cover
Contact Name
Mizanuddin Sitompul
Contact Email
mizanuddinsitompul@polmed.ac.id
Phone
+6281272134574
Journal Mail Official
jurnalagregat@polmed.ac.id
Editorial Address
Jalan Almamater No. 1, Kampus USU, Medan, 20155
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Agregat
ISSN : -     EISSN : 2776317X     DOI : https://doi.org/10.51510/agregat
Core Subject : Engineering,
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Agregat is an open-access peer reviewed journal that mediate the research results, case studies, and scientific reviews (applied) to scientists and practitioners in the field of Civil Engineering with scope Civil and Structural Engineeering, Earthquake Engineering, Surveying and Geo-Spatial Engineering, Road and Bridge Engineering, Constructions Management, Geotechnical Engineering, Transportation Engineering, Water Resources Engineering, and Building Constructions.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 2 (2021): Edisi November" : 7 Documents clear
STUDI POTENSI TINGGI MUKA AIR BANJIR DAERAH ALIRAN SUNGAI LANGSA DENGAN SOFTWARE HECRAS Asril Zevri
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Agregat Vol. 1 No. 2 (2021): Edisi November
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1013.442 KB) | DOI: 10.51510/agregat.v1i2.501

Abstract

Peningkatan jumlah penduduk di Kota Langsa mengakibatkan terjadinya perubahan yang cukup signifikan terhadap tata guna lahan di sekitar daerah aliran sungai. Perubahan tata guna lahan pada umumnya didominasi perubahan menjadi wilayah daerah pemukiman sehingga mengakibatkan berkurangnya kemampuan tutupan lahan dalam mengendalikan aliran limpasan permukaan khususnya pada musim hujan. Ketidakmampuan tutupan lahan dalam mengendalikan aliran mengakibatkan terjadinya banjir di wilayah pemukiman Kota Langsa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tinggi muka air banjir di penampang Sungai Langsa akibat debit aliran yang meluap dari penampang sungai. Kajian dilakukan dengan menghitung data curah hujan harian maksimum rata-rata, curah hujan harian maksimum kala ulang 2 - 100 tahun, debit banjir kala ulang 2 - 100 tahun, dan simulasi tinggi muka air banjir dengan Software HECRAS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa debit banjir kala ulang 10 tahun sebesar 411.59 m3/det mengakibatkan tinggi muka air banjir di Sungai Langsa berada di ketinggian 4 m - 6 m.
ANALISIS RENCANA ANGGARAN BIAYA PADA PERENCANAAN PEMBANGUNAN GEDUNG LABORATORIUM TEKNIK SIPIL TIPE I UNIVERSITAS SAMUDRA Siti Arista Dewi Sumardiana; Yulina Ismida; Eka Mutia
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Agregat Vol. 1 No. 2 (2021): Edisi November
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1498.07 KB) | DOI: 10.51510/agregat.v1i2.510

Abstract

Pembangunan infrastruktur di dunia pendidikan memberikan pengaruh perkembangan dari segi kenyamanan, kemudahan dalam proses pendidikan dan penelitian. Infrastruktur yang dimaksud adalah Laboratorium Program Studi Teknik Sipil Universitas Samudra, pada perencanaan pembangunan gedung ini perlu dilakukan Analisis Rencana Anggaran Biaya (RAB) untuk mengetahui nilai efisiensi besarnya anggaran dan peluang penyelesaian penjadwalan yang lebih efisien. Adapun tujuan artikel ini untuk menganalisis dan mengetahui besarnya anggaran biaya serta merencanakan jadwal kegiatan pekerjaan pada Perencanaan Gedung Laboratorium Teknik Sipil Tipe I Universitas Samudra. Metode yang digunakan dalam perhitungan Rencana Anggaran Biaya (RAB) menggunakan SNI 2013 dilanjutkan pembagian kegiatan pekerjaan atau pemecahan kegiatan dalam bagian yang lebih kecil dan mendetail dengan menggunakan Work Breakdown Structure sedangkan metode yang digunakan dalam penjadwalan kegiatan yakni Bar chart dan Network planning. Hasil dari analisis dan perhitungan menunjukan besarnya anggaran biaya yang dibutuhkan untuk Perencanaan Pembangunan Gedung Laboratorium Teknik Sipil Tipe I Universitas Samudra berdasarkan SNI 2013 adalah sebesar Rp. 21.262.560.000,00. Waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan Pembangunan Gedung Laboratorium Teknik Sipil Tipe I Universitas Samudra selama 30 minggu atau 180 hari terhitung dari bulan April sampai dengan November 2020.
ANALISIS PRODUKTIVITAS ALAT BERAT PADA PEKERJAAN GALIAN GEDUNG PUSDIKLAT PRASADHA JINADHAMMO Susi Yanti Siregar; Hadianti Muhdinar Pasaribu
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Agregat Vol. 1 No. 2 (2021): Edisi November
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (735.84 KB) | DOI: 10.51510/agregat.v1i2.515

