cover
Contact Name
Sri Sutrismi
Contact Email
srisutrismi@unita.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
fakultasekonomiunita@gmail.com
Editorial Address
Jl. KI Mangun Sarkoro - Beji - Boyolangu - Kab. Tulungagung - Prop.Jawa Timur
Location
Kab. tulungagung,
Jawa timur
INDONESIA
BENEFIT
ISSN : 19792107     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Economy, Science,
Jurnal BENEFIT mencakup perkembangan kajian ekonomi, manajemen dan akuntansi serta mempublikasikan artikel-artikel kajian teoritis dan empiris yang berkaitan dengan masalah-masalah manajemen dan akuntansi.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 7 No. 1 (2020): BENEFIT" : 6 Documents clear
Pengaruh Perbaikan Taman dan Sarana Umum Alun-alun Terhadap Tingkat Kunjungan di Kabupaten Tulungagung Eko Santoso; Yoyok S.
BENEFIT Vol. 7 No. 1 (2020): BENEFIT
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (282.461 KB)

Abstract

ABSTRAKSI Pembangunan merupakan upaya untuk meningkatkan kesejahteraan hidup dan mampu memperluas akses publik masyarakat. Pembangunan merupakan upaya yang efektif untuk merangsang pertumbuhan ekonomi. Peran pemerintah dan masyarakat yang pro aktif sangat dibutuhkan untuk menciptakan sebuah pembangunan yang memberikan dampak positif bagi suatu daerah. Kegiatan tersebut diharapkan mampu menyerap tenaga kerja dan dapat memberdayakan SDM yang berada di sekitar wilayah pembangunan. Bentuk alternatif yang mengembangkan potensi suatu wilayah adalah dengan melakukan investasi langsung yang diarahkan pada sektor produktif, seperti infrastruktur yang mendukung kegiatan ekonomi. Kebijakan pemerintah dalam melaksanakan pembangunan berorientasi pada kegiatan ekonomi bertujuan untuk mempermudah kegiatan perniagaan dan meringankan beban usaha agar usaha dapat berjalan dengan baik. Indikator keberhasilan sebuah proyek pembangunan dapat dilihat dari pertumbuhan ekonomi yang terjadi baik mengalami penurunan maupun peningkatan. Pertumbuhan ekonomi bergantung pada pengeluaran pemerintah untuk melakukan perbaikan maupun pembangunan infrastruktur yang mendukung kegiatan masyarakat. Infrastruktur yang memadai dapat mendukung proses penciptaan barang maupun jasa semakin lancar, sehingga mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Pertumbuhan positif ekonomi pada suatu daerah akan mengembangkan potensi daerah tersebut. Pemerintah daerah kabupaten Tulungagung memilih cara yang cukup efektif untuk mengembangkan potensi dengan pembenahan taman pusat kota, atau lebih kita kenal dengan nama alun-alun. Pemilihan alun-alun sebagai pusat pembenahan karena alun-alun sejak dahulu sudah menjadi maskot dan pusat kegiatan masyarakat. Proyek ini diharapakan menjadi cara yang efektif dan positif untuk meningkatkan nilai tambah baik secara keindahan kota dan meningkatkan animo masyarakat untuk berkunjung di taman alun-alun. Selain itu, agar dapat menggerakkan perekonomian. Dengan adanya proyek pembangunan ini, penulis ingin melihat seberapa “pengaruh pembangunan taman dan sarana umum alun-alun terhadap tingkat kunjungan dikabupaten Tulungagung Hasil analisis menunjukkan bahwa perbaikan sarana taman dan perbaikan sarana umum mempengaruhi tingkat kunjungan masyarakat di taman alun-alun kabupaten Tulungagung. Kata Kunci: pembangunan taman, sarana umum alun-alun, tingkat kunjungan ABSTRACTION Development is an effort to improve the welfare of life and be able to expand public access to society. Development is an effective effort to stimulate economic growth. . The role of government and the pro-active community is needed to create a development that has a positive impact on a region. The activity is expected to be able to absorb labor and be able to empower human resources around the development area. An alternative form that develops the potential of an area is to make direct investments directed at the productive sector, such as infrastructure that supports economic activities. Government policy in carrying out development oriented to economic activities aims to facilitate trade activities and ease the burden of business so that businesses can run well. Indicators of the success of a development project can be seen from the economic growth that occurred both decreased and increased. Economic growth depends on government spending to make improvements and infrastructure development that supports community activities. Adequate infrastructure can support a smoother process of producing goods and services, thereby causing an increase in economic growth. Positive economic growth in an area will develop the potential of the region. The Tulungagung district government chose an effective way to develop the potential by improving the downtown park, or better known as the square. The selection of the square as a center for improvement because the square has long been a mascot and a center of community activity. The project is expected to be an effective and positive way to increase the added value of both the beauty of the city and increase the public interest to visit the park square. In addition, in order to move the economy. With this development project, the author wants to see how "the effect of the construction of the park and public square facilities on the level of visit in Tulungagung Regency The results of the analysis show a joint test (F-test) that the independent variable consisting of garden improvement (X1) and improvement of public facilities has a positive and significant effect on the level of community visit, which is indicated F-count> F-table (51,907> 4 , 01) or sig. 0,000 <0.05. The results of individual testing (t-test) showed that park improvement (X1) improvement of public facilities (X2) each positively and significantly affected the level of community visits. The coefficient of determination (R2) of 0.646 means that 64.60% of the level of community visits is influenced jointly by the improvement of parks and public facilities in the Alun-Alun Park, while the remaining 35.40% is influenced by other factors not included in the study. Keywords: construction of parks, public facilities of the square, the level of visits
Pemasaran Online Terhadap Keputusan Pembelian Produk Wardah Kosmetik Area DC Kediri Nurani; Brilliana WR
BENEFIT Vol. 7 No. 1 (2020): BENEFIT
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.224 KB)

