cover
Contact Name
Eko Didik Widianto
Contact Email
rumah.jurnal@live.undip.ac.id
Phone
+62247474750
Journal Mail Official
editor@ift.or.id
Editorial Address
Gedung B Lantai 3 Fakultas Peternakan dan Pertanian Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Soedarto, Tembalang, Semarang 50275.
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Teknologi Pangan
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : 25979892     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Teknologi Pangan memuat artikel ilmiah di bidang teknologi pangan yang meliputi bidang: mikrobiologi pangan, kimia dan gizi pangan, bioteknologi pangan, rekayasa pangan dan hasil pertanian. Bidang ilmu lain yang terkait dengan pangan juga akan dimuat dalam jurnal ini selama fokus utama artikel adalah tentang teknologi pangan.
Articles 14 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2018)" : 14 Documents clear
Asam Galakturonat dan Derajat Esterifikasi Ekstrak Pektin Kulit Buah Nangka Menggunakan Gelombang Ultrasonik Wiwid Rizqi Maryati; Yoga Pratama; Nurwantoro Nurwantoro
Jurnal Teknologi Pangan Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : Program Studi Teknologi Pangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (111.104 KB) | DOI: 10.14710/jtp.2018.20484

Abstract

Nangka adalah tanaman tahunan yang tumbuh subur di negara iklim tropis. Pemanfaatan limbah nangka dengan cara ekstraksi pektin terbantu gelombang ultrasonik dilakukan dalam penelitian ini. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui asam galakturonat dan derajat esterifikasi pektin yang dihasilkan. Desain percobaan dilakukan dengan 4 ulangan dan 5 kali ulangan. Perlakuan yang diberikan yaitu lama waktu ekstraksi yang berbeda 20 menit (T1), 25 menit (T2), 30 menit (T3), dan 35 menit (T4). Hasil penelitian menunjukkan perlakuan lama waktu ekstraksi memberikan pengaruh signifikan (P≤0,05) terhadap asam galakturonat dan derajat esterifikasi. Perlakuan terbaik adalah pektin dengan lama waktu ekstraksi 20 menit.Galacturonic Acid and Degree of Esterification of Ultrasonic-Assisted Extraction of Jackfruit Rind PectinAbstractJackfruit is one of annual crops that thrives in tropical countries. Waste of jackfruit were used for ultrasonic-assisted extraction pectin in this research. The purpose of this research was to determine galacturonic acid and esterification degree of jackfruit rind pectin. Design of the research used 4 treatments and five repetitions. The treatments were extraction time of pectin that consists of 20 minutes (T1), 25 minutes (T2), 30 minutes (T3), and 35 minutes (T4). The result showed time extraction of pectin effected significantly (p≤0,05) to galacturonic acid and esterification degree. Best treatment for pectin was 20 minutes time extraction.
Perubahan Derajat Kecerahan, Kekenyalan, Vitamin C, dan Sifat Organoleptik pada Permen Jelly Kulit Jeruk Lemon (Citrus medica var Lemon) Erningtyas Elok; Bambang Dwiloka; Bhakti Etza Setiani
Jurnal Teknologi Pangan Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : Program Studi Teknologi Pangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (379.232 KB) | DOI: 10.14710/jtp.2018.20794