Abstract

Sumber daya utama yang berdampak besar terhadap waktu dan biaya adalah sumber daya manusia dan alat berat. Untuk mencapai target waktu dan biaya, maka sumber daya harus diperkirakan rata-rata produksi yang dapat dilakukan dalam mencapai target yang ditentukan. Penelitian ini menganalisis produktivitas alat berat  dengan menghitung produktivitas alat berat yang digunakan, berdasarkan hasil observasi atau pengamatan di lapangan dan melalui wawancara tanya jawab dengan pihak terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata produktivitas alat berat, Excavator = 73,67 m3/jam dan  Dump truck = 36,75 m3/jam. Waktu pengerjaan berdasarkan kondisi aktual di lapangan Excavator dan Dump truck = 23 hari. Biaya operasional berdasarkan analisis diperoleh yaitu Excavator sebesar Rp 27.125.311,83; dan Dump truck  Rp. 19.800.875,00.
PROTOTIPE PENJERNIHAN AIR MENGGUNAKAN CANGKANG KERANG PADA DESA MEURANDEH KECAMATAN MANYAK PAYED Karlina Sekar Maya; Meilandy Purwandito; Eka Mutia
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Agregat Vol. 1 No. 2 (2021): Edisi November
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (691.318 KB) | DOI: 10.51510/agregat.v1i2.517

Abstract

Air merupakan kebutuhan pokok bagi kehidupan manusia di bumi ini. Sesuai dengan kegunaannya, air digunakan konsumsi manusia untuk minum, mencuci memasak, dan untuk perairan pertanian. Pemanfaatan air bagi kebutuhan manusia akan menyebabkan terjadinya penyimpangan dari keadaan normal air dan ini berarti suatu pencemaran. Banyaknya masyarakat yang memanfaatkan air yang kualitasnya kurang baik akan mengakibatkan terjangkitnya penyakit. Hal tersebutlah yang melatarbelakangi penelitian prototipe penjernihan air menggunakan cangkang kerang pada Desa Meurandeh Kecamatan Manyak Payed agar masyarakat bisa mengkonsumsi air dengan kondisi yang lebih baik. Kandungan logam berat yang terdapat pada air di desa tersebut sangat tinggi, kadar logam dalam air tersebut di uji dengan peralatan AAS (Atomic Absorption Spectrophotometer). Didapat nilai kandungan logam yang terendah Fe di Dusun Mawar sebelum disaring 0,1215 dan sesudah disaring 0,1012, nilai kandungan logam yang terendah Cu di Dusun Bangka Raya sebelum disaring 0,0108 dan sesudah disaring 0,0012, nilai kandungan logam yang terendah Zn di Dusun Aramiah sebelum disaring 0,0050 dan sesudah disaring 0,0006. Dari keempat macam cangkang kerang mulai dari kerang hijau, kerang bulu, kerang dara, kerang tiram yang menghasilkan kondisi air yang lebih baik atau warna air yang mula kekuningan menjadi jernih terdapat pada saringan air yang menggunakan cangkang kerang tiram.
ANALISIS RISIKO TERHADAP BIAYA, MUTU DAN WAKTU PADA PROYEK PEMBANGUNAN RUMAH SUSUN KOTA TANJUNG BALAI PROVINSI SUMATERA UTARA 1 TA. 2020 Indriyani Yessica Purba; Rhini Wulan Dary
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Agregat Vol. 1 No. 2 (2021): Edisi November
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (910.611 KB) | DOI: 10.51510/agregat.v1i2.519

Abstract

Pelaksanaan proyek bidang jasa konstruksi dihadapkan dalam tiga kendala yaitu biaya, mutu, dan waktu sehingga dilakukan penelitian terhadap Proyek Pembangunan Gedung Rumah Susun Kota Tanjung Balai Provinsi Sumatera Utara. Berdasarkan informasi Site Manager, proyek mengalami pemberhentian pekerjaan dikarenakan Covid-19 pada tahun 2020 dan dimulai kembali pada Maret 2021. Proyek mengalami keterlambatan pekerjaan, pembengkakan biaya dan penurunan mutu bahan yang sudah sempat didistribusikan. Penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data dengan kuisioner. Risiko yang mempengaruhi biaya mutu dan waktu dari 36 pernyataan faktor risiko pada kuesioner terdapat 4 pernyataan yang tidak valid pada uji validitas probabilitas dan dampak. Berdasarkan hasil dari Severity Index, dampak yang sama yaitu 75% maka terdapat 2  risiko dominan yaitu faktor risiko gangguan dari masyarakat sekitar  dan cuaca yang tidak menentu yang dampaknya akan berpengaruh pada mundurnya jadwal pekerjaan. Penanganan terhadap faktor risiko adanya gangguan masyarakat adalah sosialisasi dan untuk faktor risiko cuaca yang tidak menentu adalah dengan hasil prediksi cuaca, mempercepat pengerjaan proyek, penetapan kerja lembur atau penambahan jumlah tenaga kerja.
ANALISIS SKALA PRIORITAS PEMELIHARAAN BANGUNAN GEDUNG MENGGUNAKAN METODE AHP (ANALITYCAL HIERARCHY PROCESS) Budi Setiawan; Hasrullah; Feriansyah
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Agregat Vol. 1 No. 2 (2021): Edisi November
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1074.379 KB) | DOI: 10.51510/agregat.v1i2.538

