cover
Contact Name
Avid Leonardo Sari
Contact Email
eic.jsrd@gmail.com
Phone
+6281221512892
Journal Mail Official
eic.jsrd@gmail.com
Editorial Address
Jl. Islamic Centre Makmur Tengah (ICM Tengah) No. B3 Cikadut, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung
Location
Kab. bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Journal of Scientech Research and Development
Published by Ikatan Dosen Menulis
ISSN : 27156974     EISSN : 27155846     DOI : https://doi.org/10.56670/jsrd.v1i1
Journal of Scientech Research and Development (JSRD) is a peer-reviewed journal that focuses on critical studies of social research and development. Investigated the dynamics of teaching and learning of Scientech education, scientech research, and development problems in the scientech at the primary, senior, and high education levels. Besides focusing on the development of studies on issues of basic education, JSRD covered the critical view, and a comprehensive mind in research and social education. Journal of Scientech Research and Development (JSRD) is published by Ikatan Dosen Menulis in collaboration with GoAcademica CRP. Publishing twice times a year, ie Issue 1 and Issue 2 in June and December, and already have a registration number p-ISSN: 2715-6974 and e-ISSN: 2715-5846 since 2019.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 1 (2020): JSRD, June 2020" : 5 Documents clear
PENGARUH PEMBERIAN AIR REBUSAN DAUN JAMBU BIJI TERHADAP KADAR GLUKOSA DARAH PADA PENDERITA DIABETES MELLITUS TIPE 2 DI KELURAHAN KUBU DALAM PARAK KARAKAH WILAYAH KERJA PUKESMAS ANDALAS PADANG Ridha Hidayati; Ayuro Cumayunaro
Journal of Scientech Research and Development Vol 2 No 1 (2020): JSRD, June 2020
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (830.177 KB) | DOI: 10.56670/jsrd.v2i1.9

Abstract

Peningkatan kasus Diabetes Mellitus telah menjadi masalah serius kesehatan masyarakat. Klasifikasi diabetes mellitus ada 2 yaitu diabetes mellitus type 1 (DM tergantung insulin) dan type 2 (DM tidak tergantung insulin). Kadar glukosa darah penentu seseorang mengidap penyakit Diabetes Mellitus. Penurunan kadar glukosa darah dapat dilakukan dengan mengunakan teknik Farmakologi dan NonFarmakologi. Penanganan farmakologi dengan penggunaan obat-obatan dan penanganan non- farmakologi salah satunya dengan rebusan daun jambu biji. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuai pengaruh pemberian air rebusan daun jambu biji terhadap kadar glukosa darah pada pasien Diabetes Mellitus type 2 di kelurahan Kubu Dalam Parak Karakah di wilayah kerja Puskesmas Andalas Padang. Desain penelitian adalah Quasi Eksprimen dengan mengunakan metode one group pretest and post test.Sampel yang digunakan diambil dengan teknik purposive sampling, dengan jumlah reponden 15 orang berdasarkan kriteria inklusi yang telah ditetapkan. Variabel yang diukur pada penelitian ini adalah kadar glukosa darah sebelum dan sesudah diberikan air rebusan daun jambu biji. Kadar glukosa diukur dengan mengunakan alat Easy –Touch, dan lembar observasi. Data diolah dengan mengunakan uji Paired T-test. Hasil penelitian menunjukan adanya pengaruh air rebusan daun jambu biji terhadap kadar glukosa darah dengan p 0.000 (<0’05). Disarankan pada Pukesmas Andalas Padang agar dapat memberikan penyuluhan tentang manfaat air rebusan daun jambu biji sebagai alternatif untuk mengendalikan kadar glukosa darah dalam batas normal pada pasien Diabetes Mellitus type 2
ANALISIS KELEMBAGAAN AGRIBISNIS PADI SAWAH DI NAGARI LUBUK PANDAN KECAMATAN 2X11 ENAM LINGKUNG KABUPATEN PADANG PARIAMAN Ivonne Ayesha; Agus Rizal; Herda Gusvita
Journal of Scientech Research and Development Vol 2 No 1 (2020): JSRD, June 2020
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (848.509 KB) | DOI: 10.56670/jsrd.v2i1.10