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui derajat kecerahan, kekenyalan, vitamin C serta sifat organoleptik pada permen jelly kulit jeruk lemon yang diberikan penambahan serbuk kulit jeruk lemon 0%, 2%, 4%, 6%, dan 8%. Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 kali pengulangan digunakan dalam penelitian ini. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan ANOVA untuk kecerahan dan kekenyalan, analisis deskriptif untuk vitamin C, dan uji Kruskal Wallis untuk uji organoleptik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan serbuk kulit jeruk lemon berpengaruh nyata (p<0,05) terhadap derajat kecerahan, kekenyalan, vitamin C, dan sifat organoleptik aroma, rasa, warna, serta kesukaan tetapi tidak berpengaruh (p<0,05) pada tekstur. Semakin tinggi konsentrasi penambahan serbuk kulit jeruk lemon, semakin menurunkan tingkat kekenyalan dan kecerahan permen jelly tetapi dapat meningkatkan kadar vitamin C. Penambahan permen jelly serbuk kulit jeruk lemon 2% merupakan konsentrasi terbaik berdasarkan parameter kecerahan dan perlakuan 8% merupakan perlakuan terbaik pada kadar vitamin C.The influence of suppleness, brightness, vitamin C, and organolepctic properties of lemon rind jelly peel (Citrus medica var Lemon)This study aims to determine the degree of brightness, suppleness, vitamin C and organoleptic properties of lemon rind jelly peel with various lemon rind powder adding of 0%, 2%, 4%, 6%, and 8%. Completely Randomized Design (RAL) with 4 repetitions was used in this study. The data obtained were analyzed using ANOVA for brightness and texture analyzer, descriptive for vitamin C, while Kruskal Wallis test was used for organoleptic test. The results showed that the addition of lemon peel powder had a significant effect (p <0.05) on the degree of brightness, elasticity, vitamin C, and organoleptic properties of aroma, taste, color and preferences but did not give effect (p <0,05) texture. The higher concentration of lemon rind powder, the brightness but increasing the vitamin C of lemon rind jelly. The addition of lemon rind of lemon rind of 2% lemon treatment is the best concentration based on the result of brightness and elasticity but for the treatment of 8% is the best treatment on vitamin C levels and organoleptic tests prefer T0 and T1 treatment because it has almost the same taste. 
Sifat Fisik dan Organoleptik Gelato Susu Kambing Dengan Campuran Kayu Manis (Cinnamomum burmanii) Nona Tiama Parera; Valentinus Priyo Bintoro; Heni Rizqiati
Jurnal Teknologi Pangan Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : Program Studi Teknologi Pangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (143.82 KB) | DOI: 10.14710/jtp.2018.20510

Abstract

Olahan susu kambing masih terbatas karena memiliki aroma prengus, sehingga diperlukan upaya untuk menutupinya. Kayu manis sudah dikenal baik sebagai pemberi aroma. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh campuran filtrat kayu manis terhadap viskositas, nilai overrun, resistensi pelelehan dan organoleptik yang meliputi aroma, rasa dan tekstur gelato susu kambing serta mendapatkan kombinasi terbaik. Bahan yang digunakan dalam  penelitian ini adalah susu kambing, kayu manis kering, cream, kuning telur, gula dan air. Penelitian menggunakan uji rancangan acak lengkap dengan variasi perlakuan yang diberikan adalah (T0) tanpa filtrat kayu manis, (T1) filtrat kayu manis 1%, (T2) filtrat kayu manis 3%, dan (T3) filtrat kayu manis 5%. Variabel yang diamati adalah viskositas, nilai overrun, resistensi pelelehan dan organoleptik aroma, rasa dan tekstur. Data hasil pegujian viskositas, nilai overrun dan resistensi pelelehan dianalisis dengan menggunakan uji Analysis of Variance (ANOVA) dengan taraf signifikansi 5% dan apabila terdapat perbedaan maka dilanjutkan dengan uji Duncan. Sedangkan data organoleptik dianalisis dengan Uji Kruskal Wallis dan apabila terdapat pengaruh maka diuji lanjut menggunakan Mann Whitney. Penambahan konsentrasi campuran filtrat kayu manis yang semakin tinggi berpengaruh pada viskositas, nilai overrun, resistensi pelelehan dan organoleptik. Viskositas meningkat, nilai overrun menurun dan resistensi pelelehan semakin lama seiring meningkatnya konsentrasi campuran filtrat kayu manis. Hasil organoleptik aroma semakin tidak khas kambing, rasa manis menurun dan tekstur semakin lembut seiring meningkatnya konsentrasi campuran filtrat kayu manis. A product from goat’s milk is still limited because it has a goaty flavor, so need an effort to cover it. Cinnamon is well known as a flavoring agent. This study aims to determine the effect of cinnamon filtrate mixture on viscosity, overrun value, melting resistance and organoleptic which include aroma, taste and texture of goat’s milk gelato and to get the best combination. The materials used in this study are goat milk, dry cinnamon, cream, egg yolks, sugar and water. The research used RAL test with variation of treatment given (T0) without cinnamon filtrate, (T1) 1% cinnamon filtrate, (T2) 3% cinnamon filtrate, and (T3) 5% cinnamon filtrate. Variables observed were viscosity, overrun value, melting resistance and organoleptic aroma, flavor and texture. The result data of viscosity test, overrun value and melting resistance were analyzed using Analysis of Variance (ANOVA) test with 5% significance level and if there is any difference then continued with Duncan test. While organoleptic data was analyzed by Kruskal Wallis test and if there was influence then tested continued using Mann Whitney. The addition of higher concentration of cinnamon filtrate mixture has an effect on viscosity, overrun value, melting resistance and organoleptic. Viscosity increased, overrun value decreased and melting resistance grew longer by increasing concentration of cinnamon filtrate mixture. Organoleptic the smell are less of goaty flavor, the sweetness decreases and the texture is softer as the concentration of the cinnamon filtrate mixture increases.
Rendemen dan Kadar Protein Konsentrat Protein Kacang Tunggak (Vigna unguiculata) yang Diekstraksi dengan Larutan Etanol dan Aseton dengan Konsentrasi Berbeda Muhammad Johan Adhibuana; Antonius Hintono; Yoyok Budi Pramono
Jurnal Teknologi Pangan Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : Program Studi Teknologi Pangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (100.07 KB) | DOI: 10.14710/jtp.2018.19648