Abstract

Bangunan gedung negara sebagai salah satu aset negara yang mempunyai nilai strategis sebagai tempat penyelenggaraan negara perlu memperhatikan pengelolaan dan pemeliharaan bangunan pasca konstruksi sebagai bagian terpenting di dalam penyelenggaraan bangunan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan suatu penilaian indeks kerusakan pada Bangunan Gedung dan menentukan urutan prioritas penanganan pemeliharaan bangunan yang mengalami kerusakan dengan penerapan prosedur Analytical Hierarchy Process (AHP), sekaligus menghitung Rencana Anggaran Biaya (RAB). Dari hasil penilaian kondisi fisik Gedung Kantor Kelurahan Karang Rejo Kota Tarakan, terlihat bahwa kondisi kerusakan yang terjadi pada bangunan dengan skala kerusakan 11,5 masih dinyatakan baik hanya terjadi kerusakan kecil yang tidak mengurangi nilai keamanan gedung meskipun sudah ada kerusakan yang terjadi. Dari hasil perhitungan prioritas dalam pemeliharan bangunan dengan menggabungkan hasil dari 5 responden terhadap semua kriteria Indeks Kondisi, Biaya, dan Umur Layan Komponen diperoleh urutan prioritas yakni elemen cat dinding menjadi prioritas yang utama dengan nilai bobot 21,2%, kemudian Plafon Gypsum menjadi prioritas ke-2 dengan nilai bobot 19,7%, Plafon Tripleks menjadi prioritas ke-3 dengan nilai bobot 15,4%, daun pintu menjadi prioritas ke-4 dengan nilai bobot 15,4%, kemudian pintu kaca, listplafon, kunci tanam, handle pintu, dan lampu  menjadi prioritas ke-5, ke-6, ke-7, ke-8, ke-9, dengan masing-masing bobot 12,9%, 6%, 3,4%, 3%, dan 3%. Dalam penanganan pemeliharaan bangunan gedung Kantor Kelurahan Karang Rejo  diperlukan biaya untuk memperbaiki kerusakan yang telah terjadi dalam kurun waktu 4 tahun adalah sebesar Rp. 9.277.703,00. (Sembilan Juta Dua Ratus Tujuh Puluh Tujuh Ribu Tuju Ratus Tiga Rupiah).
PEMANFAATAN SLAG BESI SEBAGAI BAHAN CAMPURAN AGREGAT PADA LAPISAN PONDASI ATAS JALAN Marsedes Purba; Gallio Budianto; Samiran
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Agregat Vol. 1 No. 2 (2021): Edisi November
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1000.479 KB) | DOI: 10.51510/agregat.v1i2.726

Abstract

Kemampuan daya dukung dari pondasi jalan sangat ditentukan oleh kualitas material dan kualitas pelaksanaan pembuatan pondasi jalan. Pada penelitian ini dianalisis seberapa besar kemampuan dukung dari lapis pondasi atas yang terbuat dari slag besi sebagai agregat halus dan sebagian sebagai substitusi agregat kasar dan batu pecah. Sampel dibuat dalam 6 (enam) komposisi dengan perbandingan berdasarkan berat. Keenam komposisi teridiri dari tipe: A, B, C, D, E, dan F.  Sampel uji untuk CBR test dibuat sebanyak 4 buah untuk setiap komposisi. Pengujian CBR laboratorium dilakukan dengan dua metode, kering dan terendam. Dua sampel diuji dengan metode kering, dan dua sampel dengan metode basah/terendam. Dari hasil uji laboratorium, dengan metode kering (unsoaked CBR test) diperoleh hasil daya dukung (nilai CBR) tertinggi pada campuran dengan komposisi tipe D (slag besi halus: slag besi kasar: batu pecah = 3:4:3), dimana nilai CBR pada penurunan 2,5 mm sebesar 60,12 %, dan pada penurunan 5 mm sebesar 73,45%. Dengan metode terendam (soaked CBR test) diperoleh hasil daya dukung (nilai CBR) maksimal, pada komposisi E (slag besi halus: slag besi kasar: batu pecah = 3:5:2) dengan nilai CBR pada penetrasi 2,5 mm, CBR = 80,74 %, dan pada penetrasi 5 mm, nilai CBR = 90,34 %. Dari keenam komposisi yang dibuat, jika ditinjau dari nilai CBR terendam, hanya komposisi tipe E yang memenuhi syarat sebagai Agregat A dengan nilai CBR pada penetrasi 5 mm = 90,34 % ≥ 90%.

Page 1 of 1 | Total Record : 7