Abstract

ABSTRAKSI Tujuan penelitian ini adalah untuk mengamati pemasaran online dengan media sosial sebagai alat pemasarannya. Media sosial ini berupa aplikasi Instagram yang sudah terpasang. Instagram ini nantinya digunakan sebagai alat pemasaran dengan cara melakukan live streaming atau siaran langsung di story Instagram tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Variabel dalam penelitian ini meliputi variabel bebas adalah pengembangan pemasaran online dan variabel terikat adalah produk wardah kosmetik. Penulis melakukan pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil temuan penelitian dapat memberikan pengetahuan tentang pemasaran online dan bagaimana meningkatkan konsumen dalam melakukan keputusan pembelian di media sosial Instagram pada produk Wardah Kosmetik di area DC Kediri.Serta memberikan pengetahuan seberapa besar pemasaran onlineberpengaruh terhadap keputusan pembelian. Pemasaran online ini juga berguna untuk menganalisa apakah dengan media sosial pemasaran bisa efektif atau tidak dan pemasaran online akan menambah target penjualan bagi para BA Wardah, toko dan perusahaan yang menaungi produk Wardah ini. Hasil penelitian dapat disimpulkan pemasaran online ini berjalan efektif dan bisa di lanjutkan pada toko-toko yang belum melakukan pemasaran online. Kata Kunci: Online Marketing, Keputusan Pembelian, Produk ABSTRACTION The purpose of this research is to observe online marketing with social media as a marketing tool. This social media is in the form of an Instagram application that has been installed. This Instagram will be used as a marketing tool by doing live streaming or live broadcasts on the Instagram story. The method used in this research is descriptive qualitative method. The variables in this study include the independent variable is the development of online marketing and the dependent variable is the product wardah cosmetics. The author collects data by means of observation, interviews and documentation. Based on the research findings, it can provide knowledge about online marketing and how to increase consumers in making purchase decisions on Instagram social media for Wardah Cosmetics products in the DC Kediri area. As well as providing knowledge on how much online marketing affects purchasing decisions. Online marketing is also useful for analyzing whether social media marketing can be effective or not and online marketing will increase sales targets for Wardah BAs, shops and companies that house Wardah's products. The results of this study can be concluded that online marketing is running effectively and can be continued at stores that have not done online marketing. Keywords: Online Marketing, Purchasing Decisions, Product
Motif Penghindaran Pajak Pada Pemilik UKM Sawal Sartono; Eni Minarni
BENEFIT Vol. 7 No. 1 (2020): BENEFIT
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (64.667 KB)