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh interaksi jenis dan konsentrasi larutan etanol dan aseton yang digunakan terhadap hasil ekstraksi protein dari kacang tunggak (Vigna unguiculata). Ekstraksi protein pada kacang tunggak sejauh ini lazim menggunakan aseton 70%, akan tetapi larutan aseton jarang dijual bebas dan harganya cukup mahal. Untuk itu etanol diteliti sebagai alternatif dari aseton dan dianalisis perbedaan hasil konsentrat antara larutan etanol dan aseton. Penelitian ini menggunakan metode statistik Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktorial dengan 2 faktor yaitu faktor jenis larutan (etanol dan aseton) dan faktor konsentrasi larutan (96% dan 70%) serta dilakukan 5 kali ulangan untuk tiap perlakuan. Parameter hasil uji dianalisis secara statistik menggunakan Two Way Analysis of Variance (Two Way ANOVA). Konsentrat dibuat melalui tahap penghancuran, presipitasi, pemurnian dengan larutan organik, dan pengeringan. Parameter uji konsentrat protein yang digunakan yaitu rendemen dan kadar protein. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat pengaruh interaksi antara jenis dan konsentrasi larutan terhadap rendemen dan kadar protein. Jenis dan konsentrasi larutan tidak berpengaruh pada rendemen. Kadar protein dipengaruhi oleh jenis larutan, sedangkan konsentrasi protein tidak mempengaruhi kadar protein. Larutan dengan hasil konsentrat terbaik ada pada konsentrat protein yang diekstrak menggunakan larutan etanol konsentrasi 70%.Yield and Protein Content of Cowpea (Vigna unguiculata) Protein Concentrate which Extracted by Ethanol and Acetone Solution with Different ConcentrationAbstractThis research aims to analyze the interaction effect between type and concentration of organic solvent to protein concentrate made by cowpea (Vigna unguiculata). Protein extractions from cowpea usually make use of acetone 70%, however acetone availability is quite rare and its price relatively expensive compared with other organic solvent. Therefore, the alternative organic solvent such as ethanol should be analyzed its effectiveness for protein extraction and the effect from difference type and concentration of organic solvent should be investigated. This research using statistical model of completely randomized design factorial using 2 kind of factor which is organic solvent type (ethanol and acetone) and organic solvent concentration (96% and 70%) and 5 replication. The extraction methods include destruction, precipitation, purification by organic solvent, and drying. The quality parameters in this research containing yield mass and protein content. From research outcome, the result can be concluded that there is no visible interaction effect from type and concentration of organic solvent to yield mass and protein content. Type of organic solvent doesn’t affect yield mass yet influence protein content significantly, while solvent concentration doesn’t affect yield mass or protein content. The result suggested that the most efficient solvent come from Ethanol 70%

Page 2 of 2 | Total Record : 14