnya sebagai sarana untuk mendorong perekomonian, yaitu sebagai ajang promosi industri kerajian rumah tangga: Tembaga, Kuningan, dan Alumunium, karena tidak adanya acara semacam tradisi Grebeg Sadranan di dusun Tumang, namun karena tradisi dan sebagai ungkapan rasa syukur atas kemakmuran yang diperoleh masyarakat Tumang.
MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP PEMBELAJARAN MATEMATIKAMATERI PERBANDINGAN DENGAN PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN RECIPROCAL TEACHING KELAS VII.5 SEMESTER GENAP TAHUNPELAJARAN 2021/2022 Yuli Annana
Jurnal Pendidikan Dasar dan Sosial Humaniora Vol. 1 No. 7: Mei 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (250.642 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk meningkatkan pemahaman konsep matematika siswa VII.5 SMPN 2 Kinali dalam pembelajaran matematika materi perbanndingan dengan penerapan strategi reciprocal teaching. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Sumber data berasal dari guru dan siswa. Pelaksanaan penelitian tindakan kelas dilaksanakan dengan dua siklus yang terdiri dari 4 pertemuan. Metode pengumpulan data dilakukan melalui observasi, catatan lapangan, dokumentasi dan tes. Teknik analisis data yang digunakan dengan deskriptif kualitatif melalui tiga tahapan yaitu reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Hasil penelitian, pertama penerapan pendekatan reciprocal teaching dapat meningkatkan pemahaman konsep matematika siswa kelas VII.5 SMP Negeri 2 Kinali, kedua peningkatan pemahaman konsep matematika yaitu 1) siswa yang mampu menyatakan ulang sebuah konsep, kondisi awal 8 siswa ( 25,80%), siklus I menjadi 14 siswa (45,16%) dan siklus II menjadi 24 siswa (77,42%), 2) siswa yang mampu memberi contoh dan bukan contoh dari konsep, kondisi awal 6 siswa (19,35%), siklus I menjadi 12 siswa (38,71%) dan siklus II menjadi 22 siswa (70,97%), 3) siswa yang mampu menggunakan dan memilih prosedur atau operasi tertentu, kondisi awal 7 siswa (22,58%), siklus I menjadi 15 siswa 48,39%) dan siklus II menjadi 23 siswa (74,19%).
PERILAKU PEDAGANG DURIAN MUSIMAN DI PASAR ATAS KABUPATEN BUNGO Syahwami; Poiran; Nova Elsyira; Joko Sunaryo; Hamirul
Jurnal Pendidikan Dasar dan Sosial Humaniora Vol. 1 No. 7: Mei 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (197.217 KB)

Abstract

Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku pedagang durian musiman dimana setiap musim durian di pasar atas banyak sekali pedagang durian dadakan berbaris diseputaran jalan raya, baik pagi hari maupun malam hari. Dengan metode naturalistic dengan pendekatan kualitatif dimana informannyasebanyak 10 orang yang terdiri dari 6 orang pedagang durian musiman dan 2 orang petugas kebersihan dari 2 dinas pertamanan kabupaten Bungo. Hasil penelitian mengambarkan perilaku dari para pedagang durian musiman yang terdiri dari pengetahuan, dimana beberapa diantara pedagang durian musiman faham akan sampah, namun kenyataannya sehabis berdagang kulit durian berserakan di pinggir jalan, sedangkan untuk sikapnya masih acuh dengan sampah kulit durian dan habis berdagan tidak dibersihkan lagi laak dagangannya dan mengenai informasi yang diberikan melalui spanduk ataupun papan reklame tentang kebersihan maupun dilarang berdangang pada tempat-tempat tertentu sepertinya tidak di indahkan dan ini menjadi tugas dari petugas kebersihan dan pertamanan yang setiap pagi untuk membersihkannya dengan adanya sanksi peritiwa diatas dapat teratasi.

Page 2 of 2 | Total Record : 13