cover
Contact Name
Didik Sumanto
Contact Email
jipmi@unimus.ac.id
Phone
+6282221586617
Journal Mail Official
jipmi@unimus.ac.id
Editorial Address
Jalan Kedungmundu Raya No. 18 Tembalang Kota Semarang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
JURNAL INOVASI DAN PENGABDIAN MASYARAKAT INDONESIA
ISSN : -     EISSN : 28295617     DOI : https://doi.org/10.26714/jipmi
Jurnal Inovasi dan Pengabdian Masyarakat Indonesia (JIPMI) mewadahi publikasi kegiatan pengabdian masyarakat dan temuan inovasi teknologi terapan diutamakan yang berhubungan dengan bidang kesehatan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 13 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 2 (2023): April" : 13 Documents clear
Penyuluhan Cara Sikat Gigi yang Benar Pada Guru dan Murid di TK Tarbiyatul Athfal 36 di Kecamatan Pedurungan Kota Semarang Angga Pria Sundawa; Rizkie Woro  Hastuti; Annisa Nurul Hikmah
JURNAL INOVASI DAN PENGABDIAN MASYARAKAT INDONESIA Vol 2 No 2 (2023): April
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jipmi.v2i2.113

Abstract

Latar belakang: Masalah kesehatan yang sering timbul pada anak usia sekolah yaitu gangguan perilaku, penyakit infeksi, penyakit saluran pencernaan, penyakit saluran pernafasan, penyakit kulit, penyakit gigi mulut dan malnutrisi. Masalah-masalah tersebut timbul karena kurangnya pengetahuan serta kesadaran akan pentingnya kesehatan terutama kebiasaan mencuci tangan dan sikat gigi. Tujuan: untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru dan siswa tertang cara sikat gigi yang baik dan benar dalam mencegah karies dentis. Metode: Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan ceramah menggunakan media powerpoint dan LCD serta diskusi interaktif. Kegiatan diakhiri dengan pemberian pre-test dan post-test. Hasil: semua peserta mendapatkan peningkatan pengetahuan berdasarkan hasil pre-test dan post-test dengan rerata nilai post-test lebih tinggi dari nilai rerata pre-test peserta. Kesimpulan: Terjadi peningkatan pengetahuan tentang cara sikat gigi yang baik dan benar guna mencegah karies dentis. Kata kunci: karies dentis, penyuluhan, sikat gigi ________________________________________________________________________________________ Abstract Background: Health problems that often arise in school-age children are behavioral disorders, infectious diseases, digestive tract diseases, respiratory tract diseases, skin diseases, dental and oral diseases, and malnutrition. These problems arise due to a lack of knowledge and awareness of the importance of health, especially the habit of washing hands and brushing teeth. Objective: to increase the knowledge and skills of teachers and students about how to brush their teeth properly and correctly to prevent dental caries. Method: This community service activity is carried out with lectures using PowerPoint and LCD media and interactive discussions. The activity ended with a gift pre-test and post-test. Result: all participants received an increase in knowledge based on the results pre-test and post-test with the average value of the post-test being higher than the average value of the pre-test participant. Conclusion: there is an increase in knowledge about brushing teeth properly and correctly to prevent dental caries. Keywords: dental caries, counseling, tooth brushing
Edukasi Pencegahan Anemia Pada Remaja Di Masa Transisi Menuju Endemi Covid-19 Gela Setya Ayu Putri; Nuria Wijayanti; Bintang Satria Purbaya
JURNAL INOVASI DAN PENGABDIAN MASYARAKAT INDONESIA Vol 2 No 2 (2023): April
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jipmi.v2i2.118

