cover
Contact Name
Tarmiji Siregar
Contact Email
mijisiregar@gmail.com
Phone
+6285275356446
Journal Mail Official
assingkily27@gmail.com
Editorial Address
Jln. Willem Iskandar Ps. V, Medan Estate 20371
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
PEMA: Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 27769305     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
PEMA: Jurnal Pendidikan dan Pengabdian kepada Masyarakat Aim and focus scope journal 1. Education 1. Community service and Digital Technology in Education
Articles 59 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 2 (2025)" : 59 Documents clear
Keindahan Makna dalam Tasybih dan Isti’arah: Studi Semantik dalam Surah Yasin Nur Ariza, Fauziah; Fatah Alhanif, Afkarul; Sihombing, Abdul Salas; Saputra, Agym Rian; Ammar, Abdul; Febrianti, Anis; Aulia, An Nisa
PEMA Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v5i2.1293

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi fungsi semantik dan spiritual dari tasybih dan isti’arah dalam Surah Yasin melalui pendekatan kualitatif-deskriptif berbasis analisis semantik kontekstual. Dengan memanfaatkan teori Toshihiko Izutsu tentang medan makna dan model conceptual metaphor theory dari George Lakoff & Mark Johnson, penelitian ini menganalisis bagaimana figur-figur retoris tersebut tidak hanya berfungsi sebagai ornamen linguistik, tetapi juga sebagai cerminan worldview Qur’ani yang mendalam. Data diperoleh dari teks Surah Yasin, terjemahan resmi, serta tafsir klasik dan modern, dan dianalisis dengan teknik stilistika dan hermeneutika semantik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tasybih dalam Surah Yasin berperan sebagai jembatan epistemik yang menghubungkan realitas empiris dengan konsep metafisik seperti kebangkitan, kekuasaan Tuhan, dan keadilan eskatologis. Isti’arah, di sisi lain, membangun intensitas emosional dan spiritual melalui visualisasi kuat atas azab dan rahmat, memperkuat narasi eskatologis Surah. Sintesis dari keduanya menghasilkan representasi konseptual yang tidak hanya puitik, tetapi juga filosofis—membentuk struktur pemahaman terhadap waktu, kuasa, hidup dan mati dalam kerangka transendensi Islam. Penelitian ini menyimpulkan bahwa bahasa figuratif dalam Surah Yasin merepresentasikan sistem simbolik Qur’ani yang terus relevan untuk membentuk kesadaran spiritual dan nalar keberagamaan kontemporer.
Propaganda Politik dalam Media Sosial: Studi Kasus Penyebaran Hoaks Pilpres 2024 di X Yanti, Dewi Yulia; Rizqiana, Septi; Fadhilah, Faiz Nur Aziz; Nisa, Pia Khoirotun
PEMA Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v5i2.1295

Abstract

Penelitian ini mengkaji penyebaran hoax sebagai bagian dari strategi propaganda politik yang sistematis dan terstruktur pada pemilu presiden Indonesia tahun 2024, dengan fokus pada platform Twitter/X. Dalam konteks ini, hoax bukan sekedar informasi palsu; mereka adalah alat komunikasi politik yang dirancang untuk membentuk opini publik melalui pendekatan emosional, simbolik, dan berbasis algoritma. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan paradigma post-positivisme. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam terhadap tiga informan yang berlatar belakang politik digital, serta mendokumentasikan konten yang beredar di Twitter/X. Temuannya mengungkapkan bahwa bentuk-bentuk propaganda politik mencakup kontra-narasi strategis, personal branding yang emosional, daya tarik empati yang salah, eksploitasi isu-isu sensitif, dan konstruksi realitas yang menyesatkan. Konten ini disebarluaskan secara terorganisir melalui akun besar dan buzzer serta dipersonalisasi berdasarkan preferensi audiens untuk menciptakan ilusi konsensus publik. Temuan-temuan ini menggarisbawahi dampak signifikan propaganda digital terhadap polarisasi sosial dan persepsi masyarakat, menekankan pentingnya meningkatkan literasi digital dan menumbuhkan masyarakat yang lebih cerdas mengenai konten politik online.
Retorika Politik Anies Baswedan pada Kampanye Pemilu 2024 Terhadap Persepsi Publik di TikTok Hasanah, Maulida Rizki; Putri, Fingkan Aulia; Hamka, Hamka; Nisa, Pia Khoirotun
PEMA Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v5i2.1302

