cover
Contact Name
Mizanuddin Sitompul
Contact Email
mizanuddinsitompul@polmed.ac.id
Phone
+6281272134574
Journal Mail Official
jurnalagregat@polmed.ac.id
Editorial Address
Jalan Almamater No. 1, Kampus USU, Medan, 20155
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Agregat
ISSN : -     EISSN : 2776317X     DOI : https://doi.org/10.51510/agregat
Core Subject : Engineering,
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Agregat is an open-access peer reviewed journal that mediate the research results, case studies, and scientific reviews (applied) to scientists and practitioners in the field of Civil Engineering with scope Civil and Structural Engineeering, Earthquake Engineering, Surveying and Geo-Spatial Engineering, Road and Bridge Engineering, Constructions Management, Geotechnical Engineering, Transportation Engineering, Water Resources Engineering, and Building Constructions.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 2 (2023): Edisi November" : 5 Documents clear
ANALISIS TINGKAT KERUSAKAN JALAN RANTAU DESA ALUR MANIS ACEH TAMIANG MENGGUNAKAN METODE PCI Anggi Dwi Saputri
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Agregat Vol. 3 No. 2 (2023): Edisi November
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/agregat.v3i2.753

Abstract

Transportasi merupakan komponen utama berfungsinya suatu kegiatan ekonomi, sosial, budaya dan politik masyarakat. Dimana tingkat mobilisasi dan perekonomian serta pola kehidupan masyarakat erat kaitannya dengan ketersediaan fasilitas transportasi yang cukup. Prasarana jalan yang menerima beban dari volume lalu lintas tinggi dan berulang-ulang akan menyebabkan terjadi penurunan kualitas jalan. Sebagai indicatornya dapat diketahui dari kondisi permukaan jalan, baik kondisi struktural maupun fungsionalnya yang mengalami kerusakan.Penelitian Bertujuan untuk mengevaluasi jenis kerusakan dan menganalisa kondisi kerusakan dengan metode PCI (Pavement Condition Index). Metode PCI merupakan penilaian kondisi kerusakan dengan indeks nilainya 0 sampai dengan 100, 0 yaitu kondisi kerusakan yang sangat buruk dan 100 adalah nilai sempurna. Berdasarkan hasil penelitian terhadap kondisi jalan yang terdapat pada Ruas Jalan Rantau Desa Alur Manis Aceh Tamiang yaitu terdapat jenis-jenis kerusakan berupa Rusak Tambalan, Amblas, Lubang, Butiran Lepas, Reta Memanjang, dan Terkelupas.Nilai PCI pada Ruas Jalan tersebut yaitu 25,8% termasuk kondisi buruk (poor) untuk Ruas Jalan Rantau Desa Alur Manis Aceh Tamiang.
MANAJEMEN PENANGGULANGAN BENCANA BANJIR BERDASARKAN PENGETAHUAN MASYARAKAT (STUDI KASUS GAMPONG BLANG KECAMATAN IDI RAYEUK) Fahriz Ammunshari; Eka Mutia; Firdasari, Firdasari
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Agregat Vol. 3 No. 2 (2023): Edisi November
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/agregat.v3i2.756

Abstract

Banjir adalah peristiwa terbenamnya daratan oleh air, banjir merupakan fenomena alam yang sering terjadi di berbagai negara termasuk di Indonesia. Di Kecamatan Idi Rayeuk menurut BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) tahun 2020 terdapat 3 desa yang tergolong rawan bencana banjir diantaranya Desa Gampong blang, Keude Blang dan Pulo Blang. Desa Gampong Blang Kecamatan Idi Rayeuk merupakan salah satu desa yang rentan bencana banjir. Adapun daerah di Idi Rayeuk yang sering terkena dampak banjir adalah Gampong Blang yang selama ini jika terkena banjir melakukan evakuasi melalui jalur seadaanya, masyarakat Gampong Blang melakukan evakuasi dengan membuat tempat evakuasi di dekat daerah-daerah tersebut yang tidak terkena banjir atau dataran yang lebih tinggi, masyarakat melakukan evakuasi dengan jalur seadaannya dan kadang melawan arah banjir. Oleh sebab itu diperlukanya kajian mengenai penentuan manajemen penanggulangan bencana banjir terhadap masyarakat sekitar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan masyarakat dalam menanggulangi bencana banjir di Gampong Blang Kecamatan Idi Rayeuk dan untuk mengetahui penerapan manajemen penanggulangan bencana banjir berdasarkan pengetahuan masyarakat Gampong Blang di Kecamatan Idi Rayeuk. Penelitian ini dilaksanakan dengan observasi langsung ke lapangan. Berdasarkan hasil survey oleh peneliti dengan menggunakan metode wawancara dan pembagian angket kepada masyarakat Gampong Blang Kecamatan Idi Rayeuk dalam manajemen penanggulangan bencana banjir. Dalam teori manajemen penanggulangan banjir terbagi menjadi 3 tahapan yaitu : Prabencana, Pada saat bencana, dan Pasca Bencana.
ANALISIS DAMPAK LALU LINTAS PADA PERENCANAAN JALUR ALTERNATIF MEDAN-BERASTAGI Riahdo Akim Sitio; Amrizal, Amrizal
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Agregat Vol. 3 No. 2 (2023): Edisi November
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/agregat.v3i2.787