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengidentifikasi dan menganalisis kelembagaan agribisnis padi sawah dan untuk mengetahui bentuk kemitraan serta peran kelujuan penelitian untuk mengidentifikasi dan menganalisis kelembagaan agribisnis padi embagaan dalam mendukung perkembangan agribisnis tersebut di Nagari Lubuk Pandan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif. Penelitian dilakukan di Nagari Lubuk Pandan, Kecamatan 2x11 Enam Lingkung, Kabupaten Padang Pariaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa A. Kelembagaan pada agribisnis padi sawah, teridentifikasi yaitu: 1. Subsistem hulu: GAPOKTAN, penyedia input, kios saprodi, tetangga dan saudara, 2) Subsistem usahatani: penyedia tenaga kerja. 3) Subsistem hilir: penggilingan padi (RMU).4) Subsistem pemasaran: pengumpul. 5) Subsistem penunjang: penyedia modal. B) Bentuk kemitraan dan peran kelembagaan agribisnis padi sawah di Nagari Lubuk Pandan adalah: a) Bentuk Kemitraan yang terjadi antara Gapoktan dengan pemberian pupuk pemerintah; Gapoktan harus terorganisasi dengan jelas; petani harus mempunyai lahan yang tergabung di dalam Gapoktan; petani harus menjemput langsung pupuk atau benih yang telah disediakan oleh pemerintah. Bentuk kemitraan kios saprodi dengan petani dengan kesepakatan; 1) petani membayar/membeli input dengan sistem bayar tunai; 2) petani harus menjemput langsung pupuk yang dibelikan ke kios saprodi. Bentuk kemitraan yang terjadi dengan lembaga input produksi lainnya menimbulkan kesepakatan, yaitu: 1) benih yang ditukar yaitu dalam varietas yang berbeda; 2) benih/gabah yang ditukar yaitu gabah yang telah di jemur atau gabah kering; 3) apabila petani mendapatkan benih dengan sistem meminjam, benih di kembalikan setelah panen. Peran subsistem hulu: menghasilkan barang-barang modal bagi proses produksi. b) Bentuk kemitraan petani dengan buruh tani menimbulkan kesepakatan yaitu: 1) upah yang diterima buruh tani laki-laki yaitu Rp.70.000/hari dan wanita Rp.60.000/hari; 2) upah tersebut di bayar langsung tunai kepada buruh tani apabila pekerjaan telah selesai; 3) ketentuan kerja yaitu mulai dari pencabutan benih sampai selesai penanaman. Peran subsistem usahatani adalah melakukan kegiatan yang menggunakan barang-barang modal dan sumberdaya alam untuk menghasilkan komoditas padi. c.) Bentuk kemitraan petani padi sawah dengan pemilik penggilingan padi (RMU) menimbulkan kesepakatan yaitu; 1) padi/gabah yang digiling yaitu dalam bentuk gabah kering atau gabah yang telah di jemur; 2) upah yang diberikan petani ke penggilingan yaitu 1 (satu) belek beras, upahnya 2 liter beras; 3) pengilingan datang langsung ke rumah petani untuk menggiling padi di jadikan beras. Peran dari penggilingan padi (RMU) adalah ketika pasca panen yaitu mengolah padi/gabah untuk di jadikan beras. d)Bentuk kemitraan dan peran kelembagaan pada subsistem pemasaran menimbulkan kesepakatan, yaitu: 1) pengumpul datang langsung ke sawah untuk membeli padi/gabah; 2) apabila petani meminjam modal terlebih dahulu ke pengumpul petani harus menjual padinya ke pengumpul tempat meminjam modal tersebut; 3) agen/pengumpul yang membelikan padi ke petani yaitu dengan sistem bayar tunai. Peran subsistem pemasaran adalah melakukan kegiatan pemasaran produk padi/gabah sampai ke pengumpul. e) Pinjaman modal yang diberikan pemilik penggilingan padi ke petani dengan bentuk kemitraan yang terjadi, adalah: 1) apabila panen nanti padi atau hasil panen di jual ke pemilik Penggilingan; 2) padi/gabah dijemput langsung oleh pemilik Penggilingan; 3) apabila petani meminjam uang atau pupuk petani harus menjemput sendiri ke tempat penggilingan. Peran dari lembaga penyedia modal adalah menyediakan modal bagi petani untuk melakukan usahatani padi sawah.
KEARIFAN LOKAL “HARI MATI DAN HARI IDUIK” DALAM KEGIATAN PENANGKAPAN IKAN DI WILAYAH PESISIR KENAGARIAN SUNGAI PINANG KABUPATEN PESISI SELATAN Murhenna Uzra; Suparno
Journal of Scientech Research and Development Vol 2 No 1 (2020): JSRD, June 2020
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (836.726 KB) | DOI: 10.56670/jsrd.v2i1.11