Abstract

ABSTRAK Tujuan artikel ini adalah untuk menganalisis konsep berserta motif penghindaran pajak yang dilakukan UKM di berbagai negara, metode yang digunakan yaitu studi literatur. Beberapa hasil penelitian terkait penggelapan pajak dari berbagai negara digunakan sebagai bahan referensi. Dari hasil review jurnal diketahui bahwa penggelapan pajak oleh pemilik UKM memiliki motif yang berbeda antar negara. Salah satu cara untuk mengurangi Penghindaran pajak adalah dengan model yang disampaikan oleh Rainald Borck 2003, model penghindaran pajak Allingham-Sandmo (AS), denda dibayarkan atas pendapatan yang terhindar, sedangkan dalam model Yitzhaki (Y) denda dikenakan pada pajak yang dihindari. Dalam model Y, penghindaran lebih tinggi dan penerimaan pajak lebih rendah daripada model AS. Jika pemerintah berupaya untuk memaksimalkan pendapatan pajak yang diharapkan, maka pemerintah dapat memilih denda dari jenis AS; Jika Anda ingin memaksimalkan kesejahteraan yang diharapkan maka Anda dapat memilih hukuman tipe Y. Kata Kunci: Motif, Penghindaran Pajak, UKM Abstract The aims of this article to analyze the concepts and motives of tax avoidance by SMEs in various countries, the method used is literature study. The results of research related to tax evasion from various countries are used as reference material. From the results of journal reviews, it is known that tax evasion by UKM owners has different motives between countries. One way to reduce tax avoidance is with the model presented by Rainald Borck 2003, the Allingham-Sandmo (US) tax avoidance model, fines are paid on avoided income, whereas in the Yitzhaki (Y) model fines are imposed on avoided taxes. In the Y model, avoidance is higher and tax revenue is lower than in the US model. If the government seeks to maximize expected tax revenue, then the government can choose fines of the US type; If you want to maximize the expected welfare then you can choose type Y punishment. Keywords: Motives, Tax Avoidance, SMEs
Analisis Komunikasi Pemasaran Untuk Meningkatkan Jumlah Nasabah Pada PD. BPR Bank Daerah Tulungagung Marlena
BENEFIT Vol. 7 No. 1 (2020): BENEFIT
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (204.581 KB)

Abstract

Abstrak Banyaknya persaingan antar bank yang semakin ketat, dan kian melebar akan sangat kompetitif dalam dunia perbankan, maka setiap pelaku usaha harus berjuang keras untuk dapat memasuki segmen pasar yang telah ditetapkan oleh perusahaan dalam sebuah iklim kompetisi yang sangat kompleks. Penelitian ini menjelaskan keterangan yang terjadi sebenarnya di lapangan secara langsung ataupun tidak langsung kemudian menyajikan perkiraan mengenai hubungan antara kejadian yang diteliti menggunakan alat analisis regresi berganda, serta menguji hipotesis melalui metode explanatory research dengan variable advertising, personal selling, public relation sebagai variabel bebas serta jumlah nasabah sebagai variable terikat. Setelah dilakukan penelitian, dapat di ketahui jika variabel advertising (X1) berpengaruh paling signifikan terhadap jumlah nasabah (Y). Variabel personal selling (X2) tidak berpengaruh positif dan signifikan terhadap jumlah nasabah sedangkan variabel public relation (X3) berpengaruh positif terkecil serta signifikan terhadap jumlah nasabah (Y), dengan persamaan Y = 1.569+ 0, .534X1 + 0.010X2 + 0,338X3 + e. Kata Kunci : Advertising, Personal Selling, Public Relation, Peningkatan Jumlah Nasabah Abstraction The amount of competition between banks is getting tighter, and the wider it will be to be very competitive in the banking world, so every business actor must strive to be able to enter the market segment that has been determined by the company in a very complex competitive climate. This study explains the information that actually occurs in the field directly or indirectly, then presents an estimate of the relationship between the events studied using multiple regression analysis tools, as well as testing the hypothesis through the explanatory research method with advertising variables, personal selling, public relations as independent variables and the number of customer as the dependent variable. After conducting the research, it can be seen if the advertising variable (X1) has the most significant effect on the number of customers (Y). The personal selling variable (X2) has no positive and significant effect on the number of customers while the public relations variable (X3) has the smallest and most significant positive effect on the number of customers (Y), with the equation Y = 1.569+ 0, .534X1 + 0.010X2 + 0.338X3 + e. Keywords: Advertising, Personal Selling, Public Relations, Increasing the Number of Customers
Analisis Implementasi Sosialisasi Program Keluarga Berencana di Puskesmas Pucanglaban Kabupaten Tulungagung Sri Sutrismi; Suprihatin
BENEFIT Vol. 7 No. 1 (2020): BENEFIT
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (190.648 KB)