Abstract

Perubahan signifikan dalam pola komunikasi politik telah terjadi di Indonesia dan negara lain akibat kemajuan teknologi informasi di era digital. Media sosial telah menjadi ruang strategis bagi politisi untuk menyampaikan pesan politik secara cepat dan efektif kepada berbagai segmen audiens. TikTok merupakan salah satu platform populer yang digunakan dalam kampanye pemilu 2024 karena menawarkan format video pendek yang menarik dan memungkinkan interaksi dua arah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis retorika politik Anies Baswedan di TikTok dan pengaruhnya terhadap persepsi publik, khususnya di kalangan generasi muda. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan dokumentasi konten video kampanye TikTok Anies Baswedan dan wawancara terstruktur. Ini menunjukkan bahwa strategi retorika Anies menggabungkan unsur-unsur pendidikan, dialogis, emosional, dan substansial. Pendekatan edukatif terlihat dalam narasi nasional yang kritis, sedangkan pendekatan dialogis diwujudkan melalui program interaktif “Desak Anies.” Retorika emosional secara efektif membangun kedekatan emosional dengan audiens muda melalui cerita kehidupan sehari-hari dan nilai-nilai manusiawi. Namun, pengaruh retorika ini bersifat segmented; lebih efektif di kalangan digital natives dan terbatas di kalangan pemilih yang sudah mapan. Studi ini menemukan bahwa algoritma TikTok memprioritaskan konten emosional, seringkali mengesampingkan pesan-pesan programatik. Ini menyoroti pentingnya mengintegrasikan pesan substansial dengan narasi emosional dalam kampanye politik digital di Indonesia. Dalam lanskap politik digital Indonesia, retorika politik merupakan alat penting bagi politisi untuk membangun citra, mempengaruhi opini publik, dan memperluas basis dukungan melalui media sosial. Seiring dengan meningkatnya popularitas platform video pendek seperti TikTok, kampanye politik telah beralih dari komunikasi formal ke narasi visual yang emosional, ringan, dan dialogis.
Pengembangan Kegiatan Ekstrakurikuler Pendidikan Agama Islam Arbeni, Wawan; Yani, Ade Najira; Bilbina, Alzaiti; Naomira, Dinda; Bagaskara, Muhammad Katon; Syahrapi, Ridho Bayu
PEMA Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v5i2.1352

Abstract

Pendidikan merupakan sebuah sarana dalam rangka untuk menumbuhkembangkan kemampuan individu supaya nantinya bisa menjadi individu yang mempunyai iman, taqwa, perilakukreatif dan mandiri. Pengembangan kegiatan ekstrakurikuler penting untuk dilakukan, karena kegiatan intrakurikuler di rasa masih kurang dalam mengembangkan potensi peserta didik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Sejauh mana Pengembangan Kegiatan Ekstrakurikuler Pendidikan Agama Islam terlaksana. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan tahapan penentuan tema, pencarian, penyeleksian literatur, analisis dan interpretasi, penyusunan draf, dan diseminasi hasil. Pada penelitian yang dilakukan menggunakan 8 artikel dari seleksi 13 kajian pada tiga hal yaitu kondisi dan pelaksanaan, tantangan, dan strategi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan kegiatan ekstrakurikuler PAI mencakup pengajian, shalat berjamaah, kegiatan sosial, dan kompetisi keagamaan. Namun, tantangan seperti keterbatasan sumber daya, minat siswa yang rendah, dan kurangnya dukungan dari pihak sekolah dan masyarakat menghambat efektivitas program. Untuk meningkatkan partisipasi siswa, diperlukan strategi seperti pengembangan kurikulum yang relevan, peningkatan kualitas pembina, serta kolaborasi dengan orang tua dan masyarakat.
Enhancing Understanding Through Conversation in English Language Learning Among University Students Nisa, Naila Halwatun; Asti, Dwi; Pulungan, Gyan Suhaimi; Lubis, Yani
PEMA Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v5i2.1384

Abstract

The ability to comprehend English functionally remains a challenge for many university students in Indonesia. Although students often acquire theoretical knowledge such as grammar and vocabulary, they frequently struggle with understanding real-life conversational contexts. This study aims to examine how the conversation approach helps build students’ comprehension in English language learning. Using a qualitative method with a case study approach, data were collected through observation, interviews, and documentation from final-year students at a university. The findings reveal that active engagement in conversation activities significantly improves students’ contextual understanding, self-confidence, and critical thinking skills. These results are supported by key learning theories such as Communicative Language Teaching (Savignon), Affective Filter Hypothesis (Krashen), Socio-Cultural Theory (Vygotsky), and Experiential Learning Theory (Kolb). Moreover, conversation fosters a more humanistic, participatory, and contextually relevant learning environment. Therefore, integrating conversation methods into English instruction in higher education is highly recommended as a strategy to enhance deep and applicable language comprehension.
The Use of Gerunds and Reported Speech in Academic and Informal Texts Anas Nst, Syarifah; Pasaribu, Nur Saniyah; Irhamuddin, Irhamuddin; Lubis, Yani
PEMA Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v5i2.1386

Abstract

This study aims to examine the use of gerund and reported speech in academic and nonformal texts, as well as to identify common errors in their usage. Using a literature review approach, data were analyzed from various sources such as academic journals, grammar books, and related research articles. The findings indicate that gerunds are widely used as subjects, objects, or complements in both formal and informal contexts, while reported speech plays a key role in conveying indirect information in a formal and structured manner. However, several common errors were found, including incorrect tense shifts, pronoun usage, and sentence structure transformations. These findings imply the need for contextual and practice-oriented grammar instruction to help learners understand and apply these grammatical forms accurately across diverse communication settings.
Penerapan Teknik Assertif Training untuk Meningkatkan Kemampuan Komunikasi di kelas X KI 2 SMK Negeri 3 Medan Tampubolon, Camelia; Syaimi, Khairina Ulfa; Nurlaili, Nurlaili; Harahap, Riska Nurjannah
PEMA Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v5i2.1390