Abstract

Artikel ini menguraikan tentang peraturan dalam pemanfaatan sumberdaya laut atau perairan di Wilayah pesisir oleh nelayan tangkap pukat pantai di kenagarian Sungai pinang Kabupaten Pesisir Selatan. Aturan yang diberlakukan tersebut adalah penentuan hari dalam menangkap ikan yang lebih dikenal dengan “Hari mati dan Hari iduik”. Tujuan penelitian ini menganalisa kondisi sosial ekonomi nelayan dalam implementasi pemanfaatan kearifan lokal tersebut terhadap pengelolaan sumberdaya perairan. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dan Focus Group Discusion (FGD) terhadap nara sumber nelayan setempat dan tokoh adat atau tokoh masyarakat yang mengetahui aturan tersebut sebagai kebijakan dalam pemanfaatan sumberdaya perairan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerifan lokal tradisi “Hari mati dan hari iduik” dalam kegiatan penangkapan ikan merupakan wujud toleransi antara sesama nelayan dalam pemanfaatan sumberdaya perairan di kawasan Nagari Sungai Pinang. Adapun tujuan pemberlakuan peraturan tersebut memberikan kesempatan bagi setiap nelayan untuk mennangkapan ikan pada hari-hari yang telah ditentukan. Menurut Hasrawaty et all 2017, kearifan lokal sudah teruji dan selalu mengalami kontekstualisasi sejalan dengan perkembangan dan perubahan yang terjadi. Sebagai konsekuensinya kearifan lokal bukan suatu yang bersifat statis melainkan berkembang secara komulatif, sejalan dengan perkembangan masyarakat.
STUDI KOMPARASI PENDAPATAN USAHATANI KARET RAKYAT (PENGOLAHAN BOKAR SNI DAN NON – SNI) DI KECAMATAN JAMBI LUAR KOTA KABUPATEN MUARO JAMBI Sophia
Journal of Scientech Research and Development Vol 2 No 1 (2020): JSRD, June 2020
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (908.988 KB) | DOI: 10.56670/jsrd.v2i1.17

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengetahui cara pengolahan bokar (Bokar SNI dan Non-SNI) yang dilakukan oleh petani karet rakyat (2) Mengetahui tingkat pendapatan usahatani karet rakyat (Pengolahan Bokar SNI dan Non-SNI), dan (3) Mengetahui manakah tingkat pendapatan usahatani yang lebih tinggi atau lebih menguntungkan petani karet rakyat antara pengolahan bokar SNI dan bokar Non-SNI. Penelitian dilakukan di Kecamatan Jambi Luar Kota Kabupaten Muaro Jambi, pada 2 lokasi yakni Desa Muahajirin dan Kelurahan Pijoan. Penetapan lokasi penelitian dengan alasan bahwa di daerah ini terdapat petani yang mengolah karet sesuai SNI dan Non-SNI. Alat analisis yang digunakan berupa analisis data deskriptif kuantitatif dan analisis inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Di Kecamatan Jambi Luar Kota terdapat 2 cara pengolahan bokar, yakni pengolahan bokar sesuai dengan SNI No. 06-2047-2002 yakni cara pengolahan bokar SNI-1 dan bokar SNI-2, dan pengolahan bokar Non-SNI yakni cara pengolahan bokar Non-SNI 1, Non-SNI 2, Non-SNI 4, Non-SNI 5, Non-SNI 8, Non-SNI 9, dan Non-SNI 10, (2) Rata- rata pendapatan usahatani bokar SNI Rp.33.277.000/Tahun atau Rp.14.690.684/Ha/Tahun, rata-rata pendapatan usahatani bokar Non-SNI Rp.21.897.256/Tahun atau Rp.9.884.891/Ha/Tahun. Konversi pendapatan usahatani karet perbulan untuk usahatani karet SNI adalah Rp.1.224.224/Ha/Bulan, sedangkan rata-rata pendapatan Non-SNI sebesar Rp.823.741/Ha/Bulan. (3) Pendapatan usahatani pengolahan bokar sesuai SNI lebih tinggi atau lebih menguntungkan dibandingkan pendapatan usahatani pengolahan bokar Non-SNI, dengan selisih Rp.11.379.744/Tahun atau sebesar Rp.4.805.793/Ha/Tahun atau sebesar Rp.400.483 Ha/Bulan.
SISTEM PEMESANAN MAKANAN DI MINI RESTO AA FRIED CHICKEN Danyl Mallisza; M Ilham A Siregar; Oskah Dakhi; Irvani Ramadhana
Journal of Scientech Research and Development Vol 2 No 1 (2020): JSRD, June 2020
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1524.084 KB) | DOI: 10.56670/jsrd.v2i1.18

Abstract

Mini Resto AA Fried Chicken yang menyajikan makanan cepat saji kepada pelanggan. Selama ini proses proses pemesanan pada mini resto bisa dibilang mini dengan sistem elektronik. Yaitu dengan sistem pemesanan menggunakan kertas sering menimbulkan masalah pada saat pencatatan menu. Dan kesalahan pada proses pembayaran. Penelitian ini bertujuan untuk membuat sistem pemesanan makanan, dengan menggunankan bahasa pemograman Php dan dirancang dengan perancangan UML (Unified Modeling Language). Tujuan dari sistem ini untuk memberikan pelayanan lebih baik kapada pengunjung. Efesiensi dalam pemesanan menu dan menghindari terjadi kesalahan pada proses pembaran dan laporan. Hasil dari tugas akhir ini adalah telah dibuatnya Sistem Pemesanan Makanan Pada Mini Resto AA Fried Chicken yang dapat mengelola sistem pelayanan, menentukan nomor meja, checking pesanan pada bagian dapur dan laporan penjualan.

Page 1 of 1 | Total Record : 5