Abstract

ABSTRAKSI Program Keluarga Berencana (KB) berupaya menekan laju pertambahan penduduk mewujudkan Millenium Development Goals (MDGs), yakni: meminimalkan rating kurang sejahtera, rating meninggalnya kaum hawa (ibunda), kesetaraan gender dan kesehatan perempuan. Puskesmas Pucanglaban salah satu yang memiliki tanggung jawab keberhasilan program tersebut. Tujuan penelitian ini ingin mengetahui: (1) Faktor yang menghambat sosialisasi program KB (2) Faktor yang mendukung sosialisasi program KB (3) Kebijakan sosialisasi program KB yang optimal. Metode analisis dengan teknik analisis data deskriptif kuantitatif dengan bantuan analisis SWOT. Hasil penelitian Kebijakan sosialisasi program KB yang optimal, (1) Memanfaatkan koordinasi komunikator internal maupun eksternal (2) Partisipasi masyarakat (3) Memanfaatkan penganggaran pemerintah untuk advokasi dan komunikasi informasi edukasi (KIE), fasilitator Keluarga Berencana desa, (4) Melibatkan Swasta, media. Kata Kunci: Sosialisasi program KB, Puskesmas, SWOT. The Family Planning Program (KB) seeks to reduce the rate of population growth in realizing the Millennium Development Goals (MDGs), namely: minimizing the rating of being less prosperous, rating the death of women (mothers), gender equality and women's health. The Pucanglaban Community Health Center has the responsibility for the success of the program. The purpose of this study is to determine: (1) factors that hinder the socialization of family planning programs (2) factors that support the socialization of family planning programs (3) optimal socialization policies for family planning programs. The analysis method used was quantitative descriptive data analysis technique with the help of SWOT analysis. Results of research on optimal family planning program socialization policies, (1) Utilizing the coordination of internal and external communicators (2) Community participation (3) Utilizing government budgeting for advocacy and communication information education (IEC), village family planning facilitators, (4) involving private sector, media. Keywords: Socialization of family planning programs, Puskesmas, SWOT.
Akuntabilitas Dana Desa Dalam Mewujudkan Good Financial Governance of Village Wenni Wahyuandari
BENEFIT Vol. 7 No. 1 (2020): BENEFIT
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (157.48 KB)

Abstract

ABSTRAK Dana desa yang diterima desa serta pengengelolaan keuangannya merupakan tanggung jawab yang besar. Semua dasar hokum ,tata cara, serta regulasinya sudah sangat lengkap dan jelas tertuang dalam undang-undang peraturan desa. Dalam pelaksanaan program yang dibiayai oleh dana desa diatur jelas dalam peraturan menteri keuangan . Dalam pelaksanaan harus menerapkan prinsip akuntabilitas dan transparansi dan tata kelola keuangan yang baik. Semua kegiatan dalam pemerintahan harus dipertanggungjawabkan, mengarah terwujudnya pemerintahan desa yang baik, bertanggungjawab dan disiplin anggaran (goodfinancial governance). Penelitian ini bertujuan menjelaskan upaya mengelola Dana Desa dengan mengedepankan tata kelola keuangan yang baik di pemerintahan desa (good financial governance of village), terutama pada situasi pandemik yang membutuhkan refocusing anggaran, keputusan keuangan yang cepat dan tepat, tetap memegang prinsip-prinsip pengelolaan keuangan dan tata kelola keuangan desa yang baik. Hasil analisis data diperoleh hasil bahwa pemerintah Desa Desa Sukowiyono Kecamatan Karangrejo Kabupaten Tulungagung telah melaksanakan pengelolaan Dana Desa memenuhi prinsip akuntabilitas, transparansi serta pelaksanaan prinsip-prinsip tata kelola keuangan yang baik di pemerintahan desa (good financial governance of village). Kata Kunci : Dana Desa, Akuntabilitas, Transparansi, Good Financial Governance of Village Abstraction Village funds received by the village and financial management are a big responsibility. All the legal bases, procedures, and regulations are very complete and clearly stated in the village regulation law. The implementation of programs financed by village funds is clearly regulated in a regulation of the minister of finance. In implementation, the principles of accountability and transparency must be applied. And also good financial governance. All activities in government must be accounted for, leading to the realization of good village governance, responsibility and budget discipline (good financial governance). This study aims to explain the efforts to manage the Village Fund by prioritizing good financial governance of the village, especially in a pandemic situation that requires refocusing the budget, fast and precise financial decisions, still adhering to the principles of financial management and good village financial governance. The results of the data analysis show that the village government of Sukowiyono Village, Karangrejo District, Tulungagung Regency has implemented Village Fund management that fulfills the principles of accountability, transparency and the implementation of the principles of good financial governance in village government (good financial governance of village). Keywords: Village Fund, Accountability, Transparency, Good Financial Governance of Village

Page 1 of 1 | Total Record : 6