Abstract

Latar belakang: Anemia masih menjadi masalah global, termasuk pada remaja di Indonesia. Salah satu dampak anemia yaitu penurunan imunitas yang mana dapat berpengaruh pada status kesehatan remaja selama masa transisi menuju endemi COVID-19. Tujuan: Melakukan penyuluhan kesehatan tentang anemia dan pemeriksaan hemoglobindeteksi anemia pada remaja di Panti Asuhan Darul Falah Al-Hasyimiyah. Metode: Kegiatan dilakukan pada bulan Februari 2023 berupa edukasi tentang anemia dan pemeriksaan hemoglobin pada anak-anak dan remaja di Panti Asuhan Darul Falah Al-Hasyimiyah. Tahap pelaksanaan dimulai dengan observasi lapangan, rencana penyusunan program, pelaksanaan dimulai dengan edukasi dan pemeriksaan Hb, dan evaluasi berupa pre-test dan post-test. Hasil: Tahap observasi didapatkan data awal total anak-anak dan remaja berjumlah 36 orang yang sebagian besar masih asing tentang anemia. Tahap edukasi anemia didapatkan peningkatan pengetahuan responden yang signifikan. Selanjutnya pada pemeriksaan hemoglobin ditemukan 9 remaja (25%) yang mengalami gejala anemia dan 27 remaja (75%) yang memiliki kadar Hb normal. Kesimpulan: Edukasi dapat meningkatkan pengetahuan tentang anemia secara signifikan. Ada 9 orang remaja (25%) mengalami anemia dan 27 orang remaja (75%) dengan kadar Hb normal. Kata kunci: anemia, endemi covid-19, hemoglobin, penyuluhan __________________________________________________________________________________________ Abstract Background: Anemia is still a global major issue, particularly among adolescents in Indonesia. Anemia causes a decrease in immunity, which can affect the health of adolescents during the transition to the COVID-19 endemic. Objective: Conduct health education about anemia and hemoglobin examination to detect anemia in adolescents at the Darul Falah Al-Hasyimiyah Orphanage. Method: The activity was carried out in February 2023 including anemia education and hemoglobin checks for children and adolescents at the Darul Falah Al-Hasyimiyah Orphanage. The activity phase begins with field observations, programming plans, implementation begins with education and Hb-testing, and evaluation namely pre-test and post-test. Result: The observation phase collected preliminary data on the total number of children and adolescents 36, the majority of whom were unfamiliar with anemia. The respondent's knowledge increased significantly during the anemia education stage. Furthermore, the hemoglobin test showed 9 adolescents (25%) who had anemia symptoms and 27 adolescents (75%) who had normal Hb levels. Conclusion: Education can significantly increase anemia knowledge. There were 9 (25%) anemic adolescents and 27 (75%) with normal Hb levels. Keywords: anemia, covid-19 endemic, hemoglobin, counseling
Sertifikasi Ketrampilan Antropometri Kader Posyandu Di Kota Semarang Eti Rimawati; Vilda Ana Veria Setyawati; Muhammad Iqbal; Ririn Nurmandhani; Daniel Diyanto; Firmansyah Kholiq Pradana
JURNAL INOVASI DAN PENGABDIAN MASYARAKAT INDONESIA Vol 2 No 2 (2023): April
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jipmi.v2i2.120

Abstract

Latar belakang: Kader pos pelayanan terpadu (posyandu) balita berperan memantau tumbuh kembang balita. Kemampuan kader dalam melakukan pengukuran antropometri, yaitu: panjang/tinggi badan, berat badan, lingkar kepala dan lingkar lengan atas mempengaruhi deteksi dini masalah tumbuh kembang balita. Tujuan: Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan sertifikat ketrampilan antropometri pada kader posyandu balita. Metode: Peserta sejumlah 10 orang kader posyandu di Kelurahan Pendrikan Kidul, Kecamatan Semarang Tengah. Kegiatan sertifikasi melalui tahap pre-test dilanjutkan pelatihan dan diakhiri dengan posttest melalui observasi praktik dan studi kasus. Pelatihan dilakukan oleh dosen bersama mahasiswa untuk membantu memantau dan mendampingi kader saat praktik mandiri dari kasus yang diberikan. Penilaian Pre dan posttest antropometri diukur dalam 9 aktivitas dengan 37 indikator kemampuan. Hasil: Hasil Pretest menunjukkan bahwa semua kader telah terampil dalam dua aktivitas yaitu: mengukur panjang badan dan lingkar kepala bayi, sedangkan tujuh aktivitas lainnya belum semua indikator terpenuhi. Hasil posttest menunjukkan bahwa semua kader telah terampil di 9 aktivitas dan berhak mendapat sertifikat dari Forum Posyandu Kota Semarang. Kesimpulan: Semua kader telah terampil dalam melaksanakan 37 indikator ketrampilan antropometri. Sertifikasi ketrampilan antropometri ini dapat menjadi salah satu solusi untuk menilai kemampuan kader dalam deteksi dini masalah tumbuh kembang balita. Kata kunci: antropometri, kader, posyandu __________________________________________________________________________________________ Abstract Background: Cadres of Integrated service posts for toddlers (posyandu balita) play a role in monitoring the growth and development of toddlers. The ability of cadres to take anthropometric measurements, i.e.: length/height and weight, accurately affect the early detection of toddler growth and development problems. Objective: This activity aims to provide anthropometric competency certificates to cadres. Method: Participants were ten cadres in the Pendrikan Kidul Village, Central Semarang District. Certification activities go through the pretest stage, followed by training, and end with the post-test. The observation and case studies carried on to measure the pretest and post-test. Lecturers and students train to help monitor and accompany cadres when they practice independently of the cases given. Pre and post-test through observation of anthropometric abilities on nine activities with 37 competency indicators. Result: Pretest results showed that all cadres were skilled in two activities, namely: measuring the baby's body length and head circumference, while the other seven activities had yet to meet all the indicators. At the same time, the post-test results showed that all cadres were skilled in nine activities and entitled to receive a certificate from the Semarang City Posyandu Forum. Conclusion: The results of the activity illustrate that there is an increase in anthropometric skills in cadres after the training. This anthropometric skill certification can be one of the solutions to assess the competence of the cadres. Keywords: anthropometric, cadres, posyandu

Page 2 of 2 | Total Record : 13