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan komunikasi siswa kelas X KI 2 SMK Negeri 3 Medan melalui penerapan teknik assertive training dalam layanan bimbingan kelompok. Permasalahan utama yang dihadapi adalah kurangnya kepercayaan diri siswa dalam menyampaikan pendapat, yang berdampak pada partisipasi mereka dalam kegiatan pembelajaran. Teknik assertive training dipilih karena mampu melatih individu untuk menyampaikan pikiran, perasaan, dan pendapat secara terbuka tanpa melanggar hak orang lain. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Layanan (PTL) dengan dua siklus. Hasil observasi menunjukkan peningkatan signifikan dari siklus pertama ke siklus kedua, yaitu dari 90% menjadi 97% dalam hal efektivitas pelaksanaan. Hasil ini membuktikan bahwa penerapan assertive training dalam bimbingan kelompok efektif dalam meningkatkan kemampuan komunikasi siswa.
Pengaruh Layanan Konseling Individual dengan Menggunakan Pendekatan Person Centered Therapy Untuk Meningkatkan Etika Komunikasi Siswa Kelas VII SMP Negeri 4 Medan Utami, Ririn Dessy; Saragih, Nurul Azmi; Dewi, Ratna Sari; Harahap, Azur Aini
PEMA Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v5i2.1392

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh layanan konseling individual dengan menggunakan pendekatan Person Centered Therapy dalam meningkatkan etika komunikasi pada siswa kelas VII SMP Negeri 4 Medan. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada rendahnya kemampuan siswa dalam menerapkan etika komunikasi, seperti berbicara tanpa sopan santun, tidak menghargai pendapat orang lain, serta kesulitan mengendalikan emosi saat berinteraksi. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri dari tiga sesi layanan konseling individual. Pendekatan Person Centered Therapy, yang dikembangkan oleh Carl Rogers, digunakan untuk menciptakan hubungan konseling yang empatik, kongruen, dan menerima tanpa syarat. Instrumen penelitian meliputi lembar observasi, catatan konseling, dan angket etika komunikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan signifikan dalam perilaku komunikasi siswa setelah mengikuti layanan konseling individual. Pada siklus I, siswa mulai menunjukkan kesadaran terhadap pentingnya komunikasi yang sopan, meskipun masih terdapat ketidakkonsistenan dalam penerapan. Pada siklus II, melalui simulasi dan latihan komunikasi yang lebih intensif, siswa menunjukkan pola komunikasi yang lebih santun, terstruktur, dan empatik, baik dalam interaksi formal maupun informal. Dengan demikian, layanan konseling individual berbasis Person Centered Therapy terbukti efektif dalam membentuk sikap komunikasi etis siswa dan dapat dijadikan sebagai strategi intervensi dalam meningkatkan karakter sosial siswa di sekolah.
Efektivitas Layanan Konseling Individual dalam Mengatasi Kecemasan Akademik pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 4 Medan Harahap, Riska Nurjannah; Saragih, Nurul Azmi; Dewi, Ratna Sari; Rahmadani, Atika
PEMA Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v5i2.1393

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk mendeskripsikan efektivitas layanan konseling individual dalam mengurangi kecemasan akademik pada siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Medan. Subjek penelitian berjumlah tiga orang siswa yang dipilih melalui asesmen awal dengan indikator kecemasan akademik tinggi. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data meliputi angket kecemasan akademik, observasi, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi penurunan signifikan skor kecemasan akademik setelah diberikan intervensi berupa layanan konseling individual. Temuan ini menunjukkan bahwa layanan konseling individual efektif dalam membantu siswa mengelola kecemasan akademik dan meningkatkan kesiapan belajar mereka.
Keterbukaan Diri Siswa Agama Minoritas di SMAN 1 Kejuruan Muda Taufiq, Muhammad; Dewi, Ika Sandra; Nurjannah, Nurjannah; Harahap, Apriani
PEMA Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v5i2.1394

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran keterbukaan diri siswa beragama minoritas di SMAN 1 Kejuruan Muda dan faktor-faktor yang menyebabkan ketidakmampuan mereka dalam melakukan keterbukaan diri. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik purposive sampling, melibatkan enam siswa kelas XI beragama minoritas (Kristen dan Buddha). Teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara, dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hanya dua dari enam siswa yang mampu melakukan keterbukaan diri. Sisanya mengalami hambatan seperti kurang percaya diri, tidak terbiasa mengungkapkan perasaan, dan pengalaman traumatis seperti broken home dan perundungan. Temuan ini menunjukkan bahwa keterbukaan diri bukan ditentukan oleh status agama minoritas, melainkan faktor psikologis dan pengalaman individu.