Abstract

Metode penelitian ini adalah deskriptif menggunakan teknik perhitungan lalu lintas (traffic counting). Hasil dari penelitian analisis dampak lalu lintas tersebut adalah kondisi lalu lintas dijalan umum Medan-Berastagi. Dalam analisis diketahui bahwa jalan ini merupakan 2/2 UD tak terbagi dengan lebar jalan 5 meter dan bahu jalan 1 meter untuk 2 lajur dengan total kapasitas pukul 17.00-18.00 sebesar 1.820 skr /hari. Dengan kapasitas jalan 1.800 skr/jam, DJ=1.01 dengan kecepatan 32.224 km/jam, Tingkat layanan jalan adalah F, yaitu sering terjadi kemacetan dan arus lalu lintas rendah. Jalur Medan-Berastagi ini memerlukan alternatif via tuntungan dari Simpang Tuntungan hingga ke Bumi Perkemahan Sibolangit kabupaten Deli Serdang dengan pelebaran jalan adalah 10 m. Dari hasil penelitian tersebut untuk jalur utama, maka pada jam puncak jalur Berastagi-Medan berlaku satu arah dari medan, sedangkan arah dari Berastagi-Medan menggunakan jalur yang direncanakan yaitu jalar alternatif. Hasil jalur alternatif tersebut adalah VJP = 2.365 skr/jam, dan kapasitas C = 3.158 skr/jam dan memiliki DJ = 0.74. Sehingga karakteristik tingkat pelayanan jalan tersebut berada pada level C yaitu arus yang stabil kecepatan dan mobilitasi kendaraaan semakin terbatas, volume kendaraan yang digunakan untuk perencanaan jalan perkotaan. Dari hasil perencanaan alternatif tersebut DJ yang hanya memenuhi syarat sampai tahun 2027 sehingga perlu melakukan riset yang lebih mendalam lagi.
ANALISIS KELAYAKAN MATERIAL QUARRY SUNGAI ALAS SEBAGAI BAHAN LAPIS PONDASI ATAS PERKERASAN JALAN Putri, Wirdatun Nafiah; Kusumadi, Kusumadi; Nofriadi, Nofriadi
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Agregat Vol. 3 No. 2 (2023): Edisi November
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/agregat.v3i2.1071

Abstract

Sungai Alas yang berasal dari rekahan sesar Pulau Sumatera setelah melalui proses tektonik menyebabkan banyak terdapat berbagai jenis material batuan, kerikil dan pasir didaerah tersebut. Desa Kuta Baru I, Kecamatan Lawe Alas, Kabupaten Aceh Tenggara adalah salah satu lokasi dimana terdapat potensi material lokal yang dapat dimanfaatkan sebagai material perkerasan jalan. Untuk pengolahannya, material dari Desa Kuta Baru I ini dibawa ke Desa Kandang Mbelang Kecamatan Lawe Bulan Kabupaten Aceh Tenggara. Dengan mengoptimalkan potensi material pasir dan kerikil yang cukup banyak, sangat dimungkinkan untuk dijadikan quarry bagi pembangunan jalan di Kabupaten Aceh Tenggara. Berkaitan dengan hal diatas, dilakukan penelitian untuk mengetahui kelayakan material lokal ini sesuai dengan spesifikasi Bina Marga Tahun 2018 Revisi 2 agar dapat digunakan sebagai lapis pondasi agregat kelas A. Hasil penelitian menunjukkan bahwa material lokal yang berasal dari Quarry Sungai Alas Kabupaten Aceh Tenggara memenuhi persyaratan Spesifikasi Bina Marga Revisi 2 untuk digunakan sebagai material Lapis Pondasi Atas (LPA) kelas A dengan nilai CBR yang dihasilkan sebesar 90,47 % , W optimum 5,31% dan γd max 2,15 gr/cm3
STABILISASI TANAH GAMBUT MENGGUNAKAN KAPUR DENGAN PENGUJIAN CBR Tika Ermita Wulandari; Rudianto Surbakti
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Agregat Vol. 3 No. 2 (2023): Edisi November
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/agregat.v3i2.1076

Abstract

Tanah yang baik merupakan tanah yang memiliki stabilitas dan daya dukung yang baik terhadap sebuah konstruksi yang berdiri diatasnya. Namun kondisi tanah yang ada belum memiliki daya dukung yang baik sehingga perlu adanya sebuah metode yang dapat memperbaiki indeks properties dari tanah tersebut. Pada daerah sumatera utara misalnya, tanah masih relatif lunak. Tanah lunak pada umumnya merupakan jenis tanah berbutir halus dengan kadar air yang tinggi, kejenuhan yang tinggi, porositas yang tinggi dan tekanan pori awal yang tinggi, namun dengan kuat geser yang rendah dan potensi penurunan yang besar ketika tegangan efektif meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan stabilitas tanah gambut dengan menggunakan kapur dengan variasi campuran 0%, 5%, 10% dan 15% . Pengambilan sampel dilakukan didaerah Lubuk Pakam, Sumatera Utara. Pengujian yang dilakukan adalah pengujian sifat fisik tanah berupa uji indeks properties tanah dan uji mekanis tanah. Berdasarkan pengujian didapatkan hasil tanah di lokasi penelitian dikategorikan sebagai tanah organik dan sangat kohesif serta memiliki plastisitas tinggi. Berdasarkan klasifikasi USCS termasuk kedalam fraksi butiran halus atau tanah berorganik dengan simbol PT. Nilai CBR dengan pemeraman 7 hari dengan variasi penambahan kapur 0%, 5%, 10% dan 15% didapat hasil sebesar dengan besaran 2,85, 5,25 , 6,85 dan 7,25. Maka dapat disimpulkan bahwa semakin besar proporsi campuran kapur maka nilai CBR nya meningkat.

Page 1 of 1 | Total Record : 5